
Dari SEDAYU ~ JOGJAKARTA, YANKTIE mengucapkan selamat membaca cerita sederhana ini.
JANGAN LUPA SUBSCRIBE YAAA
"Ma Mama mau duluan apa aku duluan?"
"Barengan aja bisa kok Mbak. Kami berdua bisa masing-masing," sang MUA memberitahu kalau mereka berdua semua bisa.
"Oh ya udah oke, biar cepat," kata Meylan. Mereka pun dirias berbarengan di ruang tamu.
Andre malah duduk di depan Ebby.
"Koko ngapain di sini? Dandan sana," usir Ebby.
"Aku kan nggak perlu dandan." Balas Andre masih terus memperhatikan kerjaan MUA di wajah Ebby.
"Ya ganti baju Ko," jawab Ebby.
"Enggak aku enggak mau nanti nanti kamu didandanin yang enggak enggak,"
"Maksudnya yang nggak nggak tu gimana?" sang MUA jadi bingung.
"Saya nggak mau dia dibikin seperti badut ya. Bikin riasannya dia netral aja. Tipis-tipis nggak boleh tebal dan nggak macam-macam," kata Andre. Andre tak mau MUA mendadani Ebby dengan tebal.
Hengky melihat bagaimana posesifnya daddy-nya pada Ebby. Padahal dulu dirinya tak pernah seperti itu pada Ebby.
'*Daddy beneran mentok sama Ebby*,' Hengky bergumam dalam hatinya, dia sudah mulai berganti pakaian.
'*Ya ampun padahal dulu pada Maura Andre nggak peduli Maura mau dandan mau nggak. Andre bener-bener tak peduli. Ini sama Ebby segitunya*,' Meylan bisa menilai bagaimana besarnya cinta Andre pada Ebby.
'*Memang beda kalau cinta. Dulu kan sama Maura kayaknya dia cuma sekedar menikah tanpa rasa cinta, seperti cinta dia pada Ebby sekarang*.'
\*\*\*
Akhirnya proses dandan selesai juga.
"Masih kurang apa Ma?" tanya Ebby dengan lembut.
"Enggak deh kayaknya Mama udah bagus kayak gini" jawab Meylan.
"Hari ini Mama nggak usah bawa kursi roda ya," kata Meylan.
"Bawa aja Ma. Cuma nggak dipakai . Buat prepare kita tetap bawa ya. Jadi kalau nanti terus kita mau jalan ke mana kita udah siap," bujuk Ebby.
"Oh ya ya benar," kata Meylan. Ebby tidak melarang tapi disarankan itu yang Meylan suka. Dia nggak mau dilarang.
"Mama ganti baju dulu gih."
"Iya Mbak terima kasih," jawab perias.
"Diminum dulu Mbak," kata Ebby lagi
"Ayo *Babe*," ajak Andre.
"Ya tunggulah sebentar. Kamu pakai baju duluan sana," kata Ebby.
"Enggak maunya sama kamu," protes Andre.
\*"Ya ampun bayinya aku," Ebby lalu pamit pada MUA-nya yang ditemani oleh seorang maid dari rumah itu.
"Aku ke atas ya Mbak. Silakan diminum sama dimakan," sebelum ke atas Ebby masih menawaekan minum dan makan pada sang perias.
"Iya mbak Makasih," kata MUA-nya.
Mereka melihat bagaimana Pasangan beda usia itu sangat ketergantungan.
\*\*\*
"Bagusan yang mana?" tanya Andre.
"Sama aja. Kan sama-sama bahan seperti itu dan sama warna hitam kok nanya bagusan mana.
"Size nya tuh beda sih. Yang ini ukurannya agak lebih kecil."
"Ya udah pakai lebih nyaman aja nanti aku lihat," jawab Ebby.
Tanpa malu Ebby pun membuka pakaian yang dia kenakan untuk diganti dengan pakaian yang mereka sudah siapkan.
Mereka sudah pernah liat semua tanpa sehelai benang pun. Jadi berganti pakaian juga enggak perlu malu lagi.
"Seharusnya aku dibelikan kayak bawahnya kamu."
"Ya Nggak pantas. Masa celanamu pakai kaya rok aku. Tapi kan aku ngambil hitam dasar roknya juga hitam.
"Kamu ganteng Ko," kata Ebby memuji.
"Dari dulu udah tahu kan aku ganteng," ujar Andre.
"Dari dulu ya mungkin sih. Tapi dari dulu aku memang tidak memperhatikan. Aku bukan orang yang tukang selingkuh jadi bergaris lurus aja. Aku sudah pacaran dengan Hengky. Ya udah nggak akan aku lihat ada siapa pun di sebelah Hengky."
Sambil nunggu yanktie update bab selanjutnya, mampir ke novel yanktie yang lain dengan judul INFIDELITY BEFORE MARRIED