ENGAGED TO HIS SON, MARRIED TO HIS DADDY

ENGAGED TO HIS SON, MARRIED TO HIS DADDY
BABY BOY FOR STELLA



Dari SEDAYU ~ JOGJAKARTA, yanktie mengucapkan selamat membaca cerita sederhana ini.


"Jadi kalian besok mau langsung ke Australia?" tanya Dave setelah mereka selesai bicara tentang balas dendam yang dilakukan Ebby pada orang yang lebih dulu menyerangnya.



"Iya aku memutuskan besok langsung ke Australia saja. Aku sudah hubungi teman-teman di sana. Aku percepat waktunya sebelum Ebby hamil," jawab Andre.



"Memang kenapa kalau Ebby hamil?" tanya Stella.



"Kalau hamil dia kan nggak boleh melakukan perjalanan dengan penerbangan. Kalau dokter nggak bolehin Ebby terbang, dia enggak ngebolehin aku pergi."



"Jadi sebelum aku nggak boleh pergi aku selesain tugas dulu."



"Wah semoga kalian cepat dapat momongan ya," doa Stella tulus.



"Amen," kata Ebby dan Andre berbarengan.



"Bagaimana dengan progres adopsimu?" tanya Andre.



"Sudah disetujui. Minggu depan kami sudah boleh membawa pulang baby-nya," kata Ruddy dengan suara sangat bahagia.



"Wow senangnya. Andai aku masih di sini aku pasti senang hadir saat kalian membaptisnya." Ebby sedih tak bisa hadir saat pembaptisan putra Stella kelak.



"Kami sudah lama mengajukannya, hampir satu tahun. Rupanya sulit diizinkan karena kami sering pergi ke luar negeri mengerjakan proyek."



"Tapi setelah Stella bilang akan resign begitu ada baby maka pengajuan disetujui." 



Stella melihat ada notif bunyi di hp-nya.



"Apa maksudmu Ebby?"



"Aku baru tahu ada keponakan baru jadi itu kado buat keponakanku," jawab Ebby dengan senyum manisnya. Rupanya yang masuk adalah notif m-banking di handphonenya Stella. 



"Kamu itu ya selalu seperti ini," protes Stella.



"Enggak apa-apa kalau kamu nggak mau terima nggak apa-apa itu hanya untuk keponakanku aja bukan buat maminya," kata Ebby menggoda Stella.



"Terima kasih ya kamu memang saudara terbaikku."



"Aku berharap kalian bahagia dengan baby boy ya. Kalau kamu kasih tahu tentu aku atur jadwal jauh-jauh hari sehingga aku bisa datang saat pembaptisan bayi kalian."



"Iya sedih ya, kami enggak bisa hadir. Kami harus menyelesaikan proyek di Aussie dan berharap sehabis dari Aussie Ebby sudah hamil jadi kami akan stay di rumah," kata Andre.



"Kamu nggak bilang sih," protes Ebby menguatkan kata-kata Andre.




"Dan saat ini kami sedang mempersiapkan ruang bayi."



"Jadi kepengen nunggu tapi aku sudah bilang mau berangkat dan sudah janjian dengan teman-temannya Andre," kata Ebby dengan penuh sesal.



"Kalau kamu mau di sini dulu nggak apa-apa Babe," kata Andre



"Aku ke Australia sendiri. Nanti sepulang dari Aussie aku jemput lagi kamu disini."



"Tidak akan pernah kamu lepas dari tanganku."



"Kan udah nggak ada Dianne," kata Andre.



"Ya Dianne enggak ada,  mungkin ada yang lain. Kamu ingat apa yang papa dan mama bilang?"



"Iya sih, aku ingat kok dan kamu juga tahu aku sudah beberapa kali kena jebakan seperti itu." Andre tak berani membantah karena memang itulah resikonya pimpinan yang banyak duit dan muda seperti dia.



Enggak muda dan gendut aja masih banyak yang sengaja menjebaknya biar dapat uang lebih darinya.



Atau banyak lawan bisnis yang menjebak untuk mendiskredit nama baik mereka.



"Kami juga akan tinggal di pedesaan bukan di apartemen lagi," kata Ruddy.



"Oh ya?"



"Iya kami sudah siapkan rumah mungil di pedesaan. Sepertinya apartemen itu tidak baik lingkungannya buat baby. Jadi kami tinggal di village."



"Wow aku jadi kepengen ke rumahmu."



"Mungkin nanti kalau kamu sudah punya bayi kamu bisa main ke sini lagi."



"Sekarang umur baby mu berapa bulan?"



"Kami waktu itu ajukan yang berumur di bawah 6 bulan. Saat aku mengajukan dulu kan banyak bayi laki-laki tapi setelah proses pengajuan kemarin aku dapat yang baru berusia 4 bulan," kata Stella.



Stella dan Ruddy memang sudah menikah 4 tahun dan kemungkinan Stella untuk punya anak sangat kecil karena usia dan kebetulan benihnya Ruddy juga tidak terlalu baik.



Ruddy kurang subur sehingga Stella makin sulit untuk punya anak.


Sambil nunggu yanktie update bab selanjutnya, mampir ke novel yanktie yang lain dengan judul TELL LAURA I LOVE HER