
Dari SEDAYU ~ JOGJAKARTA, YANKTIE mengucapkan selamat membaca cerita sederhana ini.
Stela dan Ruddy geleng-geleng kepala. Pagi ini mereka mendapat tugas khusus dari komandan. Mereka harus berangkat ke rumah Ebby saat itu juga sehabis sarapan.
"Aku nggak mau tahu pokoknya kalian ke sana." Dave hanya geleng-geleng kepala sambil tersenyum kecut.
"Kalian harus lihat bahwa Ebby benar-benar ada." Perintah Andre tegas bercampur nervous.
"Percuma juga Ebby ada pagi ini," kata Herman santai.
"Kalau dia perginya nanti malam kamu mau apa!" Lanjut Herman.
"Atau Ebby pergi besok siang saat akan berangkat ke gereja. Siapa yang tahu kan?" Meylan ikut mengompori.
"Kalian kok malah nyumpahin aku seperti itu." Protes Andre.
"Mama kok gitu sih?" kata Andre kesal.
"Kamu terlalu parno. Coba sedikit tenang." Ruddy menasihati Andre. Dia dan Andre seumuran.
"Enggak pokoknya kalian di sana sepanjang hari. Aku nggak mau tahu." Pinta Andre.
"Ya aku ngeganggu lah kalau di sana sepanjang hari," tolak Stella.
"Dia mungkin mau bicara dengan keluarganya atau mau apa. Kan jadi keganggu karena kehadiran kami sepanjang hari."
"Terserah dia mau apa, pokoknya kalian ke sana."
"Harusnya kamu taruh aja orang buat jaga di depan rumah Ebby." Usul Dave.
"Orang itu jaga di pintu keluar rumah Gunawan. Suruh lihat apakah Ebby keluar atau enggak," kata Dave lagi.
"Apa kamu lupa kalau Gunawan itu King mafia? Bagaimana mungkin aku taruh orang disana? Bisa langsung habis anak buahku dibinasakan anak buah Gunawan." Tolak Andre.
"Kalau begitu kamu hasut satu anak buah Gunawan untuk lapor padamu apa yang terjadi disana," ucap Ruddy.
"Sudah kalian berangkat saja." Pinta Andre.
"Kalau kamu parno gini itu bisa berbahaya. Kamu malah nanti drop saat pemberkatan gereja karena sejak semalam kamu nggak tidur sama sekali."
"Lalu malam ini pasti akan lebih enggak bisa tidur. Saat nikah di gereja besok kamu pingsan dan pernikahan malah batal," dengan bersungut Ruddy bicara sambil mengejar istrinya yang sudah naik ke mobil guna menuju rumah Ebby.
Patty yang mengerti bagaimana luka hatinya Hengky melihat daddynya seperti itu hanya mengusap lengan suaminya memberi support kepada Aheng.
\*\*\*
"Ini jelas karena kebodohanku," kata Hengky di kamar.
"Enggak, kamu tenang aja ya," hibur Patty.
"Kalau waktu itu aku tak bertindak bodoh sehingga menyebabkan Ebby kabur, pasti daddy nggak akan trauma seperti ini." keluh Hengky dengan penuh penyesalan.
"Kalau saat itu Ebby nggak kabur, ini nggak ada kan di perut aku?" bisik Patty sambil mengusapkan telapak tangan Aheng di perutnya. Dia tahu ini bisa menenangkan Aheng. Patty memang memegang punggung tangan Hengky sejak tadi.
Aheng tersenyum lalu memeluk istrinya dengan lembut dia ciumi perut istrinya.
"Maafkan aku. Bukan maksudku tak menyukai kehadirannya. Aku hanya kasihan pada daddy. Kemarin malam oma baru cerita bagaimana kedekatan awal antara Ebby dan daddy."
"Memang awalnya bagaimana?" tanya Patty penasaran. Dia juga ingin tahu bagaimana mereka berdua terlibat cinta setengah mati seperti sekarang.
"Jadi waktu itu daddy dan Ebby tak sengaja tabrakan saat berjalan kaki di jalan kota Paris. Awalnya Ebby menolak berbicara dengan daddy. Daddy terus mengemis pada Ebby minta bicara."
"Daddy selalu mengemis agar Ebby memaafkan aku, agar aku diberi kesempatan untuk bicara dan membela diri."
"Lama-lama Ebby kasihan dan di situ Ebby merasakan bahwa cinta daddy sebagai seorang ayah itu sangat besar."
"Ebby mulai jatuh cinta pada daddy. Saat itu daddy belum menanggapi cinta itu karena dia masih mementingkan diriku."
"Itu kata oma kemarin saat teman-temannya bertanya pada daddy dan Ebby sejarah cinta mereka. Mereka mengakui seperti itu jadi bukan daddy yang mengejar mimpi, tapi Ebby yang mengejar daddy."
"Bahkan Rudolf bercerita daddy itu nggak pernah bisa lepas dari pengawasan Ebby."
"Mungkin Ebby berlaku seperti itu juga trauma terhadap pengkhianatan. Kita nggak bisa salahkan dia." kata Patty.
"Iya tapi cintanya Ebby memang mentok. Aku hargai itu," kata Hengky.
"Semoga cinta mereka langgeng nggak ada yang bisa ganggu."
Sambil nunggu yanktie update bab selanjutnya, mampir ke novel keren karya teman yanktie yang bernama AYU ANDILA
dengan judul novel MAHLIGAIMU DARI AIR MATAKU ya