
Dari SEDAYU ~ JOGJAKARTA, yanktie mengucapkan selamat membaca cerita sederhana ini.
"Ya udah yuk sekarang kita ke SPA sekalian kita belanja," ajak Ebby.
"Cukup, cukup, cukup Mom. Mommy sudah terlalu kelewatan," protes Patty sedikit marah.
"Kenapa?" tanya Ebby tanpa merasa bersalah.
"Mommy tuh belanjain buat aku sama baby terlalu banyak Mom," jelas Patty.
"Ya udah sekarang belanja buat kamu aja, enggak buat baby lagi," Ebby masih aja ngeyel.
"Enggak Mom, cukup," Patty tetap menolak
"Kamu tu yaaaa, orang minta dijajanin, kamu malah menolak," ujar Meylan.
"Karena Mommy sudah terlalu banyak kasih Ma," jelas Patty.
'*Kedua menantuku ternyata sama aja sama-sama enggak enak kalau dikasih kebanyakan*.'
"Lagian buat apa coba Oma, aku dijajanin enggak kira-kira?" Ebby hanya tertawa aja.
"Ya udah sekarang kita makan aja yuk. Kita SPA dulu atau makan dulu?" Ajak Ebby.
"SPA dulu lah,"
"Tapi SPA lama, kita bisa kelaparan dong Ma."
"Kita barusan sarapan kan?" balas Meylan.
"Tapi aku udah lapar lagi," kata Ebby.
"Jangan-jangan kamu udah isi," celetuk Meylan.
"Iya Ma, isi havermut," jawab Ebby.
"Mungkin itu tanda-tandanya kamu mau hamil," Meylan masih saja berharap.
"Amen," kata Ebby. Dia hanya tersenyum.
"Ya udah sekarang kita makan ngemil aja lah. Kita cari dimsum atau siomay Bandung," ujar Ebby.
Akhirnya mereka setuju ke siomay Bandung yang ada di mall tempat mereka akan SPA.
Siomay disini sangat terkenal lezat. Rasa ikannya terasa. Disini self service.
Mereka ambil porsi masing-masing.
"Mama segini?" tanya Ebby yang sudah hafal porsi untuk Meylan juga apa yang dia sukai.
Ebby mengambilkan Meylan siomay aja tanpa sayuran atau telur tanpa tahu juga tanpa kentang.
"Iya segitu aja By," kata Meylan. Ebby tak memperbolehkan mertuanya ngambil sendiri.
Setelah memberi bumbu yang tidak pedas Ebby mengantar Meylan ke meja.
Sekarang giliran Ebby mengambil dia untuk sendiri.
Ebby mengambil siomay, pare dan telur juga kol. Ebby tidak mau mengambil kentang dan tahu kalau untuk racikan siomay miliknya.
Sebaliknya Patty lain lagi dia lebih suka kol pare, telur dan kentang. Tanpa tahu juga tanpa siomaynya.
Ebby mengambil bumbu yang pedas, dan Patty memilih rasa sedang.
"Bumil perlu bantuan?" tanya Ebby.
"Mommy enggak salah porsinya banyak begitu," Patty melihat Ebby tumben makannya agak banyak.
"Ini kan cuma brunch aja bukan lunch."
"Lagi kepengen," balas Ebby dengan senyum.
Mereka pun makan sambil ngobrol akrab. Yang pernah tahu siapa Ebby dulu buat Hengky lalu tahu siapa Patty pasti bingung.
"Habis ini baru kita ke SPA," ujar Ebby.
"Janji ya Mom nggak belanja."
"Iya, aku mau belanja buat Mama aja ya Ma?" Ebby sekarang beralih sasaran ke Meylan.
"Mau belanja apa lagi?" kata Meylan.
"Ya udah kita belanjanya makanan aja gimana? Kita beli coklat sama keju!" Ha ha haa, Ebby memang pintar. Disuruh beli coklat dan keju Meylan mana mau nolak?
"Nah kalau itu mau, mau," ucap Meylan cepat.
"Atau kita beli bahan kue Ma. Sudah lama lho Mama nggak bikin-bikin kue," kata Ebby.
"Iya Oma emang nggak pernah bikin kue sejak aku di rumah. Padahal koko bilang Oma hobby bikin kue," Patty pun mengutarakan isi hatinya.
"Oke, ayo kita bikin kue. Kita belanja bahan dulu terutama bumbu kuenya," balas Meylan.
"Kalian mau apa?" Tantang Meylan.
"Aku minta black forest tart yang banyak blue berry dan rhum-nya," kata Ebby.
"Wow enak tuh Mom. Aku juga mau Ma," kata Patty.
"Oke nanti kita beli bahan black forest aja," Meylan semangat hendak kembali berkreasi bikin kue.
"Nanti aku bawa buat pulang ya Ma. Satu loyang kecil." Pinta Ebby.
"Kamu nih kayak orang ngidam aja," kata Meylan. Kembali Ebby tersenyum.
\*\*\*
Selanjutnya mereka memang perawatan seluruh badan. Butuh waktu yang sangat lama. Di sini 3 jam mereka perawatan.
Ebby minta perawatan lengkap ibu hamil agar Patty tidak lelah juga cantik.
\*\*\*
Sesuai dengan kesepakatan tadi sehabis SPA, Ebby mengajak mertua dan menantunya ke supermarket untuk belanja bahan kue serta keju dan coklat.
"Mama mau butuh apa lagi? Enggak ada yang mau diambil lagi?" tanya Ebby pada Meylan.
"Kayaknya enggak ada yang kurang." Meylan mengingat apa yang dia butuhkan di rumah.
"Kamu Patt?"
"Enggak mau, kayaknya aku belum butuh sesuatu," jawab Patty.
"Ya udah. Aku ambil shaving foam dan deodorant Andre dulu ya, sepertinya sudah mau habis. Kalau sabun mukanya bukan mau habis.alah sudah habis."
'*Mommy segitu perhatiannya pada keperluannya daddy*.'
'*Aku boro-boro tahu keperluannya Hengky udah habis apa belum. Ternyata memang aku harus banyak belajar dari mommy. Padahal mommy dan aku sama-sama gadis yang baru nikah*.'
'*Aku harus lebih perhatian pada Hengky*,' kata Patty. Dia sadar memang harus banyak belajar.
Sambil nunggu yanktie update bab selanjutnya, mampir ke novel yanktie yang lain dengan judul REVENGE FOR MY EX-HUSBAND