ENGAGED TO HIS SON, MARRIED TO HIS DADDY

ENGAGED TO HIS SON, MARRIED TO HIS DADDY
BAGAIMANA MUNGKIN SEJAK AWAL MANDUL?



Dari SEDAYU ~ JOGJAKARTA, yanktie mengucapkan selamat membaca cerita sederhana ini.


Satu bulan berlalu, sekarang pernikahan Ebby dan Andre memasuki sudah lewat dari bulan kedua memasuki bulan ketiga, tetapi Ebby belum juga hamil. 



Padahal mereka sudah melakukan saat yang tepat yaitu saat Ebby ovulasi.



Akhirnya Andre berinisiatif membawa Ebby kembali ke dokter kandungan. Andre ingin memeriksakan spermanya. Andre tak mau menyalahkan Ebby karena mereka belum dikaruniai anak.



"Ada yang bisa saya bantu. Keluhan kali ini apa Pak, Bu?" tanya dokter yang mereka datangi pagi ini.



"Iya Dok, kemarin kita sudah melakukan saat ovulasi tetapi seperti yang kita tahu istri saya tetap tidak positif dan ini hasil testpack-nya."



"Dia masih negatif dan saat ini istri saya juga baru selesai menstruasi."



"Baru selesai menstruasi ya?"



"Iya," kata Andre dengan yakin.



"Saya ingin sper-ma saya diperiksa. Saya menduga sper-ma saya yang kurang bagus. Saya tak mau istri saya disalahkan, padahal sebenarnya kesalahan ada di pihak saya," kata Andre.



"Enggak mungkinlah kamu tak subur honey. Kamu kan sudah punya anak," bantah Ebby



"Itu kan beberapa tahun lalu, semakin bertambah usia, kesehatan kita bisa berubah kan?" Andre tetap keukeuh ingin diperiksa kesehatan spermanya.



"Kita nggak tahu kan. Saat menikah Maura masih perawan dan dia bukan perempuan bebas jadi Aheng anak aku. Maka aku harus periksa agar kita tenang. Kamu kan jelas perempuan sehat," jawab Andre.



"Baik. Mari kita periksa," kata dokter, dari percakapan tadi dokter tahu kalau pasiennya pernah punya anak dari almarhum istrinya.



Andre dan Ebby dipersilakan ke ruangan khusus agar Andre bisa mengeluarkan spermanya. Tentu Andre dibantu oleh Ebby agar bisa mengeluarkan sper-ma. Suster memberikan satu botol kecil untuk tempat sper-ma yang akan diperiksa.



Butuh waktu lama Andre dan Ebby memancing sper-ma keluar. Hasilnya Ebby berikan suster.



"Terima kasih Babe,  kamu sudah membantu aku," Andre mengecup kening istrinya.



"Iya nggak mungkin aku membiarkan kamu berfantasi untuk membuat kamu bisa mengeluarkan sper-ma." 


\*\*\*



"Tunggu hasilnya dua minggu lagi ya Pak. Sambil menunggu silakan ikuti program yang kemarin lagi pada saat ovulasi."



Maka pada saat ovulasi Andre kembali melakukannya. Mereka terus berupaya.



Sambil menunggu dua minggu, Andre dan Ebby pergi ke Bunaken.



Selain ingin melihat lahan proyek mereka. Ebby dan Andre juga sekalian berbulan madu.


\*\*\*




Minggu lalu Ebby juga sudah diperiksa saat ovulasi. 



Ebby memang mengalami ovulasi normal dan terlihat telurnya sehat. Jadi kemungkinan masalah memang ada di \*\*\*\*\*\* Andre yang menurun karena faktor usia.



"Bapak dan Ibu maaf hasilnya ini sedikit mengecewakan tapi bukan meniadakan kemungkinan."



"Ini hasilnya bahwa dalam sper-ma Bapak hampir tak ada bibit yang bisa membuahi telur Ibu."



"Tapi akan saya bantu agar Bapak punya bibit yang subur."



"Apa ini karena faktor usia Dokter?" Tanya Andre.



"Bukan Pak. Sejak awal Bapak memang tak kuat bibitnya," jawab sang dokter.



"Ternyata sper-ma anda sangat lemah bibitnya. Kalau saya prediksi ini sudah terjadi sejak dulu."



"Bagaimana mungkin Dok?  Dia sudah punya anak dokter," bantah Ebby.



"Saya tidak tahu. Yang saya katakan hanya berdasarkan data saja. Mungkin saya salah. Tapi ada baiknya diperiksa apa benar anak yang sekarang bibit anda. Karena kemungkinan bisa membuahi hanya 1 : 1000."



"Tapi jangan khawatir, saya akan bantu anda untuk mempersubur dan memperkuat \*\*\*\*\*\* anda," kata dokter.



"Tapi terapi tidak bisa cepat ya," jawab dokter itu lagi.



"Apa memang benar-benar tidak ada bibitnya dokter?" Ebby masih tak percaya sehingga dia mengulangi pertanyaan itu.



"Ada tapi sangat lemah itu dianggap satu banding 1000 kemungkinan untuk hamilnya jadi saya kasih obat yang harus rutin Bapak minum tidak boleh terlambat."



"Obat yang saya berikan super kuat reaksinya, jarang yang gagal." Dokter menuliskan resep.


\*\*\*



"Sabar ya honey, kita pasti bisa melewati semua ini," hibur Ebby. Dia tahu suaminya sangat terpukul akan hasil pemeriksaan dokter.



Ebby yakin Andre juga bingung Hengky anak siapa kalau sejak awal dia mandul.



Mereka berjalan pelang menuju apotik guna menebus resep.



"Kita kombinasi pakai akupuntur dan shinshe mau? Atau tunggu hasil dokter aja?" Tanya Ebby saat mereka sedang menunggu obat siap.


Sambil nunggu yanktie update bab selanjutnya, mampir ke novel yanktie yang lain dengan judul UNREQUITED LOVE