
Dari SEDAYU ~ JOGJAKARTA, yanktie mengucapkan selamat membaca cerita sederhana ini.
Andre menciumi lembut istrinya. Dia berupaya meredam gejolak keinginannya. Dia tak ingin putranya gagal tumbuh. Andre akan bersabar.
Walau itu adalah hal terberat saat berkaitan dengan sosok istrinya.
Sejak belum menembus gawang aja Andre selalu merengek minta mereka melakukannya. Terlebih setelah merasakan lobang gawang milik Ebby.
"Tidur Ko," Ebby merasakan Andre terus menciumi dia dengan lembut.
"Iya, aku sedang berupaya tidur. Masalahnya dia bangun karena aku ingat saat kita melakukan make out pertama kali.
"Udah ah. Jangan bikin aku malu," Ebby menyurukkan wajahnya ke dad4 suaminya.
Ebby tahu sejak tahu ada baby di rahimnya Andre tak mau menyakiti baby boy. Dia takut. Terlebih dokter bilang hati-hati karena bayi belum kuat.
"Dadd," bisik Ebby.
"Yaaa," Andre tahu sejak tahu hamil Ebby sangat suka menyebutnya daddy dan minta dipanggil mommy.
"Baby boy miss you," rengek Ebby.
"Jangan Mom. Bobo aja ya," bujuk Andre.
"Aku akan tidur di luar aja," Ebby mengambil selimut dan bantal hendak tidur di kamar sebelah.
"Babe, enggak gitu dong. Kan buat keamanan baby boy." Bujuk Andre
"Tapi pengeeeeeen," rajuk Ebby.
Siapa yang bisa menolak?
\*\*\*
"Kalau baby boy sudah lahir, kita mau tinggal dimana?" Tanya Andre setelah dia menengok baby boy.
Tak ada jawaban. Andre melihat, ternyata Ebby sudah terlelap karena keinginannya telah terpenuhi.
"Mommy kecil curang. Daddy belum puas, tapi enggak berani minta. Met bobo baby boy. Met bobo cintaku." Andre mengecup kening istrinya lalu dia keluar kamar setelah berpakaian.
Dia kelaparan.
\*\*\*
Tak ada kendala dalam kehamilan Ebby. Usia janin sekarang masuk 10 minggu. Sedang usia baby boy nya Patty sudah 22 minggu.
Janinnya Hengky dan Patty sudah terlihat laki-laki sesuai prediksi.
"Dadd, aku pengen nasi gudeg manggar," pinta Ebby.
"Apa itu?"
"Ya coba, search dimana penjual terdekat," jawab Andre.
"Nanti aja lah. Sekarang yang penting minum es kelapa muda," jawab Ebby.
Kali ini baby boy minta es kelapa muda dipinggir pantai. Bukan sembarang es kelapa muda.
Andre sudah membawa gula merah dan beberapa macam sirop. Takutnya tiba di pantai pemanis yang diinginkan baby boy enggak ada. Kan bisa berabe?
Padahal sekarang bukan siang lho. Mereka berangkat dari rumah saja sudah jam lima sore. Sampai pantai minimal jam 7 malam!
Kalau prince Nugroho punya mau memang tak bisa dibantah.
\*\*\*
"Puji Tuhan, sesuai harapan," Sekar dan Meylan mengucap syukur ketika Andre dan Ebby mengadakan gender reveal party.
Ebby minta dibuatkan puding busa. Dan didalamnya dimasukkan kertas dari dokter yang dibungkus cling wrap.
Semua bahagia melihat tulisan yang tertera adalah PRINCE
Ebby memutuskan kembali ke rumah orang tuanya karena Andre tak membolehkan dia pegang pekerjaan rumah apa pun.
Ebby tak ingin Andre cape sendirian. Lebih baik di rumah Sekar jadi Andre enggak lelah.
Belum lahir, bahkan belum tujuh bulan, kamar baby boy sudah lengkap. Bukan Ebby dan Andre yang kegatelan. Bahkan juga bukan Sekar tapi wai gong-nya.
Wai po santai, waigong yang rajin membuat dekor kamar baby sampai membeli semua peralatan.
Ebby masih ke kantor, tapi antar jemput oleh Andre. Bahkan kadang Andre zsharian di kantor Ebby.
"Mom, besok teman-teman dari Aussie akan datang buat bahas masalah yang di Bali," ucap Andre.
"Berapa orang?
"Mau ditaruh di hotel, di rumah atau taruh di apartemen?"
"Hotel ajalah biar bebas," jawab Andre.
"Oke. Enggak masalah. Mommy boleh ikut nginep di hotel enggak?"
"Ngapain? Daddy aja enggak nginep koq."
"Baby boy pengen nginep di hotel"
"Paling bisa ya, baby boy selalu buat alasan," Andre tersenyum melihat kelicikan istrinya. Ebby tak melarang dia berkegiatan, tapi juga tak melepas dirinya.
Sambil nunggu yanktie update bab selanjutnya, mampir ke novel yanktie yang lain dengan judul WE ARE HAVING A BABY BOY !