ENGAGED TO HIS SON, MARRIED TO HIS DADDY

ENGAGED TO HIS SON, MARRIED TO HIS DADDY
TAKE IT OR LEAVE IT



Dari SEDAYU ~ JOGJAKARTA, YANKTIE mengucapkan selamat membaca cerita sederhana ini.


JANGAN LUPA SUBSCRIBE YAAA




"Heng, besok ikut Daddy meeting sama Patty soal Bunaken ya." Pinta Andre pada putranya.



"Kenapa Dadd?"



"Pokoknya besok kamu ikut meeting. Biar tahu wacana untuk Bunaken. Kita lihat apa yang dihitung dan dipersiapkan Patty," demikian tugas dari Andre untuk Hengky.


\*\*\* 



"Mengapa kamu lebih memilih satu sudut sebagai titik tumpu?" Tanya Andre pada Patty atau Patricia.



"Jujur saya masih meraba area yang akan kita tempati. Bila sudah dapat kepastian lokasi maka saya bisa membuat dua titik tumpu. Karena belum melihat lokasi real, sementara saya hanya membuat satu titik." 



"Alasannya adalah di lokasi terbuka bila kita membuat banyak titik tumpu maka konsentrasi audiens akan terbagi. Dan itu sangat buruk disisi orang marketing nantinya."



Hari ini Herman, Andre Patricia dan Hengky meeting di ruangan Andre.



"Kamu jelas ya Heng, apa ada usulan atau revisi atau apalah yang ingin kamu katakan?"



"Belum ada ide. Tapi aku setuju dengan Patty. Sampai saat ini belum jelas karena belum lihat real. Mungkin nanti kalau Patty sudah melihat dan mengirim data kita bisa revisi sesuai kondisi lapangan," sahut Hengky.



"Ok. Papa ada usulan atau masukan?"



"Sementara ini Papa hanya akan mengamati dulu." Sahut Herman.



"Patricia, persiapkan peralatanmu juga pakaianmu untuk lima sampai tujuh hari kerja."



"Besok ketemu langsung di bandara jam 07.00  karena pesawat berangkat jam 09.00."



"Baik Pak."



"Ada pertanyaan?"



"Nggak ada Pak."



"Urus SPJ-mu ke bagian finance. Tiket dan nomor reservasi hotel akan diberikan di bandara besok pagi." 



"Kalau nggak ada pertanyaan silakan keluar,"' tegas Andre mengusir Patricia.



"Terima kasih. Saya permisi."


\*\*\*



Sekarang di ruangan tinggal bertiga Herman, Hengky dan Andre.



"Heng besok kamu berangkat!"




"Ya ke Bunaken lah. Kamu berdua sama Patricia. Daddy nggak mau terjadi sesuatu hal yang belum waktunya walau misal kalian terpaksa tinggal satu kamar. Kita punya agama."



"Katanya kamu butuh lokasi romantis."



"Daddy baik banget. Makasih ya Dadd."



"Besok di bandara ketemu sekretaris Daddy buat urus tiket dan reservasi hotelmu. Jangan bilang sama Patty. Kejutan aja ketemu besok."



"Aku ngerti. Sekarang aku mau pulang. Aku mau mempersiapkan semua yang aku butuhkan untuk menyatakan cinta romantis,"  Herman hanya tersenyum melihat anak dan cucu bahagia.


\*\*\*



Hari ini Ebby mulai masuk kantor. Walau masih dikawal oleh perawatnya. 



"Papa bikin aku kayak anak balita yang dikawal nanny atau baby sitternya," sungut Ebby tatkala Gunawan memberi izin bekerja bila Ebby ditemani perawat untuk \*\*\*\*\*\* makan serta minum obat dokter dan obat sinshe yang harus di jeda agar mendapat hasil terbaik.



"Take it or leave it!" Sahut Gunawan santai.



Dengan terpaksa Ebby menerima persyaratan yang Gunawan terapkan. Daripada dia harus dirumah tanpa kerjaan sedang mama dan papanya sibuk bekerja.



"Koq sampai sekarang enggak ada khabar sih? Bikin sebel!"



Untuk menghilangkan kejenuhan Ebby menghubungi Dave. Mereka ngobrol.



"Apa ada perkembangan khabar Rudolf?" Tanya Ebby.



"Aku belum dapat info apa pun," jawab Dave. Dia tak bohong. Karena yang punya info kan Gunawan.



"Semoga dia aman saja ya Dave," doa Ebby tulus.



"Iya, kita berdoa saja yang terbaik untuknya." Jelas Dave.



"Ya sudah ya. Mamaku sudah kirim obat China untuk kesehatanmu. Kamu minum ya, sangat bagus. Lukaku langsung kering begitu minum obat tradisional. Itu sebabnya mama dan papaku ngotot bawa aku pulang."



"Terima kasih ya By. Sampaikan juga rasa terima kasihku untuk mama dan papamu."



"Met rehat Dave. See you."



"See you too."



***Ditunggu komen manisnya ya***.


***Jangan lupa juga kasih LIKE, hadiah secangkir kopi atau setangkai mawar dan setiap hari Senin gunakan VOTE yang kalian dapat gratis dari noveltoon/mangatoon untuk diberikan ke novel ini ya***.


***Salam manis dari Sedayu ~ Yogyakarta***.



Sambil nunggu yanktie update cerita ini, kita mampir ke cerita karya yanktie yang lain dengan judul UNCOMPLETED STORY ya.



![](contribute/fiction/6576983/markdown/10636434/1680230825857.jpg)