
Dari SEDAYU ~ JOGJAKARTA, YANKTIE mengucapkan selamat membaca cerita sederhana ini.
JANGAN LUPA SUBSCRIBE YAAA
Setelah acara lamaran selesai hingga penentuan tanggal pernikahan tuan rumah mempersilakan tamunya makan siang.
"Mau makan apa Ma?" tanya Ebby pada Meylan. Tadi Ebby memang menyuruh Meylan duduk saja agar tak terlalu lelah berdiri.
"Apa adanya aja," sahut Meylan.
"Enggak boleh gitu lah Ma. Ayo aku ambilkan, sebut aja apa yang Mama mau Mama duduk disini aja dulu," kata Ebby memperhatikan calon mertuanya.
"Apa aja yang penting nggak pedas kan mama masih belum bisa makan pedas," jelas Meylan.
"Mama enggak ada pantang kan?" Ebby memastikan yang dia ambil tidak salah.
"Enggak, enggak ada pantang," jawab Meylan.
"Ya Mama tunggu saja disini biar enggak cape dan repot. Aku ambilkan kesukaan Mama kalau nggak ada pantang."
Ebby langsung ke meja makan mengambil beberapa jenis makanan dalam jumlah sedikit-sedikit.
"Loh Ibu nggak makan nasi?" tanya mamanya Patty sang calon besan.
"Enggak ini buat Mama dia nggak makan nasi hanya lauk serat dan protein tinggi gini aja," jawab Ebby.
"Oh saya pikir buat Ibu."
"Enggak buat mama saya," kata Ebby. Sesudah mengambil dia kembali ke kursi dekat Meylan. Disana sudah ada tante Yap .
"Habiskan ya,"
"Banyak banget By." Protes Meylan.
"Ya nanti kalau nggak habis Ebby bantu, tapi usahakan habiskan ya," jawab Ebby.
"Ya sudah aku nemuin Ko Andre dulu ya Ma. Koko kayaknya belum makan," Ebby pun berlalu dari depan Meylan.
\*\*\*
"Oh jadi begitu," demikian Ebby mendengar Papanya Patty bicara.
"Iya kami memang ada keperluan mendadak sehingga nggak bisa kalau urus pernikahan Patty dan Hengky dan istri saya masih banyak proyek yang harus ditangani baik di Paris mau pun nanti sehabis akan membuka proyek baru di Bunaken yang akan diurus oleh Hengky dan Patty. Program itu proyek istri saya," kata Andre.
"Oh baik."
"Ko, makan dulu ya. Koko belum makan," ajak Ebby yang baru datang.
"Oh silakan Pak. Silakan ambil silakan ambil makan dulu," kata Papanya Patty.
Andre dan Eddy pun menuju meja makan. Ebby mengambil piring dan mengisi dengan menu yang Andre suka lalu dia berikan piring itu dan Andre menukar dengan piring kosong di tangannya.
Dari jauh tante Yap melihat bagaimana Ebby melayani Andre.
"Itu yang membuat aku tak rela melepas Ebby. Aku mau perbaiki kembali hubungan kami, aku meminta mereka mau menjalin kebersamaan. Untung Andre dan Ebby sama-sama mau."
"Oh jadi yang minta Tante?"
"Iyalah mana Ebby mau kalau bukan karena kami semua mendukungnya. Orang tua Ebby juga tak mempersulit."
"Yang kasihan kan Ebby, dia akan dinilai buruk oleh orang lain. Untung harta dia berkali lipat dari harta Andre jadi tak akan ada pilihan Ebby hanya mengincar harta Andre saja."
"Kalian ingat Maura kan. Apa pernah dia perhatikan makanku atau Andre saat di pesta?"
\*\*\*
"Kamu lihat mama?" Tanya Andre.
"Ada disana, tadi aku ambilkan makan." Jawab Ebby.
"Kamu ambilkan mama makan?"
"Iyalah. Apa aku salah?" Tanya Ebby.
"Enggak lah nggak masalah," jawab Andre sambil mengecup pipinya Ebby.
"Koko ini di tempat umum," protes Ebby.
"Apa salah kalau aku cium kamu? Kalau aku cium perempuan lain itu baru salah," jawab Andre dengan santai.
Tentu saja perlakuan Andre seperti itu banyak yang melihat termasuk Herman dan Papanya Patty.
'*Rupanya mereka dari keluarga yang saling mencinta semoga Hengky juga mencintai Patricia sedemikian rupa*,' kata Papanya Patricia dalam hati.
Tante Lien jelas melihat semua itu sejak tadi dia duduk bersama suaminya dan Herman.
"Segitu cintanya ya Andre ke Ebby."
"Ya beda dulu dengan Maura dia tidak seperti itu dan sikap Maura terhadap Andre pun hanya kolokan tapi tidak tidak mengurus suami. Malah Maura yang harus diurus. Kalau Ebby ini biar dia anak tunggal dia ngurus suami semua hal dia yang perhatikan sampai urusan baju urusan makan Ebby yang urus."
"Kenapa waktu sama Hengky dia tak bersikap seperti itu pada tante Meylan?"
"Waktu sama Hengky dia statusnya adalah cucu jadi dia tidak mengurus Oma sedemikian rupa. Sekarang status ke Meylan adalah menantu. Dia sangat mengurus Meylan terlebih sejak Meylan kecelakaan semua dia yang urus."
"Sejak Meylan kecelakaan aku melihat ada cinta di mata Ebby dan Andre. Obat-obatan China dari Sinshe nya mamanya Ebby yang membuat Meylan cepat sembuh."
"Jadi dari keluarga Ebby juga nggak ada halangan?"
"Enggak dari keluarga itu sejak dulu mereka mendukung siapa pun pilihan Ebby. Bahkan mereka sangat baik terhadap Hengky karena tahu kesalahan kemarin bukan kesalahan Hengky itu adalah jebakannya Carol."
"Iya sih. Bukan salah kalau mereka nggak berjodoh. Untungnya mereka sama-sama dewasa dan baik."
Sambil nunggu yanktie update bab selanjutnya, mampir ke novel yanktie yang lain dengan judul JINGGA DARI TIMUR