ENGAGED TO HIS SON, MARRIED TO HIS DADDY

ENGAGED TO HIS SON, MARRIED TO HIS DADDY
NORAK BASA BASINYA



Dari SEDAYU ~ JOGJAKARTA, YANKTIE mengucapkan selamat membaca cerita sederhana ini.


JANGAN LUPA SUBSCRIBE YAAA




Andre mendekat ke pintu kamar mandi. "Sudah?" tanya Andre.



"Sebentar lagi,"  teriak Ebby.



Sekar dan Gunawan hanya berpandangan. Andre tidak bergeser dari pintu kamar mandi begitu handle pintu bergerak dia langsung membukanya.



Andre membimbing Ebby naik ke ranjang. Membetul kan posisi kakinya lalu dia selimuti.



Ebby merasa nyaman karena malam ini bisa tidur dengan piyama celana panjang kalau baju rumah sakit itu kan nggak ada kancing, hanya ada tali di pinggang.



"Kalau gitu kami pulang dulu ya Ndre," kata Gunawan.



"Iya Ko, " balas Andre.



"Ada yang mau kamu pesan?"  tanya Sekar.



"Aku pengen bubur havermut Ma," pinta Ebby.



"Oke Mama akan buatkan," Sekar tak ragu menjawab akan membuatkan. Karena kebetulan di homestay itu ada dapurnya.



"Nanti Mama beli bahan bakunya sebelum masuk kamar. Besok bawain pagi-pagi buat sarapan kamu." Sekar berjanji akan membawakan pesanan putrinya.



"Terima kasih Ma," kata Ebby senang. Dia memang kepengen makan Quaker Oat atau havermut.



Andre mematikan lampu ruangan yang besarnya lalu tinggal lampu kecil untuk tidur saat itu perawat masuk untuk mengecek suhu dan tensi sebelum tidur. Nanti perawat akan masuk lagi besok dini hari. Malam kalau tak ada keluhan biasanya perawat tidak akan masuk ke ruang rawat.


\*\*\*



"Serius pekerjaanmu disini sudah hampir selesai?" tanya Andre.



"Mau dilanjutin apa nggak aku bingung. Kalau pembahasannya sih sudah selesai. Seperti yang aku cerita ke papa kemarin. Sekarang enggak ada Rudolf dan Hendrik lalu Dave masih kayak gitu. Jadi memang ngambang sih proyek ini."



"Bagaimana proyek ini mau jalan kalau separo personalnya tak ada? Aku yakin Stella dan Ruddy juga ragu melanjutkan proyek ini." Ujar Ebby sedih



"Kalau papa mau bawa aku pulang , ya udah berarti proyek ini tidak jadi berjalan," kata Ebby pasrah.



"Kalau begitu kita bikin aja di Indonesia,  kita ubah  perhitungan yang lainnya." Usul Andre.



"Iya kita bisa modif juga sedikit sesuai dengan kondisi alam lokasi tempat proyek dijalankan," jawab Ebby.




"Kamu tidur sini,  aku nggak mau kamu tidur sambil duduk."



"Iya." kata Andre dia pun langsung naik ke bed pasien yang memang cukup lebar untuk berdua.



Andre mengusap kening Ebby dan mulai memejamkan mata lalu mereka tidur bersamaan.


\*\*\*



Dini hari Andre sudah terbangun dia bersiap mandi. Pagi ini adik kecil Andre nggak rewel. Mungkin sudah nggak kaget seperti kemarin walau siang-siang dia muncrat karena kaget bersentuhan dengan Ebby Kalau hari ini walau pun semalaman dia tidur bersama nggak muncrat.



Andre mandi dan berganti pakaian. Saat itulah Ebby terbangun.



"Udah mau jalan?" Ebby bertanya karena dia lihat Andre belum sadar dia sudsh terbangun.



"Lho kamu udah bangun?"



"Ya sudahlah. Kalau aku ngomong berarti kan sudah bangun,"  jawab Ebby ketus.



"Bangung tidur koq ngamuk kayak gitu?" Goda Andre.



"Lagian udah tahu ditanyain malah tanya udah bangun apa belum. Kan aneh!"



"Biasa kan itu basa-basi," Andre malah bikin kesal dengan memberi jawaban kalau yang dia katakan tadi basa basi.



"Norak!"



"Ya udah aku check out dulu ya," jawab Andre 



"Enggak kepagian?"



"Ya enggak lah,"  Andre mengacak puncak kepala Ebby. Mau melakukan lebih dari itu takut Ebby marah.



Andre terbiasa bangun dini hari. Di Indonesia pun jam 04.00 pagi keluarganya rutin  beribadat pagi mengucap syukur karena mereka sudah diberi kesempatan bertemu hari baru.



***Ditunggu komen manisnya ya***.


***Jangan lupa juga kasih LIKE, hadiah secangkir kopi atau setangkai mawar dan setiap hari Senin gunakan VOTE yang kalian dapat gratis dari noveltoon/mangatoon untuk diberikan ke novel ini ya***.


***Salam manis dari Sedayu ~ Yogyakarta***.



Sambil nunggu yanktie update cerita ini, kita mampir ke cerita karya yanktie yang lain dengan judul THE BLESSING OF PICKPOCKETING ya.



![](contribute/fiction/6576983/markdown/10636434/1679555626171.jpg)