
Dari SEDAYU ~ JOGJAKARTA, yanktie mengucapkan selamat membaca cerita sederhana ini.
"Puji Tuhan, akhirnya selesai juga," kata Ebby lega setelah dia melihat Andre selesai menandatangani berkas surat kepemilikan perusahan milik Andre dan Steve yang baru kembali dibeli Ebby.
Ebby hanya menemani saja, semua atas nama Andre karena sejak kuliah perusahaan itu memang Andre yang mendirikan.
Mereka sudah 3 hari berada di Paris. Sekarang mereka menginap di hotel karena tak punya apartemen lagi.
Baik apartemen Andre mau pun apartemen Ebby sudah dijual. Jadi selama mereka di Paris kali ini terpaksa menginap di hotel dan kemungkinan akan jarang ke Paris lagi karena perusahaan keduanya juga sudah dipindahkan. Jadi kemungkinan ke Paris hanya bukan main bukan untuk bekerja lagi.
"*Babe*, besok kita bisa pamit pada teman-teman, dan lusa kita bisa pulang," kata Andre.
"Koko kapan mau ke Australia?" Tanya Ebby. Dia harus bersiap jauh hari sebelum hamil.
"Gimana kalau dari sini kita langsung ke Australia aja? Biar habis itu kita fokus di Indonesia. Takutnya kamu bulan depan udah nggak boleh terbang," usul Andre.
"Amen," kata Ebby.
"Siapa tahu? Kita kan enggak tahu."
"Iya honey, semoga aja kita juga dapat cepat seperti Aheng dan Patty. Tapi kalau tak dapat cepat kamu jangan marah ya," jawab Ebby yang berharap segera punya momongan.
\*\*\*
Dari kantor pengacara mereka pun segera menuju lokasi berikutnya.
"Seriusan kamu mau ketemu dia?"
"Ya, aku harus mengucapkan selamat atas kehancurannya," ujar Ebby penuh amarah.
"Enggak usah lah, kan semua sudah dia rasakan. Dia sudah tak bisa berdiri sama sekali." Andre mencegah istrinya melakukan hal itu.
"Kamu siapa tahu aku," jawab Ebby. Lalu Ebby menyebutkan alamat yang dia ingin tuju pada sopir taxi.
Tiba di lokasi mereka pun mencari sosok yang ingin Ebby temui.
Akhirnyaaaaa … setelah mereka mencapai hampir satu jam lamanya, Andre melihat sosok yang istrinya cari. Sosok yang sangat lusuh.
"Ndrik!"
Sosok yang sangat kurus dan lusuh itu mengangkat wajahnya, dia kaget karena Ebby dan Andre datang menemuinya.
"Kalian mau ke mana? Kebetulan kesini atau bagaimana?" tanya Hendrik.
"Oh ada apa By?" tanya Hendrik senang. Lelaki itu berharap bisa diberi pekerjaan.
"Aku cuma mau kasih selamat buat kamu. Selamat menikmati hidupmu. Kamu telah menghancurkan aku Rudolf dan Dave. Jadi terima kehancuranmu," Ebby langsung meninggalkan Hendrik.
Andre tak percaya, susah payah nyari, cuma mau bicara seperti itu? Mereka nyari cukup lama. Saat ketemu bicara enggak sampai 5 menit!
"Aduh dasar istriku tercinta ini, kalau udah punya mau," kata Andre dia pun lalu menyusul Ebby. Sebelumnya Andre memberikan sedikit uang di kepalan tangan Hendrik. Dia tak tega melihat Hendrik yang sekarang menjadi tunawisma.
\*\*\*
"Serius Ndre?" tanya Ruddy tak percaya mendengar cerita tamunya dari Indonesia itu.
"Serius lah masa aku bohong, itulah kelakuan temanmu ini," Ebby hanya tersenyum-senyum mendengar suaminya menceritakan kelakuannya pada tiga teman mereka.
"Bisa kebayang nggak? Nyari dia di lokasi itu 1 jam muter-muter, sebelumnya nyari tempat itu 1 jam. Jadi buat carinya butuh waktu 2 jam. Begitu ketemu hanya bilang seperti itu."
"Aku pikir dia mau maki-maki atau mau marah atau apalah. Eh dia cuma ngomong seperti itu," kata Andre dengan gemasnya.
Dave dan Ruddy tertawa terbahak-bahak, sementara Stella hanya menutup mulutnya, takut tawanya mengganggu orang-orang di cafe.
"Memang super amazing," kata Ruddy.
"Bisa bayangin kan?"
"Aku paling ngerti soal itu," ujar Dave disela tawanya.
Tawa Dave dan Ruddy menarik perhatian termasuk Claire yang melihat Andre dan Ebby bersama teman-temannya.
"Eh sebentar," kata Ebby yang kebetulan juga melihat Claire walau dia menutup wajahnya sedemikian rupa. Ebby langsung pergi dari meja mereka.
Andre dan tiga rekannya melihat siapa yang akan Ebby datangi.
Seorang wanita yang mengenakan hoodie dan memakai masker.
"Waduuuu," Andre menekuk dua lengannya di meja dan telapak tangannya menutup wajahnya.
Perempuan itu sudah berupaya tak ada yang mengenalinya, tetap saja Ebby bisa mengenalinya.
Sambil nunggu yanktie update bab selanjutnya, mampir ke novel yanktie yang lain dengan judul REVENGE FOR MY EX-HUSBAND