ENGAGED TO HIS SON, MARRIED TO HIS DADDY

ENGAGED TO HIS SON, MARRIED TO HIS DADDY
FIRST TRIP TO BUNAKEN



Dari SEDAYU ~ JOGJAKARTA, YANKTIE mengucapkan selamat membaca cerita sederhana ini.


JANGAN LUPA SUBSCRIBE YAAA



"Mau makan siang di bandara apa gimana?" kata Hengky saat ini mereka baru tiba di bandara Sam Ratulangi Manado.



"Kita ambil taksi menuju hotel aja. Kalau pas di tengah ada rumah makan yang kita pengenin kita turun aja gimana?"  



"Enggak bisa dong kita kan minta arahnya ke arah hotel kita. Gimana enaknya apa makan di hotel aja?"



"Gimana kalau kita taruh barang dulu baru kita cari makan siang kamu kelaparan banget nggak?" kata Patricia



"Iya sih enakan kita taruh barang yang banyak dulu baru makan."



Patricia  bawa dua koper karena satu koper berisi peralatan kerjanya agar  tidak rusak. Kalau pakai tas peralatan bisa keplenet dan rusak. Patricia  juga bawa sepatu-sepatu lapangan yang dimasukkan di koper. Juga ransel kerjanya.



"Siiiip. Sekarang kita langsung ke hotel aja ya," Hengky langsung memutuskan arah tujuan.



Hengky memasukan tiga koper ke dalam taksi. Hengky menyebutkan hotel yang sudah di reservasi oleh sekretaris papanya. 



Sampai di bandara Sam Ratulangi tadi Patricia  posting bahwa dia telah sampai di Sam Ratulangi Manado dan menandai akun Hengky.



Ebby melihat postingan itu dia kaget.  Lho kok yang berangkat Hengky dan Patricia berarti tetap berangkat kan timnya. Cuma Andre nggak jalan.


\*\*"



"Siap Ndre?" tanya Gunawan pagi ini pada Andre



"Oke siap,"  jawab Andre tanpa ragu.



Siang nanti Gunawan dan Andre akan pergi ke Bali tanpa ada yang tahu kecuali Sekar.



"Papa mau urus masalah Rudolf ke Bali, katanya ada jalur kesana. Jangan bilang pada siapa pun termasuk Ebby. Bilang aja Papa ke Singapore agar kalau dia telepon Papa, jawaban kita sama,"  hanya Sekar yang dibisiki oleh Gunawan.



Andre hanya membawa tas kecil berisi baju.



"Ma aku ada perlu ke Bali ya." Pamit Andre pada Meylan.



"Gimana sih kalian? Hengky ke Bunaken kamu ke Bali," protes Meylan.



"Ini enggak ada rencana Ma, dadakan."



"Berapa lama?"



"Aku nggak tahu, mungkin satu dua hari pulang," jawab Andre sambil mencium pipi mamanya.



"Oke hati-hati," kata Meylan.


\*\*\*




"Dia tahu Koko ke Bali enggak?"



"Hanya Sekar yang aku kasih tau aku ke Bali. Yang lain tahu aku berangkat ke Singapore."



"Ok. Aku akan katakan aku ke Bali saja."



"Ya udah bilang aja kamu ke Bali."



Andre pun mengangkat sambungan telepon dari Ebby.



"Iya kenapa?" tanya Andre.



"Itu aku lihat Patricia berangkat dengan Hengky ke Bunaken. Apa benar?"



"Benar."



"Koq tetap berangkat?"



"Kamu bilang kan aku enggak boleh berangkat kalau kamu enggak ikut? Kamu enggak ngebolehin aku berangkat berdua Patricia. Enggak masalah dong kalau Hengky dan Patricia yang jalan?"



"Jadi tetap jalan dong proyeknya?" Ebby jadi serba salah mendengar omongan Andre kalau dia melarang Andre berangkat hanya berdua dengan Patricia saja.



"Bukan jalan, kan belum disurvei. Hengky dan Patricia sedang survei. Nanti kalau sudah lihat hasil survei baru aku bilang ke kamu jalan atau tidak. Karena aku nggak berani ngajuin tender sebelum lihat langsung ke lapangan."



"Aku juga belum tahu perhitungan dari kamu masuk apa enggak di perusahaanku," jawab Andre.



"Sekarang Koko lagi di mana?"



"Aku lagi on the way ke Bali belum sampai bandara," jawab Andre jujur.



"Ngapain? berapa lama?"



"Aku belum tahu berapa lama. Mungkin satu hari, dua hari, satu minggu, satu bulan, nggak tahu juga," kata Andre. 



"Selalu nggak ada kejelasan," Ebby kesal mendengar jawan Andre.



"Ya memang nggak tahu kan namanya orang bisnis enggak tahu kapan selesainya."



"Ya Udah," Ebby langsung menutup pembicaraan.



Sejak tadi Gunawan menangkap Ebby terlalu posesif pada Andre. Hal yang tak pernah Gunawan dengar saat Ebby bertunangan dengan Hengky.


Sambil nunggu yanktie update cerita ini, kita mampir ke cerita karya yanktie yang baru aja terbit dengan judul REVENGE FOR MY EX-HUSBAND



Atau juga judul lain yang baru terbit dengan judul BETWEEN terminal BUBULAK ~ GIWANGAN