ENGAGED TO HIS SON, MARRIED TO HIS DADDY

ENGAGED TO HIS SON, MARRIED TO HIS DADDY
ARTINYA KITA JADIAN DONG?



Dari SEDAYU ~ JOGJAKARTA, YANKTIE mengucapkan selamat membaca cerita sederhana ini.


JANGAN LUPA SUBSCRIBE YAAA



Malam kedua di Manado, Hengky mulai melakukan siasatnya.  Malam pertama belum karena kan baru tiba sehingga dia belum bisa bekerja sama dengan orang lokal.



"Semua pencapaian sudah kamu rekap?" tanya Hengky.



"Sudah. Ini lihat masih ada yang kurang nggak?"



"Ya udahlah kita pikirkan besok pagi.  Ini kan sudah di luar jam kerja."



"Maksud aku kalau kita cepet selesai kan kita cepet pulang," jawab Patricia.



"Kenapa sih kamu mau cepat pulang?" Pancing Hendrik



"Ya nggak apa-apa lah."



'*Masa aku harus bilang kalau aku deg-degan sepanjang hari berdua denganmu*?' kata Patricia, tentu hanya dalam hati. Tak berani dia ungkap pada Hengky. 



"Ya udah deh kalau gitu. Ayo kita bersiap makan malam,  nanti aku tunggu kamu di lobby ya," kata Hengky.



"Oke," Patricia masuk ke kamarnya. 



Kamar mereka rupanya berseberangan bukan bersebelahan.



"Makan malam di mana?" Tanya Patricia.



"Udah tenang aja yang penting kamu siap."



"Oke nggak apa-apa,"  tadi Hengky bilang lokasi makan di pantai.  Maka malam ini Patricia  pakai baju agak tebal dan tertutup.



"Lho kok ke sini?" kata Patricia.



"Kenapa nggak suka?"



"Bukan tapi ini tempatnya private dan cukup mahal," desis Patricia. Gadis itu tak mau suaranya terdengar orang. Dia memegang lengan atas Hengky. Tak ingin meneruskan langkah masuk area.



"Kalau cukup mahal lalu kenapa?"



"Tapi kan SPJ kita nggak masuk yang begini," tolak Patricia.



"Ya nggak usah dimasukin SPJ. Ini makan malam personal. Masa ditanggung kantor?" kata Hengky.



"Sudah nggak usah dipikir-pikir. Ayo kita makan."



"Meja atas nama siapa Pak?"



"Hengky Nugroho," jawab Hengky.



"Oh baik Pak, mari saya antar,"  kata server. Dia mengantar Henky ke tempat private yang dipesan lelaki itu.



Tempat yang agak terpencil dan terlihat romantis.



"Heng kamu nggak salah dengan posisi di tempat ini?" 



"Ya mana aku tahu. Pokoknya aku reservasi. Sudahlah duduk nggak usah rewel," bisik Hengky.



Hengky memilih menu kontinental yaitu makan malam dengan tiga tahap. 



*Appetizer, main course*, dan *dessert*  atau dalam bahasa sederhana yaitu hidangan pembuka, makanan utama, dan hidangan penutup.



Kebiasaan ini disebut dengan istilah full course meal atau makanan dengan menu yang lengkap.




Menu pertama diantar oleh pramusaji dihidangkan di depan Hengky dan Patricia.



Menu pembuka kali ini dihidangkan dalam piring yang ditutup tudung saji sehingga tak terlihat apa yang ada di dalamnya. Hengky langsung membuka miliknya yaitu puding buah. Patricia pun membuka tapi di piring Patricia tidak ada puding buah hanya ada tulisan dengan mayones I love you.



![](contribute/fiction/6576983/markdown/10636434/1680553494584.jpg)



Patricia terbelalak melihat apa yang ada di piringnya. Dia tak percaya dengan kejutan manis ini.



"Kok nggak dijawab?" kata Hengky. Patricia hanya memandang Hengky dengan tajam. Dia nggak ngomong apa-apa. 



"Jawab dong," desak Hengky lagi. 



"Gimana aku jawab? Aku harus bilang apa? Wong dia enggak terdengar ngomong koq," Patricia menunjuk tulisan itu.



"Aku enggak apa apa ditolak juga." Kata Hengky pasrah.



"Kalau aku jawab iya gimana?"



"Artinya kita jadian dong?"  jawab Hengky senang.



"Oke kita jadian," kata Patricia sambil tersenyum manis.



"Asssyiiik, serius ya?"



"Ya serius lah masa aku bohong," ujar Patricia sambil mengabadikan tulisan itu untuk kenangan indah dalam hidupnya.



Hengky mengeluarkan cincin dari kantongnya.



"Aku bukan main-main dan kamu bukan pelarianku. Kita mulai dari titik nol. Daddy sengaja bikin aku dan kamu berangkat karena aku minta momen manis buat berdua denganmu." 



Hengky memasangkan cincin di jari manis kiri Patricia.



"Serius pak Andre yang kasih kesempatan, bukan kamu merengek minta?"



"Iyalah serius. Dia itu sangat mencintai aku."



Patricia tak percaya kalau Andre mengatur waktu agar Hengky punya waktu romantis dengannya. 



Hengky lalu bertepuk dan server mulai mengantarkan menu makan yang sebenarnya.



Mereka pun mulai makan malam sambil mulai bicara tentang hubungan mereka. Mereka akan belajar saling mengenal.



'*Dapat kejutan seperti ini*!'  begitu tulis Patricia dimedia sosialnya tanpa menandai siapa pun.  Tentu saja semua heboh karena di akun itu tidak ada seorang pun ditandai.



Patricia tidak mau menandai Hengky karena nanti akan banyak opini berseliweran.


\*\*\*



'*Selamat ya kamu udah jadian*.' Begitu pesan yang diterima di ponselnya Hengky ketika dia akan tidur.



'*Kamu tahu*?' tanya Hengky tak percaya.



'*Tahulah. Kalian ada disana berdua lalu Patricia posting itu. Walau pun kamu tidak di mention, aku tahu bahwa itu adalah darimu.  Aku senang dan berharap kamu bahagia*.'



'*Aku juga mengharap kamu segera mendapatkan pasangan hidupmu*,' doa tulus Hengky untuk mantan tunangannya.



'*i will*,' jawab Ebby.


Sambil nunggu yanktie update cerita ini, kita mampir ke cerita karya yanktie yang baru aja terbit dengan judul REVENGE FOR MY EX-HUSBAND



Atau juga judul lain yang baru terbit dengan judul BETWEEN terminal BUBULAK ~ GIWANGAN