
Dari SEDAYU ~ JOGJAKARTA, YANKTIE mengucapkan selamat membaca cerita sederhana ini.
JANGAN LUPA SUBSCRIBE YAAA
Jam 08.00 malam Gunawan, Sekar dan Stella balik ke homestay. Ruddy di kamar sebelah menemani Dave walau Dave sudah berkali-kali bilang dia tak perlu ditemani.
"Kamu makan dulu aku belikan lasagna," Andre menyuruh Ebby makan daripada tidur kelaparan.
"Malas ah," bantah Ebby.
"Makan dulu. Kamu tadi makan jatah rumah sakitnya sedikit," Andre tahu Ebby hanya makan sedikit karena menunya tak sesuai dengan lidahnya.
"Enggak enak menunya," lapor Ebby.
"Aku tahu, makanya aku belikan ini buatmu," sahut Andre sambil menyuapi Ebby.
'*Bahkan Hengky enggak seperhatian ini sama aku*.' batin Ebby.
'*Dia sedikit bicara, tapi semua langsung dia lakukan*.'
Akhirnya Ebby makan lasagna yang dibelikan dan disuapi Andre sampai habis.
"Aku mau ganti diapers dulu sebelum tidur."
"Ya sebentar," kata Andre dia membersihkan bekas makan Ebby biar tidak ada semut.
Sehabis bersih-bersih badan keduanya langsung bersiap tidur.
Andre baru akan mematikan lampu ketika perawat datang.
"Dibuka dulu ya infusnya," kata perawat.
"Wah asyik," kata Ebby dalam bahasa Indonesia. Perawat tersenyum walau tak mengerti artinya. Buat mereka melihat rona bahagia di wajah pasiennya sudah sangat senang.
"Sudah habis obatnya sehingga dibuka. Besok mau pulang kan?"
"Iya besok pagi kami pulang," kata Ebby.
Andre mematikan lampu besar dan menggantikan dengan lampu untuk tidur.
Malam ini dengan sadar Andre memeluk Ebby dan gadis itu tidak menolak. Ebby bisa tidur miring ke sisi kiri. Atau kearah Andre. Lukanya ada di pinggang kanan.
Sekarang tangannya juga bisa ikut memeluk karena tadinya kan tangan kanannya diinfus.
Ebby menyembunyikan wajahnya di d4da Andre.
"Good night," kata Andre sambil mencium kening Ebby.
"Night too," jawab Ebby. Andre pun mendekap erat Ebby yang telah terlelap lebih dulu.
\*\*\*
Seperti biasa jam 04.00 pagi Andre langsung bangun dan membersihkan diri setelah itu Andre melakukan doa pagi.
Ebby melihat saat Andre sedang bertelut.
'*Lelaki itu sangat religius pantas anaknya juga dekat dengan Tuhan*.' Tapi tak terasa Ebby kembali terlelap.
\*\*\*
"Tadi malam aku lupa mau tanya," Ebby bicara ada Andre setelah cukup lama dia bangun.
"Tanya apa?" tanya Andre.
"Apakah aku sudah boleh turun dari bed?"
"Biasanya kan kamu juga sering kalau ke kamar mandi. Artinya kamu bisa, hanya aja jangan dipaksakan agar enggak banyak terguncang jahitanmu."
"Emang kamu mau ke mana?" tanya Andre.
"Enggak sih aku cuma mau duduk di sofa itu aja."
"Oke ayo aku bantu."
"Tapi aku mau ganti diapers dulu udah penuh kayaknya."
"Oke." Andre akhirnya memapah ke toilet.
Ebby sekalian membersihkan diri dan berganti baju.
Habis keluar dari toilet Andre memaah Ebby untuk langsung duduk di sofa. Andre memberikan remote untuk Ebby mengganti channel yang disukainya.
"Aku duluan ke cafe beli kopi ya? Kayaknya mereka belum pada bangun deh."
"Kamu udah kelaparan ya?"
"Lumayan laper semalam makannya kurang mantap."
"Ya udah sana."
"Kamu mau makan apa?"
"Roti panggang isi keju dan satunya isi kacang," pinta Ebby.
Andre ke cafe, dia memesan dua cangkir kopi dan memesan dua roti panggang keju, satu isi kacang, satu cheeseburger dan dua sandwich.
Semua Andre bawa ke kamar, dia tak makan di cafe.
"Kenapa nggak makan di sana?" Tanya Ebby menerima roti yang masih panas.
"Mau?" Andre menyodorkan burgernya.
Ebby membuka mulutnya dan menggigit burger pedes milik Andre.
"Wah enaaak," seru Ebby. Dia penyuka pedas dan makanan di rumah sakit dia rasa hambar semua.
"Loh kamu udah lagi sarapan Ndre," kata Stella. Dia baru datang dari Homestay berniat membangunkan Ruddy. Tapi dia sempatkan melongok kamar Ebby.
"Aku kelaparan jadi beli sandwich dan burger," Andre berkata jujur.
"Tapi kalau nanti kalian keluar sarapan, aku ikut lagi."
"Aku mau jemput Ruddy dulu, nanti kita ke cafe bareng. Takutnya Ruddy belum bangun."
"Kayaknya sih udah bangun." Jawab Ebby.
"Kok tau?"
"Feeling aku aja," ulas Ebby lagi dan sampai di ruang Dave, Stella melihat Rudi sudah rapi.
"Mau ngapain sih ke cafe lagi?" Tanya Ebby sàat Stella ke kamar Dave.
"Aku akan check out dari homestay. Jadi saat kamu sudah boleh pulang, kita semua berangkat dari sini tidak bolak balik." Jelas Andre.
"Siap Ndre?" Stella dan Ruddy menjemput Andre.
"Ayook," sahut Andre.
"Aku keluar dulu ya," Andre mengusap puncak kepala Ebby.
Ebby hanya mengangguk.
"Kami pergi dulu ya By," pamit Stella.
"Iya silakan," sahut Ebby.
Mereka bertemu dengan Gunawan dan Sekar yang juga baru mau masuk cafe.
Mereka pun sarapan sambil ngobrol.
"Kamar yang dipakai Andre dipakai untuk Dave aja daripada ambil baru. Tinggal diterusin," usul Gunawan.
"Oh iya Om nggak apa-apa daripada pesan baru lagi pakai yang punya Andre aja untuk Dave," Stella setuju.
"Iya jadi yang check out nanti hanya saya aja, kalian tetap."
"Biaya rumah sakit bagaimana?" Tanya Sekar.
"Dave di cover asuransi," jawab Ruddy.
"Oh ya sudah," kata Gunawan.
"Habis ini kita jadi ambil barang nDre."
"Iya kita ambil barang nanti kunci kamar saya akan saya berikan Ruddy."
"Nanti kami duluan ya Rudd, kalian hati-hati."
"Baik Om nggak apa-apa, karena kami mungkin menunggu satu atau dua hari dulu sampai Dave agak enakan baru kami kembali ke Paris."
\*\*\*
"Papa ke mana Ma?" tanya Ebby.
"Lagi check out dari home stay. Nanti kita langsung keluar sudah bawa barang nggak bolak-balik ke home stay, karena kamu tidak boleh banyak gerak."
Sekar tahu yang ditanya putrinya bukan Gunawan tapi Andre.
"Nanti kamarnya Andre buat sama Dave,"
"Oh iya ya Dave juga keluar rumah sakit siang ini."
\*\*\*
"Rudd, ini kunci kamarku."
"Oh ya terima kasih" Kata Ruddy.
"Sewa kamarmu dan kamar buat Dave sudah dibayar Om Gunawan untuk sampai dua hari kedepan."
" Ya ampun kok merepotkan?" Stella tak percaya semua ditanggung Gunawan. Kemarin hotel mereka juga Gunawan yang bayar.
"Sudah dibayar semuanya oleh om Gunawan sekalian tapi kalau lebih dari dua hari itu ya bayar sendiri."
"Kamukan bilangnya pulang dua hari lagi. Jadi om Gunawan bayar dua hari kedepan."
"Oh iya terima kasih pada Om."
"Ya sudah aku balik ke kamar ya," kata Andre.
***Ditunggu komen manisnya ya***.
***Jangan lupa juga kasih LIKE, hadiah secangkir kopi atau setangkai mawar dan setiap hari Senin gunakan VOTE yang kalian dapat gratis dari noveltoon/mangatoon untuk diberikan ke novel ini ya***.
***Salam manis dari Sedayu ~ Yogyakarta***.
Sambil nunggu yanktie update cerita ini, kita mampir ke cerita karya yanktie yang lain dengan judul CINTA KECILNYA MAZ ya.
