ENGAGED TO HIS SON, MARRIED TO HIS DADDY

ENGAGED TO HIS SON, MARRIED TO HIS DADDY
BERTEMU SAHABAT LAMA



Dari SEDAYU ~ JOGJAKARTA, YANKTIE mengucapkan selamat membaca cerita sederhana ini.


JANGAN LUPA SUBSCRIBE YAAA




"Oma besok-besok Ebby agak lama ke sininya Ya," kata Ebby pada Meylanie.



"Kenapa By,"  tanya Meylanie.



"Besok aku berangkat ke Berlin."



"Berapa lama?" Tanya Meylanie. Dia suka bila Sekar dan Ebby menjenguknya.



"Satu minggu atau sepuluh hari Oma,"  Kata Ebby.



"Andre malah sudah berangkat dari kemarin," Oma Meylanie menerangkan kalau putranya sudah berangkat ke luar negeri.



"Oh gitu Udah berangkat aja dia. Sepertinya baru kemarin ketemu dia," kata Sekar.



"Sudah. Dia sudah berangkat. Begitu hari ini aku pulang, besoknya dia berangkat," kata Meylanie.



"Oh sibuk banget ya dia," kata Sekar.



"Iyalah dia kerja sendirian nggak kayak Herman kan ada Hengky." Jelas Meylanie.


\*\*\*



Andre terbangnya itu nggak langsung ke Berlin dia ke Paris karena pekerjaannya ada di sana. Nanti Adelia mau pulang baru dia ke Berlin.



Jadi nggak terlalu lama nungguin. Lebih baik kerja. Dan Andre juga sudah dapat info dari Meylan kalau Ebby datang membesuk di rumah dan mengatakan akan di Berlin selama satu minggu atau sepuluh hari.



Ebby bertemu dengan Dave  dan Rudolf yang sudah lebih dulu di sana. Ternyata juga ada Hendrik, Ruddy serta Stella istrinya. Tidak ada Monica.


\*\*\*



"Andreeee," Teriak Stella melihat Andre sedang minum kopi sore.



Stella sedang bersama Ruddy suaminya. Stella  memeluk erat Andre dan mencium pipinya Ruddy hanya tersenyum melihat kelakuan istrinya.



"Aku kangen banget," peluk Stella lagi.



"Aku juga kangen banget sama kamu," kata Andre.



"Kamu lagi ngapain disini," tanya Andre.



"Aku kerja dengan suamiku. Kenalin ini suamiku," Stella memperkenalkan  Ruddy suaminya.



'*Lelaki ini bukan yang waktu itu sama Ebby di Paris*?' pikir Andre. Karena dia ingat pernah melihat pria yang dipanggil Ruddy itu bersama Ebby. Bahkan mereka pulang bareng.



"Kalian tinggal di mana?" tanya Andre. 



"Kami tinggal di Paris," jawab Ruddy.



"Aku punya teman di Paris." Andre menyebut nama apartemen dan jalan dimana Ebby tinggal.  



"Itu apartemen kami," kata Ruddy lagi. 



"Siapa nama temanmu?" Tanya Ruddy. 



"Dia gadis Indonesia namanya Febrianti atau Febriani aku agak kurang tahu nama lengkapnya," jelas Andre. Padahal dia hafal nama calon menantunya yang gagal itu.



"Hei, itu sahabat kami, dia juga rekan bisnis kami," kata Stella.



"Dia biasa memanggil Ruddy dengan panggilan uncle Ruddy," kata Stella.



Stella dan Ruddy memang selisih umurnya cukup jauh dengan Ebby. Stella seumuran Andre.




"Nah itu mereka datang," ucap Stella. Saat itu terlihat Ebby datang dengan Rudolf, Hendrik dan Dave.



"Hai Om," sapa Ebby melihat Andre bersama Ruddy dan Stella. Ebby melihat dimeja hanya ada satu cangkir kopi.



"Hai." Sapa Andre santai. Andre tak menyangka dia akan bertemu Ebby disini. Dia janjian dengan Claudia karena akan dititipi sesuatu dari Claudia untuk Meylani mamanya.



"Kamu tau nggak ini sahabat dekat  aku," kata Stella.



"Masak sih?" Tanya Ebby tak percaya.



"Serius dia sahabatku saat kami kuliah bareng. Aku dan dia kemana pun bersama sebelum ada baby."



"Kalau nggak salah Maura datang pas hamil empat bulan ya?" Tanya Stella.



"Iya waktu itu Maura pas hamil empat bulan baru boleh terbang kan. Kamu kenalan sama Maura pas dia hamil dan kita hampir selesai kuliah," kata Andre.



"Jadi Om sudah kenal dengan Stella?" tanya Ebby.



"Dia sahabat waktu di kampus kami satu apartemen saat di Brisbane. Kemana-mana kami berdua sebelum istrinya datang."



"Aku tidak tega Maura ikut ke mana-mana kami pergi. Jadi aku biarkan Andre jaga gawang,  aku yang cari bahan. Tapi sehabis itu aku tidur dia yang ngerjain sampai selesai semua," kata Stella ambil tertawa terbahak-bahak.



"Kita simbiosis mutualisme ya. Enggak seperti Steve maunya menang sendiri. Kamu inget nggak sama dia?"



"Dia sih curang suruh cari data males tapi maunya hasil kerjaan kamu," kata Stella.



"Dia begitu karena dia kamu tolak," goda Andre.



"Jangan ingetin itulah masa lalu kelabu," kata Stella.



Stella memang baru menikah dengan Ruddy 4 tahun ini jadi waktu kuliah belum kenal dengan Ruddy.



"Kalian kalau mau bicara bisnis silakan. Saya tidak akan mengganggu," Andre dia tak mau menjadi penghalang lagi. Mereka berenam pasti janjian karena akan bicara penting.



"Kamu pasti janjian sama cewek ya? Kamu kan dari dulu tuh banyak penggemarnya," kata Stella.



"Iya banyak penggemar tapi nggak pernah ada yang mau aku ambil kan. Banyak  penggemar bukan berarti aku playboy. Aku nggak pernah ngerespon siapa pun walau tidak ada Maura di sisiku."



"Ya aku tahu kamu tak pernah respon siapa pun walau kamu tidak mencintai Maura."



"Bagaimana sih kok dia nggak cinta Maura?" tanya Ruddy.



"Sejak dulu dia cerita kalau dia hanya sayang kepada Maura seperti pada adiknya aja gitu," jelas Stella.



"Enggak sayang tapi bisa punya anak ya," kata Ruddy.



"Namanya laki-laki tidur bareng sekamar tiap hari ya pasti bisa lah," jawab Andre.



"Tapi kalau untuk cinta pada seorang perempuan nggak sih aku belum merasakan itu sampai sekarang," Jawab Andre jujur.



Ebby hanya mendengarkan saja. Ternyata memang apa yang Andre katakan benar dia belum pernah jatuh cinta pada Maura. Cerita itu bukan hanya dikatakan lada Ebby saja. Ternyata Stella juga tahu.



***Ditunggu komen manisnya ya***.


***Jangan lupa juga kasih LIKE, hadiah secangkir kopi atau setangkai mawar dan setiap hari Senin gunakan VOTE yang kalian dapat gratis dari noveltoon/mangatoon untuk diberikan ke novel ini ya***.


***Salam manis dari Sedayu ~ Yogyakarta***.



Sambil nunggu yanktie update cerita ini, kita mampir ke cerita karya yanktie yang lain dengan judul ENGAGED TO HIS SON MARRIAGE TO HIS DADDY ya.



![](contribute/fiction/6576983/markdown/10636434/1679140271295.jpg)