ENGAGED TO HIS SON, MARRIED TO HIS DADDY

ENGAGED TO HIS SON, MARRIED TO HIS DADDY
KADO SPESIAL DARI MOMMY



Dari SEDAYU ~ JOGJAKARTA, YANKTIE mengucapkan selamat membaca cerita sederhana ini.


JANGAN LUPA SUBSCRIBE YAAA



Hengky dan Patty masih tinggal di rumah Herman. Hengky belum beli rumah baru.



Rumah lama yang sudah dia siapkan untuk tinggal bersama Ebby sudah lama dia jual.



Mereka juga baru lusa akan berangkat honeymoon.



Andre minta mereka makan malam sebelum Hengky berangkat bulan madu.



"Apa khabar Ma?" Tanya Ebby yang datang bersama Andre. 



Sejak pulang dari Singapore kemarin memang Andre menginap di rumah Ebby atas perintah Gunawan. 



Itu berkaitan dengan gebrakan Ebby membuka jaringan prostitusinya Nuning yang menyeret banyak pemuka agama, politisi dan pengusaha pengguna jasa Nuning yang sedang kalang kabut. 



"Kalian pulang kapan dari Singapore?" Tanya Herman.



"Mama baik," jawab Meylan bersamaan dengan pertanyaan Herman.



"Kemarin siang Pa, tapi enggak bisa langsung kesini karena ada kerjaan mendesak," jawab Ebby.



"Hallo Patt, ini oleh-oleh buatmu dan Hengky," Ebby memberikan oleh-oleh buat Patty.



"Ini buat Mama," Ebby menyodorkan paperbag buat Meylan.



"Buat Papa apa?" Tanya Herman. Sekelas dia aja masih suka diberi oleh-oleh.



"Makasih Mom," jawab Patty menerima oleh-oleh dari Ebby.



"Oleh-oleh Papa di tangan koko deh. Tunggu sebentar," jawab Ebby.



Tadi saat tiba di rumah Andre langsung masuk kamarnya buat ambil lembaran saham miliknya di brankas rahasia dalam kamarnya.



"Nunggu aku?" Tanya Andre dengan senyum manisnya.



"Oleh-oleh Papa kan Koko pegang," Ebby mengambil paperbag ditangan Andre.



'*Begitu luwesnya dia memanggil KOKO, padahal pacaran dan tunangan dengan Aheng selama hampir empat tahun tak pernah dia panggil Aheng dengan hormat dan sayang seperti itu*.' Herman tersenyum melihat bagaimana perlakuan Ebby untuk Andre.



"Terima kasih ya."



"Kita makan yok. Sudah siap koq," ajak Patty. Dia berupaya jadi perempuan yang baik. Terlebih di rumah mertuanya.


\*\*\*



"Mama sudah lihat soal Nuning?" Tanya Ebby santai.



"Sudah. Mama enggak nyangka ternyata dia mucikari ya," Meylan semangat kalau bicara hal itu.



"Selama ini aku enggak pernah mau jahat ke orang Ma. Tapi kalau aku di sentil ya aku balas jewer lah," Ebby tersenyum kecil sambil mengambilkan Andre makanan yang terhidang. Tak perlu tanya, dia sudah mulai paham menu yang Andre suka dan berapa banyak porsinya.



Patty jadi malu karena dia malah belum hafal tentang kebiasaan suaminya.




"Pagi-pagi dia sombong Pa. Dia bilang aku anak kecil yang ngejar harta ko Andre. Dia bilang akan kasih semua hartanya buat Koko."



"Maka aku langsung tanya dia masih ada harta enggak buat Koko. Dia enggak balas tuh pesanku," jawab Ebby santai.



Hengky tak percaya yang membuat heboh dalam dua hari ini adalah akibat perbuatan mama tirinya.



'*Pantas Claudia dan  Rita juga langsung KO*.' batin Hengky.  


\*\*\*



"Kami mau kasih hadiah pernikahan buat kalian," ucap Andre. Mereka sudah pindah lokasi, saat ini duduk di ruang tengah.



"Lebih tepatnya ini hadiah dari Ebby walau milik Daddy." Andre memberikan map tipis yang dia beri pita golden.



"Koq dari aku sih Ko?"



"Kalau bukan karena usulmu, mana pernah aku mau melepasnya buat siapa pun," jelas Andre.



Ya, saham itu adalah warisan atau pembagian dari papanya. Awalnya Andre akan pertahankan sebagai penghormatan pada papanya. Ternyata Ebby lebih menghargai saham hasil kerja mereka sendiri.



"Apa ini Dadd? Aku tak butuh hadiahmu. Cukup cinta dan restumu itu hadiah terbesar buat kami," Hengky berkata jujur. 



"Tak apa. Ebby membuka mata Daddy bahwa tak semua itu dinilai dengan harta. Ada yang lebih berharga yaitu cinta pasangan kita."



"Daddy minta kamu bisa mengerti itu. Walau tak ada cinta pada mommymu dulu, tapi Daddy selalu bersikap setia dimana pun."



"Dan buat Ebby kesetiaan adalah segalanya. Maka jangan salahkan Ebby kalau dia meradang melihat kelakuan Rita dan Claudia."



"Gerakanmu cepat banget By. Tak sampai satu jam Claudia minta aku bantu dia."



"Ha ha ha, itu karena aku harus pulang dulu ambil ponsel dan laptopku. Saat itu ponselku di daddymu."



"Kalau sejak awal ponselku di tanganku, bisa lebih cepat lagi."



"Aku bilang ke mama, kalau orang tuanya Claudia enggak terima, suruh mereka ajukan pengaduan terhadap diriku."



Patty makin sadar kekuatan Ebby. 



'*Pantas Carol bisa sampai senista itu*.' 



"Buka dulu kadonya. Opa penasaran," Herman meminta Hengky membuka hadiah dari Andre.



"Kamu aja yang buka Wife, ini kan kado buat kita berdua dari mommy," Hengky memberikan kado itu pada istrinya.



Patty membuka kado dari Andre. Dia terbelalak melihat isinya.



"Daddy serius?" Hengky tak percaya.



"Yups. Mommy-mu minta semua diberikan untukmu. Daddy bisa bilang apa kalau dia yang minta?" Jawab Andre tanpa beban.



Herman dan Meylan makin yakin, Ebby memang tak ingin harta Andre sedikit pun. Karena sekaya apa pun jarang perempuan yang mau memberikan semua saham kepemilikannya pada orang lain terlebih mantan tunangan yang telah menyakitinya!


Sambil nunggu yanktie update bab selanjutnya, mampir ke novel yanktie yang baru rilis dengan judul WE ARE HAVING A BABY BOY!