ENGAGED TO HIS SON, MARRIED TO HIS DADDY

ENGAGED TO HIS SON, MARRIED TO HIS DADDY
TERKUAK KEMAMPUAN EBBY



Dari SEDAYU ~ JOGJAKARTA, YANKTIE mengucapkan selamat membaca cerita sederhana ini.


JANGAN LUPA SUBSCRIBE YAAA



Sekar dan Gunawan tak percaya Ebby bisa ditaklukan Andre dengan mudah. Mereka tak melihat ada bekas airmata di wajah anaknya.



Tak tampak wajah kekesalan atau kemarahan atau bekas bersitegang di wajah Ebby.



Gunawan dan Sekar hafal, putri mereka sulit menghapus wajah marah bila merasa belum puas mengungkapkan kemarahannya.



Gunawan dan Sekar melihat Ebby keluar kamar dengan wajah yang tenang.



Sekar dan Gunawan juga bingung pasangan muda itu tidak berdebat panjang lebar karena waktu yang Andre  butuhkan membawa keluar Ebby sangat cepat.



'*Kekuatan Andre sangat berbeda*,' batin Gunawan.



'*Andre yang terbaik buat Ebby. Aku rela bila harus meninggalkan Ebby selamanya, karena dia sudah berada di tangan yang melindungi. Aku siap bila harus kembali kepada Tuhan*.'



"Ma, Pa maafin aku ya. Aku tadi bertindak bodoh. Aku hanya emosi sesaat, langsung kabur ke sini."



"Aku tidak memikirkan kalian yang kalang kabut akibat kelakuanku," Ebby langsung memeluk Sekar.



Sekar tak percaya Ebby bisa sedemikian mudah melakukan minta maaf dan mengakui kesalahannya. Itu sudah bukan Ebby yang biasanya meletup-letup.



'*Andre memang yang terbaik buat Ebby. Kalau dengan Hengky belum tentu Ebby bisa bersikap dewasa seperti ini. Ebby menjadi lebih baik dan lebih dewasa*.'



"Baguslah kalau memang kamu tahu salah serta langsung emosi dan lari ke sini.  Kasihan kan Hengky kalian tinggalin begitu aja."



"Ko Andre aja yang  ngapain ikut ke sini," Ebby mulai kembali ke sifat asalnya bila dihadapan kedua orang tuanya.



"Ya gimana dia nggak ke sini kalau kamunya kabur," kata Gunawan.



"Kamu yang nggak mikir ko nyalahin Andre."



"Kok Papa belain Ko Andre bukan belain aku?" Protes Ebby.



"Papamu belain orang yang bener bukan belain sosok Andre. Kalau kamu salah dan Andre yang benar ya belain yang benar."



"Bukan karena anak yang dibela tapi kebenaran," kata Sekar.



"Ya aku ngerti Ma. Tadi Koko juga udah kasih tahu kesalahanku. Aku terlalu egois. Habis aku sebel banget sama Claudia dan perempuan itu."



"Papa lihat kejadiannya kok." Sahut Gunawan.




"Maafin aku ya Pa, Ma. Sejak pagi tadi itu aku sudah kesal, ditambah sama ulah perempuan itu. Makin kesal lah aku, jadi aku langsung aja bertindak tanpa pikir panjang."



"Pagi saat sarapan, aku dan mama Meylan ketemu Nuning Ko."



"Terus?" kata Andre penasaran.



"Dia mengejek aku. Katanya aku anak kecil yang cari harta Koko aja. Dia juga bilang dia akan misahin aku dari kamu agar kamu sadar telah dihisap hartanya sama aku."



"Dia bilang semua hartanya akan dia berikan ke Koko buat menunjang bisnismu."



"Saat ini ku ingin tahu harta apa yang masih dia punya dan akan dia berikan ke kamu."



"Memang kenapa?" tanya Sekar.



"Sekarang dia sudah super minus." Jawab Ebby tenang dengan senyum kepuasan.



"Apa kamu yang bikin dia seperti itu?" tanya Gunawan.



"Ya Pa. Begitu pun Claudia dan perempuan tadi yang bernama Margaretha."



"Kamu bahkan sudah tahu namanya sebelum kamu ketemu dia atau kami beritahu."



"Aku sudah tahu semuanya."



"Jadi kamu sudah hancurkan mereka?" Sekar tak percaya putri mungil dan lembutnya bisa bertindak seperti itu.



"Aku nggak hanya menghancurkan mereka. Tapi aku menghancurkan sampai ke akar-akarnya," kata Ebby.



"Anak Papa beda ya." Puji Gunawan.



"Papa sudah tahu sejak lama kan?" 



"Enggak Papa nggak tahu sejak lama. Yang tahu sejak lama tuh Mama. Tapi Mama juga baru bicara tadi." Sahut Sekar.



"Aku pikir Papa sudah tahu sejak lama."



"Enggak Papa baru tahu tadi dari Mamamu," kata Gunawan.


Sambil nunggu yanktie update bab selanjutnya, mampir ke novel yanktie yang baru rilis dengan judul WE ARE HAVING A BABY BOY !