
Dari SEDAYU ~ JOGJAKARTA, YANKTIE mengucapkan selamat membaca cerita sederhana ini.
Andre tak percaya semua foto yang Claire kirim ke emailnya, juga kata-kata rayuan Claire sekarang terlihat di media sosial lengkap dengan nomor telepon dan email.
Ada sedikit perubahan redaksional, kata yang menyebut nama Andre diganti dengan kamu, sehingga terlihat Claire menawarkan diri sebagai pela-cur panggilan secara terbuka karena di iklan itu juga ada nomor ponsel dan email Claire.
Jelas terlihat di layar seakan-akan perempuan itu menjajakan diri secara terbuka tanpa malu karena juga di cantumkan alamat rumah orang tua Claire dan apartemennya!
"Pembalasan yang sa-dis." Andre tak percaya istrinya bisa melakukan semua itu.
Kalian bisa bilang Ebby jahat, tapi itu cara dia mempertahankan keutuhan rumah tangganya.
Sekarang banyak artis terlihat selingkuh. Padahal istri mereka super cantik. Ingat, perselingkuhan tak mungkin terjadi. Siapa pun yang memulai bukan hal prinsip.
Yang prinsip adalah hubungan perselingkuhan terjadi karena kedua belah pihak sama-sama sadar melakukannya. Bukan khilaf!
Khilaf itu 1x, sedang selingkuh adalah proses!
Itu sebabnya Ebby tak mau Andre diseret pelakor. Seorang lelaki yang setiap saat dikirimi foto vulgar tentu lama-lama bisa berfantasi untuk melakukannya. Akhirnya dia akan mewujudkan fantasinya itu dengan pengirim foto.
Itulah dasar pemikiran Ebby. Kalau saja Claire tak tahu kalau Andre sudah kembali menikah, Ebby masih bisa memaklumi. Tapi sejak di Paris, saat mereka belum menikah, Andre sudah memberitahu Claire kalau Ebby adalah istrinya!
Jadi memang Claire yang cari masalah dengan Ebby.
Bahkan foto-foto terakhir dikirim Claire setelah pesta super besar dan mewah terlihat di jagat raya!
Artinya memang Claire tak takut Ebby marah.
Dan yang parah sejak email tak senonoh diterima Ebby, perempuan itu langsung membalas dengan nama dirinya, dengan email pribadi Ebby memperingatkan Claire agar tak menggoda suaminya!
Peringatan itu tak diindahkan oleh Claire.
'*aku menunggumu*.'
lalu tercantum nomor telepon, email alamat apartemen juga alamat orang tua Claire.
Semua seperti itu terpampang jelas promosi dirinya.
Andre yakin siapa pembuat promosi itu. Dia mencium kening istrinya dan memeluknya dengan penuh kasih.
"Kenapa honey?" kata Ebby yang terbangun karena dekapan suaminya.
"Kita doa pagi dulu yuk," ajak Andre lembut.
"Oh iya," jawab Ebby. Mereka pun bersiap membersihkan diri sikat gigi dan cuci muka lalu bertelut untuk ber doa pagi.
Mereka bersyukur atas rizky mereka masih diberi umur panjang untuk bertemu hari baru.
Pagi ini yang memimpin doa adalah Ebby, mereka memang gantian siapa yang memimpin doa tidak harus Andre.
\*\*\*
Di Paris orang tua Claire bingung karena para tetangga berdatangan memberitahu iklan jual diri Claire.
Selain itu telepon rumah juga rame karena keluarga besarnya meminta konfirmasi soal iklan jual diri Claire sejak semalam.
"Ada apa dengan otak kamu?" Tanya maminya Claire. Putrinya sepertinya baru bangun kalau dia dengar dari nada suaranya.
"Apa maksud Mami?"
"Lihat kelakuanmu pasang iklan seperti itu apa sudah serendah itu? Apa sudah tak punya uang akhirnya kamu menjajakan diri?"
"Maksudnya apa? Coba aja lihat nomor telepon dan email, alamat apartemen dan alamat rumah kita kamu cantumkan di iklanmu itu?" Claire tak percaya ucapan maminya yang menghubungi melalui sambungan telepon apartemen karena kalau malam dia biasa mematikan ponsel.
"Aku enggak ngerti apa yang Mami bicarakan," ucap Claire.
"Buka ponselmu atau buka emailmu lebih dulu agar kamu tidak kalang kabut." Maminya Claire langsung memutuskan pembicaraan.
Claire langsung membuka laptop dan membuka emailnya. Disana terlihat bagaimana semua kata-kata dari dirinya buat Andre sudah menjadi kalimat iklan dirinya di dunia maya.
Dan juga terlihat dicantumkan nomor telepon, email, alamat rumah orang tua, alamat apartemen dan semua link media sosialnya!
Claire melihat email dari Ebby dia buka karena Claire tahu yang punya akses foto dan kalimat-kalimat rayuan pada Andre itu hanya Andre dan Ebby tentunya.
'*Tak cukup kamu menggoda suamiku sehingga kamu mempromosikan dirimu secara terbuka seperti itu*?'
'*Kamu sudah aku peringatkan untuk berhenti menggoda suamiku sebelum aku marah. Tapi kamu tak menggubris. Sekarang lihat balasanku*!'
'*Itu belum seberapa, sebentar lagi Semua keluargamu hancur*.'
Claire tak menyangka anak kecil itu bisa berbuat seperti ini.
\*\*\*
Belum selesai rasa kaget Claire telepon apartemen kembali berbunyi.
"Papi dibawa ke rumah sakit karena kelakuanmu dan mendengar kalau harga saham perusahaanku terjun bebas karena ketahuan kamu punya saham di perusahaanku." Paulus adik Claire mengabarkan papinya dibawa ke rumah sakit karena kena serangan jantung.
Claire bergegas mengemas pakaiannya dalam koper. Dia belum berani menyalakan ponselnya.
Untung di iklan tak dicantumkan nomor kamarnya. Jadi dia masih aman.
Untuk penggemarnya mas Sonny dan caca Adelia di novel berjudul INFIDELITY BEFORE MARRIAGE
baca sequel tentang Mukti, Vio dan Komang di cerita baru berjudul CINTA TANPA SPASI yaaaaa