
Dari SEDAYU ~ JOGJAKARTA, YANKTIE mengucapkan selamat membaca cerita sederhana ini.
JANGAN LUPA SUBSCRIBE YAAA
"Jadi kita langsung balik ke rumah sakit?" tanya Andre.
"Kayaknya iya deh," sahut Gunawan.
"Tadi apa Monica nggak bohong ya mengenai keberadaan Hendrik?" Selidik Andre.
"Kalau yang Koko tahu sih dia udah nggak ada di Jerman. Dia sedang mencari Ebby di Paris. Karena dia tahu kan waktu lihat Ebby tertusuk."
"Dia cari apakah Ebby sudah kembali ke Paris. Dia cari didata polisi sini kan nggak ada daftar kecelakaan atau apa kejadian yang dia lakukan. Semua udah Koko minta David tutup."
"Dia cari di data rumah sakit sini juga enggak ada nama Dave dan Ebby. David sudah bikin Ebby datang saat kejadian lalu pulang tanpa dirawat."
"Jadi Hendrik yakin Ebby ada di Paris. Koko baru dapat kabar soal ini saat kita sampai tadi dirumah Monica."
"Saat itu anak buahnya David melihat Hendrik ada di Paris."
Gunawan dan Andre tiba lebih dulu dari Stella dan Sekar yang pergi berbelanja.
"Kok cepet Pa," tanya Ebby.
"Kebetulan pekerjaan udah selesai," jawab Gunawan.
"Pekerjaan apa sih?" Ebby penasaran.
"Kerjaan Papa lah," jawab Gunawan santai.
"Mama ada berita enggak?" tanya Gunawan, masalahnya Sekar tak menghubungi dia atau melaporkan sedang dimana.
"Tadi sempat nelpon nawarin sepatu. Lah aku mana mau." Sekar memang suka koleksi sepatu dan tas sejak gadis dulu.
"Ngapain juga aku di telepon." balas Ebby lagi.
"Ya kali aja kamu mau," kata Gunawan. Andre memberikan juice strawberry pada Ebby.
"Kamu sudah maka?" tanya Andre.
"Baru selesai makan. Dave yang belum makan. Dia begitu dapat obat suntik langsung tidur. Besok pagi masih suntik ya berarti nggak bisa pulang siang dong dia," Ebby menerima gelas juice dan mulai meminumnya.
"Nunggu dia bangunlah," jawab Ruddy yang baru dadi kamar mandi.
"Eh sudah kembali Om," sapa Ruddy.
"Sudah," jawab Gunawan.
"Terima kasih Ndre," Ruddy menerima juice dari Andre.
"Dave belum makan?" Tanya Dave.
"Sebentar lagi pasti dia bangun karena lapar. Itu memang sudah ritme tubuhnya. Sebentar lagi dia bangun kok."
Sekar dan Stella belanja sangat banyak, tepatnya Sekar belanja banyak. Stella hanya beli satu tas dan satu 1 buah sling bag buat Ruddy.
\*\*\*
"Daddy jadi pulang besok Ma?" Tanya Hengmy pada omanya.
"Kayaknya jadi, kemarin daddy mu telepon dia jadi pulang naik pesawatnya Gunawan. Ebby sudah dapat surat izin pulang oleh dokternya."
"Oh pantes, tapi aku nggak ditelepon tuh. Daddy telepon aku kemarin sebelum Ebby dapat surat," kata Hengky.
"Mungkin kamunya sibuk jadi nggak bisa ditelepon atau daddy mu yang sibuk," hibur Herman.
"Kemarin Oma yang telepon Andre koq," Kata Oma.
"Kenapa Oma?" Selidik Hengky.
"Oma lagi kepengen coklat sama keju buat bikin kue yang dari sana. Jadi oma pesan banyak dari daddy mu," jelas Meylan.
"Kayak di sini nggak ada aja," kata Herman.
"Orang kepengennya yang di sana," Meylan tak mau ngalah.
"Semoga aja Ebby cepat sehat lagi." Doa Herman.
"Ameen," balas Meylan.
"Kenapa aku merasa Andre jadi dekat sama Ebby ya?" kata Meylan.
"Maksud Oma?" Tanya Hengky.
"Feeling aja. Kayaknya sejak Oma awal celaka Ebby menghindari daddy mu. Tapi sekarang sepertinya hubungan mereka membaik."
"Kamu gimana sih. Namanya Ebby mengalami kecelakaan, hubungan mereka menjadi dekat karena merasa sama-sama perantauan di negara lain lalu yang satu menolong ya pasti mereka punya kedekatan emosional," kata Herman. Lelaki tua ini tak ingin cucunya terluka dengan kata-kata istrinya.
"Kalau daddy dan Ebby jadian aku nggak apa apa kok karena ini itu sudah jalannya Tuhan. Aku mau bikin apa? Aku cegah atau larang mereka nggak boleh juga, kalau Tuhan menentukan mau bikin apa?" kata Hengky dengan kesadaran penuh atas kuasa Tuhannya.
"Aku dan Ebby sudah sama-sama sadar bahwa kami tidak berjodoh itu aja sih poinnya."
"Dan kami tidak menyisakan dendam apa pun itu. Kalau mau dendam harusnya Ebby sangat dendam padaku. Tak akan mau dia menengok Oma berkali-kali."
"Iya benar. Kalau memang bukan jodohmu kita berusaha seperti apa pun tidak akan mungkin bisa jadi. sama aja sama Carol. Mau seperti apa pun dia berupaya ya kamu bukan jodohnya mau diapain enggak bisa dia miliki kamu," ucap Meylan dengan penuh keyakinan.
"Kita nggak usah menentang kehendak Tuhan," kata Herman.
***Ditunggu komen manisnya ya***.
***Jangan lupa juga kasih LIKE, hadiah secangkir kopi atau setangkai mawar dan setiap hari Senin gunakan VOTE yang kalian dapat gratis dari noveltoon/mangatoon untuk diberikan ke novel ini ya***.
***Salam manis dari Sedayu ~ Yogyakarta***.
Sambil nunggu yanktie update cerita ini, kita mampir ke cerita karya yanktie yang lain dengan judul LOVE FOR AMOR ya.
