ENGAGED TO HIS SON, MARRIED TO HIS DADDY

ENGAGED TO HIS SON, MARRIED TO HIS DADDY
ADA HUBUNGAN APA?



Dari SEDAYU ~ JOGJAKARTA, yanktie mengucapkan selamat membaca cerita sederhana ini.


"Mendapat bukti itu  10 hari lalu, kami tidak gegabah bertindak," Andre menjeda sesaat. Dia mengangguk pada dua orang polisi yang sudah berdiri di pintu keluar.



"Saya dan istri memutuskan ingin berhenti menyelidiki, tapi papa saya tak mau. Dia ingin semua harus jelas.



"Setelah dapat bukti tulisan Maura ingat papa saya pernah ke sini ambil sampel om Jeffry? Papa mengambil rambut om Jeffry.  Mungkin om Jeffry ingat waktu papa saya datang bicara soal rambut rontok?"



Irene masih tak percaya. Putri kecil yang sangat dia dambakan kehadirannya karena dua anak lelaki pertama adalah lelaki malah jadi korban kebiadaban suaminya sendiri.



"Setelah dapat sample itu, papa saya urus sendiri. Jadi kami bukan bikin rekayasa kalian bisa cek laboratoriumnya buktikan kebenarannya mereka bohong atau enggak."



"Kalau bohong kami bisa dan berani di polisi kan," kata Andre.



"Dan amplop keempat membuktikan siapa Aheng sebenarnya. Silakan disimak amplop nomor empat," mereka semua membuka amplop terakhir milik mereka. Ternyata ada hasil test DNA dari Jeffy, Aheng dan Andre dari Laboratorium yang berbeda dengan laboratorium tempat Andre periksa.



"Papa saya melakukan di luar sepengetahuan saya. Dia antar sampel sendiri dia yang menentukan laboratorium tempat pemeriksaan dan kami baru tahu hasilnya kemarin."



Lucas, Irene dan Arthur melihat jelas hasil test menyebutkan kalau Aheng anak Jeffry.



"Pantesan Pak Jeffry selalu bilang Aheng adalah anak pembawa sial, ternyata karena memang kesialan yang Aheng dapatkan karena ayahnya sendiri."



"Jangan takut, kami masih ada bukti lain di diary Maura yang sekarang kami simpan di deposit box sebuah bank."



"Sengaja kami simpan disana agar aman dan orang tak perlu cari buku itu di rumah saya."



"Istri saya tak ingin rumah kami diacak2 preman karena ingin melenyapkan barang bukti itu."



"Saya tekankan kalian akan mengakui atau tidak Aheng itu adik kalian atau anak kalian, itu TERSERAH kalian. Yang pasti dia bukan darah Nugroho," kata Herman.



"Yang perlu kalian tahu semua harta Nugroho tetap saya berikan untuk Aheng. Saya punya harta sendiri. Dan kalian semua tahu harta kekayaan istri saya 10x lipat harta saya. Jadi kami tak mengemis harta kalian buat Aheng!" Ucap Andre tegas




"Eh kenapa Yoce dari tadi berisik? Apa karena tak rela kekasihnya jadi fokus hujatan?" Tohok Meylan.



"Apa maksud perkataan Tante?" Tanya Arthur.



"Tanyakan pada Yoce, ada hubungan apa antara dia dan papamu," kata Meylan santai.



Yoce dan Jeffry pucat pasi dan wajah Lucas terlihat tegang!



"Persiapkan diri kalian, kalau tak mau kasus ini dibuka Ebby istri Andre."



Rombongan Herman pulang tanpa pamit.



"Eh maaf. Tiga rumah kalian akan diawasi polisi selama masalah perundungan Maura belum kalian tuntaskan pada Aheng. Kalau kalian lari kami tak akan kejar. Itu artinya kalian sengaja menggali kubur sendiri," Andre rupanya balik untuk memberitahu mereka diawasi polisi.


\*\*\*



Tak ada yang bicara. Bahkan Lucas yang istrinya dituduh ada main dengan papanya hanya diam. Logikanya, kalau yang dituduhkan Meylan tak benar, pasti Yoce atau Jeffry akan membantah.



Karena mereka diam, itu artinya semua yang Meylan katakan adalah benar!



'*Apa aku juga harus test DNA tiga anakku dengan aku dan papa seperti yang Andre lakukan*?' pikir Lukas.



"Sebobrok itukah keluarga kita sampai aku tak tahu kalau Maura jadi korban papaku sendiri?" Desah Arthur tapi terdengar jelas oleh semua karena ruangan hening.



Irene menatap nanar wajah Jeffry. Dia tak menyangka suaminya selingkuh dengan menantunya juga memperkosa anak mereka sendiri.



"Apa yang mama mau perbuat?" Lucas bertanya pada Irene.



Sambil nunggu yanktie update bab selanjutnya, mampir ke novel yanktie yang lain dengan judul TELL LAURA I LOVE HER