
Dari SEDAYU ~ JOGJAKARTA, YANKTIE mengucapkan selamat membaca cerita sederhana ini.
JANGAN LUPA SUBSCRIBE YAAA
"Tolong aku, aku sudah nggak kuat," keluh Andre.
"Lalu aku harus gimana?" Ebby panik melihat kondisi Andre.
"Kamu harus bantu aku. Buat aku pelepasan. Aku sungguh tersiksa," rajuk Andre.
"Kamu kan tahu Ko, aku nggak mau melakukan hal itu sebelum kita resmi menikah. Kita kan udah janji waktu pertama itu." Tolak Ebby.
"Aku tahu, tapi bantu aku sampai pelepasan seperti kemarin. Aku nggak kuat," Andre terlihat sangat tersiksa. Ebby sangat kasihan.
"Aku enggak mungkin melakukan dengan orang lain. Terlebih dengan penjaja seperti tadi," Andre memperlihatkan wajah tak berdaya.
Akhirnya Ebby menolong Andre. Dia juga tak mengizinkan Andre asal celup ke perempuan lain dan dia dapat bekasnya.
\*\*\*
"Koko bikin aku hampir nggak kuat juga," keluh Ebby dengan napas tersengal.
"Gimana kalau kita lakukan yang sebenarnya aja?"
"Boleh ya, boleh? Sekalian aja lah," bujuk Andre.
"Enggak kita udah komit bahwa kita harus menjaganya hingga sah. Itu hanya boleh terjadi di malam pertama pernikahan kita," Ebby keukeuh dengan prinsipnya.
"Enggak apa apa lah kita kan nikah dua bulan lagi," bujuk Andre.
"Enggak. Pokoknya nggak. Walau bagaimana pun perbuatan kita ini aja sudah di luar batas," ucap Ebby.
Andre sudah dua kali pelepasan mereka sama-sama naked walau tak sampai membobol gawangnya Ebby.
"Terima kasih ya sayank," bisik Andre sambil kembali mendekap tubuh naked Ebby.
"Kalau sudah puas aja pakai sayang-sayang. Tadi kalau aku enggak ada kamu pasti udah nyelup cewek itu kan?"
"Aku sudah pesan pada Kusnan dan Nina, kalau enggak ada kamu mereka harus bawa aku ke rumah sakit dan aku minta mereka bius aku agar aku enggak kesiksa." Andre menjelaskan planningnya.
"Aku akan berterima kasih banget, kalau kamu memberikannya sekarang." Andre terus saja membujuk Ebby agar mau menyerahkan mahkotanya saat ini.
"Koko kan udah janji," rengek Ebby. Dia takut tak kuat bertahan bila terus diserang Andre. Karena dia juga menginginkannya.
"Iya, Iya aku tahu," Kata Andre. Mereka pun tidur sampai malam. Mereka terlalu lelah karena habis bergulat walau pun tidak sampai membobol gawang. Tetap saja Ebby mengalami empat kali pelepasan sedang Andre dua kali pelepasan.
\*\*\*
"Tadi aku minta Kusnan bawakan baju ganti saat kamu tidur, yang beli milikmu Nina, kamu tak perlu takut kalau Kusnan yang memilihkan. Nina itu keponakan Kusnan.
Andre menyerahkan paper bag pada Ebby yang masih kuyu diatas pembaringan.
"Kamu belum perang sebenarnya aja sudah loyo begini," Andre gemas melihat wajah kelelahan Ebby.
Tak sengaja dia mengusap bekas luka di pinggang Ebby.
"Ini enggak sakit waktu bertempur tadi?"
"Ya pura-pura aja sih, biar bisa ngecupin lagi," Jawab Andre sambil mulai menyerang.
"Ih udah yuk udah mau malam, kita siang aja nggak makan loh," Ebby menolak serangan Andre kembali.
"Boro-boro ingat makan kalau aku merasakan penderitaan yang sangat berat karena pengaruh obat yang terlalu kuat."
"Aku bisa merasakan yang di alami oleh tiga orang korbannya PT glamor yang Mamamu tahu itu. Kalau tadi aku tak siap maka videoku juga akan mereka miliki dan akan disebarkan pada kedua orang tuaku karena aku tidak ada istri."
"Atau bisa juga dikirim untukmu atau bisa juga ke orang tua calon istri bila mereka tahu siapa calon istri korbannya. itu sudah biasa mereka lakukan."
"Serem ya," Ebby tak percaya ada sisi kotor dalam bisnis yang digeluti Andre dan kedua orang tuanya.
"Itu yang dikerjakan oleh Suyatno selama ini,"
"Jahat, ternyata dia busuk sekali."
Andre dan Ebby membersihkan diri secara terpisah. Ebby lebih dulu, baru Andre.
"Woi aku aku laper bangeeeet," keluh Ebby saat mereka bersiap keluara kamar. Ebby membawa baju kotor mereka di paper bag bekas baju yang sekarang mereka gunakan.
"Ya pastilah. Aku juga lapar lebih-lebih habis perang dunia," kata Andre.
Resto sudah tak beroperasi ada garis kuning polisi atau police line di resto.
Andre membawa mobil miliknya sedang mobil Ebby dibawa sopirnya Andre. Mereka mencari resto yang sesuai selera mereka. Ebby menyandarkan kepalanya di bahu kiri Andre.
"Ngantuk atau lelah?"
"Lelah, kan baru bangun. Masa ngantuk?"
"Kalau gitu kamu harus bilang ke mamamu, minta siapkan pil stamina dari sinshe saat kita menikah nanti. Aku akan menggempurmu habis-habisan," ucap Andre tanpa malu.
"Koko ih, bahasanya mengerikan.' Ebby menepuk lengan Andre gemas.
'*Walau belum membobol gawang, tapi denganmu emang beda. Waktu dengan Maura aku melakukannya karena kebutuhan badani. Tapi tak ada kepuasan batin. Aneh*.'
Andre dua kali '*tidur bareng*' Ebby dan rasanya dia ingin lagi dan lagi. Sedang dengan Maura dulu hanya malam pertama saja dia melakukan dua kali, seterusnya dia melakukan seminggu dua kali atau seminggu satu kali. Saat itu dia rasa cukup padahal secara fisik dan usia dia masih muda dan kuat.
\*\*\*
Andre mengantar Ebby hingga ke rumah, saat itu Gunawan dan Sekar tak ada dirumah. Pasangan itu sedan pergi pesta.
"Aku langsung pulang ya. Besok pagi aku jemput kamu buat sarapan di rumahku sebelum kita bersiap ke rumah Patty."
"Jangan kesiangan ya Ko, aku harus dandan maksimal," pinta Ebby.
"Aku lebih suka kamu tanpa polesan dan tanpa busana," ucap Andre terus terang.
"Koko ih, selalu aja vulgar." Protes Ebby.
"Itu kan kenyataan."
Sambil nunggu yanktie update bab selanjutnya, mampir ke novel yanktie yang lain dengan judul REVENGE FOR MY EX-HUSBAND