ENGAGED TO HIS SON, MARRIED TO HIS DADDY

ENGAGED TO HIS SON, MARRIED TO HIS DADDY
DIA PULANG DULUAN?



Dari SEDAYU ~ JOGJAKARTA, YANKTIE mengucapkan selamat membaca cerita sederhana ini.


JANGAN LUPA SUBSCRIBE YAAA




Ebby dan Rudolf sudah selesai makan sejak tadi. Saat akan pulang datang dua teman Ebby.



"Ha ha ha Rudolf kuadrat nih, goda Ebby. Dia memeluk dan mencium teman yang baru datang, membuat Andre makin kesal.



Ditambah sosok di depannya yang makin membuat Andre naik darah. 



Yang datang adalah Rudolf dan Hendrik. Rudolf kedua ini usia jauh diatas Rudolf teman Ebby. 



Dia tinggal satu gedung apartemen dengan Ebby dan Ebby biasa memanggilnya dengan sebutan uncle Ruddy.



"Jadi gimana nih kita jadi berangkat lusa?" Tanya Hendrik.



"Kalau lusa belum bisa. Tapi aku upayakan kita berangkat dalam minggu ini," sahut Rudolf.



"Aku persiapkan minggu kedua lho kita berangkat,"  Ebby protes pada Rudolf. Dengan gemas Rudolf memeluk Ebby dan mengecup pipinya sekilas.



Andre duduk tepat menghadap meja Ebby. Jadi semua yang terjadi di meja Ebby jelas di matanya. Bukan dia harus sembunyi-sembunyi melirik atau menoleh.



"Aku dan Dave akan bantu agar pekerjaan bagianmu cepat selesai," bujuk Rudolf.



"Janji ya. Bukan hanya manis di bibir saja," Ebby meminta Rudolf janji didepan kedua rekannya.



"Yes. I'm promise," janji Rudolf. Ebby suka janji itu. Dia kecup pipi Rudolf tanda berterima kasih.



Andre makin panas saja.



"Jadi waktu kerja kita berapa lama di lokasi nanti?" kata Hendrik.



"Lima hari untuk kerja. Selebihnya terserah kalian. Yang pasti aku mungkin satu bulan lebih baru kembali kesini,"  Ebby menjabarkan waktu kerja team mereka. 



"Di luar lima hari kerja itu aku akan temani kalian dua hari. Selebihnya kalian harus mandiri karena aku terbang ke tempat lain," jelas Ebby agar tak ada salah pahaman antara mereka. 



"Deal!" Jawab ketiganya serempak.



Mereka pun bersalaman sebelum akhirnya pulang. Ebby pulang bareng  uncle Ruddy karena mereka satu gedung apartemen hanya beda lantai.



Ebby berjalan melewati meja Andre dengan santai. Dia bersisian dengan Ruddy dan menggandengnya.


\*\*\*\*



Ebby sangat bahagia sudah tiba di Sibolga!



Ya, ini adalah lokasi kerja Ebby dan Hendrik. Dalam team Ebby ada Rudolf dan Dave sedang Hendrik dengan Ruddy dan Stella istrinya yang memang bekerja sebagai akuntan teamnya Hendrik dan Monica sepupu Hendrik. Awal kerjasama ini dimulai karena Monica adalah model salah satu barang yang dipegang perusahaan Ebby.



Hendrik yang menjemput Monica sang kakak sepupu lalu berkenalan dengan Ebby. Jadilah mereka terlibat dalam bisnis ini.



Ebby sangat tahu niat Hendrik bekerja sama dengan dirinya. Tapi dia tak peduli. Dia hanya berpikir bisnis saja. 




Hengky tak percaya membaca email yang dia terima. Berita bahagia itu langsung dia sampaikan pada sang oma, daddy dan teman genks nya.



Hengky lalu melihat media sosial Ebby yang memperlihatkan kegiatan kerja Ebby di Sibolga.



Selain Sibolga, Ebby sering memposting kegiatan kerjanya. Misal saat dia di Frankfurt, Milan, London, Berlin atau kota dunia lain kecuali kegiatan rutinnya di Paris!



Pernah sesekali dia posting kegiatan di Paris tapi dia tulis seakan dia sedang berkunjung sebuah event besar saja. Bukan dia menetap disana.



"Jadi saat ini Ebby ada di di Sibolga?" Tanya Andre memastikan.



"Iya Dadd. Katanya sudah lima hari dia ada disana. lima hari lagi dia minta aku bertemu di Jakarta," kata Hengky dengan suara sangat bahagia. Ya pasti! Hengky bahagia akan bertemu dengan wanita yang pernah dia cintai dan masih dia cintai tapi harus dia lepas entah untuk siapa.



Hengky tak mau lagi berharap pada sesuatu yang tak mungkin. Dia sudah tahu bila Ebby telah menetapkan sesuatu dia tak akan goyah.



Lebih baik dia mulai menata hati dan hidupnya dengan menerima kenyataan. Dia cukup bahagia akan kembali bertemu dengan Ebby dan bisa minta maaf untuk membuat hidup mereka mulus tanpa ganjalan apa pun.



'*Pantas aku nggak pernah ketemu disini*,' pikir Andre.



Selama ini Andre memang sembunyi dari Nuning. Dia juga lebih sering mematikan ponselnya yang dia ganti nomor sementara karena dikejar-kejar Nuning terus.



Untung dia tidak memberitahu alamat apartemennya pada Nuning. 



Sekarang Nuning sudah kembali ke London.



Selama menghilang beberapa hati itulah Andre tidak tahu kabar tentang Ebby. Ternyata Ebby ada di Indonesia.



'*Wah dia tidak pulang bareng aku. Aku pikir bisa barengan. Tapi aku senang berarti dia tidak bohong memang akan pulang karena ada pekerjaan seperti yang dia katakan ketika itu*,' kata Andre dalam hatinya.



'*Ternyata dia sudah pulang duluan, tapi kenapa dia nggak langsung pulang ke Jakarta ya kenapa proyeknya dia buat di Sibolga*?'



"Daddy masih jadi masih di sana?" Tegur Hengky.



"Dadd?"



"Eh, iya kenapa? Kenapa?" Andre tersadar dari lamunannya.



"Ebby bilang dia sedang kerja di Sibolga Dadd. Dia kesana bersama teman-temen proyeknya."



"Oh gitu," kata Andre. Dari tadi dia malah melamun saat masih bicara dengan Hengky. 



"Sudah dulu ya? Daddy masih ada kerjaan."  Andre lalu melanjutkan pekerjaannya.


\*\*\*



***Ditunggu komen manisnya ya***.


***Jangan lupa juga kasih LIKE, hadiah secangkir kopi atau setangkai mawar dan setiap hari Senin gunakan VOTE yang kalian dapat gratis dari noveltoon/mangatoon untuk diberikan ke novel ini ya***.


***Salam manis dari Sedayu ~ Yogyakarta***.