ENGAGED TO HIS SON, MARRIED TO HIS DADDY

ENGAGED TO HIS SON, MARRIED TO HIS DADDY
RAHASIA KEJADIAN BISA BOCOR



Dari SEDAYU ~ JOGJAKARTA, YANKTIE mengucapkan selamat membaca cerita sederhana ini.


JANGAN LUPA SUBSCRIBE YAAA




"Kita keluar makan dulu yuk," ajak Ruddy pada Stella dan Andre.



"Ayo," jawab Andre cepat.



"Aku keluar makan dulu ya. Kamu mau titip sesuatu?" Tanya Andre lembut.



"Iya.  Kalau ada fresh juice aku mau."



"Juice apa?" Andre tak ingin salah.



"Apa saja yang penting fresh fruit. Bukan olahan pabrik," jawab Ebby.



"Ok, disini paling ada tomat, wortel atau pisang dan apel." Sahut Andre.



"Apel boleh, tomat juga enggak nolak," sahut Ebby.



Andre, Ruddy dan Stella  makan siang di cafe terdekat. Tak lupa Andre membelikan juice juga bagi Dave.



"Tas aku dimana ya?" Ebby ingat waktu sebelum pingsan dia akan mengambil ponsel di tasnya.



Ebby yakin Andre pasti menyimpankan saat menolong dirinya ketika itu.



"Aku pengen banget ngobrol sama Dave. Aku harus bisa bicara berdua,  kalau ada orang lain bisa bocor rahasia kejadian kemarin."



"Tapi kalau ada  papa gimana?  Aku nggak bisa berbohong pada papa dan detektif nya." 



"Kalau aku bohong, pasti ketahuan bila papa menyelidiki penculikan Rudolf."



"Dan papa bisa marah besar bila aku mulai berbohong. Terlebih berbohong hanya untuk membela teman." 



"Ahhhh, aku harus bagaimana?" Ebby  bingung sendiri menghadapi hal pelik ini.



"Apa yang harus bagaimana? Apa yang kamu sembunyikan?" Tetiba terdengar suara Andre.



"Aku ingin bicara berdua dengan Dave. Dimana tas ku? Aku butuh ponselku," sahut Ebby.



"Aku akan berikan ponselmu bila kamu mau jujur," Andre tahu ada rahasia yang tak Ebby ungkap.



"Aku janji cerita. Nanti sekalian di depan papa biar aku engga dua kali cerita ya? Aku malas cerita dua kali karena ini berhubungan dengan rahasia seseorang yang seharusnya aku jaga rapat."



"Kalau tak ada kejadian ini juga aku tak akan cerita pada siapa pun," Ebby tak mau cerita bila hanya pada Andre.



"Ya sudah, sekarang kamu tidur dulu deh ya?" Pinta Andre. Dia ingin Ebby cepat pulih.




"Aku di sini aja," Andre tak mau tidur di bed. Dia memilih tidur sambil duduk disebelah ranjang Ebby.



"Badanmu sakit kalau tidur sambil duduk."



"Enggak apa apa, aku di sini aja." Mereka berdua sama-sama ngeyelnya.



Akhirnya Ebby membiarkan Andre untuk duduk di sebelah kasurnya. Ebby tidur miring dengan pinggang yang ada lukanya bagian atas.



Seperti biasa Andre memegang tangan Ebby dan mengusap kening Ebby sampai gadis itu tidur lalu dia pun ikut tidur.



Ebby melihat Andre tertidur. Dia usap rambut Andre dengan lembut. Tak tega rasanya dijaga seperti itu oleh Andre. 



'*Apa aku tawarin tidur sebelah aku ya? Tapi nanti kalau Stella atau Ruddy lihat gimana*?'



'*Tapi kalau dia tidur sambil duduk seperti ini, kasihan tubuhnya*,' batin Ebby.



"Ndre," sapa Ebby pelan.



"Ndre," sapanya lagi sambil sedikit mengguncang jemari tangan Andre.



"Iya, butuh apa?" Andre sigap bertanya.



"Tidur sini aja," Ebby menepuk ranjang disebelah tubuhnya.



"Enggak usah, sudah kamu tidur saja," ucap Andre.



"Tidur sini atau enggak usah nungguin aku lagi," ancam Ebby.



Tak mau bila dilarang menunggui Ebby, maka Andre pun naik ke brankar. 



"Aku takut menyentuh lukamu," ucap Andre.



"Enggak. Sudah ayok tidur," ajak Ebby.



Lalu mereka pun terlelap karena semalam Andre hampir tak tidur.



***Ditunggu komen manisnya ya***.


***Jangan lupa juga kasih LIKE, hadiah secangkir kopi atau setangkai mawar dan setiap hari Senin gunakan VOTE yang kalian dapat gratis dari noveltoon/mangatoon untuk diberikan ke novel ini ya***.


***Salam manis dari Sedayu ~ Yogyakarta***.



Sambil nunggu yanktie update cerita ini, kita mampir ke cerita karya yanktie yang lain dengan judul UNCOMPLETED STORY ya.



![](contribute/fiction/6576983/markdown/10636434/1679407008707.jpg)