ENGAGED TO HIS SON, MARRIED TO HIS DADDY

ENGAGED TO HIS SON, MARRIED TO HIS DADDY
PERMINTAAN HERMAN DAN ANDRE



Dari SEDAYU ~ JOGJAKARTA, YANKTIE mengucapkan selamat membaca cerita sederhana ini.


JANGAN LUPA SUBSCRIBE YAAA




"Sering-sering tengok oma ya. Kemungkinan oma akan lama di rumah sakit," bisik Herman saat kedua tamunya  pamit.



"Kenapa Opa?" tanya Sekar.



"Tulang punggungnya retak. Sehingga kemungkinan dia akan di kursi roda cukup lama karena kan sudah usia tua, akan lama recoverynya." Jelas Herman pada Sekar.



"Oh oke Opa, kami akan sering-sering mengunjungi oma," balas Sekar. 



Sekar berniat akan membawa aneka kue buatannya yang berguna untuk membantu proses penyembuhan oma misal kue yang banyak keju dan susuu. 



Tapi tentunya Sekar harus tahu dulu pantangan Meylani dan apa yang dianjurkan dokter. Agar Meylan tak sadar mengkonsumsi kue, tapi berguna untuk kesehatannya.



"Opa yang sabar ya," kata Ebby memeluk Herman.



"Iya Opa akan selalu sabar untuk Oma. Dia perempuan satu-satunya buat Opa."



"Kami akan dukung Opa," kata Sekar, lalu mereka berdua berlalu dari ruang rawat itu.


\*\*\*



"Kasihan Oma ya," kata Sekar saat mereka sudah tiba di mobil.



"Iya Ma, Oma harus banyak konsumsi yang banyak kalsium." Ebby mencoba memberi pandangan dari sudut matanya.



"Kayaknya ada kok obat leluhur kita yang buat penyembuhan retak tulang. Mama cari deh. Mama tanyain sinshe yang biasa kasih obat ke kita."



"Dulu Oma kamu juga pernah kok seperti itu di kakinya."



"Besok Mama carikan aja lalu berikan pada Opa saat kunjungan Mama berikutnya," saran Ebby.



"Iya Mama akan kunjungi oma setelah papa datang. Sekalain papa periksa," balas Sekar.


\*\*\*



Ebby kembali fokus pada pekerjaannya di kantor. 



"Bu Febri ada tamu," kata stafnya di sambungan telepon meja kerja Ebby.



"Saya nggak ada janji temu dengan rekanan kan?" Tanya Ebby.



"Namanya Pak Andre. Beliau bilang ada masalah penting dan tidak akan lama," jawab staffnya itu.



"Oke suruh tunggu aja. 15 sampai 30 menit lagi saya akan menemuinya," Ebby sedang bicara dengan Dave dan Rudolf di Berlin.



Kedua rekannya memang sedang di Berlin.



"Oke nanti dua minggu lagi aku ke Berlin," putus Ebby.



"Enggak bisa By. Awal waktu penyelenggaraannya 10 hari lagi. Kalau kamu datang dua minggu lagi, sampai sini udah selesai." Desak Rudolf.



"Oke hari ke-9 aku berangkat," balas Ebby kan waktu perjalanan dari Jakarta ke Berlin hampir 18 jam.



"Satu minggu lagi kamu berangkat ya," desak Dave lembut.



"Oke honey karena yang bicara kamu, satu  minggu lagi aku berangkat,"  jawab Ebby juga dengan manisnya.


\*\*\*



Ebby keluar ruangannya karena dia menerima tamu di lobby kantor tidak di ruang kerjanya.




"Ini laporan segera selesaikan ya. Siapkan dalam waktu maksimal empat hari karena satu minggu lagi akan saya bawa ke Berlin," kata Ebby.



"Baik Bu," lelaki muda berkacamata itu menyanggupi perintah Ebby.



Andre mendengar bahwa satu minggu lagi Ebby harus membawa berkas itu ke Berlin.



"Ada apa Om?" Tanya Ebby pada Andre.



"Ini di luar pekerjaan kok," kata Andre.



"Saya tahu karena selama ini kita belum pernah bicara masalah pekerjaan," Ebby paham hal itu.



"Ini masalah mama," jelas Andre.



"Ada apa dengan oma?" kata Ebby.



"Mama agak drop karena kan punggungnya retak," jelas Andre.



"Iya aku sudah dengar dari opa kondisi oma,"  balas Ebby.



"Dia sering melamun. Sebagai anak tunggal aku ya sedih juga," lanjut Andre.



"Dia sering dihibur oleh Patricia kadang kalau Hengky bawa Patricia. Kadang ada tamu tapi masih saja sering sedih dan tidak bisa menghibur oma," keluh Andre.



"Mungkin mama akan datang satu atau dua hari ini sih Om, karena papa kembali hari ini. Dan papa punya jadwal kontrol ke rumah sakit, untuk general check up."



"Saat itu mama berniat sekalian mengunjungi oma," jelas Ebby.



"Oh ya terima kasih sebelumnya. Om cuma kasih tahu itu aja. Tolonglah sering-sering datang walau pun hanya sebentar agar oma bisa ada penghiburan. Om juga sudah kabari teman-teman gerejanya."



"Apa masih lama oma di rumah sakitnya?" tanya Ebby.



"Enggak sih Kemungkinan lima sampai tujuh hari ini boleh pulang," kata Andre.



"Oh syukurlah kalau boleh segera pulang. Aku mungkin agak lama sih tidak bisa lihat oma karena mau ada kerjaan."



'*Wah dia beneran mau pergi ke Berlin*,' pikir Andre.



"Itu makanya Om minta tolong ke kamu karena Om pikir kamu bisa menghibur saat Om nggak ada,"  jelas Andre.



"Loh Om mau ke mana?" Tanya Ebby penasaran.



"Begitu oma kembali ke rumah, Om ada kerjaan di Berlin," Andre asal ngomong.



'*Kok bisa samaan ya*?' Pikir Ebby.



'*Tapi dia udah ngucap duluan. Berarti kan bukan dia ngikutin aku*,' lanjut Ebby dalam pikirannya.



"Semoga pekerjaan Om cepat selesai sehingga oma nggak terlalu terlalu lama ditinggal," doa Ebby.



"Iya semoga aja," jawab Andre.



***Ditunggu komen manisnya ya***.


***Jangan lupa juga kasih LIKE, hadiah secangkir kopi atau setangkai mawar dan setiap hari Senin gunakan VOTE yang kalian dapat gratis dari noveltoon/mangatoon untuk diberikan ke novel ini ya***.


***Salam manis dari Sedayu ~ Yogyakarta***.



Sambil nunggu yanktie update cerita ini, kita mampir ke cerita karya yanktie yang lain dengan judul TELL LAURA I LOVE HER ya.



![](contribute/fiction/6576983/markdown/10636434/1679021500724.jpg)