
Dari SEDAYU ~ JOGJAKARTA, YANKTIE mengucapkan selamat membaca cerita sederhana ini.
JANGAN LUPA SUBSCRIBE YAAA
"Kalau begitu nanti kita bareng aja, ke kantormu dulu baru Om kembali ke apartemen. Lagi kamu juga aneh, hari Minggu ya kerja,"
"Nggak usah Om. Aku nunggu kepastian dari Rudolf. Dia bisa jemput enggak. Karena dia harus ngejemput tamu kami dari India yang minta bertemu hari ini sebelum dia kembali ke negaranya." Ebby tak mau merepotkan Andre.
\*\*\*
"Andre!" sapa seorang perempuan cantik dengan baju pas badan membuat siluet tubuhnya tercetak jelas.
Saat itu Ebby dan Andre sedang menunggu koper keluar dari bagasi.
Ternyata koper Ebby lebih dulu keluar. Ebby langsung mengambil kopernya dan pergi meninggalkan Andre yang masih menunggu koper miliknya serta sedang asyik ngobrol dengan seorang perempuan cantik yang menyapanya tadi.
"Sayangku, aku tidak bisa menjemputmu di bandara ya. Tapi aku sudah kirim om John menjemputmu ya," pesan suara dari Rudolf masuk ke handphone Ebby begitu handphone nya dia nyalakan.
Ebby langsung memberikan koper yang diminta uncle John. Ebby memang sudah kenal baik dengan sopir kedua rekannya itu.
Tanpa menunggu Andre atau mengirim pesan apa pun Ebby langsung meninggalkankan Andre di bandara.
Asyik mengobrol Andre lupa dia sedang menunggu kopernya. Padahal koper miliknya sudah dua kali putaran lewat.
Andre lalu mengambil kopernya dan mencari sosok Ebby, tapi Ebby sudah tak ada.
'*Gara-gara bertemu dengan Nuning aku sampai lupa Ebby*.'
Nuning dulu temannya Maura -mommy Hengky- dan Andre tau sejak dulu Nuning menyukai dirinya.
"Wah gara-gara sama Nuning Aku sampai lupa sama Ebby. Apa dia marah ya? Dia nggak pamit sama aku. Dia pun tinggal tidak meninggalkan pesan apa pun," kata Andre kesal sambil masuk ke dalam taksi.
Andre langsung naik taksi dan menuju ke apartemennya.
'*Maaf ya Om tadi lupa sama kamu. Kamu kenapa nggak pamit*?' Ebby membaca pesan dari Andre tapi Ebby tidak gubris. Ebby langsung meletakkan ponselnya.
"Apa Ebby marah ya sampai sekarang dia hanya membaca pesanku tanpa mau merespon," Andre terus saja menduga-duga apa yang Ebby rasakan.
\*\*\*
Dua hari berlalu. Siang itu Ebby sedang makan berdua Rudolf saat melihat Andre dan perempuan yang memanggilnya di bandara masuk ke resto.
Andre juga langsung melihat Ebby saat mencari meja kosong. Dia melihat Ebby langsung buang muka seakan tak mengenal dirinya. Disatu sisi Nuning bergayut manja di lengan Andre.
'*Wah rupanya Hengky akan segera punya ibu tiri*,' batin Ebby. Dia lalu kembali fokus berbincang dengan Rudolf tanpa peduli pada Andre sama sekali.
Sebaliknya Andre semakin resah. Dengan jelas Andre melihat tawa Ebby seakan dia bahagia makan siang bersama kekasihnya. Andre juga melihat bagaimana kedekatan keduanya.
Kadang Ebby menyuapi kekasihnya. Kadang sang kekasih yang mengelap bibir Ebby dan banyak hal lain yang membuat Andre makin kesal.
"Maaf Ning. Kamu terlalu kelewatan. Mungkin buatmu yang lama hidup disini ini biasa. Tapi aku orang Timur. Aku tetap orang Indonesia. Lepaskan tanganmu dan hentikan usapanmu."
"Sejak ada Maura aku gak suka kamu. Bukan berarti Maura tak ada aku bisa mencari perempuan lain. Aku tak menyukaimu apa pun kondisinya," Andre menepis tangan Nuning yang sejak tadi sengaja merangsang Andre untuk merespon elusannya.
Nuning kapok? Tentu tidak! Bahkan dulu di depan Maura dia berani mencuri ciuman Andre didepan Maura yang sedang hamil.
Nuning tergila-gila pada Andre sejak mendengar Maura selalu menceritakan bagaimana pria idaman di sebelah rumahnya.
Nuning rajin menyambangi rumah Andre saat Maura sedang pergi les. Niatnya agar dia bisa bertemu Andre. Tapi Andre malah tak pernah ada di rumah sebelum lewat maghrib. Sejak dulu kegiatan Andre memang selalu padat.
Sejak Hengky berusia dua tahun orang tua Nuning pindah ke London. Jadi Andre terbebas dari Nuning. Sekarang Nuning sedang berlibur di Paris. Dan saat mendarat kemarin dia melihat Andre, sosok pria yang sangat dia damba sejak dulu.
Nuning malah berencana memperpanjang liburannya karena ada Andre di Paris. Dia ingin Andre menemani mengunjungi destinasi wisata yang ingin dia datangi.
Tapi sejak kemarin dia sulit mendapat respon Andre. Baru siang ini Nuning berhasil membujuk Andre menemaninya makan siang.
***Ditunggu komen manisnya ya***.
***Jangan lupa juga kasih LIKE, hadiah secangkir kopi atau setangkai mawar dan setiap hari Senin gunakan VOTE yang kalian dapat gratis dari noveltoon/mangatoon untuk diberikan ke novel ini ya***.
***Salam manis dari Sedayu ~ Yogyakarta***.