
Dari SEDAYU ~ JOGJAKARTA, YANKTIE mengucapkan selamat membaca cerita sederhana ini.
JANGAN LUPA SUBSCRIBE YAAA
"Bisa jelaskan perkataan calon mama mertuamu tadi?" tanya Patricia saat mereka makan siang.
Saat itu di ruangan oma Meylan ada Andre. Dan oma juga sedang tidur.
"Yang mana?" tanya Hengky kalem.
"Apa maksudmu cerita ke Ebby kalau aku calonmu sehingga Ebby cerita juga pada mamanya kalau aku ini calonmu?"
"Saat reuni, teman-teman bilang kamu itu naksir aku dari SMA. Stop, stop jangan protes dulu." Hengky melihat Patricia tak suka dan ingin protes mendengar ucapannya.
"Jangan protes. Kamu mau tahu dari aku toh. Pertama teman-teman bilang kamu itu naksir aku dari SMA kan. Sampai situ aku nggak berpikir apa pun."
"Lalu kedua kita dihukum berdua nggak sengaja. Aku juga nggak tahu karena itu nomor undian."
"Sudah selesai hukuman, walau kamu jatuh diatas badanku, aku enggak punya niat apa pun padamu."
"Nah pas pulang malam itu kan kamu nggak dapat mobil itu ketidak sengajaan kita ketiga."
"Habis pulang antar kamu aku berpikir apa kita ini memang dipertemukan untuk bersatu?"
"Nah saat itu aku bilang kalau memang kita jodoh, kita akan bertemu lagi! Tetapi aku nggak akan nyari kamu!"
"Aku belum siap. Aku belum dapat maaf dari Ebby. Aku tidak akan pernah mau mencari perempuan lain sebelum mendapat maaf dari Ebby."
"Itu sebabnya waktu kita bertemu di proyek aku kaget."
"Aku ingat perkataanku malam itu Kalau bertemu lagi berarti kita berjodoh."
"Sesuai janji pada diriku sendiri aku mulai berupaya mengetahui siapa kamu. Aku himpun cerita beberapa teman dan aku cari tahu apakah kamu punya pacar."
"Aku tak mau jadi orang ketiga."
"Semua itu tak menyurutkan niatku karena semua yang aku ucapkan itu aku pertanggung jawabkan pada diriku. Jadi aku berupaya untuk menndekatimu."
"Walau tahu kamu nggak pernah punya rasa padaku."
"Aku bilang pada Ebby aku sedang menarik simpati mu jadi aku nggak tau kalau Ebby sudah cerita ke mamanya."
"Aku tidak membesar-besar cerita. Aku hanya bilang semua secara jujur karena sejak dulu aku dan Ebby selalu jujur dalam kata dan perbuatan."
"Sekarang secara terpaksa semua sudah terungkap. Bukan aku tidak romantis. Tapi itulah kenyataannya. Aku akan berupaya mencintaimu walau kamu belum punya rasa suka padaku dan aku sendiri juga belum bisa mencintai orang lain. Tapi aku harus bisa move on."
"Kamu bukan pelarianku. Kalau cari pelarian, tentu sejak Ebby meninggalkanku aku sudah cari pengganti. Aku mendekatimu karena itu yang aku yakini saat aku berkata pada diri sendiri," jelas Hengky panjang lebar.
'*Andai kamu tahu aku emang suka beneran sama kamu dari SMA*.'
'*Aku mengetahui semua tentangmu sejak SMA. Aku menyukaimu tapi begitu Carol melakukan pembullyan aku langsung menyetop rasa suka itu*.'
'*Dan sedihnya aku tak bisa mencari sosok lain walau aku kuliah di Aussie*.'
'*Aku nggak nyangka malah ketemu kamu di reunian dan lebih nggak nyangka lagi ternyata kamu adalah atasanku di kantor*.'
'*Sekarang saatnya aku ingin seperti melompat setinggi awan mendengar kamu berkata akan mencoba menarik simpatiku*,' Patricia jadi bingung dan bahagia sendiri.
'*Biarlah semua tahunya kalau itu hanya ucapan pura-pura ku aja waktu SMA*,' kata Patricia menutup kejujurannya dalam hatinya.
Dia tidak akan menolak Hengky karena memang sejak SMA dia menyukai Hengky
***Ditunggu komen manisnya ya***.
***Jangan lupa juga kasih LIKE, hadiah secangkir kopi atau setangkai mawar dan setiap hari Senin gunakan VOTE yang kalian dapat gratis dari noveltoon/mangatoon untuk diberikan ke novel ini ya***.
***Salam manis dari Sedayu ~ Yogyakarta***.
Sambil nunggu yanktie update cerita ini, kita mampir ke cerita karya yanktie yang lain dengan judul TELL LAURA I LOVE HER ya.
