ENGAGED TO HIS SON, MARRIED TO HIS DADDY

ENGAGED TO HIS SON, MARRIED TO HIS DADDY
MASIH BETAH NGUMPET?



Dari SEDAYU ~ JOGJAKARTA, YANKTIE mengucapkan selamat membaca cerita sederhana ini.


JANGAN LUPA SUBSCRIBE YAAA




"Aku sedih tapi harus aku katakan padamu secara langsung  agar kita tak ada salah paham."



"Aku minta maaf aku tidak bisa kembali menjalin cinta denganmu."



"Jujur aku masih mencintaimu, tapi ternyata cinta kita tidak bisa bersatu!" Ebby menjabarkan semua perasaannya agar Hengky mengerti.



"Iya By, aku juga mengerti. Aku juga minta maaf karena kejadian itu." 



"Terus terang aku juga sangat menyesal karena dia bilang dia minta ketemu karena ada hal urgent yang harus dia bicarakan."



"Selanjutnya kejadian lengkap seperti yang kamu lihat di video," Hengky memberikan ponselnya untuk Ebby baca.



Ebby melihat pesan dari Carol sebelum pertemuan. Ebby membaca Carol minta bertemu karena urgen dan lalu pesan berikutnya saat Carol selalu minta bertemu tapi tidak pernah dibalas oleh Hengky dan saat terakhir Hengky menjawab dia sudah tinggal di rumah Herman dan jangan pernah hubungi dia lagi.



"Kenapa tadi kamu nggak *tag* postingan tadi ke akunnya Carol?" Hengky tahu Carol pasti masih memantau media sosialnya.



"Oh iya aku lupa,"  lalu Ebby langsung mengedit postingannya dengan menandai Carol.



'*Carol, kamu di mana? Masih befah ngumpet*?' tambahan editan postingan itu dibaca langsung oleh Sensya dan Bertha.



Hengky dan Ebby lalu bercerita tentang semuanya setelah mereka berpisah. Semua Ebby ceritakan kecuali dimana domisilinya saat ini.



"Kamu sekarang sama siapa?"  tanya Hengky.



"Aku belum punya pendamping. Kamu tahulah aku berhubungan dengan siapa pun baik perempuan atau lelaki pasti harus sepengetahuan papa" sahut Ebby.



"Aku tahu sejak dulu,"  Hengky merasa beruntung dia "bersih" sehingga bisa lolos screening yang dilakukan Gunawan.



"Lalu yang kemarin di Sibolga. Apa tak ada dari mereka yang dekat denganmu?" Selidik Hengky. Sudah tak ada lagi cemburu seperti masa lalu. Dia tetap merasa sayang pada Ebby. Tapi sudah tak ada rasa cemburu.



" Oh itu teman bisnisku. Papa juga tahu semuanya."



" Waktu itu ada sih orang yang melamar aku. Seorang mahasiswa S2."



"Papa suka etos kerjanya, karena daripada nganggur dia jadi sopir taks! Tapi sayang aku tidak bisa  terima dia. Karena memang aku belum bisa menjalin hubungan dengan orang lain."



"Tapi saat dicek oleh papa ternyata dia punya tunangan di Bandung dan akan menikah dua bulan lagi saat dia pulang ke Bandung!"



"Wah untung  kamu nggak terima cintanya ya," Hengky tak bisa membayangkan apa yang akan Ebby alami bila dia menerima cinta mahasiswa S2 itu.



"Iya kalau pun aku nerima juga nggak akan mungkin papa ngasih restu. Seumur hidup aku bisa di sebut pelakor!"



"Iya bener," kata Hengky.



\*Kamu sendiri gimana?" tanya Ebby gantian. Tak ada beban lagi dalam hati mereka saat ini.



"Awalnya aku juga sama dengan kamu kok. Aku belum bisa buka diri. Tapi sekarang aku sedang berupaya buka diri."



"Walau aku tahu itu sulit. Entahlah, apakah ini akan berhasil atau tidak."



"Wah hebat. Aku senang mendengarnya," kata Ebby.




"Sekarang aku belum punya rasa apa pun sama dia. Kebetulan, sekali lagi kebetulan,  dia itu sekarang jadi site manager ku."



"Beberapa kali aku pernah ketemu ngobrol tapi belum ada apa-apa sih."



"Semoga aja lah ada jalan,"  kata Ebby sambil memegang punggung fangan Hengky memberi support pada "sahabat baru" nya itu.



"Amen," sahut Hengky.



"Aku ikut bahagia kalau kamu bahagia Heng," Ebby mengucap kata-kata itu dengan tulus.



"Kamu memang yang terbaik." Hengky menaruh telapak tangan kanannya di punggung tangan Ebby yang berada di punggung tangan kirinya.



"Wah kalian di sini," kata seorang laki-laki dengan suara bariton khas yang Ebby dan Hengky kenal dengan baik. 



"Daddy!" Hengky mendengar suara yang barusan menegur mereka.



Ternyata Andre ada di Jakarta!



"Daddy kapan datang?" Tanya Hengky. Lelaki muda itu masih kaget sehingga lupa tak menghampiri dan mwmeluk daddynya.



"Kamu berangkat kerja tadi Daddy sampai di rumah." Jawab Andre.



"Daddy senang nih sebentar lagi kalian akan rujuk,"



"Kami nggak akan pernah rujuk," Hengky menjawab cepat kalimat Andre yang belum selesai. Dia menjawab dengan bijaksanadan tanpa beban!



"Loh kenapa dari tadi kayaknya kalian mesra itu tangan kalian aja masih berpegangan dan kamu enggak hampiri Daddy buat meluk kan?" kalimat Andre menyadarkan mantan pasangan itu.



"Aku hanya bahagia karena Hengky sudah mempunyai tambatan hati baru," Ebby dengan manisnya menjawab kalimat Andre.



"Daddy ikut makan sini aja. Kita makan siang bareng," ajak Hengky lada Andre.



"Enggak bisa. Daddy nggak mau ganggu kalian. Kebetulan Daddy ada pertemuan dengan orang juga di sini," tolak Andre.



"Kami sudah selesai bicara," kata Ebby santai.



"Enggak Daddy memang ada janji dengan orang lain bukan tak mau ngobrol dengan kalian." 



Tak lama datang tiga orang temannya Andre.



"Andre udah lama?" Tanya seorang teman Andre.



"Enggak. Aku baru datang. Dan kebetulan ada putraku disini," Andre pamit pada Hengky dan Ebby.



***Ditunggu komen manisnya ya***.


***Jangan lupa juga kasih LIKE, hadiah secangkir kopi atau setangkai mawar dan setiap hari Senin gunakan VOTE yang kalian dapat gratis dari noveltoon/mangatoon untuk diberikan ke novel ini ya***.


***Salam manis dari Sedayu ~ Yogyakarta***.



Sambil nunggu yanktie update cerita ini, kita mampir ke cerita karya yanktie yang lain dengan judul LOVE FOR AMOR ya.



![](contribute/fiction/6576983/markdown/10636434/1678792192011.jpg)