
Dari SEDAYU ~ JOGJAKARTA, YANKTIE mengucapkan selamat membaca cerita sederhana ini.
JANGAN LUPA SUBSCRIBE YAAA
"Hallo Kak," kata Claudia bersama dua orang temannya. Andre berdiri dan mencium Claudia.
"*Miss you so much*," kata Claudia.
"Aku juga kangen sama kamu." Balas Andre.
"Kakak datang sendiri?" Claudia memastikan kakak sepupunya datang sendirian.
Andre dengan Claudia memang sepupuan. Jadi Claudia memanggil Kakak pada Andre. Seharusnya Hengky manggil Claudia tante. Tapi karena seumuran Hengky manggil nama aja.
"Kak kenalin ini temanku," kata Claudia.
"Ini Natasha dan itu namanya sama dengan aku Claudia. Tapi dia dipanggil Leea."
"Hai," Kata Andre.
Ebby yang kebetulan duduk menghadap mejanya Andre melihat kedua orang temannya Claudia berkenalan dengan lelaki itu.
Sejak tadi Ebby tahu yang datang Claudia tapi karena dia sedang diskusi dia nggak menghampiri Claudia.
"Kamu mau titip apa buat mama?" tanya Andre dia paling malas kalau sudah banyak perempuan gak genah kayak gini.
"Ini aku mau kirim buat tante," Claudia memberikan bungkusan pada Andre.
"Bilang ke tante, semoga cepat sembuh ya."
"Kamu kapan pulang."
"Aku bingung kalau ditanya kapan pulang. Aku udah di sini dari TK kok."
"Sebentar aku ke kamar mandi ya," kata Claudia, dia hendak ke toilet. Claudia mengajak seorang temannya.
Andre mulai tahu rencana Claudia. Ini yang paling dia tidak suka sejak dulu. Semua saudaranya selalu menjodoh-jodohkan orang untuk berkenalan dengannya.
Andre selalu berjaga-jaga jangan sampai minumannya ditetesi sesuatu. Atau dia makan sesuatu bila telah ada tamu tak diundang.
Andre menghabiskan minumnya sebelum terjadi sesuatu.
"Mau tinggal berapa lama disini?" tanya Leea.
"Mungkin besok aku kembali, mungkin lusa atau mungkin bulan depan," jawab Andre dengan malas.
"Kok gitu?"
"Oh kirain di sini main," balas Leea.
"Saya bukan orang kaya. Ke sini bukan liburan tapi bekerja," kata Andre lagi.
"Anda nggak perlu bohong. Claudia bilang kamu adalah anak tunggal dari seorang CEO dan kamu sendiri juga punya perusahaan," kata Leea.
"Mungkin anda salah info. Saya dibayar bila saya kerja," jawab Andre. Kalau perempuan sudah cari data dirinya sebelum berkenalan, Andre sudah tak respek lagi.
Cukup lama Claudia dan temannya yang ke toilet tidak kembali. Andre mulai merasa dijebak. Dia langsung pamit pada Leea.
"Maaf saya ada perlu. Katakan pada Claudia kalau ke toilet itu terlalu dekat. Lain kali suruh dia pamit ke bulan aja." tanpa menunggu jawaban Leea, Andre pergi meninggalkan tempat itu.
Ebby melihat Andre pergi begitu saja meninggalkan temannya Claudia.
Saat kembali dari toilet Claudia melihat Ebby.
"Ebby kamu lagi di sini?" Sapa Claudia saat mendekati meja Ebby.
"Iya aku sedang bekerja," kata Ebby.
"Kami sedang meeting."
"Oh *i see*, sorry." Claudia memang melihat semua teman Ebby sedang membuka laptop dan ada buku juga.
"Kamu lagi apa disini?" Ebby menyempatkan bertanya sebagai basa basi.
"Aku sengaja kesini mau kenalin temanku ke Andre tapi dianya malah kabur. Padahal aku sengaja ke toilet agar dia bisa bicara berdua dengan temanku. Sejak dulu aku paling susah ngejodohin Andre itu."
"Aku pamit ya," kata Claudia. Dia juga tahu diri tak mau mengganggu orang sedang bekerja.
"Oke *see you*," kata Ebby.
\*\*\*
'*Ebby, bisa minta nomornya Stella tadi aku lupa minta*,' pesan dari Andre masuk ke ponselnya Ebby.
Tanpa banyak tanya Ebby pun mengirim nomor Stella sesuai dengan permintaan di Andre.
***Ditunggu komen manisnya ya***.
***Jangan lupa juga kasih LIKE, hadiah secangkir kopi atau setangkai mawar dan setiap hari Senin gunakan VOTE yang kalian dapat gratis dari noveltoon/mangatoon untuk diberikan ke novel ini ya***.
***Salam manis dari Sedayu ~ Yogyakarta***.
Sambil nunggu yanktie update cerita ini, kita mampir ke cerita karya yanktie yang lain dengan judul TELL LAURA I LOVE HER ya.
