
Dari SEDAYU ~ JOGJAKARTA, YANKTIE mengucapkan selamat membaca cerita sederhana ini.
JANGAN LUPA SUBSCRIBE YAAA
"Kamu nggak kerja By?" Tanya Meylan pada Ebby yang pagi-pagi saat semua berangkat Ebby malah datang ke rumah Meylan.
"Kerja Oma nanti kalau mood," jawab Ebby.
"Kenapa enggak mood?" Tanya Meylan penasaran.
"Malas aja Oma. Rasanya capek banget, badan pegel," jawab Ebby.
"Oma aku pengen lihat kelincinya boleh nggak? Minggu lalu aku ketemu opa katanya punya banyak kelinci. Aku bergaul lama dengan Hengky enggak tahu opa punya banyak kelinci."
"Ayo kita ke belakang. Hengky memang enggak suka kelinci, itu sebabnya dia enggak kasih tau kamu soal peliharaan kami."
"Kelinci itu kesayangannya Andre sejak kami tinggal di Holland. Karena Andre pelihara, maka opa pun jadi suka." jawab Meylan.
"Ayo aku dorong Oma," ajak Ebby bersiap mendorong kursi roda Meylan.
"Oma udah mulai belajar jalan pelan-pelan lo," pamer Meylan.
"Wah hebat Oma, tapi sekarang aku dorong aja oke?" lalu Ebby mendorong kursi rodanya Meylan.
"Aku dengar Hengky mau nikah Oma? Lamarannya tinggal lima hari lagi ya?" Ebby membuka percakapan tentang Patty.
"Enam hari," kata Meylan.
"Oma nggak siapin apa-apa buat Patty," Meylan memberitahu apa yang dia lakukan berkaitan dengan rencana lamarannya Hengky.
"Kenapa? Dulu kayaknya Oma rajin loh siap-siapin semuanya untuk aku," pancing Ebby.
"Enggak tahu, Oma males aja. Enggak sreg sama Patty." Jelas Meylan.
"Oma kan udah bisa belanja. Gimana kalau kita belanja bareng. Kita siapin bawaan buat lamaran Hengky besok?" Ajak Ebby.
"Kamu nggak marah?"
"Enggak, Aheng itu aku anggap apa ya Oma?"
"Kakak atau apa. Pokoknya aku nggak ada rasa sih. Enggak ada rasa marah atau sedih atau cemburu. Aku biasa aja, tenang aja. Kalau Oma mau ayok aku temani belanja," kata Ebby.
"Harusnya Oma mulai dekat ke Patty, biar gimana pun kan dia calon cucu mantu baru. calonnya Hengky."
"Sekarang cucu mantu Oma bukan aku lagi."
"Aku bahkan sekarang enggak punya rasa sakit hati pada Hengky. Aku sakit hatinya kan pada Carol!"
"Iya perempuan itu yang membuat kamu batal jadi anggota keluarga Oma," sesal Meylan.
"Kalau aku harus jadi keluarga Oma, bisa aja. Kan aku bisa jadi cucunya Oma atau anaknya Oma juga enggak apa-apa."
"Ya sudah, kamu jadi pendamping Andre saja. Kalau kamu jadi sama Andre, Oma bakalan rela Patty jadi sama Aheng."
"Kalau aku jadi sama Andre, aku bukan anak oma dong, tapi menantu oma?"
"Gimana kalau mulai sekarang aku panggil mama aja?"
"Ya boleh itu, boleh. Ya sudah panggil Mama aja."
"Oke Ma, aku akan panggil Mama deh biar aku jadi anak Mama."
"Serius kamu jadi sama Andre saja, Mama setuju." Meylan mendesak Ebby.
"Aku mau kok. Tapi kan belum tentu Andre mau. Lagi pula kan juga harus tahu pendapat Hengky dan opa," Ebby sengaja melempar bola.
\*\*\*
'*Kamu ngapain ke rumah*?'
'*Nemuin calon mertua lah*,' jawab Ebby santai.
Ebby membuat foto sedang bersama kelinci dengan latar belakang kandang kelinci di rumah Andre. Dia kirim foto itu ke Andre. Itu membuat Andre tahu Ebby sedang berada di rumahnya.
'*Tunggu aku*!'
'*Enggak perlu aku mau balik kantor. Atau aku mau belanja sama Mama buat pernikahannya Hengky Jangan ganggu aku*,' kata Ebby.
"Huuuuuh!" Keluh Andre mengetahui Ebby malah datang ke rumahnya saat dia tak ada.
\*\*\*
"Kenapa Koko nggak percaya?"
"Bukan nggak percaya. Kamu sudah tidak Virgin pun aku nggak problem. Toh aku juga bukan perjaka."
"Sudah jelas-jelas aku punya anak dan pernikahan kami lama pasti nggak mungkin kan aku perjaka?"
"Lalu kenapa harus …"
"Biar kamu nggak kabur."
"Aku kan serius nggak bakal kabur," sanggah Ebby.
"Siapa bilang? Kalau belum distempel pasti bisa aja kabur."
"Emang yakin kalau sudah di stempel nggak akan kabur?"
"Terserah deh," jawab Andre.
"Tapi nggak gitu juga kali pembuktian bawa aku serius atau enggak."
"Ya udah nggak apa-apa nggak usah dianggap serius," Andre keqi karena Ebby kekeuh dengan pendapatnya.
"Kayaknya bergaul dengan kamu itu diluar logika."
"Maksudmu?"
"Semua di luar ekspektasiku aja. Ngucapin cinta juga nggak romantis, ngajak jadian nggak romantis, ngajak serius nggak romantis."
"Mungkin kamu harus cari orang lain yang bisa memenuhi semua impianmu, semua kriteria angan-anganmu, bukan sama aku yang seperti ini."
"Aku sudah bilang dari dulu aku belum pernah jatuh cinta tapi di kamus hidupku cinta itu tidak dengan istilah lebay."
"Aku mencintai seseorang. Ya sudah aku cintai dengan tulus, aku ungkapkan saat berdua dengan dia, nggak di depan semua orang. Aku melakukannya dari hati bukan dari perkataan saja dan aku yakin kamu bisa merasakan itu."
"Tapi permintaan pembuktianmu itu loh Ko. Rasanya koq enggak masuk akal."
"Ya sudah kalau nggak mau."
"Kala pun aku harus melakukan pembuktian permintaannya juga nggak gitu amat sih. Kayaknya vulgar banget, kaku banget."
"Bikin anak yuk! Aneh kan?"
"Kamu mau aku rangsang kamu sampai kamu jatuh tertipu dengan rayuan lalu kamu berikan gitu?" Tanya Andre.
"Aku nggak tahu deh aku susah ngomong sama kamu," Ebby keqi pada Andre yang super kaku. Dan bodohnya dia cinta setengah mati pada alien kaku ini daripada saat dia pacaran dengan Hengky!
"Ya udah," Andre kembali menekuni pekerjaannya.
Sambil nunggu yanktie update bab selanjutnya, mampir ke novel yanktie yang lain dengan judul THE BLESSING OF PICKPOCKETING