Cyrus Online

Cyrus Online
Chapter 95: Kekacauan Ace Of Spade



Kondisi Ace Of Spade saat ini sedang buruk. Setelah mereka berhasil menumpas kejahatan yang melanda di Kerajaan Mallorca, Ace Of Spade perlahan demi perlahan jadi sangat berantakan.


Diawali dengan pemberontakan member kelas 2 mereka, para anggota kelas 2 sangat resah dengan apa yang mereka dapat dari guild. Mereka merasa sudah sangat membantu guild dengan berjuang keras namun mereka tidak dibayar dengan sepadan.


Awalnya mereka hanya mengutarakan keluh kesah ini di sekitaran teman-teman mereka saja, namun suatu hari mereka bertemu dengan orang misterius yang mulai memberikan fakta yang telah ia putar balik untuk menciptakan keretakan.


Dan benar saja, setelah mendengar apa yang di katakan oleh orang misterius itu para anggota kelas 2 Guild Ace Of Spade mulai melakukan konfrontasi dengan anggota inti.


Konfrontasi awalnya hanya berlangsung damai. Mereka hanya mengutarakan keluhan mereka tentang ketidakadilan itu namun anggota inti seperti tidak menerima apa yang mereka utarakan, sehingga jadilah sebuah perkelahian antara anggota inti dan anggota kelas 2.


The Big Five terlambat menyadari hal itu, bukan karena keterlambatan namun lebih tepatnya lalai.


Hal-hal semacam itu sebenarnya sudah diprediksi oleh FullHouse dan ia sudah memperingati Joker tentang hal tersebut, namun Joker lebih terpaku ke dengan World Dominator.


Saat The Big Five mulai bertindak semuanya sudah sangat terlambat. Akibat hal itu banyak kerugian yang dialami oleh Ace Of Spade. Biaya kompensasi, berkurangnya member dan anggaran membengkak adalah mimpi buruk bagi semua Guild, apalagi Guild First-Class seperti Ace Of Spade.


Setelah perang saudara itu, Guild Ace Of Spade kini hampir turun menjadi guild Third-Class, karena dari 5000 anggota guild, kini hanya kurang dari 100 saja yang ada.


Dan juga sisa dari anggota itu ingin keluar dari guild karena merasa guild telah melakukan ketidakadilan.


Selain mengalami hal tersebut, Ace Of Spade juga mengalami serangan dari luar. Kali ini The Big Five lah yang jadi incaran.


---...---...---...---


Dataran Tinggi Table Top, Mallorca Kingdom......


"Woi berhenti kalian! Jangan berlari terus"


"Hehehe mau kemana kalian ha? Ayo mari sini!"


Terlihat dari kejauhan, sekelompok orang tengah mengejar-ngejar kelompok orang lainnya.


Kelompok orang yang dikejar itu ialah anggota Ace Of Spade, lebih tepatnya mereka adalah pendiri guild yaitu The Big Five.


Tetapi formasi mereka tidaklah lima orang. Ketua mereka, FullHouse tidak ada dalam kelompok itu dan mereka tidak ada yang tahu dimana FullHouse berada.


Hanya Joker yang tahu dimana FullHouse berada, ini juga merupakan siasat mereka untuk mengetahui siapa dalang dibalik kekacauan yang melanda Ace Of Spade.


Saat mereka sedang sakit kepala dengan masalah internal, mereka malah kembali di serang oleh guild luar yang mengetahui keterpurukan mereka. Banyak anggota Ace Of Spade yang diserang oleh mereka hingga pada akhirnya Joker dan tiga orang lainnya harus pergi demi menghindari hal-hal yang tak diinginkan.


Namun sayangnya rencana Joker diketahui oleh musuh sehingga pelarian mereka ketahuan dan mereka harus di kejar-kejar hingga sekarang.


"Jika kita terus lari kita semua tak akan bisa selamat"


"Tidak! Kita semua sudah tak bisa selamat Royal Flush"


"Jadi apa kau punya rencana Joker? Apa kita harus mati sia-sia disini?"


"Kau tenang saja River aku sudah menyiapkan rencana matang.... Ketua kita FullHouse sedang berada di tempat lain untuk mengetahui siapa dalang dari semua ini, walaupun sudah mengetahuinya.... Mereka tidak akan tahu bahwa satu anggota itu hanyalah tipuan"


Mereka berempat lalu memandangi salah satu anggota yang ikut dalam pelarian itu, lalu mereka semua mengangguk dan akhirnya mereka berhenti untuk lari dari kejaran orang-orang itu.


"Akhirnya kalian berhenti juga hehehe"


"Biarkan kami membunuh kalian agar kami bisa dengan cepat mengambil bayaran kami"


Mereka semua mulai menunjukkan ekspresi keserakahan. Di kepala mereka saat ini adalah besarnya hadiah yang akan mereka terima jika mereka berhasil membunuh kelima orang di hadapan mereka itu.


"Kalian semua siap?" Ucap Joker


Tanpa ragu mereka berlima menerjang puluhan orang yang ada di depan mereka itu. Walaupun sudah kalah jumlah, namun mereka tetap ingin memberikan perlawanan kepada mereka semua.


Royal Flush yang berperan sebagai Tanker begitu gagah menghadang semua serangan yang diberikan musuh. Ia tidak sendirian, ia juga dibantu oleh River yang memiliki job Palladin sehingga ia juga mampu menjadi seorang pemain bertahan di garis depan.


Sedangkan Big Bind, Joker dan Decoy berperan sebagai damage dealer. Mereka bertiga dengan cepat mampu menghabisi satu persatu player musuh.


Big Bind yang mempunyai job Assassin begitu handal memberikan serangan dan menghindari serangan, sehingga menjadikannya target yang sangat susah untuk di kunci.


"Illusion Strike!" Big Bind melancarkan serangan terkuatnya.


Sebuah serangan tebasan yang di gabungkan dengan teknik ilusi, ilusi yang dihasilkan adalah 4 buah bayangan dirinya.


4 orang pemain musuh langsung tewas seketika setelah terkena skill [Illusion Strike].


Sedangkan Decoy yang berperan sebagai FullHouse juga memberikan kehebatan terbaiknya.


Dia adalah seorang swordman yang menggunakan pedang satu tangan, ia berhasil membunuh beberapa player musuh sebelum akhirnya ia terbunuh karena diserang dari berbagai sisi.


"Ternyata dia lemah tidak seperti yang di rumorkan"


"Ku kira player misterius itu hebat tapi nyatanya dia hanya seorang tak lebih seorang pemula"


Player musuh mengejek Decoy yang sudah mati dan menjadi partikel-partikel kecil, namun suatu kesalahan telah mereka lakukan. Mereka tidak tahu kalau sebenarnya Decoy bukanlah FullHouse yang mereka maksudkan. Dia hanyalah penyamaran!


Lain lagi dengan Joker. Joker sedang menggila di sana, ia dengan lihai memutar-mutar tombaknya ke-segala arah. Banyak player yang tewas karena tombak besarnya itu, dan ia belum terlihat terluka sama sekali.


"Thousand Strike!" Bagaikan melakukan seribu serangan, Joker membelah lautan musuh dengan tombaknya.


Beberapa musuh langsung tewas karena serangan itu, dan ada juga yang sekarat.


"Semuanya bagaimana kondisi kalian?"


"Kami semua dalam kondisi buruk Joker!" Ucap mereka bersamaan.


Joker hanya bisa tersenyum pahit karena seberapa kerasnya ia berusaha situasinya pun tak berubah sama sekali, mereka masih terkepung dan diujung jurang kematian.


"Apa yang kalian takutkan? Mereka hanya berempat saja, serang lagi!" Pemimpin kelompok musuh kembali menyemangati pasukannya.


Pasukan musuh kembali maju setelah sebelumnya sempat ragu untuk beberapa saat. Puluhan orang kembali berlari ke arah mereka berempat dan bersiap untuk menyerang mereka kembali.


Mereka berempat sama-sama menggigit bibir bawah mereka dan merasa kesal karena tak bisa melakukan apapun, hingga pada akhirnya RoyalFlush yang seorang tank tanpa aba-aba langsung menghadang serbuan orang-orang itu.


"Katakan pada ibuku bahwa aku menyayanginya!" Begitulah pesan terakhir dari RoyalFlush sebelum menghadang gempuran orang-orang itu.


Tak perlu puluhan menit, RoyalFlush pun tumbang dan jadi partikel-partikel kecil yang melayang di udara.


"Bunuh mereka semua dan sisakan perempuan itu! Kita bisa bermain-main sebentar dengannya" ucap seseorang dengan wajah gilanya.


Karena gempuran intens itu, Big Bind pun juga harus tumbang setelah berhasil membunuh beberapa player terlebih dahulu.


Big Bind terbunuh dengan cara mengenaskan, saat ia berhasil membunuh 2 player yang hendak menyerangnya, ia dikejutkan dengan tebasan dari arah belakangnya dan ia pun roboh. Lalu saat Big Bind jatuh tersungkur itu, ia langsung di tusuk-tusuk oleh pasukan musuh hingga akhirnya mati.


Sedangkan nasib yang lebih buruk diterima oleh River. River tidak langsung dibunuh oleh mereka, ia terlebih dahulu di lecehkan dengan melucuti semua equipment yang ia kenakan.


"Joker tolong aku!" Teriak River dengan suaranya yang parau karena tangisannya.


"Berisik kau lacur! Kau itu adalah lacur jadi puaskan hasrat kami!"


"Ayo tunggu apalagi kita kasih lacur ini pelajaran!"


Lalu mereka melakukan tindakan tidak senonoh kepada River dengan ekspresi kebahagiaan mereka terhadap penderitaan River.


River pun tak berdaya karena ia dikepung oleh puluhan orang sekaligus, setiap dia berontak maka seseorang akan memukulnya atau mengiris kulitnya secara perlahan dan menimbulkan efek perih yang luar biasa.


"Game ini mantap betul! Bisa memuaskan hasrat libidoku!"


"Lihat melon nya besar sekali! Aku jadi penasaran apakah dia punya sebesar ini di aslinya"


"Ahhh nikmat sekali! Sialan kau lacur"


River tak bisa lagi berbuat apa-apa, ia hanya bisa meronta-ronta dan menangis dalam diamnya sambil merasakan pedih dan sakit yang luar biasa.


Joker terus berjuang menghalau beberapa player yang menyerangnya, saat ia melihat apa yang terjadi dengan River ia langsung begitu marah dan menjadi liar.


Joker membunuh siapa saja yang ada didepannya dan berusaha mendekat ke arah River yang sedang dilecehkan oleh beberapa player lainnya.


"******* kalian! Beraninya kalian melakukan itu kepada temanku!" Ucapnya dengan nada kemarahan yang sangat besar.


Bagaikan kerasukan setan, Joker memainkan tombaknya lebih cepat dari sebelumnya. Kepala-kepala musuh mulai terlepas dari tempatnya, dan seketika juga mereka semua lenyap jadi butiran partikel.


Saat Joker sudah mulai dekat dengan River, ia pun langsung melemparkan tombaknya ke arah River dan begitu tepat mengenai jantung River yang membuat River langsung mati.


"Maafkan aku River tapi aku tidak punya pilihan lain" ucapnya dalam hati.


"Hei kau! Berani sekali kau menganggu kesenangan kami"


"Oh apa kau pacar dari perempuan itu? Aku sangat berterimakasih dengannya, rasanya sangat hebat sekali" musuh memprovokasi Joker.


"*******!" Tanpa aba-aba lagi Joker langsung menerjang ke arah mereka semua.


Dengan perasaan marah dan dendam ia menyerang orang-orang yang melakukan pelecehan kepada River tadi. Ia tidak memberikan ampunan kepada mereka semua, semua player itu ia penggal kepalanya dan Joker juga tak ragu menusukkan tombaknya tepat di mata, ******** hingga mulut mereka semua.


Joker bahkan tak mempedulikan sakitnya saat ia ditebas oleh mereka dari belakang, ia tetap saja menyerang mereka semua dan memberikan siksaan kepada mereka semua.


Melihat teman-temannya sudah mati di tangan Joker dengan cara mengenaskan. Pemimpin pasukan itu pun hanya bisa lari terbirit-birit berusaha menyelamatkan dirinya dari sana.


Namun Joker yang sudah di makan oleh kemarahan tidak bisa membiarkan hal itu terjadi, ia melemparkan tombaknya ke arah orang itu dan lemparannya tepat mengenai paha orang itu sehingga membuatnya harus meringis kesakitan.


"Argghh sakit! Tombak sialan!"


Joker perlahan-lahan mendekatinya dan orang itu juga berusaha merangkak, menjauh dari Joker.


Saat Joker sudah berada di dekat orang itu, ia kembali menusukkan tombaknya ke paha satunya lagi sehingga membuat orang itu tak bisa lagi untuk bergerak.


"Aku mohon ampuni aku"


"Apa kau pernah berpikir seperti itu saat kau melakukannya kepada River? Apa kau pernah berpikir kalau tindakan kau tadi bisa membuatnya trauma?" Ucap Joker dengan nada sedikit meninggi.


"Baik-baiklah aku mengaku salah, aku bersalah!"


"Sudah terlambat!"


Joker menusuk orang itu dengan Tombak miliknya berkali-kali sampai player itu pecah jadi partikel-partikel.


"*******! *******! *******!"


"*******! *******! *******!"


Setelah puluhan kali akhirnya player itu mati dan menjadi partikel-partikel kecil lalu terbang di udara.


Joker pun terduduk lemas dengan badan yang penuh luka tebasan, ia masih ingat bagaimana wajah kesakitan River yang membuat dirinya juga sakit.


Joker memfokuskan perhatiannya ke sudut kanan layarnya dan seketika beberapa status tentang dirinya tertampil di layarnya.


[Name: Joker]


[Level: 78]


[Job: Spear Master]


[HP: 10%/100]


[MP: 23%/100]


Joker hanya bisa tersenyum pahit saat melihat status menyedihkan miliknya itu, ia juga bingung kenapa ia masih bisa bertahan dari gempuran orang-orang itu.


Saat ia hendak meminum HP Potionnya miliknya, tiba-tiba saja botol HP Potion itu pecah berkeping-keping karena sebuah anak panah yang melesat cepat.


Joker pun kembali was-was karena itu, ia mencoba bangkit namun karena dengan kondisi seperti itu membuat tubuhnya seperti tak bisa digerakkan.


Sekejap kemudian muncul seorang yang memiliki ras Elf dengan sebuah busur panahnya tengah menatap ke arah Joker.


"Jadi kau yang dibalik semua ini?" Tanya Joker tanpa basa-basi.


"Kau sudah memilih lawan yang salah Ace Of Spade! Sekarang kalian akan hancur di tangan World Dominator" ucap Elf itu.


Joker tersenyum seakan dia telah memenangi sebuah lotre sehingga membuat elf itu keheranan dengan sikap Joker itu.


"Aku sudah tahu ini ulah kalian dan kau bukanlah pemimpin mereka! Kau bilang Ace Of Spade hancur? Itu hanya ada di mimpi pemimpin bodoh kalian"


Elf itu sedikit kesal dengan apa yang di ucapkan oleh Joker, ia pun akhirnya tak bisa menahan hasratnya lagi. Seketika saja sebuah anak panah melesat dan tepat mengenai kepala dari Joker dan seketika juga Joker berubah jadi partikel-partikel kecil.


"Anjing yang bodoh akan semakin nyaring gonggongannya bila ia terluka" ucap Elf itu lalu sebelum akhirnya ia pergi dari sana.