Cyrus Online

Cyrus Online
Chapter 112: Kehebohan Di Market



Setelah melewati malam yang cukup singkat, Archie pun terbangun di dalam sebuah kamar besar yang memiliki 2 buah tempat tidur, rasanya ruangan itu terlalu luas untuknya yang seorang diri.


Archie turun ke bawah dan menemukan Eclair yang sedang bersantai sambil menikmati minuman yang terlihat seperti capuccino.


"Kau minum apa Eclair? Di tempat ku berasal itu namanya Capuccino?" Tanya Archie lalu dia duduk di depan Eclair.


Eclair menuangkan minuman tadi ke gelas Archie, ia kembali hendak meminumnya namun ia berhenti dan menatap minuman itu sangat lama seperti tengah memikirkan sesuatu.


"Nama minuman ini adalah Air Coklat Yang Nikmat Diminum Di Pagi Hari! Tetapi menurutku itu terlalu panjang dan nama dari tempat mu itu boleh juga, mulai sekarang nama minuman ini adalah Capuccino!


Archie hampir menyemburkan minumannya karena mendengar Eclair berkata seperti itu, ia tak menyangka hanya satu kata darinya bisa membuat perubahan seperti itu. Archie memohon ampunan kepada penemu Capuccino karena telah tak sengaja mengambil hak patennya.


Setelah baru beberapa menit Archie duduk di situ, seorang pelayan datang ke meja Archie sedang membawa sebuah roti isi telur dan daging dengan saus tomat yang membuatnya terlihat menarik.


"Silahkan dinikmati Tuan!" Ucap pelayan itu dengan senyuman hangat seperti sinar matahari pagi.


Archie langsung saja menyantap roti isi itu, dan ia langsung merasa nikmat saat merasakan gigitan pertama dari roti isi itu.


Dengan lahap ia memakannya sehabis memakan roti isi itu, ia minum Capuccino itu dan sebuah keharmonisan langsung tercipta dari roti isi daging dengan capuccino.


"Jadi kapan kau akan pergi?"


Sambil mengelap sisa-sisa makanan di mulutnya. "Mungkin agak siangan aku pergi sembari mencari tumpangan ke kekaisaran" ucap Archie.


"Lalu apa yang kau ingin lakukan untuk menghabiskan waktu? Apa kau hanya ingin berdiam diri di dalam kamar?" Tanya Eclair lagi.


Archie memainkan dagunya, bola matanya ke atas seperti tengah melihat sesuatu, pikirannya saat ini jauh melayang-melayang mencari sebuah jawaban yaitu apa yang akan ia lakukan setelah ini.


Lalu Archie mendapatkan sebuah rencana yang sangat bagus. Ia memandang wajah Eclair dengan intens seperti tatapan seorang perempuan yang hendak meminta sesuatu kepada pasangannya.


Namun Eclair tak mengerti dengan itu, ia bahkan merasa jijik di tatap Archie seperti itu. Eclair langsung mencengkeram wajah Archie yang menjijikkan itu.


"Aw aw aw sakit woy!. Aku hanya ingin meminta izin padamu untuk meminjamkan ku dapur dan beberapa resep masakan karena aku hendak memasak untuk menghabiskan waktuku sebelum pergi ke Red Dragon Empire" ucap Archie sambil memijat wajahnya yang habis di cengkram oleh Eclair tadi.


Mendengar hal itu Eclair langsung mengeluarkan nafas lega, ia kemudian mengambil sebatang rokok dari sakunya dan ia nyalakan rokok itu. Eclair membiarkan paru-parunya dibuat nyaman oleh Nikotin untuk beberapa saat, lalu dengan cepat ia membuangnya kembali menjadi sebuah gumpalan asap yang cukup tebal.


"Harusnya kau bilang itu dari awal! Sekali lagi kau menunjukkan wajah menjijikkan itu, aku akan pukul kau saat itu juga!" Ucap Eclair sambil berpose seperti orang yang hendak memukul.


Archie hanya bisa terkekeh melihat ekspresi Eclair itu, ia merasa nyawanya sedang terancam gara-gara ulahnya tadi itu. Archie merasa sedang beruntung saat ini, namun belum tentu di kesempatan lain ia akan kembali beruntung seperti sekarang.


----------------..............---------------


Saat ini Archie tengah berada di market yang ada di kota Consin. Alasannya datang kemari adalah karena Eclair melarangnya memasak menggunakan bahan dari dapurnya.


Eclair menyuruh Archie untuk membeli sendiri bahan-bahan untuk memasak sekaligus untuk beli peralatan memasak buatnya sendiri.


Dengan semangat Archie berjalan cepat melewati banyaknya orang-orang yang ada di situ, semuanya berkumpul di situ mulai dari pemain maupun NPC.


Kebanyakan yang berjualan di sini adalah para NPC yang memang memiliki skill berniaga, namun tidak menutup kemungkinan hanya NPC saja yang bisa berniaga. Para pemain pun juga bisa dan bahkan setara atau melewati para NPC tersebut.


Di market itu ada beberapa stand yang memang di miliki oleh para pemain, biasanya mereka mengambil job Merchant sebagai peran mereka di dalam game.


Para pemain dengan job Merchant kadang hanya memiliki level yang rendah karena mereka jarang sekali berburu, mereka hanya berpetualang saja dari kota ke kota dengan menggunakan kereta kuda sendiri maupun menyewa hanya untuk menjual barang yang mereka miliki.


Saking banyaknya orang-orang yang berjualan di situ, sampai-sampai membuat Archie sedikit kebingungan untuk memilih stand mana yang memiliki harga yang bisa di nego, karena sebanyak-banyaknya uang Archie saat ini pasti akan habis jika ia tidak berhemat.


Archie memulainya dari sebuah stand milik seorang pria tua. Pria tua itu menjual berbagai macam bahan-bahan memasak yang terlihat segar-segar sekali, dan juga stand itu di penuhi oleh banyak orang.


Archie mengambil salah satu item di stand tersebut yang terlihat seperti sebuah tomat.


[Wild Tomato]


Status: hampir busuk!


Efek jika di konsumsi: All Status berkurang 10 dan akan memasuki mode lumpuh dalam kurun waktu setengah hari!


Archie begitu terkejut dengan status yang ada di hadapannya sekarang ini, ia bahkan tak percaya sebuah tomat yang terlihat segar namun malah sudah hampir busuk dan menimbulkan efek yang mengerikan.


Karena ia masih tidak percaya dengan apa yang ia lihat tadi, akhirnya Archie mengambil lagi item-item yang lainnya dan hasilnya hampir serupa dengan apa yang sebelumnya ia lihat.


Alasan Archie jadi mengetahui hal tersebut adalah karena nilai INT dari Archie yang sudah tinggi sekali sehingga ia bisa melihat sedikit lebih jauh dari pemain lain, bisa dibilang intelegensi dari avatarnya di atas pemain lainnya.


Kini Archie pun mengetahui bagaimana si pria tua itu menipu pelanggannya, Archie begitu marah dengannya yang menipu pelanggannya sendiri demi keuntungannya seorang diri.


Archie langsung melompat dan mengacungkan pedangnya di depan wajah si pria tua pemilik stand itu, tentu saja apa yang di lakukan oleh Archie itu membuat semua orang kebingungan.


"Apa yang kau lakukan tuan! Apa kau ingin merampok ku? Aku hanya pedagang kecil jadi ampunilah aku sebelum para penjaga mulai datang kesini" ucap pria tua itu


Archie semakin dibuat kesal oleh pria tua itu, hingga akhirnya Archie meludahi pria tua itu dan membuat seluruh orang yang melihat hal itu cukup terkejut dan terheran-heran.


"Makan itu dasar kepala jaring laba-laba! Kau menipu pembelimu dengan menjual benda-benda yang sudah hampir busuk dan kau ubah menjadi terlihat segar. Aku tau permainan mu, dadu mu sudah berada di papan permainan!"


Orang-orang mulai bertanya-tanya dengan apa yang diucapkan Archie tadi. Sebagian ada yang mulai curiga jika apa yang dikatakan Archie itu benar dan sebagian pula tidak percaya dengan perkataan Archie dan mereka menganggapnya hanyalah gonggongan anjing yang meminta makanan.


Namun karena reaksi pembelinya seperti itu, si pria tua itu sedikit ketakutan jika kedoknya terbongkar begitu saja karena ulah satu orang yaitu Archie. Ia pun kini mulai memikirkan siasat lain agar dirinya dipercaya oleh banyak pihak.


"Maaf saja anak muda tetapi kau tidak akan bisa mengalahkanku!" Batin si pria tua itu.


"Jangan percaya orang ini! Dia adalah saingan bisnisku, dia iri dengan keberhasilan ku membangun usaha dan akhirnya dia memilih jalan kotor dengan menuduhku yang tidak-tidak! Aku berani sumpah atas kedua orang tua ku bahwa aku tidak menjual barang-barang busuk dan memalsukan barang-barang daganganku!" Pria tua itu berakting seperti seseorang yang baru saja difitnah.


Acting pria tua itu sangat sempurna, ia memang terlihat seperti seseorang yang terfitnah dan menjadi korban. Sampai-sampai pelanggan yang tadi sempat terpengaruh oleh perkataan Archie kini berbalik arah menyerangnya dan menyebut Archie tukang fitnah.


Selain itu akibat keributan itu penjaga kota pun juga ikut melihat apa yang terjadi. Si pria mengatakan hal yang sama ke penjaga kota dan penjaga itu langsung percaya begitu saja dan memberikan sebuah ancaman yang sangat serius jika Archie meneruskan niatnya itu.


Pria tua itu layak diberikan sebuah medali tertinggi dari seni peran, mengalahkan seorang Leonardo di Caprio sekalipun yang bisa memerankan apa saja.


Pria tua itu tersenyum puas melihat Archie yang tak berdaya itu, ia merasa telah memenangi pertempuran singkat itu.


Archie menyerah namun terpampang sebuah senyuman misterius di wajahnya, ia lalu pergi dari situ dengan iringan teriakan dan cacian orang-orang yang ada di situ. Tetapi sebelum ia benar-benar pergi jauh dari situ, ia sempat berbalik yang membuat orang-orang di situ semakin keheranan dengan sikap Archie itu.


"Maaf telah membuat keributan sebelumnya, apa yang ku katakan tadi semuanya bohong! Semua barang yang di jual oleh paman ini adalah barang yang berkualitas paling tinggi. Dari mana aku tahu? Gampang, aku seorang pemain yang memiliki job apprentice dan jika kalian masih tidak percaya dengan apa yang kukatakan, kalian bisa langsung coba memakan salah satu dari item itu. Terimakasih semoga informasi tadi membantu kalian semua!" Ucap Archie dengan sopan lalu ia kembali berbalik dan meninggalkan tempat itu.


Si pria tua pemilik stand tadi langsung mengeluarkan keringat dingin setelah mendengar apa yang diucapkan oleh Archie tadi. Ia merasa begitu kesal sekaligus menyesal dalam waktu yang bersamaan, ia tidak tau kalau Archie memiliki senjata rahasia seperti itu dan ia takut pelanggannya percaya dengan umpan Archie tadi.


Dan benar saja apa yang ia takutkan terjadi, para pelanggan tadi semakin semangat untuk membeli dagangannya.


"Ternyata dia hanya mengetes paman ini saja, dia baik juga rupanya"


"Iya aku kira dia benar-benar ingin melakukan hal yang tidak-tidak disini, apalagi saat dia meludahi paman tadi ternyata itu semua cuma akting ya!"


"Paman aku mau beli tomat ini paman!"


"Paman aku mau borong beberapa bahan masakan paman!"


"Paman aku mau tomat ini!" Salah satu pemain langsung mengambil tomat itu tanpa permisi dan memakannya dengan tanpa permisi pula.


Kali ini pria tua itu benar-benar merasakan kematian di dalam dirinya, ia seperti dikutuk menjadi sebuah batu melihat pemain tadi langsung memakan tomatnya di tempat itu juga.


Sebuah reaksi mulai terjadi dengan pemain itu, semua orang cukup heran dengannya yang tiba-tiba merasa aneh sendiri.


"Apa yang terjadi? Kenapa tubuhku terasa aneh?"


[Anda telah memakan wild tomato yang busuk!]


[Semua status anda dikurangi 10 dan anda akan mengalami kelumpuhan selama seharian penuh!]


"Apaaaaaa! Paman itu penipu! Tomat yang ia jual benar-benar busuk! Semua statusku jadi turun 10 dan aku lumpuh seharian penuh!" Teriak pemain itu dan langsung membuat heboh orang-orang yang ada di situ


Satu persatu pemain mulai mencoba memakan apa yang pria tua itu jual dan hasilnya tak jauh beda dengan apa yang di alami oleh pemain pertama tadi, bahkan penjaga kota tadi juga memakan sebuah lobak dan seketika dirinya langsung tewas di tempat dengan mulut yang mengeluarkan cairan berwarna hijau menjijikkan.


"Keparat! Dasar penipu kau harus di hukum!"


Dari kejauhan sebuah keributan besar terjadi di stand milik pria tua itu dan itu membuat heboh ke stand lainnya.


Archie yang menyebabkan hal itu hanya bisa tersenyum puas rencananya bisa berjalan dengan sangat baik, dan ternyata karena ulahnya itu tak hanya satu orang yang di ketahui melakukan kecurangan seperti tadi, para pemain banyak menemukan merchant-merchant lain juga melakukan kecurangan yang sama.


---------------...................---------------


Setelah berjalan cukup jauh, Archie sampai di ujung dari market. Disini hanya ada lapak-lapak dari merchant kecil yang mencoba peruntungannya.


Berbeda dari daerah utama yang diisi dengan para merchant yang sudah begitu ahli, disini hanya diisi oleh merchant baru dan juga player yang mencari barang dengan harga murah namun masih memiliki sedikit kualitas.


Dari semua lapak disitu, Archie tertarik dengan sebuah lapak yang terlihat paling besar yang ada di situ. Ia pun mencoba mendatangi stand tersebut karena menurutnya kalau stand besar itu pasti menjual banyak barang.


Di saat dia di sana, dirinya sama sekali tak melihat tanda-tanda dari pemilik lapak atau stand tersebut. Memang yang dijual dari stand tersebut cukup banyak mulai dari bahan makanan, peralatan memasak, Potion dan segala macamnya, serta sebuah benda yang Archie tak mengerti apa itu.


"Kemana yang punya ini stand ya? Apa dia sedang buang hajat di sungai ya?"


"Hei sembarangan saja kau bicara ya!" Sebuah suara langsung membuat Archie terkaget-kaget.


Archie masih tidak menemukan sumber suara tersebut, ia mencari ke setiap sudut namun ia tetap tidak melihat tanda-tanda kehidupan di situ.


"Apa aku sedang berhalusinasi? Tapi apakah bisa berhalusinasi di dalam game? Ah pertanyaan bagus" ucap Archie lagi, lalu ia di ketok oleh sebuah tangan yang begitu halus dan sedikit berbulu yang membuat nyaman.


"Aku disini!" Ucapnya lagi dan kali ini Archie akhirnya menemukan di mana dia berada.


Orang yang berbicara tadi adalah sebuah tikus yang lebih terlihat seperti hamster namun cukup tinggi, berwarna putih, memiliki ekor bulat berwarna kuning terang dan dia memakai baju setelan berwarna hijau seperti seorang saudagar pada umumnya.


[T-Bold]


Level: 35


Job: Merchant


Ras: Demi human tipe chipmunk


"Eh kau seorang pemain? Aku kira kau NPC, perkenalkan nama ku Archie!" Ucap Archie


"Aku T-Bold salam kenal Archie kupo!" Balasnya singkat.


"Kupo?" Archie kebingungan dengan hal itu.


"Lupakan saja itu kupo! Sekarang katakan apa yang kau perlukan maka aku pemilik dari T-Bold Company akan berusaha memenuhinya"


Archie menggaruk rambutnya yang tak gatal karena ulah si T-Bold, lalu ia akhirnya menceritakan kepada T-Bold tentang bahan-bahan yang ia perlukan dan tak lupa juga peralatan memasaknya.


"Oke aku akan menyiapkannya untuk mu kupo! Tolong tunggu sebentar kupo!" Ucap T-Bold lalu ia kebelakang untuk mencarikan pesanan Archie.


"Kupo itu apaan sih?" Archie masih cukup penasaran dengan itu.


Selepas 15 menit berlalu, T-Bold kembali dengan membawa barang-barang yang di pesan oleh Archie. Tentu saja Archie sudah mengecek tingkat dari semua bahan makanannya itu karena ia tidak mau lagi terbodohi.


Lalu Archie mengecek kualitas dari peralatan memasaknya, ia sangat terkejut lantaran peralatan memasaknya itu memiliki kualitas yang cukup tinggi.


[Magical Frying Pan]


Penggorengan yang bisa mengatur sendiri tingkat panasnya sehingga pengguna tidak perlu risau masakannya akan gosong atau masih mentah!


Quality: Silver


"Gila boy! Ini sih penggorengan orang berduit!" Ucap Archie tanpa tahu malu.


Karena ucapan Archie itu, T-Bold langsung tertawa lepas sampai-sampai ia memegangi perutnya sehingga ia terlihat sangat lucu dan imut.


"Ngomong-ngomong apa kau ingin melakukan perjalanan jauh Archie?


"Ya aku ingin melakukan perjalanan, aku ingin pergi ke Red Dragon Empire untuk mencari sesuatu di sana makanya aku perlu alat memasak"


"Hmmm begitu kah? Aku mengerti, jadi total belanjaan mu adalah 12 gold!"


Archie cukup terkejut dengan harganya namun ia bisa memaklumi hal itu karena dirinya mendapatkan alat peralatan memasak dengan statusnya yang bagus sekali. Mungkin dirinya tak akan mendapatkan itu di toko lain.


Namun Archie tidak ingin dirinya membayar sebanyak 12 gold, ia hendak bernegosiasi harga dengan T-Bold dan ia ingin menunjukkan skill bernegosiasi nya, ya walaupun dia hanya pernah bernegosiasi dengan penjual ikan di pasar ikan.


"7 gold" ucap Archie tanpa malu


"Woy itu namanya pemerasan! Aku masih ingin 12 gold!


"Bagaimana kalau 8?" Archie langsung memutar balik otaknya.


T-Bold tetap tidak bergeming, ia hanya ingin 12 Gold bahkan saat Archie menyebabkan 9 gold ia seakan tidak mempedulikan hal tersebut.


Archie hampir saja menyerah dengan itu, namun kali ini ia memiliki penawaran yang sangat bagus dan ia yakin T-Bold tidak akan menolaknya.


"Bagaimana 10 Gold bonus dengan fire stone, serta aku akan menjadi pengawal pribadi mu bagaimana?"


T-Bold memain-mainkan kumisnya yang agak panjang, lalu ia menjentikkan jarinya dengan sangat nyaring.


"Aku akan terima itu, aku juga perlu kawalan untuk ke Red Dragon Empire, baiklah 10 Gold untuk semuanya dengan plus fire stone dan jasa pengawalan mu! Hebat juga kau dalam bernegosiasi" T-Bold memuji kecakapan Archie dalam bernegosiasi.


Archie menggaruk rambut belakangnya sambil tersenyum malu, lalu Archie menaruh semua barang tukarannya ke dalam inventorinya, setelah sebelumnya ia membayar barangnya itu.


"Kalau begitu aku kembali ke penginapan dulu untuk berkemas, kau bisa datangi aku ke penginapan bulan, aku menunggu di sana" ucap Archie lalu ia berlari meninggalkan tempat itu.


T-Bold melambaikan tangan mungilnya ke Archie, lalu ia kembali ke standnya untuk bersiap berkemas juga. "Orang yang menarik!" Ucapnya.