Cyrus Online

Cyrus Online
41. Pertarungan Mereka Belum Berakhir



"Kau terlalu mendramatisir ceritanya Rick! Aku bahkan tidak pernah mengingat jika kita pernah bertemu" ucap Archie memotong Rick yang tengah asik bercerita


"Apa kau bilang ha? Kau tidak pernah mengganggap aku teman ya? Baiklah akan ku kutuk kau sehingga rambut putih mu itu akan selalu memutih ha-ha-ha!"


"......"


Archie hanya memandangi Rick yang sedang tertawa lepas, lalu pandangannya mengarah kepada Viola yang sedari tadi memperhatikan Archie dari ujung kepala hingga ujung kaki.


"Apa yang tengah kau lihat ratu judes?"


"Ah tidak, aku hanya memperhatikan rambut putih mu itu, apa itu bawaan asli atau kau sengaja mengubahnya?" Tanya Viola


Semua pengikut Viola juga menjadi terperhatikan rambut putihnya Archie, bahkan mereka seperti baru sadar akan hal itu.


Rick yang tadi tertawa lepas, kembali ia menjadi tertawa bahkan lebih keras daripada sebelumnya.


"Ah ah kau lucu sekali nona Viola tapi ku beritahu kau satu hal bahwa rambut putihnya itu memang asli" ucap Rick sambil tertawa


Archie langsung memiting leher dari Rick yang sedari tadi membuatnya jengkel. Namun reaksi berbeda di perlihatkan oleh Viola, ia seakan-akan pernah melihat orang seperti Archie di kehidupannya namun ingatannya sedikit samar.


Melihat Viola yang tengah memikirkan sesuatu, akhirnya Archie tidak tahan untuk bertanya kepadanya.


"Apa yang sedang kau pikirkan? Nampaknya itu masalah yang berat"


"Ah tidak-tidak aku hanya seakan pernah memiliki ingatan tentang seseorang seperti dirimu namun aku juga tidak yakin akan hal itu"


"..."


Archie tidak tahu harus menanggapinya bagaimana, ia hanya diam dan terus memperhatikan Viola yang berpikir dengan keras.


Viand juga memperhatikan kakaknya itu, namun ia kemudian bangkit dan mulai berjalan mendekat ke arah Archie, ia kemudian bersandar dengan nyaman di bahu Archie tanpa ada rasa terganggu sama sekali. Bahkan dua beruang yang tengah berada di belakang Archie saja tidak ia perdulikan, padahal kedua beruang itu sangat terusik dengan tingkah Viand yang tanpa permisi langsung bersandar ke bahu Archie.


"Oh iya aku baru ingat jika Lindbur Wolf tadi menjatuhkan beberapa book skill" ucap Archie memecahkan keheningan itu


Lalu para pemain dari Nebula mendekat ke arah Archie untuk melihat hasil dari membunuh Lindbur Wolf tadi.


Archie mengeluarkan dua book skill yang ia dapat setelah mengalahkan Lindbur Wolf tadi. Mereka semua pun melihat item itu dengan sangat teliti.


[Book Skill: Fire Inferno]


[Mengeluarkan elemen api yang membentuk sebuah badai api raksasa]


[Efek: Burning 15%]


[Cooldown: 20 detik]


[Mana Cost: 200 MP]


[Untuk job: Mage, Pyro Mage, Sorcerer]


[Level: 27]


[Book Skill: Holy Light]


[Memberikan damage ke monster dengan menggunakan cahaya suci]


[Efek: 50% damage untuk monster tipe undead dan dark monster]


[Cooldown: 11 detik]


[Mana Cost: 150 MP]


[Untuk job: Priest, Holy Summonner, Cleric]


[Level: 27]


"Nampaknya dungeon tingkat Hard memang sangat menggiurkan, lihat saja book skill yang kita dapat ini!"


"Pantas saja para pemain dari guild-guild besar sangat mengincar dungeon tingkat hard"


"Selain ini apalagi yang di dapat setelah mengalahkan serigala tadi"


Lalu Archie kembali melihat inventori miliknya, tidak ada yang terlihat bagus selain dua book skill itu namun ada satu item yang luput dari pandangan Archie. Archie lalu mengambil item itu lalu ia mulai melihatnya dengan seksama.


[Lindbur Wolf Claw]


[Tipe senjata: Cakar]


[Tingkat : Fine Silver]


[Untuk job: Monk]


Sebuah senjata cakar untuk kelas para pendekar yang menggunakan tangan kosong seperti Monk atau yang lainnya, senjata itu lebih dari bagus untuk seorang Monk bila ia memakainya namun di antara mereka tidak ada seorang player yang memiliki job Monk.


"Jadi bagaimana tentang hasil ini?" Archie mulai bertanya tentang pembagian harta hasil dari mengalahkan Lindbur Wolf itu.


"Kau ambil saja book skill untuk Priest dan senjata tadi, biarkan aku membeli book skill Fire Inferno itu darimu" ucap Viola


Archie menjadi bingung dibuatnya, ia merasa tidak berhak untuk mengambil semua harta itu dan juga untuk menjual book skill yang di dapat tadi, bukankah Viola bisa saja untuk mengambil langsung tetapi ia tidak mau mengambilnya dan hanya mau membelinya dari Archie, itu sungguh membuat Archie bingung.


"Apa maksudmu dengan membeli book skill itu? Lagipula bukankah kita semua yang mengalahkan serigala itu? Dan juga itu bukan benda yang ku cari di sini"


"Tetapi berkat bantuanmu kami semua mampu mengalahkan monster yang sudah 2 kali melenyapkan kami semua, jadi setidaknya aku ingin berterimakasih dengan cara membayar jasamu itu ya salah satunya dengan cara membayar book skill Fire Inferno"


Archie lalu menimbang-nimbang tawaran Viola, ia sebenarnya hanya ingin memberikannya kepada Viand secara langsung karena skill itu memang sangat cocok untuk Viand, namun Viola bersikeras untuk membelinya.


"Baiklah jika kau memang bersikeras untuk membelinya tetapi aku tidak tahu harga dari item ini jadi terserah kau saja berapa pun kau membayarnya pasti akan ku terima" ucap Archie


"Baiklah bagaimana jika aku membelinya dengan harga 80 gold?"


"80 gold?" Archie seakan tidak percaya dengan apa yang ia dengar


"80 gold itu sudah keterlaluan untuk sebuah book skill, apa kau bercanda Viola?"


"Tidak tidak aku serius aku akan membayar separuh harganya dengan uang asli dan sisanya dengan gold bagaimana?"


Archie semakin tidak mengerti bagaimana menyikapi hal ini, ia meminta saran dari Persian dan Seth namun mereka juga mengatakan bahwa 80 gold itu memang harga yang wajar untuk sebuah book skill.


"Seharusnya book skill itu memiliki harga lebih dari 80 gold karena status dari skill itu cukup bagus, namun tidak ada salahnya juga jika kau menerimanya" ucap Seth meyakinkan Archie


Archie akhirnya hanya bisa pasrah menerima tawaran tersebut, lalu muncul pemberitahuan tentang masuknya 40 gold kedalam rekening Archie.


"Sisanya akan ku bayar lewat rekening bank jadi bisakah aku minta nomor rekening milikmu?"


Lalu Archie memberikan sebuah note untuk Viola yang berisikan nomor rekening miliknya. Viola segera menyuruh Viand untuk mempelajari skill yang baru saja ia beli dari Archie.


Viand merasa sangat kuat sekarang ini, bahkan ia langsung mencoba menggunakan skill itu dan benar saja dampak yang di keluarkan oleh skill Fire Inferno memang sangat mengerikan.


Archie lalu memberikan satu book skill ke Sunny Cloud karena ialah yang paling cocok untuk mempelajari skill [Holy Light] itu.


Sunny Cloud nampak ragu untuk mengambilnya, ia bahkan juga ingin membelinya seperti yang dilakukan oleh Viola, namun Archie tentu saja menolaknya.


"Nampaknya ada yang mendadak kaya raya di antara kita semua" ucap Seth


"Aku rasa kak Archie sudah kaya raya semenjak pertama kali kita bertemu dengannya Seth, kau ingatkan bagaimana Siegfred membeli semua equipment yang kak Archie beli"


"Ah kau benar sekali kak Willy"


"Kalian berdua tolong jangan menggodaku, aku janji saat kita keluar dari sini aku akan mentraktir kalian semua"


"Ah benar kah itu rambut putih? Aku tidak sabar untuk makan-makan" ucap Rick kehebohan


Lalu mereka semua tertawa bersama melepaskan semua kepenatan mereka untuk sementara karena mereka akan kembali melanjutkan perjuangan mereka untuk membasmi dungeon ini.


"Jika kalian ada waktu datanglah juga anggap saja aku berterimakasih kepada kalian" ajak Archie ke semua pemain Nebula


"Mohon maafkan aku tetapi kami harus melakukan suatu hal saat kami berhasil menaklukkan dungeon ini"


"Aku padahal ingin sekali bertemu dengan mu tetapi nampaknya kami semua akan sibuk, tetapi apa kalian semua berasal dari Indonesia?" Tanya Viand


"Aku, Lynch, Rick dan Willy memang berasal dari Indonesia tetapi aku tidak tahu dengan 3 orang yang lainnya"


"Aku juga berasal dari Indonesia" ucap Sunny Cloud sambil memayunkan bibirnya


"Ahk benar juga nak Archie belum pernah bertemu denganku sebenarnya aku juga berasal dari Indonesia sama seperti nak Archie" kali ini Persian yang berbicara


Archie sempat terkejut mendengar Persian juga berasal dari Indonesia, karena ia sudah lama bermain game dengannya saat Calcalas Online masih ada namun ia belum pernah tahu tentang Persian secara mendalam.


"Lalu kau dari mana Izzy?"


Izzy belum menjawab pertanyaan dari Archie, ia mengambil gitarnya dan memainkan sebuah lagu yang sangat khas bahkan orang langsung tahu itu berasal darimana.


"The Beatles berasal dari kota Liverpool, jadi kau berasal dari Liverpool dengan kata lain Inggris?"


"Exactly!" Ucapnya sambil mengedipkan matanya seperti layaknya seorang rockstar.


"Ah baiklah aku jadi kembali bersemangat untuk segera menyelesaikan dungeon ini, ayo mari kita babat habis semua yang ada di depan kita"


"Oiiiii" ucap seluruh pasukan seperti sudah terhipnotis oleh ucapan Archie.


Lalu mereka kembali berjalan menyusuri hutan untuk segara menyelesaikan pembasmian dungeon ini.