
(Kota El-Paso sisi bagian kiri)
"Pengkhianat seperti dirimu itu akan merasakan akibatnya"
Alberto menatap lurus ke arah Kidd dengan penuh rasa kebencian yang mendalam, Alberto menganggap Kidd adalah seorang pengkhianat yang harus dibasmi.
Kidd dan Alberto awalnya berteman baik dulunya, cikal bakal terbentuknya 7Deadly adalah karena keinginan kedua orang ini yang hendak bersaing dengan banyak pemain yang lebih hebat juga.
Awalnya mereka dan 7Deadly baik-baik saja, 7Deadly tak lebih seperti guild-guild pada umumnya. Namun semuanya berubah semenjak Alberto melakukan semacam perjanjian dan kontrak dengan Legado Del Fantasma.
7Deadly berubah menjadi guild yang selalu melakukan perampasan harta NPC, penculikan, pembunuhan dan banyak kriminal lainnya hingga pada akhirnya mereka berhasil menguasai satu kota yaitu Del Comte.
Semakin lama mereka melakukan hal tersebut, membuat Kidd mulai merasakan hal yang berbeda semenjak ia memutuskan untuk menciptakan 7Deadly. Menurutnya 7Deadly sudah terlalu menyimpang, begitu pula teman baiknya itu Alberto yang sudah terlalu jauh ia lihat.
Kidd mulai membicarakan hal tersebut kepada Alberto, namun Alberto tidak menanggapi perkataan Kidd dan bahkan balik mengatakan Kidd jika ia akan selalu tertinggal jika Kidd masih berpegang teguh dengan keyakinannya itu. Akhirnya Kidd yang tidak puas dengan hal itu keluar dari 7Deadly dan semenjak itu pula Kidd hidup dalam penyamaran dan pelarian, sambil mencari cara untuk menyadarkan dan menghancurkan 7Deadly yang susah payah ia bangun.
"Ahhhhhh... Jadi teringat masa lalu, kita sering sekali bertarung seperti ini. Kita berdua selalu berdebat mana yang lebih hebat, pistol dan keahlian menembakku, atau otot dan pukulan keras milikmu" Ujar Kidd sambil menatap langit seperti sedang mengambil beberapa potongan kenangan-kenangan kecilnya.
"Tch...tidak usah mengungkit-ungkit masa lalu, sekarang saatnya kita menyelesaikan masalah kita berdua Kidd!"
Kidd tertawa renyah mendengar itu, kepalanya bergeleng pelan dengan senyuman tipis menghias wajahnya.
"Nona Elf, aku akan menghadapi orang itu. Kau fokus saja untuk menjaga belakangku, serahkan semuanya kepada Kidd si penembak jitu ini!" Ujar Kidd dengan bangganya.
………
Pertarungan antara dua kawan lama tidak bisa dihindarkan lagi, Kidd dan Alberto saling bentrok dan memberikan semuanya pada setiap serangan yang dilancarkan oleh mereka berdua.
Walaupun Kidd sebenarnya di buat tersudut oleh Alberto yang memiliki job sebagai Fighter yang memiliki keunggulan dalam pertarungan jarak dekat dan memiliki impact serangan dan daya tahan yang hebat, namun Kidd masih bisa memberikan perlawanan dan bertahan dari semua hal itu.
Kidd sendiri memiliki job yang cukup spesial, dia berbeda dari kebanyakan player yang memiliki job Cowboys pada umumnya. Kidd memiliki job khusus dan spesial yaitu Desperado.
Desperado adalah job yang memungkinkan player menggunakan beberapa senjata sekaligus dengan keahlian menembak yang sudah tidak diragukan lagi, biasanya mereka menenteng dua buah senjata di tangannya dan beberapa lagi mereka simpan sesuai situasi dan kondisi.
Alberto terus menerus menyudutkan Kidd, ia terus memberikan pukulan dan serangan lutut yang cukup mengganggu bagi Kidd yang memiliki kelemahan dalam posisi seperti ini.
Kidd cuma bisa menangkis dan menahan semua serangan itu, keringat mulai membasahi seluruh tubuhnya, ia mulai ragu dapat bertahan lama jika terus seperti itu.
Melihat musuhnya yang sudah terlalu kewalahan itu membuat Alberto ingin mempercepat tempo pertarungan itu. Alberto melancarkan sebuah serangan lutut yang mengarah ke sisi wajah Kidd.
Kidd melihat sebuah celah yang tercipta dari gerakan terburu-buru Alberto itu, ia memberikan satu tembakan ke arah Alberto dan sukses mengenai bagian bahu Alberto dan membuatnya harus mundur sejenak dan tidak jadi menyerang Kidd.
Alberto melihat ke bahunya yang kini mulai berdarah, ia sangat kesal dengan Kidd yang sudah memberikan dirinya luka itu. Ditambah senyuman Kidd yang seakan-akan menghina dirinya itu semakin membuat dirinya marah dan kesal pada Kidd.
"Aku benci sekali dengan senyuman itu! Kau tahu apa yang akan terjadi setelah aku benci dan kesal pada seseorang kan Kidd?"
"Yah aku tahu betul sifatmu itu Alberto. Tetapi ada satu hal yang harus kau ingat tentang diriku, zona aman ku adalah 1 meter, kau tidak melupakan hal itu kan Alberto?"
"Ahh aku tidak lupa sama sekali akan hal itu, majulah! Berikan semua serangan terbaikmu, biar aku tahan itu semua" Ucap Alberto dengan wajah yang sangat serius.
Setelah mendengar ucapan dari Alberto, Kidd tersenyum lebar. Ia jadi lebih bersemangat kali ini, sambil tertawa-tawa kegirangan kini Kidd mulai mempersiapkan senjatanya untuk melakukan sebuah serangan pada Alberto.
Sedangkan Alberto sendiri hanya diam saja di ujung sana, ia menutup matanya dan mencoba untuk fokus. Ketika ia membuka matanya, aura berwarna keemasan tiba-tiba menyeruak keluar dari dalam tubuhnya dan fenomena itu membuat atmosfer di sana jadi sedikit berat.
"Apa yang terjadi? Kenapa tiba-tiba terasa sesak dan berat?" Kidd bergumam sambil memperhatikan sosok Alberto yang kini di selimuti oleh aura berwarna kuning keemasan, Alberto seakan dilindungi oleh kilat suci di mata Kidd.
Namun Kidd tak mau ambil pusing, ia mengabaikan apa yang terjadi pada Alberto dan mulai mengaktifkan skill-skill miliknya.
"Eye of the Hawk aktif!"
Skill Eye of the Hawk memiliki fungsi untuk meningkatkan luas jarak pandang yang dimiliki oleh Kidd, selain itu juga skill ini bisa menambahkan akurasi Kidd dalam menembak hingga 50% banyaknya.
"Silent Heartbeating aktif!"
Sedangkan skill ini mampu membuat Kidd seperti tidak merasakan detakan jantungnya, sehingga membuat dirinya semakin fokus dan itu juga akan memberikan tambahan akurasi nantinya.
"Lalu, Instanly Spread Fire aktif!"
Skill ini akan membuat Kidd bisa menembak dengan sangat cepat seperti melakukan tembakan beruntun namun lebih cepat daripada hal tersebut.
Dengan begitu, Kidd akan memberikan serangan penghabisan kepada temannya itu. Karena dalam rekornya Kidd, tidak ada orang yang selamat setelah Kidd memberikan serangan kombo mematikan itu.
"Dengan ini berakhirlah sudah, Alberto rasakan semua serangan ini. Tembakkk!!!" Kidd berteriak keras dan mulai menarik pelatuknya.
Puluhan peluru mulai mengarah dan melesat dengan cepat ke arah Alberto yang masih berdiam diri, dengan cepat peluru yang menyebar itu mulai bertambah banyak setiap detiknya, puluhan hingga ratusan peluru mungkin sudah mengarah dan mengenai Alberto.
Kidd sendiri terus aja menarik pelatuk senjatanya tanpa henti, ia menatap lurus ke arah Alberto dengan sangat tenang. Gerakan tangan Kidd begitu cepat, jeda antara menembak dan mengisi magazine senjata hanya sepersekian detik saja.
Ketika Kidd merasa magazine senjatanya habis, ia langsung mengganti senjata yang ditangannya dengan sebuah senjata berlaras panjang dengan sebuah optik di atasnya.
Ketika Kidd menarik pelatuk senjata itu tadi, sebuah peluru yang terlihat seperti sebuah misil kendali mulai menerjang dengan cepat ke arah Alberto berada.
Booommmmm!
Ledakan pun terjadi setelah misil tadi mengenai Alberto di ujung sana, lantas hal itu juga membuat Kidd berhenti untuk menembak.
Kidd mengamati kepulan asap yang dihasilkan oleh ledakan tadi, ia coba melihat apakah ada tanda-tanda kehidupan dari Alberto.
Namun Kidd tidak mampu bertahan lagi, semua skill miliknya tadi membuat dirinya menanggung beban yang menyerang dirinya sendiri. Kidd jatuh tersungkur dan merasa lemas karena efek skill yang ia miliki.
Pandangannya kini mulai buram, tubuhnya semakin melemah dan ia merasa tubuhnya semakin susah untuk ia gerakan.
Melihat kondisi Kidd yang seperti itu, Lusirele langsung bergerak cepat ke arah Kidd namun begitu ia hendak melangkah, ia dihadang oleh pasukan musuh yang mencoba menghalanginya niatan Lusirele itu. Terpaksa Lusirele harus meladeni hal tersebut dan mempercayakan semua itu kepada Kidd.
"Apa hanya seperti ini kemampuanmu? Kau tidak mengalami kemajuan sama sekali Kidd" Ucap Alberto.
Kidd sendiri begitu terkejut dengan apa yang ia lihat sekarang ini, Alberto masih bisa berdiri tegap setelah menerima serangan kombonya. Namun walaupun begitu, HP yang dimiliki oleh Alberto juga terkuras karena serangan Kidd tadi dan kini keadaan Alberto juga tidak bisa dibilang baik-baik saja.
"Aku punya skill bernama Bloodbath. Skill ini bisa ku aktifkan saat aku menerima damage, nantinya aku akan mendapatkan beberapa tambahan atribut dan lainnya sebanyak damage yang ku terima"
Kidd semakin terkejut dengan apa yang baru saja diucapkan oleh Alberto, tubuh Kidd bergetar-getar ketika menyadari cara kerja skill Bloodbath itu. Dan kini ia mulai teringat damage yang ia berikan pada Alberto tadi, dan kini Alberto akan menerima tambahan atribut dari banyaknya damage yang diberikan oleh Kidd tadi.
Lalu tanpa basa-basi lagi, Alberto langsung maju bergerak kedepan dengan sangat cepat, Kidd bahkan tidak mampu melihat dan mengikuti gerakan Alberto. Yang ia tahu, ia mulai terlempar jauh dan ia merasa sepertinya Alberto memukul wajahnya dengan sangat keras.
Alberto kembali bergerak, sebelum Kidd jatuh ke tanah ia kembali memukul Kidd di bagian perutnya, lalu Alberto memberikan sebuah tendangan tepat mengenai sisi kanan wajahnya dan hal itu membuat Kidd kembali terlempar.
Kidd tidak bisa bereaksi apa-apa lagi, ia hanya bisa pasrah saat dirinya dicekik oleh Alberto lalu Alberto pun melompat dan menghempaskan Kidd dengan keras ke tanah yang membuat Kidd merasakan sakit yang luar biasa.
Alberto masih belum puas, ia kembali mengangkat Kidd dan kini ia memberikan pukulan keras ke wajah Kidd sebanyak tiga kali, lalu terakhir ia lemparkan Kidd dan memberikannya sebuah dorongan keras menggunakan bahunya lalu setelahnya Alberto mulai bersiap melakukan gerakan pamungkas.
"Kau sudah tamat Kidd!. Rasakan serangan terakhirku, Golden Rising!" Alberto berlari lalu memberikan sebuah pukulan uppercut pada Kidd.
Pukulan uppercut itu mengeluarkan sebuah sinar terang berwarna kuning keemasan seperti menyambar Kidd, dan karena pukulan uppercut itu Kidd melayang-layang di atas dengan pelan tak berdaya lagi.
"Tuan Kidd...!!" Lusirele langsung berteriak keras melihat Kidd yang tumbang itu.
Namun Lusirele sekilas melihat Kidd tersenyum, ia seperti menyadari kode yang coba disampaikan oleh Kidd itu walaupun dalam kondisi yang mungkin sudah hampir tak sadarkan diri itu.
Lusirele langsung dengan cepat membuka jalan untuk ke tempat Kidd, ia menerobos maju menyerang siapa saja yang ada dihadapannya.
Alberto melihat hal itu, ia mulai mempersiapkan dirinya untuk menyerang Lusirele yang berlari kencang ke arahnya seperti hendak menerjangnya itu.
Dan hal itulah yang memang diinginkan oleh Kidd, ia hendak mengalihkan perhatiannya Alberto dari dirinya walaupun sedikit saja. Dengan kondisi yang sudah hampir tak sadarkan diri itu, Kidd memberikan sebuah kode kepada Lusirele yang kini menjalankan perannya sangat baik.
"Nona Elf nice...!" Gumam Kidd
Kidd kini bergerak tepat di atas kepala Alberto, Alberto terkejut melihat hal tersebut dan ia mulai merasakan hal yang berbahaya datang dari Kidd.
Namun semuanya sudah begitu terlambat bagi Alberto, kini ia cuma bisa memandangi Kidd yang mulai mengarahkan kedua pistolnya tepat di atas kepalanya.
"Raining Bullet!" Ucap Kidd dengan lemah lalu ia berputar-putar di atas udara sambil menembakkan kedua pistolnya dengan cepat ke arah Alberto.
Semua serangan itu berhasil mengenai Alberto dengan telak, Kidd sendiri setelah melakukan serangan tadi langsung jatuh tersungkur dan tidak bisa bangun kembali.
Namun serangan masih belum berakhir, kini giliran Lusirele yang akan menyerang Alberto yang sudah babak belur dan kritis itu.
Lusirele berlari sangat kencang dengan tubuh yang sedikit menunduk untuk semakin mempercepat langkahnya, ia mulai menghunus pedangnya dan langsung dengan cepat mengarah ke Alberto.
Zeeeepppp……
"Final Blow" Ucap Lusirele dengan pelan sambil kembali memasukkan pedangnya ke dalam sarung dengan perlahan.
Setelah pedangnya terbungkus, Alberto seperti tertebas akan sesuatu dan hal tersebut membuat Alberto tumbang dan seketika tubuhnya meledak dan menjadi butiran partikel yang menyebar dengan cepat ke udara.
Melihat pemimpin mereka yang sudah tumbang itu, pasukan yang dipimpin oleh Alberto tadi pun sudah kehilangan nafsu berperangnya. Mereka semua mulai menjatuhkan pedang dan busur mereka ke tanah dengan tatapan mata yang kosong dan hampa, seakan tak percaya dengan semua hal yang terjadi barusan.
Lusirele pun dengan cepat menghampiri Kidd yang tumbang itu, Kidd tersungkur dengan wajah yang tertutup oleh tanah kota El Paso.
Dengan cepat Lusirele membenarkan posisi Kidd dan memberikannya sebuah potion, Kidd langsung terbatuk setelahnya dan mulai memandangi sekitarnya.
"Apa kita menang nyonya Elf?"
"Belum kita belum menang tuan Kidd, tetapi setidaknya kita sudah mengalahkan salah satu jendral musuh" Ujar Lusirele sambil tersenyum ke arah Kidd.
Kidd kembali terkekeh setelah menyadari Alberto sudah dikalahkan oleh kesatria perempuan dari bangsa Elf itu.
"Kau hebat sekali nona Elf! Kau mampu mengalahkan Alberto yang kuat sekali itu. Aku yakin ia akan marah padamu dan akan mencari-mencari keberadaanmu hingga keujung benua sekalipun hahahaha"
Lusirele hanya memandang penuh kebingungan pada Kidd, ia sama sekali tidak mengerti apa yang dimaksudkan oleh Kidd itu, ia juga sama sekali tidak merasa mengalahkan Alberto.
Justru Kidd lah yang sebenarnya mengalahkan Alberto, jika tanpa usaha Kidd sebelumnya dan sebuah rencana terakhir Kidd yang sangat jitu itu, entah mereka mungkin dikalahkan dengan mudah oleh Alberto yang begitu mengerikan itu.
..........
Pojok Penulis:
Selamat malam readers yang membaca ini, saya sebagai penulis akan berterimakasih kepada kalian semua jika masih membaca karya saya yang hancur dan berantakan ini.
Sudah lama saya tak bertegur sapa dengan para pembaca sekalian, mohon maafkan novel saya yang updatenya cukup lama dari kebanyakan novel lainnya.
Saya tak pernah lelah dan jenuh untuk memberitahukan kepada kalian semua kalau saya sebagai penulis novel ini juga memiliki kesibukan lainnya yang kadang membuat saya tidak bisa meluangkan waktu untuk membuat alur dan konsep cerita.
Saya punya pekerjaan tetap yang membuat saya mesti profesional dalam bekerja, dan saya menulis ini adalah langkah terapi saya dalam mengatasi semua kegilaan di dalam kepala saya.
Jika ada diantara kalian yang mulai berspekulasi saya akan berhenti dan menyerah menulis karya karena aturan baru dari pihak MT, saya bisa jamin hal itu tidak ada sangkut pautnya dengan saya karena saya tidak pernah mencapai target perbulan sama sekali.
Dan berhenti menulis mungkin hanya akan membuat kegilaan di dalam kepala saya akan semakin parah, maka dari itu saya masih aman meneruskan cerita ini walaupun tidak ada yang membacanya lagi.
Selain beberapa pekerjaan yang membuat saya jadi jarang update, bulan kemarin juga ane keasyikan main Yu-Gi-Oh sampai tamat hehe, ane juga keasyikan nonton Harry Potter, Lord of the Ring, dan beberapa film lainnya, jadi mohon maafkan saya hehe.
Dah itu saja yang ingin saya sampaikan kepada kalian semua, jika ada yang ingin ditanyakan jangan sungkan untuk bertanya sama saya :)
Ciao......
Ned Kelly