
Pertemuan Archie dengan Yuki di Cyrus Online adalah suatu hal yang sangat-sangat tidak pernah ia pikirkan dalam pikirannya. Archie memang tahu dan merasa bahwa mungkin saja ia akan menjumpai teman-teman masa lalunya di Cyrus Online, terlebih lagi banyak pemain Calcalas Online juga yang saat ini memainkan Cyrus Online dan menjadi pemain yang hebat.
Namun pertemuannya dengan Yuki benar-benar suatu hal yang berbeda, Archie merasa pertemuannya itu bukanlah untuk bernostalgia ataupun membahas hal-hal dulu yang pernah mereka lakukan sebelumnya. Akan tetapi ada sesuatu yang mengikat mereka berdua, seperti takdir.
Hal ini dibuktikan dengan adanya ketidakstabilan Murasame yang dipegang oleh Archie semenjak kehadiran Yuki. Dan begitupula sebaliknya, sehingga mereka berdua pun tau alasan sebenarnya dari pertemuan itu.
"Tak kusangka kau memiliki pedang yang ku cari-cari Archie"
"Ah kau juga Yuki, Masamune milikmu itu sepertinya beresonansi dengan Murasame milikku"
Kini mereka berdua sudah saling berhadapan satu sama lain, sambil memegangi kedua senjata yang memiliki takdir rumit. Archie memegang Murasame-nya di tangan kirinya, sedangkan Yuki memegang Masamune-nya di tangan kanan.
Tidak ada yang berani menganggu pertarungan batin kedua orang itu, V-Cool dan Ashses pun tidak mau menganggu kedua samurai itu. Begitupula orang-orang dwarf dan elf seperti Crishy, Alruna, dan Arien.
"Kau yakin ingin melakukan ini Yuki? Kau boleh saja pergi dari sini dan aku akan berjanji untuk tidak menganggu urusanmu lagi"
"Hei begitukah sikapmu dengan teman lama mu ini? Aku ingin bertegur sapa denganmu, tetapi dengan caraku sendiri"
Setelah basa-basi itu berlalu, mereka berdua tiba-tiba saling bertubrukan dengan sangat cepat. Kejadian itu sangat cepat, membuat semua orang yang melihatnya sedikit terkejut. Apalagi setelah bertubrukan itu, tidak ada diantara mereka berdua yang terlempar atau berpindah dari pijakan mereka. Mereka saling mengadu pedang mereka dengan sangat intens.
Mereka berdua terus mengulangi apa yang mereka berdua lakukan, tetapi tidak ada tanda-tanda pertarungan mereka akan berakhir cepat. Setiap Archie menyerang, Yuki pasti bisa menangkis serangan itu dengan sempurna, begitupula saat Yuki menyerang, Archie terus menerus menangkis serangannya yang selalu mengincar titik vital dari Archie.
Setelah cukup lama beradu pedang, Archie pun terpaksa menghentikannya untuk sementara waktu supaya ia bisa mengambil nafas sebelum menyerang Yuki lagi.
"Sepertinya kemampuanmu menjadi lebih hebat" Archie mengomentari kemampuan berpedang Yuki.
"Kau pun sepertinya begitu, apalagi kau bukanlah pendekar pedang, kemampuanmu saat ini jauh dari rata-rata pendekar pedang yang lain" Yuki menanggapi ucapan Archie.
Mereka berdua kembali berduel pedang. Lagi-lagi duel mereka begitu intens, tidak ada yang mau membuka celah ataupun suka rela tertebas oleh pedang yang mereka miliki. Suara pedang yang saling berbenturan begitu indah terdengar seperti permainan pianis yang sudah maestro.
Archie pun dengan sekuat tenaganya berusaha untuk mengalahkan Yuki, namun kemampuan berpedang Yuki yang sangat hebat membuatnya cukup susah untuk dikalahkan. Bahkan Yuki terkesan masih belum mengeluarkan seluruh kemampuannya, walaupun seperti itu Archie sudah kewalahan dan bahkan kondisinya lah yang kurang diuntungkan sekarang ini.
Yuki berhasil memanfaatkan celah yang dibuat oleh Archie karena sudah kewalahan menangkis semua serangannya itu. Dengan satu tebasan yang telak mengenai dada Archie, Yuki pun berhasil membuat Archie untuk mundur sejenak.
"Archie!"
Orang-orang elf dan dwarf langsung khawatir melihat Archie yang terkena tebasan dari Yuki tadi, terlebih lagi Crishy dan Alruna yang langsung bergerak kedepan untuk melihat kondisi Archie.
"Kakak rambut putih!"
"Archie kau baik-baik saja kah?"
"Aku baik-baik saja" ujar Archie. "Sebaiknya kalian semua pergi duluan ke Nilfelin, aku akan menyusul kalian nantinya"
"Menyusul? Tidak, kami tidak akan pergi tanpa dirimu Archie!"
"Jangan bodoh! Sebaiknya kalian pergi saja duluan, aku akan pastikan keselamatan kalian semua" Archie lalu berpesan kepada Arien untuk membawa mereka semua pergi dari situ.
Sebagai seorang Panglima, ia tahu betul apa yang terbaik dari situasi ini. Ia pun mengikuti arahan dari Archie. Ia langsung mengkomando warga dwarf dan juga Crishy yang terus saja berontak karena ia tak mau meninggalkan Archie seorang diri di situ.
Melihat hal itu V-Cool dan Ashses ingin menghentikan mereka semua, namun tindakan mereka berdua langsung dihentikan oleh Yuki yang menyuruh mereka untuk tidak melukai satupun orang-orang itu. Mereka berdua pun menuruti apa yang Yuki katakan, dan mereka kembali berdiam diri sambil menunggu ketua mereka itu menyelesaikan masalahnya.
Archie tersenyum setelah melihat orang-orangnya yang sudah mulai pergi menjauh, namun setelah beberapa saat kemudian ia tiba-tiba saja tertawa geli sambil menggelengkan kepalanya.
"Apa punggungmu sudah mulai terasa ringan Archie?" ucap Yuki
"Ya kau benar Yuki, aku sudah merasa lebih baik setelah mereka pergi. Baiklah sepertinya kita bisa melanjutkan pertarungan kita ke ronde selanjutnya!"
Setelah berucap seperti itu, Archie pun langsung menggunakan Devil Trigger untuk merubah dirinya menjadi seperti iblis. Seluruh statusnya pun meningkat drastis, selain itu tampilannya pun berubah drastis seperti diselimuti oleh aura hitam yang pekat dan tebal, serta muncul tanduk kecil.
Yuki juga tak mau kalah. Ia juga menggunakan skill khusus yang dimiliki oleh Masamune. Jika Murasame memiliki [Devil Trigger]. Masamune memiliki [Angel Trigger] sebagai skill khususnya.
Angel Trigger adalah skill khusus yang dimiliki oleh Masamune sebagai counter dari Devil Trigger milik rival abadinya yaitu Murasame. Dengan Angel Trigger, Yuki bisa berubah seperti seorang malaikat yang hanya memiliki satu sayap, tubuhnya terbungkus oleh cahaya-cahaya suci yang seperti membentuk sebuah armor yang akan memperkuat seluruh status miliknya.
Archie sedikit terkejut melihat Yuki yang juga memiliki skill serupa dengan dirinya, betapa naif dirinya setelah sempat berpikir hanya dirinya yang bisa melakukan hal seperti itu. Namun hal itu tak berguna bagi Archie, yang harus ia pikirkan saat ini adalah bagaimana caranya agar ia menang melawan sosok Yuki.
Mereka kembali saling menghantamkan pedang mereka terus menerus, beberapa serangan mereka berhasil mengenai tubuh masing-masing, namun mereka tetap melanjutkan pertarungan mereka seakan tidak peduli dengan semua itu.
Archie mampu memberikan serangan yang telak ke arah Yuki. Dengan memanfaatkan skill [Void Step] Archie bisa bergerak lebih cepat dan akhirnya ia mampu memberikan tebasan telak ke arah Yuki.
Yuki tersenyum setelah terkena tebasan telak dari Archie, ia tidak menyangka dirinya bisa terkena serangan seperti itu dari Archie.
"Jika saja kau masih memiliki job Arcane Ruller itu, mungkin aku tidak bisa bertahan dalam waktu 1 menit. Tetapi saat ini kau memilih menjadi seorang Samurai, job yang lebih ku kuasai. Akan kuperlihatkan padamu kekuatan sebenarnya dari job ini" ujar Yuki.
Yuki menutup matanya sambil berdiri dengan tegap, ia mengangkat Masamune-nya sejajar di atas kepala. Archie sedikit bingung melihat kuda-kuda Yuki itu, namun ia juga merasakan hal yang mengerikan dari hal itu juga.
"Ah sepertinya bos sudah mulai serius" ujar V-Cool
"Tidak ada yang pernah selamat setelah bos menggunakan skill itu" Ashses menambahkan.
Archie pun tak memikirkan hal itu, ia langsung menyerang Yuki sebelum Yuki yang akan menyerang dirinya. Namun ternyata perkiraan Archie salah, saat Archie mengambil langkah pertamanya, dirinya sudah berada dalam cengkeraman Yuki.
Tiba-tiba Yuki membuka matanya dan langsung bergerak cepat bagaikan elang yang menerjang mangsanya.
"Jurus Tarian Bulan: 6 Tebasan Beruntun!" Yuki meneriakkan nama skill miliknya.
Archie yang terkejut pun tak bisa lagi mengelak, ia langsung terkena tebasan pertama dari skill milik Yuki. Lalu disambung oleh tebasan-tebasan berikutnya yang semuanya tepat mengenai titik vital dari Archie dan membuat Archie langsung tak berdaya.
"Sial!" Archie hanya bisa mengumpat saja sekarang ini. Ia hendak meminum HP Potion agar memulihkan kondisinya, namun Yuki menghalaunya untuk melakukan hal itu.
"Serahkan pedang itu Archie, aku akan meninggalkan kau disini jika kau bersedia melakukan itu"
"Maafkan aku tetapi aku memiliki semacam takdir dengan pedang ini. Jika kau sangat menginginkannya, ambil saja sendiri. Kau tahu caranya kan?"
"Baiklah kalau seperti itu mau mu, tetapi bisa kah aku bertanya kepadamu satu hal? Mengapa kau tiba-tiba menghilang dari Ayo Minum Kopi?"
Archie hanya diam saja sambil tersenyum, ia tidak ingin membicarakan hal tersebut kepada orang lain, apalagi kepada seseorang yang ia kenali seperti Yuki.
Namun Yuki tidak bisa menerima itu, apa yang dilakukan oleh Archie saat itu masih membuatnya terluka dan ia merasa tidak bisa memaafkan Archie kalau ia tidak tahu alasan sebenarnya.
Karena ia sudah begitu kesal, akhirnya Yuki pun menusuk Archie yang sudah tidak berdaya itu. Seketika tubuh Archie pecah menjadi partikel-partikel kecil yang melayang bebas di udara. Dengan perasaan yang masih diselimuti oleh kekesalan, ia mengambil drop item yang dijatuhkan Archie.
"Kau menemukan apa yang kau cari bos?"
"Tidak V-Cool, Ashses. Pedang yang jatuh sepertinya bukan pedang yang ku cari. Tetapi pertemuanku dengannya adalah sebuah takdir yang pasti akan terus menuntunku untuk menemui rival abadi sang Masamune" ujar Yuki sambil memperhatikan partikel-partikel kecil yang melayang di udara.
*****
**Pojok Sapa Penulis:
Hai, dah lama tak bersua dengan para pembaca Cyrus Online yang selalu setia menunggu si author pemalas ini untuk update hihi.
Seperti biasanya ane ucapin terima kasih banyak-banyak kepada para pembaca yang setia ataupun yang baru membaca cerita ini, ya walaupun ni novel masih banyak kurangnya dari novel-novel lain bergenre sama. Terimakasih sekali lagi.
Ane sedikit terkejut dengan antusiasnya para pembaca dengan cerita flashback dari Archie saat masih di Calcalas Online, ane kira banyak yang bakalan komen aneh seperti ah flashback mulu thor, Archie nya mana thor? kok flashback si thor? Tapi ternyata tidak seperti itu hihi, mantap kali ah kalian semua.
Tapi kayaknya kalo ane disuruh bikin cerita tentang Calcalas Online, kayaknya gak dulu deh karena ane harus mikirin alur dan membangun worldnya dulu. Sementara ane sudah nyiapin Cyrus Online untuk book-2 karena yang book-1 sudah mau tamat yeeeee.
Mungkin tinggal beberapa chapter aja lagi sebelum ane tamatin book-1 nya, tapi untuk book-2 ane masih belum tentuin kapan ane garapnya karena ane sudah ngegarap projek lain yang akan ane promosikan di sini**.
...**Nah untuk Dragon Fist sendiri sudah 3 chapter yang ane publish di sini. Jadi untuk beberapa waktu kedepannya izinkan ane menghibur kalian dengan cerita baru ane yang satu itu....
...Genrenya masih disekitar fantasi juga, namun udah gak vrmmorpg lagi ya. Silahkan cek aja jika kalian penasaran bagaimana kisahnya....
...Dah itu saja yang ane mau sampaikan, sehat-sehat terus ye klean semua. Babay yo!...
Ned_Kelly**