
Tubuh Escobar yang diselubungi oleh aura pekat berwarna hitam kini mulai sedikit mereda, aura pekat berwarna hitam mulai perlahan-lahan memudar dari tubuh Escobar dan mulai memperlihatkan bentuk Escobar yang sudah berbeda semenjak dirinya ditutupi oleh aura hitam itu.
Tubuh Escobar saat ini mengeluarkan sedikit aura hitam, dengan tanduk yang tiba-tiba ada di atas kepalanya dan juga matanya yang berubah menjadi berwarna merah bagaikan darah. Escobar dengan jelas sudah memasuki mode possed, dia menggunakan kekuatan iblis dan berakhir dalam kendali iblis itu.
Possed adalah salah satu status ketika seorang player dirasuki oleh sesuatu dan player tersebut tidak dapat mengendalikan tubuhnya seperti kehendaknya, semua kehendak atas tubuhnya digantikan oleh sosok yang merasuki player tersebut. Status ini mirip seperti status berserk yang juga membuat palyer tidak bisa mengontrol tubuhnya dengan leluasa.
Dalam gim bergenre RPG seperti Cyrus Online dan lainnya, hal ini adalah hal yang umum.
Melihat Escobar yang sudah terasuki kekuatan iblis itu, membuat Archie tidak punya pilihan lain selain melawan kekuatan iblis itu dengan menggunakan kekuatan iblis pula. Archie terlihat mengela nafasnya sebelum melakukan hal tersebut, sepertinya pilihan itu adalah hal yang berat bagi Archie namun mau bagaimana lagi.
“Devil Trigger!”
Setelah memgucapkan itu, Archie berpose dengan mengangkat Murasame secara horizontal sambil menutup matanya. Setelah itu, sebuah aura kegelapan yang menakutkan sekaligus mengancam langsung merasuki Archie dan menyelubungi tubuhnya hingga hanya terlihat gumpalan berwarna hitam gelap.
Beberapa menit setelah itu barulah aura itu perlahan-lahan mulai memudar dan menampilkan sosok Archie yang juga berbeda dari sebelumnya.
Tanduk yang meruncing diatas kepalanya, rambut berwarna putihnya yang kini sedikit naik ke atas, mata berwarna merah darah, dengan kulit yang sedikit pucat membuat tampilan Archie saat ini jauh dari kata keren atau gagah, lebih mendekat ke arah menyeramkan.
“Hoooh rupanya kau juga pengguna kekuatan iblis, tetapi kekuatan iblismu itu tidak akan bisa menandingi kekuatan iblis milikku ini….rasakan lah ketakutan dari kekuatan iblis agung Beelzebub!” Ucap Escobar mengomentari Archie yang juga menggunakan kekuatan iblis.
Archie tidak merespon komentar Escobar, dia hanya menatap sosok Escobar dengan tatapan kosong yang terkesan merendahkan Escobar. Dari wajahnya yang tanpa ekspresi itu, tergambar abstrak antara dirinya sedang mengantuk atau dirinya sedang tidak memiliki mood untuk bertarung dengan Escobar yang berapi-api itu.
Esobar merasa bahwa dirinya sedang direndahkan oleh Archie setelah dirinya menggunakan kekuatan iblis Beelzebub. Ia begitu murka karena baru kali ini ia melihat seseorang yang bahkan tak takut sama sekali dengan kekuatan itu, bahkan terkesan merendahkan seolah-olah kekuatan iblis Beelzebub itu tidak ada apa-apanya.
Sejatinya hal itu bukanlah perasaan sebenarnya dari Escobar, walaupun ada sebagian dari Escobar akan tetapi perasaan itu muncul dari harga diri seorang iblis Beelzebub yang merasa paling agung itu.
Tubuh Escobar bergetar dengan hebat, lengannya mengepal dengan rapat, giginya bergemeretak, mata merahnya menatap Archie dengan penuh kebencian. Tanpa pikir panjang Escobar dengan sangat cepat bergerak ke arah Archie yang masih menatap dirinya dengan penuh rasa malas itu.
Walaupun Escobar bergerak sangat cepat bagaikan cahaya dan meninggalkan bekas yang mendalam di tempat berpijaknya, tetap saja Archie diam di tempatnya dengan rasa penuh kemalasan. Walaupun diam di tempat Archie dengan sangat mudah memprediksi arah serangan Escobar yang sudah bergerak begitu cepat itu.
Yang lebih mencengangkan lagi, Archie hanya perlu satu lengan saja untuk menangkis serangan super cepat dari Escobar, bahkan wajahnya masih saja tanpa ekspresi setelah berhasil menangkis serangan itu, seperti baginya serangan itu tak ubahnya serangan biasa.
Escobar terperanjat kaget melihat hal barusan, buru-buru ia mundur dan kembali menyerang Archie namun sekali lagi serangan itu masih saja bisa ditahan dengan sangat mudah dan Archie tidak perlu untuk bergerak sama sekali dari tempat ia berpijak.
“Tidak mungkin…tidak mungkin! Kekuatan iblis agung Beelzebub bisa dipatahkan semudah ini” ucap Escobar dalam hati
Archie manatap lurus ke arah mata Escobar yang tidak bisa membedakan mimpi dan kenyataan itu. Sambil memiringkan kepalanya, Archie melempar tubuh Escobar ke atas akibatnya Escobar pun melayang di udara karena hal tersebut. Sebelum Escobar jatuh ke tanah, Archie memberikan sebuah tendangan lurus yang telak mengenai perut dari Escobar saat masih berada di udara, Escobar pun langsung terpental sangat jauh akibat impact yang dihasilkan dari tendangan Archie barusan.
Sekali lagi Archie membuat Escobar begitu terkejut, Archie bahkan tidak menggeser tubuhnya satu inci pun saat menendang Escobar tadi, ia masih saja berdiri di tempat di mana Archie berpijak tadi dan ia berhasil memberikan sebuah tendangan yang luar biasa pada Escobar.
Setelah menendang Escobar dengan sangat luar biasa ekspresi Archie masih tidak berubah, masih dingin dan tak bisa dideskripsikan secara baik karena terlalu abstrak.
Harga diri seorang Escobar atau lebih tepatnya iblis agung Beelzebub kembali terluka, ia tidak akan membiarkan hal itu begitu saja. Setelah bangkit, Escobar mencoba untuk mengumpulkan kekuatannya pada pedang yang ia gunakan.
Seluruh kekuatan dari Escobar kini berkumpul pada Greatsword yang ia gunakan, seluruh permukaan Greatswordnya tertutupi oleh aura berwarna hitam keunguan. Escobar terus memaksanya hingga batas paling maximal!
“Akan ku akhiri kalian semua di sini!”
Setelah berucap seperti itu, Escobar pun langsung menggunakan skill terkuatnya yaitu [Death Drive] dengan kekuatan maksimal setelah ditambah dengan kekuatan iblis agung Beelzebub. Escobar melakukan sebuah tebasan berpuar sebanyak 180 derajat yang menyebabkan sebuah kerusakan yang begitu besar di area sekitaran skillnya itu.
Diane yang berada di sana bersama Jinx, hanya bisa menatap ngeri serangan yang dilancarkan oleh Escobar itu. Diane tidak bisa melakukan apa-apa, selain melindungi Jinx dengan menggunakan tubuhnya walaupun ia tau itu hanya akan sia-sia.
Dalam hatinya ia percaya kalau Archie akan mampu menahan serangan itu dan membuat dirinya serta Jinx selamat, dan benar saja apa yang terjadi setelah itu. Setelah dirinya tidak merasakan bahaya sama sekali, Diane membuka matanya dan melihat langsung ke arah Archie yang sedang menahan serangan itu dengan Murasame miliknya.
Diane tidak bisa untuk menahan dirinya untuk bersorak kegirangan, Jinx juga meingkuti apa yang dilakukan oleh Diane setelah melihat tuannya melakukan suatu hal yang begitu menakjubkan.
“Jinx tuanmu itu begitu luar biasa, aku sudah tidak tahu lagi harus berkata apa setelah melihat ini!”
Jinx hanya mengangguk-angguk kecil sambil memandang bola mata Diane yang indah itu, mungkin jika Diane bisa memahami bahasa hewan Jinx akan berkata seperti ini ‘tentu saja bodoh! Itulah tuanku’
“Kenapa…kenapa…kenapa?” ucap Escobar tertawa geli sambil menarik-narik rambutnya, sebuah gambaran gabungan emosi yang begitu bersebrangan.
“Jawabannya sederhana. Perbedaan kekuatan antara aku dan dirimu terlampau begitu jauh, itu saja!” balas Archie.
Mendengar perkataan pedas dari Archie, membuat Escobar semakin murka. Escobar secara membabi buta melakukan serangan terhadap Archie, namun hal itu bukanlah sebuah ancaman yang berarti di mata Archie saat ini. Bahkan bagi Archie, Escobar saat ini tidaklah berbeda dari player yang baru saja naik ke level 30 namun sudah merasa begitu kuat dan dengan sombongnya menantang King Goblin hanya karena mereka berpikir bahwa goblin adalah monster yang lemah.
Serangan keputusasaan dari Escobar begitu mudah Archie hindari dan tangkis. Setelah itu Archie pun mulai melancarkan serangan balasan setelah sebelumnya dirinya cuma berdiam diri menerima serangan Escobar.
Pertama-pertama, Archie menggunakan skill [Clone] untuk menciptakan bayangannya yang sudah diturunkan statusnya sebesar 20%. Walaupun sudah diturunkan sebanyak 20%, namun karena Archie berada di dalam mode Devil membuat statusnya cukup meningkat dan itu akan membuat cerita yang baru pada skenario serangan balik Archie.
Setelah menggunakan [Clone], Archie langsung bergerak dengan cepat ke hadapan Escobar dalam satu tarikan nafas saja dengan menggunakan [Void Step] yang juga diikuti oleh kelima bayangan yang ia sudah siapkan tadi.
Kecepatan yang dimiliki oleh [Void Step] lebih cepat dari kecepatan yang ditampilkan oleh Escobar di awal tadi, dan hal itu sukses membuat Escobar menunjukkan wajah keterkejutannya kepada Archie.
Archie dan kelima bayangannya langsung menebas-nebas tubuh Escobar dengan begitu cepat dan intens, Escobar tidak dapat menahan semua serangan itu dan ia cuma bisa berdiam diri sambil mencoba menangkis dan menebak jalur serangan Archie namun hal itu percuma saja karena kecepatan yang dimiliki oleh Archie.
Puluhan, tidak ratusan tebasan sudah diterima oleh Escobar tanpa satupun bisa ia hindari. Hal ini tentu saja hal yang gawat bagi Escobar karena HP-nya terkuras akibat rangkaian serangan yang dilancarkan oleh Archie.
Escobar tentu saja hendak mencari celah dan menghindar agar ia bisa meminum HP-potion, namun hal itu sudah diprediksi oleh Archie dan Archie tidak akan membiarkan hal itu terjadi.
Archie semakin mempercepat tempo serangannya, dua kali lipat dari sebelumnya dan ini benar-benar menyiksa Escobar. Belum puas dengan hal itu, Archie pun menyerang Escobar dengan skill [Rapid Slash] dan langsung membuat Escobar tercabik-cabik karena mendapatkan enam kali [Rapid Slash] pada tubuhnya.
Bar HP milik Escobar semakin mendekati ambang batas dan ia sama sekali masih belum bisa memberikan luka pada Archie setelah ia menggunakan kekuatan iblis yang sudah sangat lama ia kumpulkan itu. Escobar yang saat ini terbaring lemah hanya bisa berteriak-teriak tak jelas, dan mulai memaki-maki kekuatannya itu.
Escobar merasa kekuatannya itu sudah menipu dirinya, saat ia mengharapkan kekuatan yang hebat dari hal itu ternyata kekuatan itu tak lebih dari sebuah lelucon saja. Dan Escobar melihat kekuatan iblis yang sebenarnya ada pada dalam diri Archie, dan ia begitu ingin memiliki hal itu bagaimana pun caranya.
Melihat Escobar yang masih saja ingin mendapatkan kekuatan iblis di saat terakhirnya membuat Archie tak habis pikir. Archie berpikir bahwa Escobar sudah tidak mungkin bisa disadarkan atau diselamatkan, padahal sebelumnya Archie memiliki maksud untuk mengajak Escobar berkerjasama, keinginannya itu sekarang ia urungkan.
“Kau busuk hingga terakhir, aku mengharapkan hal yang lebih darimu tetapi ternyata Beelzebub hanyalah sebuah lelucon yang terlalu besar!”
Ucapan Archie terdengar begitu pedas di telinga Escobar, walaupun Archie mengucapkan hal tersebut tanpa menggunakan ekspresi sama sekali di wajahnya.
Setelah berujar seperti itu, Archie membuat kuda-kuda menyerang untuk menghabisi Escobar pada satu terangan terakhir ini. Escobar juga tidak mau berdiam diri saja, Escobar bangun dan mencoba berdiri walaupun kesusahan, ia benar-benar tidak ingin merasa direndahkan oleh Archie.
Archie bergeleng pelan melihat ekspresi di wajah Escobar, ia menutup matanya sambil menarik nafas dengan perlahan dan bersiap menyerang Escobar.
“Giri-Giri Slash!” Ucapnya lalu dengan cepat Archie bergerak dan menebas Escobar tanpa Escobar sempat menyadarinya.
Setelah menyadari hal itu, Escobar sudah tertebas dan Archie sudah kembali menyarungkan Murasamenya dan berjalan dengan pelan membelakangi Escobar.
Escobar masih memandangi punggung Archie yang terasa begitu jauh baginya itu, sebelum pada akhirnya dirinya berubah menjadi sebuah butiran partikel kecil berwarna kebiruan yang melayang-layang dengan manja di udara.
Diane dan Jinx langsung mendekat ke arah Archie setelah Archie memenangkan duelnya dengan Escobar. Diane langsung panik setelah melihat Archie yang tiba-tiba terjatuh itu, dengan sangat cepat Diane menangkap tubuh Archie sebelum menyentuh tanah.
Archie hanya mengalami kondisi kehabisan MP dan kelelahan setelah bertarung dengan Escobar tadi, penggunaan Devil Trigger ditambah skill-skill lain membuat tubuh Archie terbebani dan menjadikannya seperti itu.
Diane pun langsung memberikan Archie beberapa botol HP dan MP Potion untuk mengembalikan kondisi Archie, tanpa pikir panjang Archie langsung meminumnya dan saat tubuhnya kembali normal ia mencoba berdiri walaupun masih kesusahan.
“Jangan terlalu memaksakan dirimu Archie, tubuhmu masih terbebani setelah melakukan beberapa hal gila tadi”
“Santai saja kau pikir dengan siapa kau bicara ha? Sebaiknya kau pergi ke balkon dan kabarkan pada mereka semua tentang kemenangan kita Diane!”
Menuruti apa kata Archie, Diane langsung bergerak meneju balkon sambil membawa panji guild mereka yang bergambarkan tengkorak berwarna emas dengan aksen berwarna hitam, dibawahnya terdapat tulisan Zero Fear yang berarti tidak mempunyai rasa takut sama sekali.
Diane membawa panji itu dengan perasaan begitu bahagia, hal itu bisa dilihat dari senyuman lebarnya yang tercetak jelas di wajahnya yang cantik. Archie juga mengikuti Diane dari arah belakangnya, walaupun ia masih tertatih-tatih untuk berjalan namun tetap Archie paksa.
Sesampainya di balkon, Diane langsung mengibarkan panji guild mereka, menandakan kalau peperangan sudah berakhir dan mereka sudah menang. Semua pasukan Zero Fear yang beranggotakan pasukan elf dan koboi langsung bersorak-sorai penuh suka cita melihat panji itu berkibar ditiup angin yang seakan membawa pesan perubahan.