Cyrus Online

Cyrus Online
Chapter 166: Pertempuran di El Paso (Bagian I)



(Kota El Paso sisi bagian kanan)


"Arghhhh……"


"Uwaaaaa.……"


"Uhuuukkk.……"


Pasukan aliansi yang dipimpin oleh Seth dan Persian, diporakporandakan oleh Raul seorang diri saja.


Ia dengan gagah mengangkat kampak besar ditangannya dan mulai menerjang ke arah musuh dan menghancurkan mereka semua dengan hebat.


Setiap Raul mengangkat kampaknya itu, maka ia pasti akan menghancurkan formasi pasukan aliansi, dan bagi pasukan aliansi ketika Raul mengangkat kampaknya maka mereka sedang melihat dewa penghancur memporak-porandakan mereka semua.


"Aku benci mengakuinya, tetapi ia benar-benar seperti monster!" Ujar Seth yang melihat kengerian Raul di depannya.


Persian menatap ke arah Raul yang sedang menghancurkan pasukan aliansi dengan tatapan santai, ia bahkan masih bisa tersenyum melihat itu sepertinya ia tidak takut sama sekali akan hal tersebut.


Setelah cukup puas menghancurkan pasukan yang dianggap keroco olehnya itu, kini Raul mengalihkan pandangannya ke arah Seth dan Persian, terutama ia lebih fokus ke Persian yang tersenyum ke arahnya itu.


"Kenapa wajah kucing itu selalu sepertimu? Mereka berpura-pura imut padahal mereka semua beringas" Raul mendengus kesal ke arah Persian.


"Hehehe, orang bijak pernah berkata sembunyikan wajahmu untuk menipu musuh-musuhmu" Dengan santai Persian menanggapi komentar Raul.


Raul jadi kesal mendengar ucapan itu, ia kini mulai menargetkan Persian. Raul mengangkat kampaknya dan berteriak sangat nyaring, seperti pertanda bahwa ia akan memulai pertarungan dengan Persian.


Masih dengan wajah santainya, Persian menunggu gerakan yang akan dibuat oleh Raul. Persian juga memberikan perintah pada Seth untuk merawat pasukan yang terluka, dan Seth pun langsung menjalankan perintahnya.


Seth langsung mendatangi tempat dimana pasukan aliansi tadi di hancurkan oleh Raul seorang diri, begitu ia melihat pasukan yang bertahan Seth langsung bergegas untuk mengobatinya dan memberikannya beberapa botol potion untuk pasukan itu.


"Terimakasih Kapten Seth!"


"Sama-sama, ayo lekas bantu aku untuk merawat pasukan yang terluka lainnya!"


Seth kembali bergegas mendatangi satu persatu pasukan yang terluka itu, beberapa dari mereka juga ada yang sudah tidak bisa diselamatkan lagi dan juga beberapa orang lain tengah sekarat dan harus diberikan perawatan yang khusus.


Terlebih lagi kebanyakan dari mereka adalah NPC dari ras Elf Kerajaan Narannas, sehingga mereka tidak akan respawn kembali jika mereka mati nanti, yang ada hanyalah kematian yang pasti sedang mengetuk pintu mereka.


Di bantu oleh pasukan yang lukanya masih ringan dan sudah disembuhkan oleh potion, Seth melakukan evakuasi pada pasukan yang lainnya . Seth berjibaku dengan waktu yang ia miliki, karena saat ini ia juga tengah mengkhawatirkan keadaan Persian yang sedang menghadapi sosok monster itu, Raul.


"Tunggu aku kapten Persian, aku pasti akan kembali setelah ini!" Ujarnya.


………


Persian dan Raul kali ini tengah berhadapan, mereka semua saling hadap dan tatap untuk waktu yang cukup lama.


Dua pemain yang memiliki ras berbeda dari manusia lainnya, yaitu demi human dan juga ras minotaurus.


Persian adalah seorang pemain yang mengambil ras demi human, yaitu setengah kucing. Seluruh tubuhnya seperti seekor kucing dewasa, namun ia berdiri dan berjalan tegap seperti manusia dan juga berbicara menggunakan bahasa manusia seperti pada umumnya.


Namun walaupun begitu, sifat asli dari kucing itu masih melekat, seperti suka mengibas-ngibaskan ekornya, suka bermalas-malasan, kelincahan dan kegesitannya juga sama seperti kucing pada umumnya.


Sedangkan Raul sendiri mengambil ras minotaurus, sebuah ras monster yang ada di Cyrus Online dan bisa dipilih sebagai ras pemain.


Minotaurus memiliki ciri-ciri fisik seperti seekor banteng atau sapi dewasa, dengan tubuh yang terlihat begitu kuat dan gagah dan mereka bisa berdiri dan berjalan seperti layaknya manusia.


Kekuatan seorang Minotaurus tidak perlu diragukan lagi, mereka bahkan bisa menghancurkan puluhan pemain berlevel sedang hanya seorang diri saja, atau mereka juga bisa memporak-porandakan satu kota dengan sangat cepat.


Pemain berlevel rendah pasti akan ketakutan bila mereka melihat Minotaurus ada di hadapan mereka, mungkin mereka akan kencing di celana lalu mereka tidak akan masuk ke dalam game untuk berbulan-bulan lamanya karena terlalu takut.


Selain dua hal tadi, mereka berdua juga memiliki job yang diambil berbeda pula, Persian memiliki job special yaitu Blade and Guns yang ia dapatkan dari tempatnya dulu.


Blade and Guns adalah job special yang menggabungkan keahlian berpedang dan menembak. Dengan pedang tipis yang disebut oleh Persian sebagai Eclipse, ia dengan lihai memainkan pedangnya dengan cara yang elegan seperti layaknya seorang bangsawan yang tengah berpedang.


Persian juga punya sebuah pistol yang ia beri nama, Radiant. Dengan gabungan antara serangan cepat dari permainan pedangnya, dan serangan kejutan dari tembakannya. Persian berhasil mengejutkan Raul dan membuatnya harus mundur sejenak dan membuatnya berpikiran untuk tidak meremehkan kucing di depannya ini, atau tidak kucing itu akan membuatnya menyesal.


Sedangkan Raul memiliki jobs Destroyer.


Job Destroyer sendiri adalah sebuah job turunan dari Warrior, namun di khususkan untuk Warrior yang menggunakan senjata selain pedang, yaitu Kapak ataupun Gada.


Mereka yang mengambil Job Destroyer, memiliki daya hancur yang sangat besar dan kuat sesuai namanya, mereka juga memiliki ketahanan yang fisik yang kuat sehingga mereka sering diberikan tugas untuk memporak-porandakan formasi musuh dan menjadi orang yang melakukan inisiasi untuk memulai suatu perang.


Bagi mereka, meratakan suatu kota ataupun meratakan suatu pasukan itu adalah hal yang mudah, seperti apa yang dilakukan oleh Raul beberapa saat yang lalu.


Dan kini, Raul bahkan Raul berhasil membuat Persian terlempar jauh dan menerima cukup damage saat ia memberikan sebuah serangan kepada Persian yang tidak mampu ditahan oleh Persian, sehingga membuat dirinya harus terlempar jauh dan merasakan sakit di bagian dadanya.


"Roaarrrrr!" Raul berteriak lantang sekali setelah berhasil mendaratkan satu serangan pada Persian.


Persian kesulitan untuk bangun setelah mendapatkan serangan itu, ia dengan susah payah untuk berdiri dan bangkit kembali untuk bertarung lagi dengan Raul.


Bagi Persian semakin kuat musuh yang ia hadapi, maka semakin ingin ia untuk mengalahkan musuhnya itu bagaimanapun caranya. Ini adalah pemikiran yang sudah tertanam bertahun-tahun semenjak pertama kali ia bertemu dengan sosok penyihir terkuat di game terdahulu, yang sekarang lebih di kenal sebagai Si Ronin Berambut Putih D. Archie.


Di tengah-tengah pertarungannya itu Persian malah teringat kenangan masa lalunya dengan Archie sewaktu mereka berpetualang bersama di bawah nama Party Ayo Minum Kopi, mereka semua pernah melawan seekor naga yang merupakan makhluk legendaris di game itu dan juga ia mengingat saat mereka berhasil menyelesaikan misi yang sangat mustahil dan itulah yang membuat mereka semua menjadi seorang legenda. Dan semua hal itu membuat Persian tanpa sadar tersenyum.


"Kenapa kau malah tersenyum sendiri? Apa kau sudah melihat kilas balik kehidupanmu sehingga membuatmu sedikit gila?" Tanya Raul yang keheranan dengan Persian yang tiba-tiba tersenyum di tengah pertarungan mereka itu.


Persian menggeleng cepat karena apa yang dikatakan oleh Raul itu salah besar, ia kembali tersenyum sebelum akhirnya menjawab pertanyaan aneh Raul itu.


"Aku hanya teringat ketika aku melawan sosok naga berkepala lima di Calcalas Online, setiap kepala naga itu menyimbolkan unsur alam. Yaitu api, air, angin, petir dan tanah"


"Membunuh monster itu adalah hal yang paling mustahil pada game itu, bahkan sudah banyak pemain hebat yang mengadakan Raid untuk menaklukkan naga itu namun mereka semua dikalahkan dengan telak"


"Tetapi, aku bersama teman-temanku dari Party Ayo Minum Kopi berhasil mengalahkan naga itu, dan semenjak hari itu kami di kenali sebagai legenda!" Persian menutup cerita kilas baliknya.


Raul sedikit terkejut begitu mendengar nama Calcalas Online dan Ayo Minum Kopi, pemain game bertema fantasi dan RPG pasti kenal dengan game dan nama kelompok itu, dan hal itulah yang dirasakan oleh Raul.


Raul memandangi wajah Persian dengan tatapan tidak percaya, ia tidak percaya kalau apa yang diceritakan oleh Persian itu benar.


Namun kali ini ekspresi Raul berubah, ekspresi Raul terlihat seperti seseorang yang memiliki maksud tertentu. Ia tersenyum licik dan menatap rendah pada Persian, kali ini ia ingin menghancurkan Persian dengan semua cerita masa lalunya itu.


Raul kini mulai mengumpulkan energi kekuatannya, ia berpose seperti karakter Dragon Ball yang tengah memusatkan kekuatannya dan membuat tanah dan di sekitarnya sedikit bergetar dan membuat debu membumbung tinggi di udara.


"Hei pak tua! Aku tidak butuh cerita masa lalumu itu, akan ku hancurkan dirimu dan juga cerita masa lalumu yang konyol dan bodoh itu!" Ucap Raul sambil terus memusatkan kekuatannya.


Persian merasakan hal yang mengerikan dari sosok Raul itu, namun karena pandangannya yang sedikit terganggu akibat debu-debu yang bertebaran itu membuatnya ragu untuk bergerak.


"Haaarghhhhhh…!" Raul kini mengangkat tinggi kampaknya, ia masih terus mengumpulkan kekuatannya, ia bermaksud untuk mengalahkan Persian dengan serangan ini dan menjadikannya sebagai serangan terakhirnya.


"Akan ku hancurkan semua ceritamu yang sudah basi itu orang tua! Final...Cut!!!"


Sambil berteriak lantang dan keras sekali sampai pita suaranya terasa bisa saja lepas kapan saja, Raul memberikan serangan penghabisannya pada Persian.


Serangannya itu begitu dahsyat, dengan kekuatan yang dahsyat sekali satu kali tebasan vertikal yang bahkan mampu membelah jalanan El Paso menjadi dua bagian, Raul tersenyum puas setelah ia berhasil memberikan serangan itu tadi.


Di setiap kekuatan yang besar maka ada konsekuensi yang besar pula, setelah melancarkan serangan maha dahsyat tadi Raul pun langsung tertunduk lemah karena mana poinnya sudah hampir habis hanya untuk melancarkan satu serangan penghabisan yang maha dahsyat.


Dengan langkah yang gontai ia berjalan menuju ke arah Persian yang masih hidup ia lihat, walaupun Persian masih selamat dari serangan tadi namun kondisinya cukup kritis, satu tebasan biasa sudah cukup untuk menghabisinya sekarang ini.


Raul tersenyum mengejek ke arah Persian yang saat ini tengah mengerang kesakitan dan terbaring di tanah dengan keadaan yang cukup memprihatinkan.


Raul meminum MP Potion untuk menambahkan mana poinnya, ia berniat untuk menghabisi nyawa Persian dengan sebuah serangan yang mematikan. Ia merasa tidak asik jika harus membunuh Persian sekarang.


Namun saat ia hendak meminum mana potion itu, tiba-tiba saja botol yang menampung cairan dari mana potion itu pecah dan membuat airnya berhamburan ke mana-mana dan parahnya lagi Raul tidak jadi meminumnya.


Raul langsung murka karena hal itu, sudut matanya berkedut-kedut, ia menatap tajam ke arah Persian yang tersenyum dengan sebuah pistol yang mengeluarkan asap tipis yang terlihat baru saja dipakai itu.


Raul sudah tidak peduli lagi, ia ingin membunuh Persian saat itu juga karena sudah membuatnya murka dan marah, namun sesaat Raul hendak memberikan sebuah tebasan terakhir pada Persian. Dirinya dikejutkan dengan sebuah benda tajam nan dingin yang kini terasa di belakangnya dan lama-kelamaan membuatnya kesakitan.


Saat Raul melirik ke belakang, ia melihat sosok Seth yang kembali setelah melakukan evakuasi dan kini ia memberikan sebuah tusukan tepat di area vital yang dimiliki oleh Raul dan membuat Raul harus merasakan kesakitan dan memuntahkan darah segar dari mulutnya.


"Urghhh... Sejak kapan!" Ucap Raul sambil tersandar di sebuah bangunan.


"Semenjak aku merasakan kekuatan yang tidak biasa dari arah kapten bertarung, aku langsung bergegas kesini dan melihat kau memberikan serangan yang mengerikan. Lalu aku berinisiatif untuk menghilangkan hawa keberadaanku dan menunggu momentum yang tepat untuk menyerangmu" Seth menjelaskan pada Raul.


"Kau...! Bedebah kecil! Berani sekali kau menusuk ku dari belakang"


"Maafkan aku, tetapi aku adalah seorang Assassin yang membunuh musuhnya dengan tipuan, muslihat ataupun hal-hal yang tidak etis dilakukan oleh Warrior lainnya. Karena bagi seorang Assassin, membunuh target adalah suatu keharusan dan bagaimanapun caranya itu tidak masalah" Ucap Seth lagi.


Raul pun hanya bisa memberikan sumpah serapahnya pada Seth, ia hendak meminum mana potion dan health potion karena efek serangan dari Seth yang memberikan dirinya efek bleeding dan juga racun yang cukup mengganggu Raul, apa lagi racun yang dipakai oleh Seth adalah racun Stone Spider yang membuat musuh mengalami kekakuan dalam beberapa waktu.


Namun upaya Raul untuk meminum potion langsung digagalkan oleh Persian, ia menembak semua botol potion yang dikeluarkan oleh Raul dan kini Raul hanya bisa terdiam mematung karena sudah terinfeksi oleh racun Stone Spider yang mulai aktif.


"Kalian semua bedebah!"


"Apakah itu ucapan terakhirmu? Sayang sekali!"


Persian lalu menusuk Raul beberapa kali, ia juga menembaki Raul sebelum pada akhirnya Persian mengarahkan tebasannya ke kepala Raul dan membuat Raul langsung menjadi butiran partikel kecil yang melayang di udara.


Persian dan Seth memandangi butiran partikel yang mengambang, melayang di udara dengan bebas itu.


Persian kembali memasukkan pedangnya, dan menyimpan kembali pistolnya. Sedangkan Seth terlihat begitu asik melihat item yang dijatuhkan oleh Raul tadi.


Seth tersenyum puas melihat beberapa item yang dijatuhkan oleh Raul, bahkan ia tertawa cekikikan saat memeriksa barang-barang yang kemungkinan bisa ia jual nantinya.


Persian cuma bisa menggelengkan kepalanya melihat tingkah laku bocah itu, ia bahkan mulai melihat sosok Archie pada diri Seth setelah melihat Seth yang tersenyum dan cekikikan tidak jelas setelah melihat item rampasan itu.


"Apa yang kau ajarkan pada anak ini, nak Archie? Dia benar-benar mulai mirip denganmu" Persian bergumam pelan sambil menatap ke arah Seth yang masih asik dengan kesibukannya.