Cyrus Online

Cyrus Online
Chapter 176: Keadaan Red Dragon Empire Yang Tidak Mereka Ketahui



Keputusan Archie untuk menjadikan Escobar sebagai pemimpin kota El-Paso sempat ditentang oleh teman-temannya di Zero Fear.


Diane lah yang paling keras menentang keputusan yang dia pikir sangat aneh itu. Masalah utamanya karena Escobar adalah orang yang sempat mereka lawan dan juga orang yang sudah melakukan tindakan kejahatan kepada orang-orang yang di kota El-Paso ataupun di Del-Comte.


Namun walaupun sudah ditentang sedemikian rupa, Archie tetap dengan keyakinan dan keteguhan hatinya untuk memilih Escobar sebagai orang yang tepat. Baginya orang yang benar-benar jahat sekalipun harus diberikan kesempatan kedua, jika mereka tidak bisa mensyukuri kesempatan keduanya itu maka mereka hanyalah seonggok sampah yang tak berguna.


Archie berpikir begitu terbuka, ia merasa Escobar adalah orang yang tepat bagi dirinya. Dan juga menurut Archie, Escobar tidak pernah melakukan tindakan kejahatan seperti korup, ia hanya melakukan sebuah ritual yang aneh dan tidak bermanfaat sekali bagi dirinya.


Selain hal itu, dasar pemikiran Archie untuk yakin memilih Escobar adalah karena warga El-Paso yang seperti berharap kepada Escobar untuk mensejahterakan mereka. Warga El-Paso sangat percaya kepada Escobar karena saat kota itu duduki oleh Escobar, mereka sama sekali tidak hidup dalam kesengsaraan ataupun penderitaan. Melainkan mereka hidup tenang sambil terus menjalankan peran mereka masing-masing tanpa ada rasa khawatir.


Saat Archie meninggalkan mereka untuk menemui Escobar yang saat itu sudah respawn di katedral. Diane hanya bisa menghela nafas berat sambil menggumamkan sesuatu yang tak begitu jelas terdengar.


Begitupula saat Archie dan Escobar telah kembali. Diane hanya menatap Archie dengan sangat intens, tatapan itu bagaikan sebuah pedang yang langsung menusuk ke arah jantung Archie yang juga merasakan rasa perih akibat di tatap begitu tajam oleh Diane.


Menyadari ketegangan tersebut, Escobar berniat untuk pergi dari situ segera mungkin. Ia sadar bahwa kehadiran dirinya tidak diinginkan oleh orang-orang yang berada di situ, namun sebelum sesaat Escobar berpaling, Archie menahan bahunya dan tersenyum ke arah dirinya.


Seakan inginkan mengucapkan 'santai saja' kepada Escobar, begitulah maksud dari senyuman Archie.


"Mau berapa lama lagi kau ingin menatapku seperti itu? Tatapan mu seakan ingin menelanku hidup-hidup"


"Ya aku memang ingin menelanmu hidup-hidup dasar rambut putih! Kau sudah terlalu sering berbuat seenak jidatmu! Arghh kenapa kau selalu seperti ini Archie?" Diane tiba-tiba merasakan pening di kepalanya.


"Hei Archie! Kau memang benar-benar ingin bersekutu dengan musuh kita ha? Apa kau tidak pernah memikirkan perasaan Tuan Putri Diane! Kau sudah melampaui batasanmu Archie" Caelius ikut menambahi dengan nada bicara seperti seorang pangeran yang tengah membela tuan putrinya.


Melihat kedua orang itu, Archie cuma bisa menggelengkan kepalanya sambil menarik nafas panjang, ia tidak menduga mereka masih saja menggunakan kalimat teatrikal klasik Romeo dan Juliet. Archie lebih berharap mereka bisa lebih berpikir kedepan.


"Archie sudahlah aku memang tidak pantas bersama orang-orang baik seperti kalian. Jalan kita memang sudah jauh berbeda sedari awal" Escobar berniat ingin meringankan beban Archie, karena ia sadar dirinya lah yang membawa masalah tersebut kepada Archie.


"Kau ini bicara apa? Kau, aku, dan mereka itu sama saja tidak ada yang berbeda. Yang membedakan hanyalah ini dan itu!" Ucap Archie sambil menunjuk ke arah hati dan kepala Escobar.


"Kalian semua. Apakah kalian tahu apa alasanku memilih Escobar sebagai pemimpin kota ini?"


Tidak ada yang menjawab pertanyaan dari Archie, memang mereka semua tidak pernah tahu jalan pikiran Archie. Bahkan Persian yang merupakan teman lamanya pun juga tidak bisa memahami hal tersebut.


Melihat semua orang yang tidak bisa menjawab pertanyaan itu, serta ada wajah-wajah yang menginginkan jawabannya langsung dari Archie. Archie pun tersenyum dan mengangkat tangannya ke atas lalu ia menunjuk ke arah Escobar yang terlihat kebingungan dengan apa yang dilakukan oleh Archie.


Semua orang juga jadi bingung, Archie tidak langsung menjelaskan kenapa alasannya, tetapi ia malah menunjuk ke arah Escobar tanpa sepotong penjelasan pun.


"Hei ayolah Archie jangan membuat kami jadi tambah bingung" Caelius protes dengan apa yang sedang dilakukan oleh Archie saat ini.


"Hahahaha....itulah kalian yang selalu berpikir terlalu sempit. Kalian harus membuka lebih jauh dan lebih luas pemikiran kalian itu atau kalian akan diam di tempat untuk waktu yang lama dan kalian akan menyesalinya!"


"Maksudmu apa dengan bicara seperti itu?" Diane sedikit kesal dengan hardikan Archie tadi.


"Akan ku beritahu kepada kalian semua kenapa aku memilih Escobar sebagai orang yang tepat untuk memimpin kota ini. Aku ada beberapa alasan untuk hal ini, apa kalian punya banyak waktu untuk mendengarkan hal ini dan berjanji untuk tidak memotong pembicaraanku sebelum aku selesai bicara?"


Archie diam sejenak untuk melihat suasana para pendengarnya. Archie beraksi seperti seorang pebisnis handal yang tengah mempresentasikan barang yang ia akan jual kepada khalayak ramai, baginya attensi para pendengar itu sangat penting untuknya menjelaskan alasannya ini.


Semua orang jadi sedikit serius kali ini, mereka benar-benar ingin tahu apa yang ada di pikiran Archie. Saat Diane juga sudah mulai kembali santai dan tenang, Archie pun kembali melanjutkan pidatonya itu.


"Baiklah, alasan yang pertama aku memilih Escobar adalah karena tidak ada orang yang mau dan bisa mengelola kota ini selain dirinya dan Legado del Fantasma. Kita sudah pernah membahas ini sebelumnya, Lusirele tidak mungkin untuk melakukan hal ini, Kidd juga sudah punya kota Del-Comte untuk dikelola, apalagi aku atau Persian"


"Tapi teman-teman yang lain masih ada kan? Jadi kurasa pilihanmu terlalu gegabah Archie"


"Kau salah Diane. Aku sudah menyuruh Lynch dan Rick untuk pergi ke suatu tempat agar mereka jadi tambah kuat. Willy dan SunnyCloud juga demikian. Aku perlu Izzy dan Seth untuk melakukan misi-misi pengintaian. Jangan berharap pada Nebula karena Kakak-ku Viola hanyalah pemimpin cabang guild. Itulah alasan pertama aku memilih Escobar karena faktor kebutuhan pengambilan keputusan yang cepat, ini kota cukup besar dan bayangkan saja kita membiarkan kota ini kosong, apa kalian mau melihat kota ini hancur hanya karena perebutan suatu kota?"


Semua orang disitu langsung memikirkan apa yang telah Archie sampaikan tadi, mereka semua menyadari hal tersebut dan memang adalah hal yang masuk akal jika atas dasar seperti itu. Mereka semua mengangguk tanda mereka setuju dengan pemikiran Archie.


"Aku setuju dengan alasanmu yang itu, namun aku masih merasakan ada keraguan yang menggangguku. Berikan aku alasan yang lain dan mungkin aku akan berubah pikiran" Ujar Diane.


Archie tertawa dalam hatinya, ia berhasil membuat Diane untuk mengambil umpan yang sudah ia berikan di awal. Kali ini saatnya untuk melanjutkannya ke tahap berikutnya.


'Dengan ini akan ku buat kau pening dan tak bisa percaya dengan apa yang akan orang ini sampaikan' Archie berujar sambil menatap ke arah Escobar dengan tatapan penuh harapan.


Escobar pun jadi keheranan dengan tatapan Archie itu, seakan-akan ia tengah diberikan suatu beban yang berat yang ada di pundaknya hingga ia kesusahan untuk mengangkat beban itu.


"Ayo Archie kita tidak punya waktu seharian untuk hal ini!" Diane jadi sedikit kesal karena Archie tak kunjung melanjutkan penjelasannya.


"Oh haha iya-iya-iya. Untuk alasan yang kedua, hanya orang inilah yang akan menjelaskannya kepada kalian semua dan kalian akan sangat terkejut dengan apa yang akan dia sampaikan"


Archie mempersilakan Escobar untuk menjelaskan hal-hal yang sempat mereka bahas sebelumnya. Namun Escobar malah jadi sedikit ragu untuk bicara di depan aliansi Archie, ia masih merasakan ada kesenjangan antara dirinya dengan mereka semua.


Akan tetapi Archie meyakinkan Escobar untuk bicara di hadapan mereka, Archie meyakinkan kalau mereka akan menerima Escobar seperti mereka menerima dirinya.


"Baiklah jika itu yang kau mau, aku akan melompati sesi perkenalan karena kalian sudah mengenali diriku jadi aku akan langsung memberitahukan kepada kalian apa saja yang terjadi di Kekaisaran ini. Baiklah kalian semua pasti tahu Paradise City kan? Ibu Kota dari Red Dragon Empire. Jika kalian mengira Kekaisaran ini sedang baik-baik saja kalian salah besar, sedang ada terjadi pergolakan besar yang terjadi di Paradise City karena Kaisar yang sebelumnya memimpin tiba-tiba menghilang tanpa jejak selama beberapa hari sebelum akhirnya ditemukan tewas dengan sangat mengenaskan".


"Banyak orang yang mengira Kaisar di serang oleh monster saat melakukan perjalanan namun ada rumor yang lebih besar dari itu adalah Kaisar di bunuh oleh seorang player yang berafiliasi dengan salah satu tokoh politik di istana yang hendak berkuasa. Saat ini Red Dragon Empire dipimpin oleh sang anak Kaisar yaitu Loweis VI yang masih berumur 12 tahun"


Semua orang langsung terkejut dengan apa yang baru saja Escobar sampaikan. Mereka semua tak menduga hal seperti ini terjadi di Kekaisaran besar Red Dragon Empire. Padahal saat pertama kali mereka sampai ke kekaisaran ini, mereka merasa seolah-olah melangkah ke tempat yang begitu indah dan hebat seperti Taman Eden. Namun nyatanya ada sebuah keburukan yang sedang terjadi namun ditutupi dengan rapat oleh para penghuni istana.


"Jika kalian pernah ke Del-Comte berarti kalian melewati beberapa desa yang begitu kesusahan untuk mendapatkan makanan dan air minum. Hal itu terjadi karena aturan dari sang kaisar untuk menaikkan beban pajak yang harus dibayar oleh para rakyat Red Dragon Empire"


"Kenapa Kaisar melakukan hal seperti itu? Dan sepertinya ini bukanlah keputusan yang akan dibuat oleh orang yang berumur 12 tahun" Persian buka suara.


"Aku sudah mulai mengerti jalan pikiranmu Archie" Diane memijit keningnya karena merasakan kepeningan yang menyerang di kepalanya akibat terkejut mendapatkan informasi yang baru saja disampaikan oleh Escobar. "Aku berpikiran kalau Kaisar muda akan melakukan penaklukan secara besar-besaran dan akan menyerang Kekaisaran yang lain dalam waktu dekat ini dan kemungkinan besar wilayah-wilayah kecil di Red Dragon Empire akan menerima dampak akan hal tersebut" lanjut Diane.


Archie tertawa sejenak lalu ia membalas perkataan Diane tadi. "Tepat sekali, itulah kenapa aku memilih Escobar karena aku tidak ingin kota ini diambil alih Kaisar dan warga-warga di sini akan dijadikan alat perang oleh Kaisar yang tak tahu diri itu! Setidaknya kita bisa membangun base disini dan Del-Comte mengingat wilayah kekuasaan Zero Fear juga ada di Red Dragon Empire. Apa kau mau menyerahkan Lembah Ingatan kepada Kaisar itu?"


Diane terdiam, ia memikirkan hal-hal buruk jika wilayah kekuasaannya diambil alih oleh Kaisar. Semua penduduk Lembah Ingatan, harapan mereka, dan kenangan bersama mereka akan lenyap seketika dan Diane tidak menginginkan hal itu.


'Pantas saja dia begitu yakin dengan pilihannya, aku benar-benar tidak bisa memahami jalan pikiran laki-laki satu ini. Dia bahkan memikirkan hal yang sangat jauh di depan sana, Archie mengapa kau begitu sukar dimengerti?' Terjadi kegalauan di dalam hati Diane. Di satu sisi ia begitu kesal dengan Archie entah karena apa, dan sisi yang lain ia merasa ingin berterimakasih kepada Archie karena ia masih memikirkan orang-orang yang ada di Lembah Ingatan.


Diane lalu menatap orang-orang disekitarnya, mereka semua nampak setuju karena sudah mengetahui alasan Archie bertindak seperti ini. Sebenarnya mereka sudah percaya pada Archie namun mereka juga harus mengerti alasan sebenarnya atas tindakan si anak berambut putih silver yang agak absurd itu.


"Baiklah kalau begitu dengan ini aku akan menyetujui kesepakatan aliansi antara Zero Fear dengan Legado del Fantasma" Ucap Diane sambil mengulurkan tangannya untuk mengajak Escobar berjabat tangan.


Escobar pun langsung menerima uluran tangan itu, ia menjabat tangan Diane dengan perasaan semangat membara untuk membantu Archie dan lainnya membangun kota El-Paso agar lebih maju.


......................


Setelah percakapan yang alot dan dramatis itu, kini Archie dan yang lainnya bersiap untuk meninggalkan kota El-Paso.


Ada beberapa hal yang harus mereka semua selesaikan, misalnya seperti Lusirele yang harus melaporkan situasi yang ia dan pasukan yang ia komandoi kepada Raja Elondil di Kerajaan Narannas.


Kidd juga harus kembali ke Del-Comte karena ia harus membantu para koboi untuk menjaga keamanan kota tersebut.


"Jadi kalian sudah ingin pergi?"


"Hei sudahlah jangan mendramatisir hal ini, aku seorang pemain bebas jadi sudah seharusnya aku pergi ke kota satu ke kota yang lainnya. Lagipula siapa dirimu jadi harus mengkhawatirkan ku?"


Archie dan Escobar lalu tertawa berbarengan, mereka berdua seperti sebuah koin yang mewakili setiap sisi dari koin itu. Archie bisa memahami Escobar dan begitu pula sebaliknya.


"Baiklah kalau begitu sebelum kalian semua pergi, akan ku pastikan kalau kota ini akan jauh lebih berbeda saat kalian kembali ke sini" Ujar Escobar dengan penuh percaya diri.


Archie menyukai sikap percaya diri Escobar itu, orang yang tubuh dalam lingkungan kartel yang keras memang selalu mempunyai sikap percaya diri seperti itu.


Sebelum pergi, Archie menepuk pundak Escobar. Ia mengharapkan sesuatu yang besar dari sosok Escobar itu. Lalu pada akhirnya mereka semua meninggalkan tempat itu dan melanjutkan perjalanan mereka ke tempat tujuan mereka masing-masing.


Kepergian para pasukan aliansi disambut dengan baik juga oleh penduduk El-Paso. Mereka semua memberikan penghormatan meriah kepada para pasukan aliansi yang kini juga menjadi bagian dari kota itu.


"Sekarang apa tujuan kita bos? Apakah kita harus mengumpulkan para perempuan muda lagi?" Mendoza tiba-tiba bertanya setelah rombongan pasukan aliansi sudah pergi setengah jalan.


Escobar hanya tersenyum sambil menggelengkan kepalanya, ia lalu menepuk-nepuk pelan pundak Mendoza dan memberi tahu Mendoza suatu hal kepadanya. "Ada bisnis yang lebih menguntungkan dari hal itu. Tidak perlu lagi kita untuk mengumpulkan para perempuan muda, oh tidak.... sebaiknya kita kumpulkan mereka karena mereka semua akan mendapatkan pekerjaan yang bagus"


......................


Di setengah perjalanan mereka, Kidd lalu berpisah dengan rombongan pasukan aliansi karena tujuannya adalah ke kota Del-Comte.


Sebelum pamit Kidd berpesan kepada mereka semua untuk sering-sering mampir ke Del-Comte dan merasakan bagaimana enaknya bir olahan di sana.


Pasukan aliansi terus melanjutkan perjalanan mereka untuk pulang ke rumah, yaitu Lembah Ingatan.


Lusirele juga ikut ke Lembah Ingatan terlebih dahulu sebelum dirinya kembali ke Narannas, ia akan mengantar para elf yang hendak bermukim dan tinggal di Lembah Ingatan sesuai harapan Raja Elondil agar para elf bisa membaur dengan para manusia lainnya.


Di sela-sela perjalanan mereka semua, Diane lalu mulai bertanya-tanya kepada Archie yang saat ini terlihat tengah memikirkan suatu hal.


Archie tidak menjawab pertanyaan Diane, ia bukan bermaksud untuk tidak menjawabnya namun ia juga kebingungan harus menjawab dengan kalimat seperti apa karena ia juga bel tahu jawaban dari pertanyaan-pertanyaan yang muncul di kepalanya.


Lalu Archie teringat akan sesuatu yang berkaitan dengan bangsa elf. Dulunya bangsa Elf memiliki seorang sekutu yang begitu kuat dan hebat, walaupun tubuh mereka memiliki postur yang sangat kecil.


Mereka adalah bangsa yang begitu mahir dalam bidang penempaan, mereka bahkan sempat digelari keturunan dewa penempaan. Mereka juga adalah bangsa yang suka sekali dengan arak, jika mereka tidak minum arak dalam sehari mereka akan mati, begitulah yang seri legenda ucapkan.


Setelah mengingat hal tersebut Archie pun mendekat ke arah Lusirele yang terlihat fokus mengendarai kuda perang miliknya.


"Lusirele aku ingin tanya sesuatu" Ujar Archie bagaikan anak kecil yang ingin tahu tentang apapun yang ia lihat.


"Oh baiklah apa yang ingin kau ketahui Archie? Semoga aku bisa menjawabnya"


"Terimakasih atas kebaikanmu Lusirele, aku hanya ingin tahu satu hal yaitu apa kalian tahu dimana aku bisa menemukan bangsa Dwarf? Kalian bangsa Elf pasti tahu akan hal ini kan?"


Lusirele langsung terkejut dengan hal itu, saking terkejutnya Lusirele pun sampai menghentikan langkah kudanya hingga membuat beberapa prajurit yang menggunakan kuda juga ikut berhenti mendadak, untung saja tidak ada yang jatuh dari kuda mereka.


"Demi roh agung! Untuk apa kau menanyakan hal tersebut Archie?"


"Hei-hei santai saja aku hanya ingin tahu apa kalian tahu di mana aku bisa menemukan mereka. Aku harus menemukan mereka karena satu dua hal itu saja"


Archie tidak menduga pertanyaannya tadi menimbulkan kepanikan terhadap Lusirele, bukan hanya Lusirele tetapi semua elf yang ada juga merasa panik saat Archie bertanya tentang hal tersebut. Yang Archie tidak ketahui adalah membicarakan Dwarf bagi Elf itu adalah hal yang tabu.


"Kalau kau memang ingin tahu seingatku mereka ada di sebuah lembah yang disebut Duggarum. Entah benar atau tidak aku juga kurang tahu karena Dwarf itu bagi Elf adalah mitos!" Lusirele menjawab pertanyaan Archie dengan suara yang agak gemetar dan terasa dipaksa untuk tetap tegar.


Archie pun mengetahui hal aneh tersebut, tetapi ia sama sekali tidak paham kenapa para elf seperti merasa takut jika mendengar kata Dwarf.


'Dwarf itu mitos? Itu sangat aneh, bukankah mereka pernah bertempur bersama melawan para penjajah dan juga jika itu mitos, kenapa ada ras Dwarf dalam game ini?' Archie jadi bingung sendiri dengan jawaban aneh yang diberikan oleh Lusirele.