Cyrus Online

Cyrus Online
Chapter 83



Selepas latih tanding dengan Azergim, Archie pun pergi ke pelataran rumah mendatangi Viola yang sudah menunggunya dengan senyuman hangat.


"Pagi sekali kau masuk apa tidak ada kegiatan lagi di sana?" Tanya Viola yang sedang memberikan sebuah handuk ke Archie.


Archie sedikit ragu mengambil handuk Viola, namun dia melihat Viola yang tersenyum tulus akhirnya dia mau mengambil handuknya.


"Handuk itu tak usah kau pikirkan, harganya hanya 12 silver saja!" Ucap Viola.


Wajah Archie langsung berubah, ia langsung menghentikan aktivitasnya dan langsung menyimpan handuk seharga 12 silver itu. Dia tak habis pikir untuk apa Viola menghabiskan uang sebesar 12 silver hanya untuk handuk pengelap keringat.


Viola berkacak pinggang dan melotot tajam ke arah Archie, sejurus kemudian ia pun langsung memegang telinga Archie dengan sangat kuat sampai membuatnya menjadi merah.


Azergim langsung berpura-pura tidak melihat kejadian itu, ia langsung saja pergi berlalu meninggalkan Archie yang sempat ia lihat sedang mengiba ke arahnya, Azergim pun membalasnya dengan hanya doa agar Archie selamat.


"Sialan kau Azergim!"


Di siang harinya, Archie diajak oleh Azergim ke desa untuk mengikuti acara makan bersama.


Tentu saja itu membuat Archie begitu bersemangat, dia sangat ingin merasakan makanan enak di dalam Cyrus Online. Archie sudah lama berkutat dengan roti kering hambar dan air putih biasa selama dia bermain game ini, ia hampir tak pernah memakan makanan yang lezat selain makan di sebuah bar di kota Ishavil.


Sesampainya dia disana, wajah kegembiraan Archie langsung luntur menjadi wajah penuh suram. Bahkan sekarang ini, dia hampir tak memiliki daya untuk berdiri lagi.


Hal itu terjadi karena masakan yang dibuat oleh para orang-orang Nightborne. Sama seperti elf lainnya, Nightborne juga hanya memakan tumbuhan saja.


Mereka semua begitu menghormati para binatang, jadi mereka tak akan memakan masakan yang dibuat dari daging binatang.


Viola langsung menyadari kenapa wajah Archie jadi berubah ekstrem seperti itu. "Kau sangat tidak suka sayur kan Archie?" Viola langsung menebak kegundahan Archie.


Bagai disambar petir di siang hari, Archie langsung terdiam sepertinya nyawanya sudah melayang tinggi meninggalkan tubuhnya. Tebakan Viola begitu tepat!


Viola langsung begitu yakin dengan siapa sebenarnya diri Archie, berbeda dengan Archie yang masih tak menyadari apapun dari Viola. Jika saja Archie tahu siapa Viola sebenarnya, dia pasti akan melompat jauh ke atas langit dan tak akan lagi kembali dalam waktu singkat. Atau mungkin dia akan menenggelamkan wajahnya ke bak berisi air, akibat semua sikapnya selama ini kepada Viola.


"Hahaha ternyata kau tidak suka sayur ya? Cobalah sedikit kau pasti akan menyukainya!" Azergim coba membujuk Archie.


Tetapi Archie tetap teguh dengan pendiriannya, dia bahkan tidak peduli dengan yang lainnya yang terlihat sangat menikmati hidangan itu.


Beberapa kali juga Lusirele dan Viola mencoba merayu Archie untuk mau makan, namun usaha mereka tetap gagal dan Archie tetap tidak goyah.


Lalu si tua Uungor dan si wajah datar Curufin juga ikut-ikutan, namun bukannya Archie bernafsu untuk makan malah mereka berdua membuat Archie jadi jijik dengan cara mereka berdua menggoda dirinya.


Karena hal tersebut, ada salah satu orang Nightborne yang mendekati Archie yang duduk agak jauh dari mereka semua.


Dia membawakan Archie sebuah minuman yang kelihatan segar sekali, minuman itu juga dibuat dari salah satu buah terlezat di hutan.


"Ini ambilah! Jika kau tidak suka dengan sayur tetapi tidak dengan buah kan?" Ucapnya.


"Terimakasih!" Tanpa ragu Archie mengambilnya.


Archie pun memperhatikan minuman yang ia pegang itu, minuman itu terlihat seperti es campur menurut Archie. Tanpa basa-basi lagi ia masukan itu kedalam mulutnya, seketika saja enzim-enzim di mulutnya bekerja dan Archie mulai merasakan manis yang begitu nikmat memenuhi mulutnya.


"Enak! Ini enak!" Archie kembali meminum itu lagi dan lagi hingga dia tak sadar lagi minuman itu sudah habis.


Dengan senang hati, orang dari Nightborne itu mengautkan lagi minuman itu ke wadah milik Archie.


Lalu Archie pun kembali dengan lahap menyantapnya, ia begitu suka dengan rasa manis dan segar yang ada di dalam minuman itu.


Sudah tak terhitung lagi berapa kali Archie menambah, dia sangat menyukai minuman itu. Bahkan dia tak mengizinkan orang lain meminumnya, dia akan berubah seperti kucing saat ada orang lain yang ingin mengambil air itu.


"Hei hei ayolah bagi kami juga!"


"Kami hendak juga merasakan minuman itu!"


"Archie! Kau harus membagi itu kepada mereka semua!"


Archie tetap tak mau mendengarkan mereka semua, ia bahkan memegangi kendi berisi air itu dan akan mencakar siapa saja yang berani mendekat kearahnya.


"Arrw! Aku kambing! Eh maksudku kucing! Arrw!"


Saat seperti itu, tiba-tiba ada seseorang yang menerjang cepat dari arah atas menukik ke Archie.


Archie yang menyadari hal itu langsung meloncat ke samping menghindari serangan itu, dan serangan itu hanya menimpa meja dan langsung merusaknya begitu saja.


Di saat Archie masih agak kebingungan dan tak bisa melihat karena ada sedikit debu akibat serangan tadi, orang itu kembali melesat dari arah sebelumnya dan dengan cepat menerjang ke arah Archie.


Archie merasakan bahaya sedang mengancamnya, ia pun mau tak mau melempar guci berisi air yang seperti es campur tadi dan mengambil kedua pedang miliknya, Archie berhasil menangkis serangan orang itu dengan menggunakan pedangnya.


"Cakar?" Archie sedikit terkejut dengan cakar yang berhasil ia tahan, orang yang menyerangnya itu masih tertutup jubah berwarna hitam yang menutupi wajahnya sehingga membuat Archie tak mengenali siapa yang sudah menyerangnya.


Orang yang menyerang Archie itu tiba-tiba memutar tubuhnya, dan dengan mudahnya dia berhasil lepas dari Archie dan kembali menyerang Archie dengan sangat brutal.


Pedang Archie dan Cakar miliknya saling beradu sehingga menyebabkan sebuah suara nyaring dari keduanya, orang yang menyerang Archie itu tak henti-hentinya memberikan serangan cakar ke arah Archie dan itu membuat Archie sedikit kerepotan.


Ketika merasa serangannya tak membuahkan hasil, dia pun kembali melompat tinggi dan menukik sambil membuat serangan cakar ke arah Archie.


Archie sudah bersiap menahan serangan itu, namu dengan cepat Azergim menggantikan posisi Archie sehingga dia yang menahan serangan itu tanpa pelindung apapun.


"Azergim kau tak apa?" Archie langsung khawatir dengan kondisi Azergim.


Memang lengan Azergim mengeluarkan darah segar karena cakar itu menembus kulitnya, tetapi tidak ada kekhawatiran di wajah Azergim sehingga membuat Archie bisa sedikit bernafas lega.


Orang itu juga langsung mengambil jarak dari Azergim saat menyadari cakarnya melukai Azergim.


"Apa-apaan kau Azergim! Kenapa kau malah melindungi orang luar itu!" Orang itu tiba-tiba berteriak sambil menunjuk-nunjuk Azergim.


Azergim yang diteriakki hanya tersenyum saja, Archie juga jadi kebingungan dengan sikap Azergim yang seperti itu.


"Selamat datang kembali Crishy" ujar Azergim.


Orang yang dipanggil Crishy oleh Azergim tadi akhirnya membuka tudungnya yang sedari tadi menghalau orang lain untuk melihat wajahnya. Terlihatlah rambut panjang berwarna merah yang terurai dan bola mata yang seperti batu permata ruby. Kulitnya agak berbeda dengan yang lainnya, dia memiliki kulit berwarna putih seperti elf biasa.


"Ummm maafkan aku, aku hanya mengetes kemampuan kalian karena pagi tadi aku melihat kalian latih tanding dengan sangat hebat!" Ujar Crishy sambil tersenyum hangat ke arah mereka berdua.