
Sebelum peristiwa di alun-alun.
"Dari semua Arcana itu, terdapat beberapa Arcana yang memiliki pengaruh buruk ke penggunanya. Benda itu bernama Dark Arcana"
"Dark Arcana?" Tanya Archie masih kebingungan dengan penjelasan dari Yan Liu.
Yan Liu mulai menjelaskan kepada Archie apa itu Dark Arcana.
Dark Arcana merupakan benda yang serupa Arcana biasanya namun memiliki efek negatif bagi para pemakainya. Jika pemakainya tidak dapat mengendalikan side effect dari benda tersebut, maka orang itu akan dikendalikan oleh Dark Arcana mulai dari tingkah laku, emosi hingga kepribadian.
"Lalu apakah walikota Thousand River City itu memiliki Dark Arcana sehingga kau menyuruhku untuk membunuhnya?" Tanya Archie
"Tidak, ia tidak memiliki Dark Arcana. Namun ia merupakan bawahan dari pengguna Dark Arcana The Gluttony! Jika kau masih tidak mengerti sebaiknya kau lihat saja sendiri seperti apa nantinya"
******
Kembali ke alun-alun. Saat ini warga dari Thousand River City menjadi sangat kebingungan ketika melihat walikota mereka berubah wujud menjadi aneh.
Mereka semua melihat dengan mata kepala mereka sendiri ketika pria berjubah hitam itu memenggal kepala walikota, namun walikota tersebut masih hidup dan ajaibnya lagi kepala yang sudah terlepas dari tempatnya, kini malah kembali lagi namun dalam keadaan aneh sekaligus mengerikan.
Archie masih terlihat santai setelah memenggal kepala si walikota, dan kini ia masih berdiri di tengah-tengah kepungan pasukan kerajaan.
Akan tetapi para pasukan kerajaan juga masih tak memahami peristiwa yang terjadi. Mereka semua terlihat ketakutan melihat walikota yang berubah wujud itu.
Walikota itu bukanlah manusia lagi. Wujud manusianya sudah berubah 100% menjadi sekutu iblis.
Ia memiliki tiga wajah dalam satu kepala, semua wajahnya menunjukkan ekspresi orang yang tamak, rakus, pembohong, licik, picik, bejad.
Tangannya yang seharusnya hanya dua saja, kini bertambah dua lagi sehingga ia memiliki empat tangan.
Badannya yang sudah penuh lemak itu, kini malah menjadi semakin membulat seperti bola sepak, dan warna kulitnya hitam seperti terbakar api.
"Berani sekali kau mengganggu bisnis ku! Biarkan aku memperkenalkan diriku wahai makhluk rendahan! Aku Arunasura, aku adalah salah satu bawahan Iblis agung Greed yang paling setia!"
Koar-koar iblis itu tak di dengarkan oleh si Archie, ia malah sibuk memperhatikan tiap sisi wajahnya si iblis. Ia merasa interesting melihat tiga wajah yang sama dalam satu kepala.
"Hoi makhluk rendahan! Berani sekali kau mengabaikan ku, akan ku buat kau menyesal karena telah menganggu urusan kami!"
Arunasura langsung memberikan serangan ke arah Archie, namun entah kenapa dengan mudah Archie mampu menghindari serangan-serangan dari Arunasura. Archie langsung fokus melihat ke arah Arunasura untuk melihat status dari makhluk tersebut, seketika muncullah deretan informasi tentangnya.
[Arunasura]
Level: 25
Tipe: Demon
Tingkat: Common Boss
"Pantas saja kau begitu lemah, ternyata kau hanya iblis rendahan!" Ejek Archie setelah ia melihat status Arunasura.
Tentu saja Arunasura tidak terima dengan perkataan Archie, ia menyerang Archie dengan membabi buta tanpa henti. Archie tidak bisa menandingi kecepatan dari Arunasura karena ia hanya manusia biasa, sedangkan Arunasura adalah seorang Iblis yang jelas-jelas berbeda dengannya.
Semua serangan dari Arunasura tepat mengenai Archie. Straight kanan, jab kiri, uppercut, hook kiri, terus ditutup dengan sebuah pukulan lurus dengan menggunakan tangan kanan yang harus membuat Archie terpental jauh.
Arunasura lalu berpose layaknya seorang petinju yang menang T-KO. Ia merasa sudah menang dan membunuh Archie detik itu juga, ia lalu mengalihkan perhatiannya kepada para prajurit dan penjaga yang sedari tadi hanya bisa memandangi iblis itu.
"Enyahlah kalian semua dasar manusia rendahan!"
Para prajurit dan penjaga sangat ketakutan melihat walikota mereka yang sekarang ini berubah menjadi iblis, mereka semua berlarian kesana kemari- tak beraturan- terberai kemana-mana. Namun Arunasura tidak menginginkan mereka untuk bebas, ia dengan cepat membunuh para prajurit dan penjaga itu dengan sangat kejam.
Tangan-tangan terputus, kaki-kaki tak bisa dijalankan, kemudian dilanjutkan dengan adegan memakan manusia itu atau organ vitalnya. Siapapun yang melihat adegan tersebut, dijamin akan mengeluarkan cairan lewat mulut mereka saat itu juga, namun tidak bagi orang yang suka dengan hal tersebut.
"Saya mohon tuan jangan bunuh saya, saya punya anak dan istri yang masih harus dinafkahi! Kasihanilah hamba tuan!" Ucap seorang prajurit mengharap iba dari sang Iblis.
Sang Iblis tersenyum melihat manusia itu mengiba kepadanya. Ia merasa seperti seorang dewa yang bisa memainkan nyawa seseorang dengan mudahnya. Akan tetapi ia tetaplah Iblis! Ia tidak akan memberikan kesempatan sekecil apapun kepada manusia yang mereka anggap rendahan.
Dengan senyuman mengerikannya, ia dengan cepat berada di dahapan prajurit itu dan hendak memakannya. Tetapi dalam sepersekian detik, si iblis itu terpental karena sebuah pukulan yang amat keras sekali.
Si iblis itu lalu melihat seorang laki-laki yang berdiri dengan tegap sambil menatapnya dengan intens. Si iblis yang tidak lain adalah Arunasura begitu terkejut dengan apa yang ia lihat. Ia yakin sekali semua serangannya tadi tidak ada yang meleset, namun kali ini pria itu bangkit kembali walaupun dalam keadaan babak belur.
"Pergilah dari sini sebelum kau kehilangan nyawa. Pikirkanlah jika kau mati disini dan bagaimana nasib keluargamu nantinya" ucap laki-laki itu yang tidak lain ialah si Archie.
Prajurit itu langsung pergi dari situ dan didalam hatinya ia sangat berterimakasih kepada sang penyelamatnya itu, prajurit itu pergi dengan perasaan bahagia sekaligus haru.
"Kau? Bagaimana bisa kau bangkit kembali setelah menerima semua serangan dariku?" Tanya Arunasura ke Archie
Dengan gaya khasnya yang sedikit sombong, ia lalu mencabut pedangnya serta memakai topeng yang ia dapat dari dungeon kemarin.
Selepas itu ia pun mulai mengucapkan sebuah kalimat yang mungkin akan menyakiti Arunasura.
"Sudah kubilang, kau itu hanya iblis rendahan yang berlagak seperti iblis kelas atas! Bahkan pukulan kau itu hanya seperti pukulan anak kecil bagiku. Hmmm saat ini aku benar-benar ingin membunuh kau wahai **** gendut berwajah tiga!"
[Air Step] langsung diaktifkan oleh Archie, lalu setelah sampai dihadapan Arunasura dengan sekejap mata, kemudian Archie memberikan 2 tebasan ke arah badan Arunasura.
Selepas itu Archie kembali menyerang Arunasura, kali ini tebasan beruntun tanpa hentinya ia lakukan. Sekujur tubuh Arunasura tertebas oleh kedua pedang samurai milik Archie dan meninggalkan bekas luka yang amat dalam sekali.
Arunasura merasa nyawanya sedang terancam, ia kemudian menyerang balik Archie. Dengan keempat lengannya itu ia merasa di atas angin oleh Archie, akan tetapi ia salah perhitungan. Archie ternyata sudah memperhitungkan segala kemungkinan yang ia alami.
Keempat lengan itu seakan tak berguna ketika menghadapi Archie, dua tangannya sudah terpotong dan tergeletak di tanah. Setelah puas menyerang, Archie mundur beberapa langkah dan mulai mengatur nafasnya.
"Keparat! Manusia rendahan kubunuh kau!"
"Dari tadi bisa ngebacot saja! Rasakan ini Judgement Cut!"
Tanpa Arunasura sadari ia kembali tertebas oleh Archie, ia tidak mengetahui tentang skill yang dimiliki Archie. Judgement Cut bisa membuat Archie menebas musuhnya tanpa harus berada di dekat musuhnya, ia memanfaatkan gelombang kejut yang diciptakan oleh skill Judgement Cut untuk menyerang musuhnya.
Iblis bola sepak itu lalu tertunduk lemas, ia tak sanggup lagi bertahan dari serangan yang dibuat oleh Archie. Kemudian Archie mendekatinya dan mulai mengacungkan pedang berwarna hitam pekat itu ke arah Arunasura.
"Ada kata-kata terakhir?" Tanya Archie karena ia tahu satu serangan lagi, Iblis itu akan tamat.
Arunasura tak menjawab, ia diam membisu seakan sudah tak memiliki pita suara lagi. Ia begitu pasrah dengan keadaannya sekarang ini, ia seperti menyesal telah berurusan dengan Archie.
"Mati kau manusia rendahan!"
Tiba-tiba tangan Arunasura menembus perut dari Archie dengan sangat tepat. Ia lalu tertawa terbahak-bahak ketika melihat seorang manusia yang telah terjerumus oleh tipu dayanya.
Arunasura menjadi terlalu senang karena ia berhasil membunuh Archie dan itulah yang membuat masalah baginya. Karena terlalu senang ia tak sadar bahwa Archie yang ia tusuk itu, kini perlahan-lahan menjadi butiran debu yang harus jatuh ke tanah.
"Kenapa ia tiba-tiba menjadi debu? Apa yang telah ia perbuat?" Itulah pertanyaan yang muncul di benak Arunasura.
Dan plash sebuah tebasan cepat mengenai lengan Arunasura yang tadi sempat menusuk Archie.
"Arrrgghhh!"
Raungan mengerikan terdengar hampir ke seantero Re-Estize Empire. Raungan itu terdengar seperti bunyi induk ayam yang mencari anaknya, begitu berisik.
Belum sempat Arunasura kembali ke kenyataan, tiba-tiba satu lengan terakhir yang ia miliki juga tertebas. Terdengarlah suara jeritan mengerikan untuk yang kedua kalinya.
"Kenapa kau berteriak begitu keras? Bukannya kehilangan beberapa lengan tidak ada masalah yang akan datang bagi seorang iblis?" Ucap Archie yang muncul tiba-tiba dari belakang Arunasura.
Arunasura menatap Archie dengan wajah yang sangat abstrak. Satu sisi terlihat seperti membenci, satu sisinya terlihat seperti marah, dan satu sisinya lagi terlihat seperti ketakutan dengan Archie.
"Kau...kau...kau! Kau telah melakukan kesalahan fatal! Kau tidak tahu siapa yang kau lawan dasar manusia rendahan!"
Dengan gaya seperti tak mendengar, Archie mendekat ke arah Arunasura yang sudah tak berdaya sama sekali. Ia sebenarnya ingin sekali segera membunuh iblis itu, namun ia hendak mencari informasi lebih lanjut tentang Greed alias boss dari Arunasura.
"Apa kau masih tidak ingin memberi tahu tentang atasanmu itu kepadaku?" Tanya Archie
Arunasura masih tidak berniat berbicara satu katapun, ia bahkan masih memandangi Archie dengan tatapan yang serupa.
Karena kesal pertanyaannya tak dijawab, Archie langsung memenggal kepala iblis itu. Dengan sekali tebas kepala dengan wajah tiga rupa itu langsung terlepas dari anggota badan yang lainnya.
Namun salah satu dari sisi wajah yang memperlihatkan ekspresi ketakutan, sempat mengucapkan kata Az namun tak selesai karena sudah tertebas oleh Murasame.
[Log]
[Anda telah membunuh Peryn Knodel si walikota Thousand River City yang tamak. Anda berhak mendapatkan titel]
[The Unecpected]
[Menambahkan +10 ke semua status]
[Menambahkan 10% peningkatan status ketika solo]
[Memberikan 300 poin Fighting Spirit]
[Memberikan 300 poin Darkness Aura]
[Anda telah membunuh manusia sebanyak 50 orang lebih, Anda mendapatkan titel]
[The Killer]
[Menambahkan 5% peningkatan status ketika solo]
[Titel ini membuat Anda seperti seorang penjahat]
[White River City sekarang ini tak memiliki pemimpin wilayah!]
"Hmpp penjahat kah? Apakah dengan membunuh penjahat aku juga disebut penjahat?" Komentar Archie saat melihat informasi yang ada di layarnya.
Archie berjalan dengan santai meninggalkan alun-alun, suasana hangat sore tadi itu berganti menjadi terlalu panas setelah adanya peristiwa pembunuhan walikota itu.
Warga yang menyaksikan hal tersebut menunjukkan ekspresi yang sulit. Mereka hendak berterimakasih kepada Archie karena telah menyelamatkan mereka, namun mereka juga takut kalau mereka dibunuh juga oleh Archie.
"Terimakasih pahlawan bertopeng rambut putih!" Teriak salah satu anak-anak yang mulai awal hingga akhir melihat kejadian itu.
Teriakan dari anak-anak itu, mulai menunjukkan hasil. Semua warga yang awalnya ragu, kali ini tanpa ada keraguan lagi mereka mengucapkan terimakasih ke Archie. Mereka semua menganggap Archie sebagai pahlawan mereka semua.
******
Cyrus Online kembali menjadi trending topik. Setelah berhasilnya Guild Nebula menaklukkan dungeon, kali ini yang menjadi pembicaraan adalah adanya seorang player yang membunuh walikota salah satu kota di Re-Estize Empire.
Dan setelah ditelisik lebih dalam, ternyata player tersebut merupakan player yang membantu Guild Nebula untuk membasmi dungeon kala itu. Dan juga player inilah yang membantai para player member Guild Red Scorpion saat acara event dungeon.
2 wartawan Cyrus TV langsung saja ketempat lokasi player itu berada, namun mereka tidak menemukan player dengan ciri-ciri yang sudah disampaikan oleh pimpinannya. Mereka lalu berinisiatif dengan menanyai beberapa player yang menurut mereka ada sangkut pautnya dengan player yang dimaksud.
Dimulai dari ketua cabang Guild Nebula Re-Estize Empire, Viola. Mereka bertanya kepada Viola tentang player yang dimaksud, namun Viola tak bisa menjawabnya dengan jelas karena ia juga baru saja kenal dengan player itu.
"Aku juga tak tahu siapa sebenarnya dia dan berita tentang player yang membunuh walikota Thousand River City itu kemungkinan besar memang dirinya. Aku baru bertemu dengannya saat event dungeon tersebut namun sepertinya aku sudah lama mengenal orang itu jadi aku akan menaruhkan nyawaku untuk orang itu karena ia begitu berharga bagi Aku dan juga anggota Guild Nebula Re-Estize Empire"
"Benar sekali ketua!"
Merasa tak mendapatkan jawaban yang tepat, kali ini mereka mewawancarai seorang player yang begitu dihormati di Re-Estize Empire. Pemimpin Guild Lavindior Siegfred.
"Aku tau dia bukan player sembarangan! Hei Archie! Jika kau melihat pesan ini maka aku Siegfred dari Lavindior berjanji akan menjadi pelindungmu sampai game ini tutup!"
Masih tidak mendapatkan jawaban yang signifikan namun sekarang mereka tahu bahwa nama dari player tersebut ialah Archie.
Kali ini mereka berdua menanyakan ke beberapa player yang menurut mereka tahu tentang player itu.
"Wah dia player yang sangat hebat dan cepat!"
"Dia itu hantu berambut putih!"
"Dia itu seorang ahli yang menyamar menjadi seorang noob! Aku yakin itu! Aku ingin berguru dengannya!"
"Archie itu bintangnya Aquarius, lahirnya Senin Wage, shionya tikus, kesukaannya mie instan"
Mendengar semua jawaban yang tak menjawab pertanyaan itu. Mereka berdua akhirnya menyerah dan mulai menuliskan sebuah artikel di situs cyrusonline.net dengan tajuk "Player Misterius Dimana Kau?"