
(Ruang bawah tanah kota Del Comte)
"Jadi kalian ini adalah perempuan-perempuan yang diculik oleh orang-orang 7Deadly itu?"
Para perempuan yang ada di bawah tanah itu hanya bisa mengangguk dengan wajah yang murung, mereka sama sekali tidak ingin hidup seperti ini.
Seth sangat penasaran dengan beberapa perempuan yang bersamanya sekarang ini, di sebuah tempat rahasia di bawah tanah Del Comte.
Semenjak dirinya ketahuan dan menjadi kejaran orang-orang 7Deadly, Seth diselamatkan oleh seorang perempuan yang merupakan salah satu korban penculikan 7Deadly.
Perempuan itu bernama Emily, ia merupakan seorang NPC yang berasal dari kota ini. Emily menjadi korban penculikan ketika 7Deadly mulai datang ke kota Del Comte, dan semenjak saat itu ia hidup sebagai budak milik 7Deadly.
Namun ia berhasil meloloskan dirinya dan membawa beberapa perempuan yang lain, ketika 7Deadly sedang dilanda kekacauan yang disebabkan gangguan oleh para koboi kota Del Comte.
Semenjak hari itu Emily hidup di bawah tanah ini, ia hanya keluar ketika situasinya cukup aman. Emily keluar hanya untuk mencari makanan untuk bertahan hidup.
Mendengar semua cerita dari Emily itu, membuat Seth ikut bersimpati padanya. Seth juga sangat marah dengan apa yang dilakukan oleh 7Deadly terhadap para perempuan di kota ini.
"Apa yang dilakukan 7Deadly kepada kalian semua?"
Mereka saling menatap satu sama lain mendengar pertanyaan Seth itu, setelah cukup lama akhirnya mereka pun mau bicara.
"Mereka memiliki semacam kualifikasi pada para tahanan yang lain, ada wanita yang mereka anggap punya potensi, mereka pun akan membawa wanita itu pada seseorang bernama Escobar" Ucap Emily dengan wajah murungnya itu.
"Lalu jika tidak memiliki potensi bagaimana?" Seth kembali bertanya.
Emily merasa bingung untuk menjawab pertanyaan Seth itu, ia seperti menahan dirinya untuk tidak mengingat hal yang begitu buruk baginya, namun teman-temannya yang lain mencoba untuk membuat Emily tetap tegar.
"Mereka yang tidak memiliki potensi itu akan menjadi budak selamanya. Mereka akan digunakan oleh orang-orang itu untuk hal apapun dan...dan"
Emily tidak sanggup lagi untuk melanjutkan ucapannya, ia sudah terisak dan menutupi wajahnya, ia sudah cukup kuat menahan beban itu selama ini.
Seth yang sudah cukup paham dengan apa yang dialami oleh Emily itu hanya bisa memalingkan wajahnya sambil menggigit bibir bawahnya, Seth lalu mencoba menenangkan Emily yang sedang terpukul batinnya itu.
"Tenang saja, aku pasti akan membebaskan kalian semua. Aku berjanji!" Ucap Seth sambil tersenyum ke arah mereka semua, jika maskernya tidak menghalangi maka terlihatlah senyuman manis yang begitu hangat itu.
Kemudian Seth pun mencoba menghubungi Izzy yang terpisah jarak dengan dirinya itu. Beberapa kali ia mencoba menghubungi Izzy namun Izzy sama sekali tidak merespon, Seth pun menjadi berpikiran yang tidak-tidak karena hal itu.
Dengan panik yang menyerangnya, Seth ingin ke luar dari tempat itu dan ingin segera menemui Izzy, tetapi langkahnya itu dihentikan oleh Emily yang tidak ingin Seth pergi dari sana.
Emily tidak ingin nyawa Seth terbuang-buang begitu saja, dan ia juga takut jika Seth ketahuan lagi mungkin juga nasib dirinya dengan beberapa perempuan lain juga ikut terancam.
Seth tidak menyadari situasi itu, ia cuma mendengus kesal dengan dirinya yang tidak bisa berbuat apa-apa saat ini.
Namun beberapa saat setelah itu, Seth dikejutkan dengan sebuah pesan yang masuk dari Izzy.
"Syukurlah kau baik-baik saja, mereka semua tengah mencari dirimu Seth!"
"Lupakan hal itu, bagaimana keadaan dirimu apa kau tidak mengalami hal yang mengerikan?" Tanya Seth yang begitu khawatir dengan kondisi Izzy itu.
Izzy tertawa nyaring dari seberang sana, ia mungkin tak menyangka ia akan di khawatirkan sedemikian rupa oleh Seth, dan itu cukup membuat dirinya merasa lucu.
"Santai saja mereka bahkan tidak menganggapku sama sekali, ngomong-ngomong aku memiliki suatu informasi yang harus aku sampaikan padamu, aku juga sudah memberitahukan hal ini pada Archie dan kemungkinan besar kita akan berperang dengan mereka semua!"
"Berperang kau bilang?" Seth sangat terkejut dengan apa yang barusan di katakan oleh Izzy.
"Ya kita akan berperang dengan 7Deadly dan juga Legado Del Fantasma yang merupakan dalang semua ini. Para koboi-koboi di kota ini juga akan membantu kita karena mereka sudah muak dengan semua ini, jadi tetaplah jauh dari penglihatan mereka semua dan kalau bisa kau awasi mereka malam nanti, karena menurut informasi yang kudapat akan ada salah satu petinggi Legado Del Fantasma berkunjung ke sana untuk mengambil barang-barangnya"
Seth masih tidak percaya jika mereka akan berperang dengan orang-orang 7Deadly dan Legado Del Fantasma itu, namun ia tidak punya waktu lebih untuk memikirkan hal tersebut.
Seth memiliki misi lebih penting dari sekedar memikirkan hal itu tadi, ia memiliki misi untuk mengintai 7Deadly yang nanti akan melakukan pertemuan dengan orang dari Legado Del Fantasma itu.
Seth sedikit penasaran dengan Legado Del Fantasma, ia pun mencoba menanyakan hal ini kepada Emily yang ia pikir pernah mendengar atau mengetahui sedikit tentang Legado Del Fantasma.
Emily memegang dagunya sambil menatap ke atas mencoba mengingat-ingat apa saja yang pernah ia dengar saat masih menjadi budak milik 7Deadly, setelah ia mengingatnya Emily pun langsung menarik-narik lengan Seth sampai-sampai Seth merasa sedikit pusing karena ditarik-tarik oleh Emily.
Seth buru-buru membangunkan Emily yang langsung menunduk sangat rendah begitu ia menyadari kesalahannya tadi.
"Santai saja Emily, aku tidak pernah menganggap hal itu. Lagipula jangan panggil aku tuan, cukup Seth saja, aku bukan tuanmu dan kau juga bukan budak, kau adalah temanku!" Ucap Seth yang membuat Emily merasa tersentuh, hingga pada akhirnya Emily kembali terisak.
Seth langsung panik melihat Emily yang terisak itu, ia sama sekali tidak mengerti kenapa Emily bisa menangis. Tambah panik lagi dirinya ketika perempuan yang lain ikut menyalahkan Seth, mereka menyebut Seth laki-laki yang tidak peka, namun mereka ikut senang melihat Seth yang kepanikan itu.
…………
Di malam harinya Seth pun mulai keluar dari ruang bawah tanah kota Del Comte itu. Emily menemani dirinya hingga sampai kepermukaan, sebenarnya Emily ingin ikut Seth mengintai 7Deadly namun Seth melarangnya karena memang hal ini sangat berbahaya dan Seth tidak ingin membuat Emily terluka.
Emily pun hanya bisa melihat punggung Seth dari kejauhan sambil mendoakan Seth agar baik-baik saja, Emily mengatupkan kedua tangannya sambil menatap bulan yang menerangi kota Del Comte malam itu. Emily terhanyut dalam keheningan malam, ia berdoa penuh khusyuk.
Seth menembus kegelapan malam dengan sangat cepat, ia seperti ninja-ninja hebat pada zaman feodal dulu, bekerja dalam senyap itulah mottonya.
Seth kembali ke tempat markas tersembunyi milik 7Deadly itu, di sana terlihat banyak sekali orang-orang berjaga, bahkan lebih banyak dari saat Seth menyusup masuk ke dalam markas mereka itu.
Semua orang yang berjaga terlihat sangat waspada, itu wajar karena mereka baru saja kecolongan oleh Seth dan mereka tidak ingin hal itu terjadi lagi.
Seth ingin melihat lebih jelas lagi, ia pun mencoba naik ke atas agar penglihatannya semakin bagus. Tetapi ia melihat ada beberapa orang yang sudah berjaga dia tempat yang ingin dijadikan Seth sebagai spot pengintaian itu.
Seth nampak berpikir sejenak sebelum akhirnya ia memutuskan untuk tetap naik ke atas sana.
Seth mengendap-endap dan menyerang mereka semua secara bergantian untuk tidak menimbulkan kegaduhan. Dengan keahliannya itu, ia begitu mudah menaklukkan musuh-musuhnya itu dan kini ia sudah mendapatkan spot yang bagus untuk mengintai.
"Baik mari kita lihat siapa orang bernama Escobar itu" Ucapnya lalu ia mulai menjalankan misi pengintaiannya.
Cukup lama ia mengintai orang-orang 7Deadly itu namun ia masih tidak menemukan orang yang dikenal sebagai Escobar itu.
Sebenarnya Seth pun tidak tahu pasti seperti apa Escobar itu, sewaktu ia bertanya pada Emily pun, Emily juga berkata tidak tahu dan tidak pernah melihat Escobar sama sekali.
Namun Emily bilang kalau ia pernah sekali melihat asisten Escobar yang sering ke tempat 7Deadly untuk melihat dan menjemput barang mereka itu, dari cerita Emily itu Seth jadi tahu nama asisten Escobar itu adalah Raul dan Mendoza.
Menurut penuturan Emily, Raul adalah orang yang memiliki pedang besar di punggungnya, memiliki wajah seperti banteng dan ia memiliki kulit agak gelap dengan sepasang tanduk di kepalanya, dari situ Seth sudah bisa memastikan kalau Raul ini adalah seorang pemain yang mengambil ras minotaurus.
Sedangkan Mendoza sendiri, adalah seorang pemain yang mengambil job tanker dan ras manusia. Seth mengetahui itu saat Emily bercerita kalau Mendoza itu berbeda dengan Raul karena ia terlihat seperti manusia seperti biasanya, dan memakai baju besi yang setiap ia melangkah maka akan terdengar seperti sebuah tabuhan genderang perang.
"Kemungkinan besar orang bernama Raul itu memiliki job Warrior dengan menitik beratkan ke STR yang berlebihan, lalu Mendoza ini adalah Tank yang cukup kuat. Akan ku catat hal ini!" Seth bergumam pelan sambil membayangkan seperti apa kedua orang itu.
Beberapa saat kemudian, perhatian Seth berubah ke arah dua orang yang sedang berjalan ke arah orang-orang 7Deadly.
Dari kejauhan Seth sudah bisa menebak kalau kedua orang itu adalah Raul dan Mendoza yang merupakan asisten Escobar. Seth mengetahui hal itu dari ciri-ciri yang sudah diceritakan oleh Emily, yaitu sepasang tanduk yang membuat Raul dan Mendoza begitu berbeda.
Namun setelah dilihat oleh Seth dengan langsung, hampir tidak ada perbedaan diantara keduanya jika saja Mendoza memilih ras sebagai minotaurus juga.
Mendoza memiliki badan yang sama besarnya dengan Raul, dan menurut pengamatan Seth, Mendoza juga memiliki kekuatan yang setara atau paling tidak mendekati kekuatan Raul.
Penampakan mereka berdua juga sedikit membuat tubuh Seth bergetar, karena baru pertama kali ia melihat orang-orang kuat seperti Raul dan Mendoza itu. Seth benar-benar mengerti kenapa kedua orang itu benar-benar ditakuti bahkan oleh 7Deadly saja.
Lalu Seth berpikir, jika kedua asistennya saja sudah seperti itu. Bagaimana dengan Escobar yang masih misterius itu, Seth tidak dapat membayangkan bagaimana Escobar itu namun ia memiliki gambaran jika Escobar itu tak kurang dan tak lebih dari Raul dan Mendoza.
Seth juga melihat sosok Alberto di sana, ia ingat bagaimana dirinya dikalahkan dengan mudah oleh Alberto itu. Rasa kesal mulai memenuhi Seth, bahkan kedua keningnya menyatu saat ia melihat sosok Alberto itu.
Lalu menarik terjadi, Seth terkejut dengan Raul yang tiba-tiba saja memukul Alberto hingga Alberto merasa kesakitan dan tidak bisa berdiri untuk beberapa saat.
Selepas menghajar Alberto, Raul pun masih mengamuk dan kini ia mulai mengayunkan pedangnya ke segala arah hingga anggota 7Deadly pun ikut terkena imbasnya dan kebanyakan dari mereka terbunuh oleh amukan Raul itu.
Saat Raul mengamuk dan sudah kehilangan kesadarannya itu, dengan santai Mendoza mendorong Raul namun akibat dorongannya itu Raul bahkan terlempar cukup jauh dan karena itu Raul pun kembali mendapatkan kesadarannya.
Seth begitu terkejut dengan apa yang ia lihat itu, ia sudah tidak habis pikir dengan kekuatan yang ditunjukkan oleh Raul dan Mendoza itu.
Seth bahkan menganggap mereka berdua adalah sosok jelmaan monster yang mengerikan, dengan masih perasaan yang ngeri akhirnya Seth memutuskan untuk segera pergi dari situ dan kembali ke tempat persembunyiannya, dan ia akan melaporkan apa yang ia lihat tadi pada Archie.