Cyrus Online

Cyrus Online
Chapter 181: Kenyataan Pahit di White Dragon Empire



Perjalanan Archie menuju ke White Dragon Empire cukup melelahkan dan sedikit membosankan, hal itu dikarenakan oleh peraturan yang dibuat oleh Panglima Burung, yang menginginkan perjalanan mereka hanya dilakukan dengan cara berjalan kaki serta tanpa banyak suara. Ya, perjalanan mereka begitu sunyi karena setiap Archie, Alruna atau Crishy ingin berbicara, Panglima Burung langsung mengeluarkan sebuah aura yang menakutkan sehingga menciutkan nyali mereka bertiga untuk bersuara.


Tetapi semua kepahitan itu berangsur-angsur membaik, setelah mereka berempat sudah sampai ditempat tujuan mereka.


Saat ini mereka sudah memasuki sebuah kota kecil yang berada di kawasan White Dragon Empire. Belise, itulah nama kota kecil itu.


Keadaan kota Belise begitu buruk. Banyak sekali lubang-lubang yang menganga besar di sekitar tembok kota yang terlihat kokoh namun rapuh itu, rumah-rumah yang juga terlihat seperti baru saja terkena angin ribut, serta keadaan penduduk yang seperti sedang menantikan datangnya kematian.


Archie yang melihat keadaan miris kota tersebut membuat dirinya bertanya-tanya, apakah ini benar-benar kota yang dimaksudkan dalam perjanjiannya dengan orang yang akan memberitahukan kepadanya sebuah informasi penting?


Crishy yang juga merasa aneh dengan keadaan kota itu langsung menimbulkan rasa penasaran yang tinggi, akhirnya ia tak bisa menahan diri untuk menanyakan apa sebenarnya yang terjadi di kota itu.


"Karena perang!" Jawab Panglima Burung dengan singkat. Dan tentu saja, jawaban itu mengejutkan Crishy karena ia belum pernah melihat realitas yang seperti itu.


Walaupun seperti itu Crishy masih belum mau menerima kenyataan begitu saja, ia kembali mencoba bertanya namun kali ini kepada Archie. Akan tetapi, Archie hanya menunjukkan wajah yang berat dan sekali lagi Crishy terkejut setelah mendapatkan kenyataan yang sama. Alruna langsung menenangkan Crishy yang begitu shock tersebut, bagi Alruna kejadian yang menimpa kota Belise juga pernah ia alami. Walaupun masih ada sedikit trauma yang mengganggunya, namun Alruna tidak mau kalah dengan trauma akibat peperangan itu.


"Kau yakin orang yang kau cari ada di kota ini? Aku rasa hal itu kurang meyakinkan jika melihat dari keadaan kota ini"


Archie tidak menanggapi pertanyaan Panglima Burung, ia saat ini tengah sibuk berkirim pesan dengan pemain yang akan memberitahukannya beberapa informasi berharga tentang White Dragon Empire.


Tak selang beberapa lama, Archie kembali melangkahkan kakinya, hal itu juga diikuti oleh ketiga orang yang dibelakangnya. Mereka bertiga nampak kebingungan dengan Archie yang tiba-tiba berjalan tanpa berkata apapun kepada mereka, namun mereka melihat ada seseorang dengan pakaian yang sedikit mencolok tengah berdiri seperti tengah menunggu kedatangan mereka semua.


"Bagaimana pendapatmu tentang Belise? Aku harap kalian semua tidak kecewa" Ujar orang itu.


......................


"Sebelumnya, perkenalkan namaku adalah Proxyma. Pekerjaan ku adalah menjual informasi dengan harga tinggi" Orang itu memperkenalkan dirinya kepada Archie dan para rombongannya.


Proxyma, seorang player yang memiliki sebuah job yang cukup khusus yaitu Light Walker, sebuah job khusus dari seorang Assassin. Dengan kemampuannya itulah, Proxyma mampu melakukan misi-misi spionase tanpa sepengetahuan orang lain, dan ia akan menjual informasi yang ia dapatkan kepada pemain lain dengan harga yang cukup tinggi.


Penampilan Proxyma tidak mencerminkan seorang Assassin sama sekali. Jika seorang assasin sering berpenampilan tertutup dengan jubah berwarna hitam-hitam atau abu-abu, berbeda dengan Proxyma yang malah berpenampilan seperti seorang detektif lengkap dengan topi detektifnya yang berwarna putih dengan leres putih.


Setelah bertemu dengan Proxyma. Archie bahkan tidak mengalihkan pandangannya sama sekali ke arah bola mata Proxyma yang berwarna hijau jamrud itu. Hal itu karena Archie sendiri merasa tak yakin dengan orang yang ada di hadapannya saat ini, namun segera saja ia melupakan semua pemikiran-pemikiran itu karena ia juga menyadari, sosok dirinya pun tak mencerminkan sosok seorang samurai sejati walaupun dirinya memiliki job sebagai samurai.


"Jadi, apa saja yang kau ketahui tentang Duggarum?" Archie langsung saja masuk ke pembahasan utama, ia tak mau berlama-lama lagi.


"Woah-woah santai bung santai! Kau akan dapatkan hal yang kau inginkan karena kau sudah berhasil memecahkan teka-teki yang ku berikan" Ucap Proxyma dengan senyuman yang agak menggoda sebelum akhirnya ia melanjutkan ucapannya. "Namun kalian harus membantuku terlebih dahulu"


"Namamu di sini Archie kan? Aku sudah meneliti sepak terjang mu di Cyrus Online, kau adalah pemain yang hebat dan mungkin yang paling dekat untuk berhasil menyatukan seluruh benua Cirus. Kau memiliki sesuatu yang tidak dimiliki oleh pemain lain yang juga berpotensi untuk menyatukan seluruh benua, buktinya adalah ketiga orang dibelakang mu itu yang bukan pemain seperti kita, melainkan NPC!"


Archie terkejut dengan pernyataan Proxyma yang sangat tepat itu, namun disisi lain Archie juga merasa sedikit kebingungan dengan apa yang baru saja disampaikan oleh Proxyma. Ketiga NPC yang mengikuti Archie itu juga terkejut, mereka bertiga langsung bergerak kedepan Archie dan bersiap-siap untuk menyerang. Mereka bertiga merasa kalau Proxyma cukup berbahaya dan bisa saja menyerang mereka.


Proxyma tersenyum melihat hal itu, lalu ia sedikit menggaruk kepalanya. Ia sama sekali tak berniat menyerang atau melukai Archie atau mereka bertiga, namun hal tersebut membuat Proxyma sedikit takjub dengan kemampuan Archie yang bisa membuat NPC bergerak untuk melindungi dirinya tanpa disuruh sama sekali.


Proxyma pun tertawa sejenak dan lalu berkata. "Kalian semua lucu sekali, ayo ikut aku maka kalian akan tahu apa yang aku maksudkan tadi"


Mereka berempat saling bertatapan dengan kebingungan yang masih melanda, namum pada akhirnya mereka pun mengikuti kemana Proxyma akan membawa mereka.


Selang beberapa lama semenjak mereka mengikuti Proxyma, mereka ternyata sudah berada jauh dari kota Belise dan kali ini mereka sampai di sebuah desa kecil yang keadaannya tak jauh beda dengan Kota Belise.


Bahkan keadaan desa itu terlihat lebih buruk lagi, penduduk desa itu terlihat kurus kering dan lusuh, banyak diantara mereka yang bahkan tergeletak di tanah hingga dikerumuni oleh lalat dan tidak ada yang peduli sama sekali dengan hal tersebut.


Crishy dan Alruna langsung menutup mulut mereka, menahan diri mereka untuk tidak memuntahkan cairan dari mulut mereka saat melihat keadaan desa tersebut. Panglima Burung juga merasa jengkel walaupun wajahnya saat ini ditutupi oleh topeng, namun Archie seperti bisa merasakan kejengkelan yang dialami oleh Panglima Burung.


Archie pun tak tahan lagi dan ia ingin menanyakan maksud dari Proxyma memperlihatkan hal ini kepada mereka, namun Proxyma langsung memberikan gestur untuk menyuruh Archie diam sejenak dan tetap melanjutkan langkah.


Archie pun mengikuti hal itu walaupun masih kesal, dan tak lama setelah itu mereka semua kini sampai di sebuah tempat dengan tanah yang lapang namun tanah itu begitu kering dan tandus. Tak ada satupun tanaman yang dapat hidup di tanah itu, bahkan sejauh mata memandang tidak ada kehidupan sama sekali di tanah yang begitu luas itu.


"Dahulu kala, tanah yang begitu lapang ini tumbuh rerumputan yang hijau sejauh mata memandang. Banyak makhluk hidup yang juga hidup di sini, berdampingan bersama alam. Namun kini, tanah ini hanyalah tanah yang kering nan tandus tanpa penghuni di dalamnya" Ucap Proxyma.


Seakan tahu apa yang dimaksudkan oleh Proxyma, Archie langsung berusara. "Semua ini akibat perang kan? Orang-orang di kota dan di desa tadi adalah korban perang dan mereka kehilangan kehidupan mereka bahkan sumber daya pun juga hilang"


"Tepat sekali! Kau tahu siapa penyebabnya? Mereka adalah orang-orang dari Red Dragon Empire yang merupakan tanah yang begitu subur, berbanding terbalik dengan di sini yang begitu tandus" Ucap Proxyma lagi.


"Red Dragon Empire?" Archie merasa keheranan dengan cerita dari Proxyma. Menurut sejarah yang pernah Archie baca, Red Dragon Empire dan White Dragon Empire memang pernah berperang beberapa kali, namun sering dikatakan kalau White Dragon Empire lah yang memulai invansi ke Red Dragon Empire karena tanah yang subur ada di Red Dragon Empire.


Tetapi kali ini Archie diberitahukan sebuah realita yang baru, namun ia masih belum yakin akan hal tersebut. Walaupun ia sudah melihat beberapa kepahitan saat memasuki White Dragon Empire, tapi tetap saja ia masih belum yakin dengan cerita Proxyma.


"Jika kau masih belum percaya tak apa, setelah kita naik ke bukit itu kita akan sampai di Duggarum dan setelah urusan kita selesai, aku ingin kau membongkar rahasia besar di Red Dragon Empire" Ujar Proxyma lalu ia meninggalkan Archie serta rombongannya untuk menaiki sebuah bukit yang akan mengantarkan mereka ke tempat tujuan mereka yang sebenarnya.


Sedangkan itu, Archie masih memahami hal-hal yang terjadi di situ. Ia mencoba menghubungkan semua hal tentang White Dragon Empire dan Red Dragon Empire, ia juga teringat akan ucapan Escobar tentang Paradise City.


"Sepertinya ada hal yang besar di balik semua itu, aku akan menyuruh Seth dan Escobar untuk mencari tahu apa yang terjadi di Red Dragon Empire" Ujar Archie lalu ia kembali melanjutkan langkahnya.