
Setelah keberhasilan mereka dalam misi raid bos Chimera, nama party Ayo Minum Kopi semakin dikenal banyak pemain. Tidak hanya pemain Calcalas Online, nama mereka juga dikenal oleh banyak pemain dari game lain yang juga sama-sama bertemakan RPG.
Banyak pemain yang ingin bergabung dengan party tersebut, namun mereka semua tidak bisa menemukan keberadaan mereka setelah event raid bos itu.
Mereka semua seakan hilang ditelan bumi saat semua orang mencarinya, namun mereka tiba-tiba muncul di saat semua orang sudah tidak mencari mereka. Persis sekali seperti akang bakso langganan yang suka hilang saat dicari dan suka muncul tiba-tiba saat kita sudah kenyang.
Mengapa para anggota party Ayo Minum Kopi tidak bisa dicari oleh para pemain lainnya? Ada beberapa jawaban akan hal itu, namun yang paling utama adalah markas mereka yang tidak diketahui oleh pemain Calcalas Online lain selain anggota party itu sendiri.
Tempat berkumpulnya para monster itu adalah tempat yang paling misterius di Calcalas Online, bahkan banyak pemain yang percaya kalau tempat itu hanyalah bualan para pemain lainnya untuk menambahkan kisah mistis kedalam game Calcalas Online.
Gunung Pertapa, begitulah nama tempat itu.
Di gunung itulah Archie memperoleh job Arcane Ruller miliknya itu, ia bertemu dengan seorang pertapa bernama Wan-Obi yang memberikannya sebuah misi untuk menjadi seorang Arcane Ruller.
Di atas gunung Pertapa, mereka semua menghabiskan waktu bersama-sama untuk waktu yang cukup lama.
Dimulai dari 5 orang pertama yaitu Archie, Yuki, Rick, Toyger dan Zhao. Lalu seiring berjalannya waktu mereka berlima menemukan teman seperjuangan di tengah-tengah pertualangan mereka. Mereka lalu berjumpa dengan seorang pendekar pedang dengan job Gladiator yang bernama Ray, bertemu seorang penyihir yang memiliki sihir khusus es bernama Gelu, bertemu seorang yang sangat suka bersyair bernama Carmen, bertemu seorang maniak pertarungan yang memiliki job Dragon Warrior bernama Vladi, dan terakhir mereka bertemu seorang musisi eksentrik yang selalu menghibur mereka dengan permainan gitarnya yaitu si Page.
Dengan formasi lengkap 10 orang itu, nama party mereka semakin melambung tinggi, seperti elang yang sedang terbang tinggi.
Setiap ada event raid atau event yang susah, nama mereka pasti ada dan mereka pasti akan menyelesaikan dengan begitu mudah tantangan itu. Satu-satunya yang bisa bersaing dengan party Ayo Minum Kopi adalah 7th Heaven guildnya si Vayline.
Walaupun ada beberapa guild yang juga bisa dikatakan bersaing dengan Ayo Minum Kopi seperti Versatile, The Crooked Young dan Harajuku Team. Akan tetapi ketiga guild tersebut masih jauh jika dibandingkan dengan 7th Heaven, 7th Heaven bahkan dengan jelas memproklamirkan peperangan dengan party Ayo Minum Kopi setelah ajakan duel Vayline tidak dihiraukan sama sekali oleh para member party.
Kejadian itu terjadi saat Vayline yang kesal karena beberapa event selalu diselesaikan oleh Ayo Minum Kopi. Ia merasa sistem seperti mengkhianati usaha yang dilakukan oleh Vayline dan anggota guildnya, karena kesal itu ia menantang pemimpin party Ayo Minum Kopi. Akan tetapi tidak ada yang menanggapi tantangan Vayline, Vayline sampai marah sekali karena tantangannya itu diabaikan begitu saja.
Sebenarnya alasan party Ayo Minum Kopi mengabaikan tantangan itu begitu masuk akal, Ayo Minum Kopi sendiri tidak memiliki ketua ataupun jabatan lainnya di dalam kelompok itu. Semuanya sama bagi mereka, tidak ada yang berhak menyandang gelar ketua ataupun lainnya. Lalu alasan lainnya mengapa mereka mengabaikan tantangan Vayline yaitu mereka tidak mau membuang waktu mereka untuk hal yang tidak penting seperti itu.
Jika saja Vayline tahu akan hal itu, ia mungkin bisa membanting peralatan game miliknya. Namun untungnya ia tak melakukan hal itu, tetapi rasa marahnya terus memuncak.
Vayline seperti ingin melampiaskan amarahnya itu, setiap ia bertemu monster berlevel tinggi, ia akan menyerangnya dengan membabi buta seperti orang yang kesetanan. Dan salah satu korban kesetanan Vayline itu adalah seekor naga yang muncul saat event, dan dari situlah ia mendapatkan job Dragon Slayer dan membuat namanya menjadi pemain Calcalas nomor 1.
Walaupun ia sudah begitu terkenal sebagai pemain nomor wahid, akan tetapi api rasa kesalnya terhadap party yang berisi sepuluh 'orang gila' itu masih ada di dalam benaknya dan tetap menyala dengan sangat terang.
Bahkan setelah Vayline mendapatkan job Dragon Slayer, rasa kesalnya semakin membara , seperti ada pemicu yang semakin membuatnya menyala.
Vayline memanfaatkan popularitasnya sebagai pemain nomor wahid, ia selalu menjelek-jelekkan para anggota party Ayo Minum Kopi, menyebutnya dengan sebutan pecundang atau penakut. Ini bertujuan untuk memancing para anggota party untuk keluar dari sarang mereka dan menemui Vayline.
Namun usaha Vayline masih sia-sia, walaupun sudah menggunakan cara tersebut ia masih saja diabaikan. Vayline kesal, Vayline marah, Vayline murka. Pujian-pujian yang ia dapatkan saat menjadi pemain nomor wahid, kini berubah menjadi cacian dan makian karena Vayline dianggap membual tentang party Ayo Minum Kopi.
Ia terus mencoba memancing anggota party, namun semua usahanya nihil pencapaian dan hujatan semakin keras mengarah kepada Vayline. Kini ia sedang begitu terpuruk, ia merasa begitu putus asa dan berharap ada sosok savior yang menolongnya. Dan pada saat itulah muncul Archie yang datang seperti sosok savior yang diharapkan oleh Vayline.
"Kenapa kau begitu keras kepala seperti ini? Lihatlah apa yang kau lakukan malah berbalik ke arahmu sendiri. Kau berpikir jika kau menjadi pemain nomor satu maka semua orang itu akan peduli denganmu? Hoho begitu malangnya dirimu yang tertipu atas semua hal itu, mereka semua tidak peduli denganmu, mereka hanya pura-pura peduli denganmu" Ucap Archie kepada Vayline yang sudah begitu terpuruk itu.
Vayline sedikit keheranan dengan ucapan Archie, namun kata-kata itu juga sedikit menusuk ke hatinya yang terdalam. Ia membenarkan apa yang diucapkan oleh Archie.
"Siapa kau sebenarnya? Apakah kau adalah juru selamat itu?" ujar Vayline.
"Aku bukanlah juru selamat" jawab Archie dengan ketus. "Aku D. Archie, aku salah satu pendiri party Ayo Minum Kopi yang selalu kau cari itu. Jika kau ingin berduel denganku ayo lakukan dengan cepat, aku tidak punya banyak waktu meladeni permainan kekanakanmu ini"
Setelah itu mereka pun berduel secara tertutup, itu atas kemauan dari Vayline sendiri setelah Archie mengira Vayline akan melakukan duel terbuka di arena yang ada penontonnya.
Vayline sedikit merasa yakin kalau ia bisa memenangkan duel tersebut, ia yang memiliki job Dragon Slayer lebih diuntungkan daripada Archie yang memiliki job Enchanter. Begitu pikirnya Vayline.
Namun Vayline tidak mengetahui kehebatan job Arcane Ruller milik Archie, saat ia melihat statusnya pun ia tidak bisa memikirkan bagaimana job itu, yang ia tahu job Archie yang hanya Enchanter hanya bisa memberikan buff dan debuff kepada lawan dan kawan.
Namun semuanya tidak seperti apa yang ada di dalam pikiran Vayline. Vayline sudah mengeluarkan beberapa skill terkuatnya, namun tidak ada satupun yang mengenai Archie.
Vayline sedikit kebingungan dengan bagaimana caranya Archie menghindari semua serangannya itu, Vayline bahkan tidak melihat Archie bergerak satu senti pun dari tempat awal dirinya berdiri.
Lalu Vayline menyerang Archie dari jarak dekat, Vayline menyerang Archie dengan tebasan beruntun dan tak berhenti, total ada delapan tebasan yang ia lancarkan ke arah Archie. Dan sekali lagi pemandangan yang ada di depan matanya, membuatnya terkejut sendiri.
Ia melihat dengan mata kepalanya sendiri ia sudah menebas Archie sebanyak delapan kali dan semuanya dengan telak mengenai Archie, namun semua serangan itu seperti tidak berefek apa-apa untuk Archie.
"Oh ternyata kau menyadarinya ya! Hahaha trik ku ternyata terbongkar" Ucap Archie dengan datar dan seperti tidak peduli kalau triknya sudah diungkap oleh Vayline.
"Aku tidak tahu pasti apa yang telah kau lakukan, tetapi aku yakin kau sudah memakai sebuah skill yang bisa mengembalikan damage yang kuberikan kepadamu tadi menjadi ke arahku"
"Yap kau benar sekali, aku menggunakan skill Mirror Image yang bisa mengembalikan serangan lawan seberapapun besarnya"
"Apa? Kau pasti bercanda kan?" Vayline sangat terkejut dengan apa yang baru saja di ucapkan oleh Archie. Ia merasa Archie sedikit membual akan hal itu, namun setelah ia melihat semua hal yang terjadi rasanya tidak pantas menyebut Archie sebagai tukang bual.
"Baiklah sepertinya sudah saatnya untuk mengakhiri duel ini" ucap Archie lalu ia berubah menjadi mode sedikit serius.
Archie mengeluarkan sebuah skill yang membuat Vayline tidak bisa bergerak dan melakukan apapun lagi, Vayline sedikit panik mendapati dirinya yang dibuat Archie seperti itu.
"Cruciare!" Archie mengeluarkan sihir terkuatnya dan langsung mengenai Vayline yang sudah tak berdaya itu.
Namun Vayline yang merupakan sosok pemain nomor wahid itu tidak bisa langsung dikalahkan dengan skill itu, Archie sedikit tersenyum karena hal itu. Lalu ia pun melancarkan serangan terakhirnya pada Vayline yang sudah sekarat itu, namun sampai akhir pun Vayline tidak menyerah dan ia ingin memberikan sebuah serangan kepada Archie.
"Terimakasih telah berduel denganku, tetapi untuk sekarang aku yang akan menang! Fire Ball!"
Sebuah bola api berukuran kecil langsung mengenai tubuh Vayline dan seketika Vayline pun terjatuh dalam keadaan bar meter HP nya sudah menyentuh angka 0.
"Sialan dia mengalahkanku dengan skill pertama yang dikuasai para Mage! Sampai akhir pun aku bukanlah siapa-siapa dibandingkan 'monster' ini" ucap Vayline sebelum dirinya menghilang dan kembali terbangun di Katedral Kota.
Namun walaupun kalah Vayline tidak menyesali atau marah sama sekali pada Archie. Bahkan ia merasa bersyukur telah berduel dengan orang itu, ia merasa menjadi orang yang lebih baik setelah mengalami kekalahan yang sedikit memalukan itu.
Dan benar saja, setelah kejadian itu Vayline tidak lagi mengurusi masalah Ayo Minum Kopi, ia terus melakukan apa yang bisa ia lakukan demi dirinya sendiri ataupun demi guild yang ia bangun. Dengan begitu semua pujian-pujian yang dulu sempat ia terima mulai kembali ia dapatkan, dan mulai banyak orang yang mulai menaruh rasa hormat kepada sosok pemain nomor satu itu.
Akan tetapi Vayline tidak memperdulikan hal tersebut, ia benar-benar sudah mempunyai pandangannya tersendiri soal kebanggaan itu. Pertemuannya dengan Archie ia yakini sebagai perubahan karakter dirinya itu, dan ia ingin sekali berduel sekali lagi dengan Archie walaupun ia tahu hasilnya akan sama saja.
...****************...
3 tahun setelah duel Archie dan Vayline, banyak hal yang sudah terjadi di Calcalas. 7th Heaven dan Vayline benar-benar menasbihkan diri mereka sebagai guild dan pemain terbaik yang ada di Calcalas Online. Khususnya untuk 7th Heaven yang mempunyai lebih dari 1000 anggota, itu merupakan sebuah pencapaian yang luar biasa bagi 7th Heaven.
Namun nasib berbeda dialami para punggawa Ayo Minum Kopi. Satu persatu punggawa mereka mulai meninggalkan Calcalas Online.
Alasan mereka beragam dan cukup masuk akal, seperti ingin fokus dengan kehidupan nyata sebagai anggota masyarakat, dapat pekerjaan yang tidak bisa disepelekan, hingga ingin menjalani kehidupan yang baru.
Seperti Zhao yang diterima di Universitas terbaik di negeri tirai bambu. Page yang mempunyai band yang sudah memiliki jadwal padat, atau si Carmen yang sudah memiliki pasangan dan ingin hidup bahagia dengan pasangannya itu.
Setiap pertemuan memang ada yang namanya perpisahan, begitu pula yang dialami oleh punggawa Ayo Minum Kopi. Mereka semua menyadari akan hal ini, tetapi mereka seperti tidak bisa membiarkan hal ini, salah satunya adalah Yuki yang sudah merasa Ayo Minum Kopi adalah rumah kedua baginya.
Kepergian satu persatu temannya itu membuatnya cukup sedih, terlebih setelah menghilangnya Archie secara misterius.
Dari semua member, hanya Archie yang tidak mengucapkan salam perpisahan kepada yang lainnya. Bahkan ia jugalah orang pertama yang keluar dari kelompok itu, yang akhirnya membuat semuanya bertanya-tanya ada apa.
Bahkan Rick yang sahabat karibnya itupun tidak mengetahui hal tersebut, setelah ia mengecek keadaan Archie di kehidupan nyata, ia sudah begitu terlambat.
Berita tentang menghilangnya seluruh anggota Ayo Minum Kopi langsung membuat heboh seluruh pemin Calcalas Online, ada yang merasa sedih karena mereka ini adalah orang-orang yang satu masa dengan kelompok legendaris itu seperti si Vayline. Dan ada juga yang merasa biasa saja karena kebanyakan dari mereka adalah New Generation yang tidak tahu menahu cerita party legendaris itu.
Setelah kepergian semua teman-temannya di Calcalas Online, Yuki sempat kembali berpetualang seorang diri. Namun ia merasakan kehampaan yang sangat menyakiti batinnya, setiap ia berpetualang ia terus saja teringat canda tawa dengan teman-temannya di Ayo Minum Kopi.
Lalu pada akhirnya ia pun memutuskan untuk berhenti memainkan Calcalas Online dan berfokus pada dunia nyata seperti temannya yang lain.
Tak selang beberapa lama setelah itu, para pemain veteran seperti Vayline pun juga berhenti memainkan Calcalas Online. Alasan utamanya adalah ia sudah merasa Calcalas tidak seperti dulu lagi semenjak kehadiran New Generation yang begitu mementingkan item berkualitas yang dibeli secara instan. Dan alasan lainnya adalah karena ketidakadaan Ayo Minum Kopi dalam setiap event, itu sedikit membuatnya hilang motivasi.
Lalu perlahan demi perlahan Calcalas Online ditinggalkan oleh para pemainnya, terlebih setelah ada game baru yang lebih fresh dibandingkan dengan Calcalas yang sudah kehilangan inovasi semenjak era New Generation.
Dan pada akhirnya Calcalas Online pun menutup buku ceritanya setelah banyak ditinggalkan para pemainnya. Meninggalkan segala kisah-kisah legendaris di dalamnya, seperti kumpulan 'monster' yang disebut Ayo Minum Kopi, sosok pembunuh naga Vayline dan juga duel epik antara Penyihir Berambut Perak dengan Pendekar Pembunuh Naga.
Dan cerita masa lalu pun berakhir....