Cyrus Online

Cyrus Online
09. Dunia Yang Baru



"Apaaaa!!!" Sebuah teriakan dari seorang perempuan dari seberang sana membuat suasana hening malam menjadi berisik.


Saat ini Ikhsan tengah melakukan percakapan via telepon dengan Willy. Willy terkejut mendengar ucapan sang mantan guru honorer itu.


"Kenapa kaka tidak bilang ke aku sih kalau main Cyrus Online"


"Ini sudah bilang kan"


"Telat!!!" Teriak Willy yang nampaknya kesal sama perbuatan mantan gurunya itu.


"Iya iya jangan teriak terus dong. Bisa tuli nih telinga" keluh Ikhsan


"Ya iya Willy minta maaf ya kak"


"Iya dimaafkan"


"Hehe... Kak esok Kaka main lagi?"


"Iya kakak esok main lagi mungkin sore sehabis pulang kuliah memangnya kenapa ya?"


"Enggak aku cuma mau main bersama aja sama kaka nickname kaka apa?"


"D.Archie"


"Oh oke kita ketemu di Thousand River City ya kak!"


"Hmmm kakak tidak tau itu dimana... Apa jaraknya jauh dari Slavia?"


"Slavia? Tidak itu sudah sangat dekat dengan Thousand River City"


"Oh baiklah kalau begitu sampai ketemu esok ya dan segera tidur sana!"


"Iya iya... Dah kakak!"


*Tuut* sambungan dimatikan.


Seketika malam kembali menjadi senyap setelah Ikhsan mematikan panggilannya.


Ia langsung merebahkan dirinya ke kasur dan seketika semua badannya terasa sangat nyaman sekali.


"Akh... Rasanya seluruh badan ini seperti habis berpetualang juga. Apa mungkin game itu juga dipengaruhi dengan faktor tubuh? Kalau aku punya tubuh yang ideal mungkin saja kekuatan ku juga akan bertambah. Mulai sekarang aku harus rajin berolahraga dan mengatur pola makan"


Pagi harinya, Ikhsan memulai aktivitas olahraganya. Dimulai dari jogging beberapa menit dan melakukan olahraga HIIT.


Setelah berolahraga kurang lebih 2 jam lamanya Ikhsan pun kembali bersiap - siap untuk berangkat kuliah.


Sesampainya di kampus, Ikhsan dikejutkan oleh fenomena yang agak aneh. Seluruh mahasiswa dari yang laki - laki hingga yang perempuan terlihat sedang melakukan diskusi.


Bukan diskusi membahas pelajaran melainkan mereka membahas tentang Cyrus Online. Sepanjang perjalanan menuju ke kelasnya, Ikhsan selalu mendengar kata dungeon yang dibahas oleh para mahasiswa tadi, bahkan dikelasnya pun semua orang juga membahas hal yang sama, karena rasa penasaran akhirnya Ikhsan menanyakan hal ini kepada dua sahabatnya yang juga terlihat membahas sesuatu.


"Lagi membahas event dungeon" jawab mereka berdua bersamaan dengan ekspresi murung


"Tapi kok kenapa kalian agak murung begitu kan ini event bagus?"


"Bagus sih san, buat player berlevel tinggi" jawab Rosa


"Ya san buat player yang berlevel rendah ini sangat susah" ucap Rama menambahkan.


"Hei peraturan macam apa itu? Mereka tidak pantas membuat peraturan seperti itu. Event itu untuk dinikmati bersama kan?"


"Hei hei kenapa kau yang naik pitam San?" Tanya Rosa ke Ikhsan


"Eh anu itu hmmm"


"Jangan bilang kau sudah main game itu san?"


"Eh... Kalian berdua ini santai saja dong jangan terlalu semangat gitu"


"Cepat jawab san!" Mereka berdua kembali terlihat bersemangat


"Iya iya iya, aku sudah main game itu puas kalian?"


"Akhirnya teman kita ini telah menemukan jalan yang lurus ya kan Rosa?"


"Iya nih Rama akhirnya si rambut putih ini berhasil hahaha"


"Kalian ini selalu saja!"


Pembicaraan mereka ditutup ketika dosen yang mengajar mereka sudah masuk beberapa menit yang lalu, mereka bertiga tidak menyadari kedatangan dosen karena terlarut dalam pembicaraan mereka. Akhirnya pembelajaran pun dimulai hingga berakhir siang nanti.


"San, hari ini kita berpetualang bersama yok!" Ajak si Rosa dan Rama ke Ikhsan yang tengah bersiap-siap untuk pulang.


"Maaf temanku hari ini aku ada janji sama seseorang jadi kita tidak bisa berpetualang bersama dulu"


"Yasudah kalo begitu, nama karakter kau apa nanti biar kita tambahkan teman"


"D. Archie"


"Oke deh semoga harimu lancar sahabatku!"


Ikhsan langsung meninggalkan sahabatnya itu dan bergegas menuju rumahnya, dia sudah tidak sabar memainkan game itu lagi.


Sebelum bermain, Ikhsan melakukan latihan HIIT terlebih dahulu dan makan siang. Ternyata latihannya itu cukup memakan waktu yang banyak tak terasa hari yang begitu panas terik siang tadi, sekarang sedikit mendingin.


"Willy mungkin sudah menunggu. Aku harus cepat kesana" Ikhsan langsung mengambil full drive dan segera mengoperasikannya.