
Joker menunggu kehadiran Seth dari arah yang berlawanan, tentu saja ia menunggu Seth dengan tatapan penuh dengan kebencian dan rasa dendam yang mendalam.
Joker sama sekali tidak peduli dengan pertandingan ini ataupun tujuan yang ingin dicapai oleh Poisonox, ia hanya terpaksa melakukan hal ini karena ia harus memastikan keselamatan temannya, yaitu River.
"Hehehe aku sekali tatapan penuh kebencianmu itu, teruslah kau membenciku maka itu akan menguntungkan bagi diriku" Poisonox bergumam dengan senyuman liciknya saat ia melihat ekspresi Joker.
Joker sendiri tahu kalau sebenarnya dirinya sedang terjebak dalam perangkap Poisonox, ia juga paham betul sifat licik Poisonox namun ia tidak bisa berbuat banyak sekarang ini.
Sekarang yang ada dipikirannya hanyalah bagaimana membuat River sembuh dari traumanya, ia terpaksa mengambil langkah ini karena ia tidak mendapatkan restu oleh FullHouse untuk membalas dendam.
Penonton menyambut meriah ketibaan Seth di tengah arena. Seperti biasanya Seth selalu mendapatkan sambutan meriah oleh para wanita yang mendukungnya, mereka begitu tergila-gila pada Seth terlebih lagi penampilan Seth yang cukup menarik dan misterius bagi mereka.
Seth sudah mulai terbiasa dengan itu, ia hanya fokus pada Joker yang ada di seberang dirinya. Seth terkejut saat Joker mengeluarkan aura yang begitu kuat, bahkan Seth harus tertunduk akibat itu, padahal pertandingan masih belum resmi di mulai.
"Aura yang mengerikan! Bos Archie benar dia orang yang berbahaya, kemungkinan besar dia yang melakukan PK pada Sunny Cloud" Gumam Seth.
"Apa kau yang membunuh teman kami yaitu Sunny Cloud? Jawab aku!" Seth berusaha bangkit dan melawan aura yang menekan dirinya.
Joker tak memperdulikan pertanyaan yang dilontarkan oleh Seth, begitu pertandingan dimulai ia langsung maju ke depan dengan cepat dan menyerang Seth.
Sebuah tusukan tombak langsung mengarah ke Seth, Seth mampu memblokir serangan itu akan tetapi kekuatan dari Joker bukan main-main dan langsung membuatnya terlempar jauh hanya karena satu tusukan.
Joker kembali menyerang Seth yang masih jatuh itu, ia kembali mencoba untuk menusuk Seth namun dengan cepat Seth berguling ke samping untuk menghindari itu.
Seth cepat-cepat bangkit dari jatuhnya, ia mengambil jarak dan mulai mengatur nafasnya kembali. Dua kali serangan cepat yang dilancarkan oleh Joker tadi cukup membuat dirinya merasa seperti di kejar anjing komplek.
"Bukan hanya kekuatannya, kecepatannya juga bukan main-main. Apa dia salah satu ranker? Kalau benar iya, aku yang sekarang mungkin masih belum mampu untuk mengalahkannya" Seth kembali bergumam.
Seth memandangi Joker coba memperkirakan kekuatan yang dimiliki oleh Joker, lalu betapa terkejutnya ia saat Seth melihat status dari Joker.
[Name: Joker]
[Job: Spears Master]
[Level: 78]
[HP: 100%]
[MP: 100%]
"Job Spears Master! Kau pasti bercanda denganku, kau Joker wakil ketua Ace of Spade yang juga top tanker Cyrus Online nomor 8!" Seth sampai tak sadar kalau dirinya mengatakan semua itu dengan suara yang sangat nyaring.
Akibat Seth, semua penonton juga akhirnya menyadari siapa sosok Joker sebenarnya. Mereka sudah curiga dengan nickname Joker itu namun mereka baru menyadarinya sekarang kalau Joker yang sedang bertanding itu adalah top ranker Cyrus Online.
Semua penonton pun heboh dengan kehadiran Joker disitu, bukan hal yang biasa bagi mereka untuk melihat seorang top ranker bertanding sehingga mereka kembali antusias dengan hal tersebut.
Hanya Archie yang terlihat agak bingung dengan semua itu, ia bingung kenapa para penonton langsung heboh karena Joker.
"Joker itu siapa? Musuhnya Batman? Dan apa juga itu top ranker?" Ucap Archie penuh kebingungan akan semua itu.
Rick dan Persian langsung tertawa karena Archie yang tidak mengetahui hal itu, bahkan Rick tertawa sampai memegangi perutnya karena menganggap Archie itu begitu lucu.
"Kau benar-benar tidak tahu dengan itu semua? Aku mulai meragukan tentang cerita legendaris mu itu" Diane juga ikut mengomentari Archie yang tidak tahu apa-apa itu.
"Hahahaha lucu sekali lucu sekali! Kau memang benar Diane, Archie itu hanya ikut tenar saja dengan Ayo Minum Kopi hahahaha, lihatlah dia, dia hanya lelaki tua yang tidak tahu apa-apa hahahaha!"
"Teruslah kau tertawa Rick, sebelum aku akan menebasmu dan mengirimmu ke katedral terdekat!" Archie sudah memegangi sarung pedangnya dan bersiap menebas Rick yang tertawa terbahak-bahak itu, Archie bisa saja menebas Rick duluan jika saja gabungan kekuatan dari Viola, Viand dan Willy yang menahan Archie untuk tidak melakukan itu.
"Kau ini Archie bisakah kau agak tenang sedikit, kau mengganggu penonton yang lain! Kau juga Rick!" Viola langsung memarahi Archie dan Rick yang sempat membuat gaduh.
Archie sudah sedikit lebih tenang walaupun ia masih kesal dengan Rick, ia kembali menanyakan tentang pertanyaan yang sempat membuat dirinya jadi bahan candaan bagi Rick.
Lalu Viola menjelaskan apa itu ranker dan juga siapa itu Joker sesuai yang ia ketahui, hal itu membuat kepala Archie naik turun dan ia sudah mulai mengerti dengan itu semua.
"Oh jadi orang-orang kuat di sini berada di jajaran ranker itu ya? Hmmm menarik-menarik!" Ucap Archie begitu ia memahami apa yang disampaikan oleh Viola tadi, Archie kembali menatap lurus ke arah Joker dan darahnya serasa mendidih begitu ia melihat Joker.
"Aku tidak peduli apa dia top ranker atau apapun itu, jika dia sudah menyakiti temanku atau kelompokku maka dia akan berurusan denganku!" Ucap Archie penuh penegasan.
Tiba-tiba saja aura di sekitar Archie berubah seusai Archie berucap seperti itu, orang-orang yang merasakan aura dari Archie terasa seperti menekan dirinya begitu berat. Akibat itu Archie pun kembali mendapatkan sebuah jeweran dari Viola karena Archie kembali membuat keributan bagi penonton yang lain.
.............
Di arena, Joker terus-menerus menyerang Seth yang cuma bisa menahan setiap serangan yang dilancarkan oleh Joker.
Namu bukan berarti Seth mampu semua menahan serangan Joker, karena perbedaan kekuatan dan kecepatan yang cukup jauh, Seth harus beberapa kali menerima damage dari serangan Joker dan setiap kali Seth menahan serangan Joker, Seth merasa tangannya seperti mau patah akibat hal itu.
Seth kewalahan, nafasnya tersengal-sengal, tubuhnya sudah merasakan letih yang luar biasa sedari awal pertandingan itu. Beberapa kali Seth melancarkan serangan balasan pada Joker, namun Joker selalu bisa menghindari hal itu bahkan tidak terluka sama sekali.
Joker seperti sudah mengetahui semua skill yang dimiliki oleh Seth, setiap Seth menggunakan skill Joker mampu memblokir serangannya dan bisa mengantisipasi hal tersebut dengan sangat mulus. Inilah perbedaan besar antara player yang sudah ahli dan yang tidak!
"Semua skill dan gerak-gerikku sudah terbaca, trik-trik yang ku punya juga ia ketahui. Aku sudah sangat terpojok" Ucap Seth sambil mengatur nafasnya.
"Kau sudah tamat!" Joker berucap.
Lalu Joker memutar-mutar tombak dengan sangat lihai seperti menunjukkan ia benar-benar sudah khatam dengan senjata bermata runcing di ujungnya itu. Setelah Joker cukup puas memutar tombaknya, ia pun membuat sebuah kuda-kuda dan bersiap menyerang Seth.
Seth pun berdiri tegap, ia masih berusaha untuk melawan Joker walaupun sebenarnya ia sudah yakin bahwa dirinya tak mungkin bisa menang dengan Joker saat ini.
"Aku suka semangat juangmu tetapi kau harus berakhir di sini!"
Joker langsung maju dengan cepat ke hadapan Seth, ia mendorong tombaknya kedepan dengan kekuatan penuhnya.
"Spear Thrust!"
Ceprakkkkkk........
Suara retakan dari baju pelindung milik Seth begitu nyaring terdengar akibat hantaman tombak milik Joker tadi.
Walaupun Seth sudah menyilangkan tangannya untuk menangkis serangan Joker, tetap saja serangan Joker yang cepat dan presisi itu begitu telak mengenai Seth dan membuat Seth terlempar.
Belum selesai serangan Joker, ia kembali menyerang Seth saat masih berada di udara.
Joker menghentakkan satu kakinya lalu ia melompat tinggi di atas Seth.
Joker melemparkan tombaknya ke arah Seth, dengan begitu cepat tombak itu melesat dan mengenai perut Seth dan membuat Seth terhempas ke bawah dengan tombak yang menancap di perutnya.
Seth sangat kesakitan karena serangan tadi, ia juga sudah tidak bisa bergerak lagi karena tombak yang menancap di perutnya membuat dirinya kesusahan untuk bergerak, namun serangan Joker belum berhenti sampai disitu.
Saat Seth menatap keatas, ia melihat Joker yang masih di udara dengan membawa satu tombak tambahan lagi.
"Rasakan ini. Deadly Spear!!!" Joker kembali melemparkan tombaknya dengan kekuatan penuh.
Dengan sangat cepat tombak itu melesat dan mengenai kepala dari Seth, lalu Seth pun tak bisa bergerak lagi dan health poin milik Seth sudah mencapai batas akhirnya.
Joker pun memenangi pertandingan itu dan ia kembali melangkah ke babak final, ia menunggu hasil dari pertandingan berikutnya yaitu antara D. Archie dan Marsha.
Walaupun begitu, Joker menatap lurus ke arah dimana Archie sedang berada. Dirinya mengharapkan Archie memenangkan pertandingannya dan bertarung dengannya di final, entah karena apa Joker ingin seperti itu.
Sejak pertama kali ia melihat Archie, ia sudah merasakan hawa kebencian dari Archie dan itu sangat menganggu Joker.