Cyrus Online

Cyrus Online
Chapter 163



Setelah semua anggota 7Deadly dan pimpinannya Alberto dikalahkan, warga kota Del Comte langsung bersorak gembira karena sudah merasa terbebaskan dari kutukan yang melanda mereka selama ini.


Tidak pernah mereka semua merasa bahagia seperti hari ini, mereka semua melepaskan semua hasrat mereka yang selama ini terkekang oleh keberadaan orang-orang 7Deadly.


Warga kota pun akhirnya mengadakan sebuah pesta untuk merayakan hari kemenangan mereka itu, mereka dan para koboi-koboi yang lain sedang minum-minum sepuas hati mereka.


Archie juga sempat ikut untuk minum-minum, namun ia cuma meminum sedikit saja karena memang masih ada yang harus ia pikirkan yaitu rencana mereka selanjutnya.


Memang benar mereka sudah mengalahkan 7Deadly dan merebut kota Del Comte, namun urusan mereka masih belum selesai, masih ada Legado Del Fantasma yang harus mereka perhatikan.


Maka dari itu, Archie sengaja menyisakan beberapa orang dari 7Deadly untuk ditanyai tentang Legado Del Fantasma.


Archie mengumpulkan mereka di sebuah tanah lapang di depan bar, mereka diikat dengan sangat kuat sehingga tidak bisa untuk melarikan diri.


Ditemani oleh Diane dan yang lainnya, Archie pun mulai menginterogasi mereka satu persatu.


"Jadi apa kau tahu di mana Legado Del Fantasma itu?" Archie bertanya dengan senyuman jahat terukir di wajahnya.


Orang yang ditanyai oleh Archie itu langsung ketakutan melihat senyuman Archie itu, saking takutnya dia, ia bahkan tidak mampu untuk bicara dan hanya terus bergetar hebat karena terlalu takut.


"Tak berguna!"


Cprasshshhh……!


Archie langsung menebas kepala orang pertama yang ditanyai nya tadi, karena ia tidak bisa menjawab pertanyaan Archie bahkan sudah terlalu takut, akhirnya Archie pun tidak ada pilihan lain selain membunuhnya.


Melihat temannya yang terbunuh dengan cara yang cukup kejam, membuat nyali ketiga orang tahanan yang lain menjadi ciut, bahkan mereka sangat takut akan bernasib sama dengan teman mereka tadi.


"Jadi apa kau tahu di mana Legado Del Fantasma itu?" Archie kembali bertanya pada tahanan yang lain, tak lupa juga dengan senyuman dewa kematiannya itu.


"Aku tidak tahu! Benar aku benar tidak tahu!" Jawab si tahanan ke dua dengan cepat, ia benar-benar ketakutan melihat Archie yang tersenyum seperti dewa kematian itu.


Archie kembali menebas kepala tahanan nomor 2, ia bahkan menebas kepalanya itu tanpa berkedip sama sekali seperti hal yang biasa bagi dirinya.


Namun pemandangan itu membuat pilu teman-teman Archie yang melihat itu, terlebih lagi Lusirele dan Diane yang sangat shock melihat Archie seperti itu. Mereka berdua sudah menegur Archie untuk melakukannya dengan cara santai, namun teguran mereka berdua bahkan tidak didengar oleh Archie.


Sampai di tahanan nomor 3, Archie kembali menanyakan hal yang serupa padanya. Senyumannya masih saja membuat bulu kuduk orang yang melihatnya berdiri, mereka seakan melihat ada malaikat pencabut nyawa di hadapan mereka saat ini.


Tahanan nomor 3 mencoba untuk menahan rasa takutnya walaupun tidak berhasil juga, namun ia mencoba untuk bicara agar ia terhindar dari hukuman mati yang mengerikan itu.


"Aku tahu! Legado Del Fantasma itu adalah orang yang selalu mendatangi boss Alberto dan mengambil barang-barangnya. Aku bahkan kenal salah satu pengikutnya, kalau tidak salah namanya Pablo! Ya benar aku ingat dia Pablo!" Ucap si tahanan nomor 3 yang masih ketakutan dengan Archie.


Archie tercengang mendengar itu, bukan terkejut atau apa ia hanya berpura-pura terkejut setelah mendengar ucapan dari si tahanan nomor 3.


Archie tahu betul kalau si tahanan nomor 3 itu berbicara asal dan terkesan membohongi Archie, ia tidak tahu apapun tentang Legado Del Fantasma itu namun ia berusaha untuk bicara agar tidak di bunuh oleh Archie, atau setidaknya Archie akan memakan mentah-mentah informasi abal-abal tadi dan Archie akan membebaskannya karena sudah memberikan sebuah informasi berharga untuk Archie.


"Hehe, kau pikir aku bodoh!" Ucap Archie dengan senyuman mengerikan.


"Eeh?"


Cprasshshhh……!


Kepala si tahanan nomor 3 langsung terpisah dari tubuhnya seketika, dengan ekspresi terkejut yang masih tercetak sebelum kepalanya terpenggal tadi.


"Pablo saha euy!!!" Archie berteriak keras seperti orang gila setelah menebas kepala si tahanan nomor 3.


Tahanan terakhir yang melihat kejadian super cepat itu semakin takut dirinya, tubuhnya bergetar hebat dan ia menutupi kedua belah telinganya sambil menunduk lemas, ia sudah pasrah karena sudah tidak punya harapan lagi selain kematian.


Archie melirik ke arah tahanan terakhir, senyuman mengerikannya kembali tercetak saat ia melihat kondisi dari tahanan terakhir itu.


Archie bahkan sudah mendekatkan pedangnya ke leher si tahanan, si tahanan merasakan hawa dingin besi pedang yang menyentuh kulit lehernya itu, semakin takut lah dia karena itu.


"Tolong ampuni aku! Mereka itu ada di kota El Paso, disanalah markas mereka berada!" Ucap si tahanan sambil terus menerus menunduk karena saking takutnya.


"Nah seperti ini dari tadi, kan gampang. Jadi mereka ada di El Paso kah hemm"


Archie lalu tersenyum normal bahkan lebih hangat dan ramah seperti biasanya pada si tahanan itu, Archie juga mengulurkan tangannya untuk membantu si tahanan berdiri, si tahanan pun sedikit kebingungan dengan semua perubahan ekspresi yang ditampilkan oleh Archie tadi.


"Ayolah jangan takut, aku tidak akan melukaimu" ucap Archie dengan tulus.


Jika beberapa waktu yang lalu ia melihat sosok iblis yang kejam dari diri Archie, kini sekarang ia melihat sosok malaikat yang penuh kasih sayang dan kehangatan dari Archie.


Archie pun mengucapkan terima kasih kepada si tahanan itu karena sudah memberikan dirinya sebuah informasi yang sangat penting, si tahanan langsung merasa tidak enak dengan ucapan terima kasih Archie itu. Ia langsung bersujud di hadapan Archie dan mengucapkan terima kasih pada Archie, dari segi manapun memang dirinya yang harus berterima kasih.


Archie hanya mengangguk pelan, ia lalu berbalik berniat kembali masuk ke dalam bar, namun sebelum ia masuk ke bar Archie terlebih dahulu membisikkan sesuatu pada Kidd yang pada akhirnya membuat Kidd membuang nafas berat dan berjalan dengan enggan ke arah si tahanan.


"Kau boleh pergi sekarang!" Bentak Kidd.


Si tahanan langsung berbalik arah dan hendak pergi dari situ dengan cepat, namun usahanya sia-sia karena setelah dirinya berbalik badan, Kidd menembaki dirinya hingga pada akhirnya si tahanan itu juga mati di situ.


Kidd pun mendekat ke tempat di mana orang-orang tadi itu mati, ia memungut barang yang dijatuhkan oleh mereka semua sambil tertawa dan cekikikan sendiri melihat apa yang telah dilakukan oleh Archie itu.


"Dia benar-benar menarik!" Ucapnya lalu ia pun juga ikut masuk ke dalam bar.


………


(Di dalam bar)


"Saat ini kita sudah tahu di mana Legado Del Fantasma berada, lalu sekarang apa yang akan kita lakukan Archie?" Caelius bertanya pada Archie yang saat ini tengah asik meminum minumannya itu.


Begitu Archie dan yang lain sudah menduduki kota Del Comte dan mengusir 7Deadly dari sini, Archie terus memikirkan langkah selanjutnya yang akan ia tempuh.


Archie tahu betul dia tidak bisa berhenti di sini saja, cepat atau lambat Legado Del Fantasma akan melakukan serangan balasan pada mereka yang sudah menganggu bisnisnya itu.


Kekuatan mereka juga tidak bisa disamakan dengan para keroco dari 7Deadly itu, jika 7Deadly juga ikut Legado Del Fantasma menyerang mereka semua, maka kekuatan yang dimiliki oleh Legado Del Fantasma akan semakin kuat dan itulah yang tidak diinginkan oleh Archie.


"Apa perlu aku menyusup ke El Paso agar kita bisa memetakan tempat dan posisi strategis yang dimiliki oleh musuh dan juga untuk kita sendiri?" Seth menawarkan jasanya kembali untuk melakukan misi penyusupan.


Namun rencana itu ditolak oleh Archie dan juga Diane, Diane dan Archie memiliki satu pemikiran yang serupa mengenai hal itu. Menurut mereka berdua, hal itu hanya akan memakan waktu lebih dan juga terlalu riskan, memang mereka jadi mengetahui tempat musuh namun mereka juga punya kerugian dalam segi waktu.


"Jika kalian ingin peta kota El Paso, aku pernah kesana dan..."


Belum selesai Kidd berucap, Archie sudah memotongnya dengan melemparkan sekantung berisi uang silver, Kidd pun hanya bisa membuang nafasnya kantung koin yang penuh itu, sebenarnya ia ingin memberikan peta itu secara percuma saja namun Archie sudah duluan memberikannya uang.


"Baiklah aku ambil saja kalau begitu" Ucapnya sambil mengambil kantung uang yang dilemparkan Archie.


Begitu mendapatkan map kota El Paso, Archie pun memperhatikan setiap seluk beluk kota itu. Kota El Paso adalah kota yang cukup ramai, walau bukan termasuk kota yang besar. Tetapi setidaknya kota itu lebih besar dari kota Del Comte.


Archie sudah mengetahui hal apa yang akan dia lakukan nanti, ia sangat yakin akan mendapatkan kemenangan kembali setelah menyerang kota El Paso ini.


Diane pun melihat ekspresi keyakinan Archie itu, ia tidak bisa menahan dirinya untuk tidak bertanya pada Archie.


"Setelah melihat hal itu tadi, apa yang akan kau rencanakan agar penyerangan kita sukses?" Archie malah balik bertanya pada Diane.


Diane pun coba memikirkan langkah apa yang akan ia ambil, tak hanya Diane. Lusirele dan Caelius pun ikut berpikir karena pertanyaan Archie tadi.


"Aku akan membagi pasukan jadi 3, dan menyerang dari tiga arah yang berbeda. Kita bisa serang dari sisi kanan, sisi kiri dan tengah. Lalu kita akan bertemu di tengah gedung yang paling besar ini!" Diane menjelaskan pemikirannya sambil menunjuk-nunjuk di denah kota El Paso.


Archie tersenyum mendengar jawaban dari Diane, itu memang benar-benar jawaban yang membuatnya senang dan juga tepat sekali. Archie memang melihat ada aura-aura kepemimpinan dari Diane yang tidak dimiliki oleh Archie, dan itulah yang berusaha Archie keluarkan dari sosok Diane.


Archie perlahan-lahan mendorong dan memoles karakter Diane itu, jika suatu saatnya sudah tiba maka orang-orang akan sangat terkejut dengan sosok sebenarnya dari Diane itu.


"Jawaban yang sangat tepat sekali tuan putri, Anda benar-benar tuan putri kami!" Ujar Caelius yang kehebohan melihat tuan putrinya bisa terpikirkan strategi yang jitu.


Diane yang mendengar kehebohan berlebihan yang ditimbulkan oleh Caelius, hanya bisa menutup wajahnya karena malu, lalu ia memukul kepala Caelius hingga Caelius bisa melihat cahaya bintang-bintang yang berputar.


Semua orang di sana tertawa geli melihat kejadian itu, bahkan tawa mereka itu jauh lebih hidup sebelum kemunculannya orang-orang 7Deadly dan juga Legado Del Fantasma.


"Oh iya T-Bold! Bagaimana persediaan potion kita?"


"Semuanya aman terkendali kupo! Kita baru memakai selusin potion dari 200 persediaan potion kita kupo!" Ujar T-Bold melaporkan jumlah suplainya.


Archie kembali tersenyum setelah mendengar itu, ia kini mengangkat gelas yang berisi penuh bir ke atas sambil berucap lantang.


"Ayo semuanya mari kita berpesta!"