Cyrus Online

Cyrus Online
32. Hard Mode



Death Forest, sesuai namanya hutan ini memang menjadi tempat kematian bagi player Cyrus Online yang mengikuti event dungeon. Semenjak pertama kali dilaksanakannya event ini, sudah banyak player yang merasakan kengeriannya hutan ini. Di mode normal saja perjuangan untuk bisa sampai ke tempat bos sudah sangat melelahkan. Dari jalan yang bercabang, salah memilih jalan untuk ke tempat bos, hingga terperangkap di dalam hutan itu semua sudah menunjukkan bagaimana susahnya medan ini, belum lagi para monster yang mendiami hutan ini yang sangat jauh dari ekspetasi player.


Namun walaupun dengan latar belakang seperti itu, masih banyak player yang mencoba peruntungannya dengan mengikuti event dungeon yang diadakan 1 bulan sekali ini. Karena drop item bagus yang lumayan tinggi yang sering menjadi acuan para player biasa. Sedangkan untuk para ahli dan guild terkenal, mereka bertarung demi reputasi serta harga diri masing-masing. 


Begitu juga yang dialami oleh guild Nebula. Ini sudah ketiga kalinya mereka mengikuti event ini, dua diantaranya mereka bernasib kurang beruntung. Di event pertama mereka semua disapu rata oleh boss tingkat pertama, sedangkan untuk event kedua mereka hanya mampu bertahan di mode normal. Mereka pastinya tidak ingin lagi hal itu terulang dan mereka berharap bahwa ini yang terakhir buat mereka. Dan pada akhirnya mereka menyadari jikalau kekuatan mereka saja masih belum cukup untuk menaklukan dungeon ini, mereka perlu bantuan dari orang lain namun tidak ada seorangpun yang mendengari permintaannya pada waktu di Catlania dulu. Dan sekarang mereka benar-benar berharap dengan kemampuan Archie dan teman-temannya. Walaupun hal ini sempat ditentang oleh para anggotanya namun tidak ada pilihan lain selain bekerja sama dengan kelompok antah berantahnya D. Archie.


Saat ini mereka tengah berada di death forest. Semenjak keributan yang terjadi di depan entrance death forest, mereka langsung masuk kedalam dungeon. Kelompok Archie dan guild Nebula yang baru saja bekerja sama tentunya akan kesulitan dalam memahami karakter masing-masing player. Hal itulah yang menjadi kendala mereka saat ini, disaat mereka sedang diserang oleh para monster semenjak masuk ke dalam dungeon, mereka sama sekali tidak bekerja sama. Semua monster yang ada dihadapan mereka, sudah dilibas oleh pasukan guild Nebula. Kelompok Archie bahkan tidak sempat melakukan aksi sedikitpun, hal ini lantas membuat sedikit rasa kecewa di kalangan kelompok Archie.


Karena merasa sangat tidak diperlukan, akhirnya Rick memberanikan dirinya bertanya kepada pimpinan Nebula "permisi sebenarnya rencana kita seperti apa sih rasanya kami seperti tidak diperlukan disini" tanya si Rick yang sudah gatal ingin beraksi. Rupanya pertanyaan Rick begitu menggelitik di telinga Viand sehingga ia pun tertawa serta menjawab pertanyaan Rick dengan santai "tugas kalian adalah jangan mengganggu kami cukup itu saja hahaha" Rick begitu kesal mendengar perkataan dari Viand, namun Archie yang sedari tadi diam langsung menegur Rick "kita lihat saja dulu" ucapnya.


Monster yang berada disini ialah moon rabbit, kelinci putih yang manis namun sangat mematikan. Berlevel 12-15 memang terlihat sedikit mudah bila dihadapi oleh pemain berpengalaman seperti guild Nebula. Formasi yang digunakan guild Nebula juga cukup efektif untuk melumpuhkan para moon rabbit, Dua tanker di garis depan serta tiga orang damage dealer termasuk Viola dan Viand dan dua healer di baris belakang memang membuat komposisi seimbang, ditambah dengan salah satu player yang memiliki class Archer sangat membantu mereka dalam memberikan damage dari jarak menengah hingga jauh.


"Sihir api: Hell Raising! apa kau melihatnya hah bagaimana kekuatan guild nebula? Kalian tidak akan punya kesempatan kali ini hahaha" ucapan Viand telah membuat panas kelompok Archie, namun Archie tetap tenang dan tetap melanjutkan pengamatannya. Ia merasakan ada keanehan di dalam dungeon ini, ia merasa bahwa ini sudah terlalu mudah untuk dilewati. Ia merasa ada sesuatu yang tidak beres disitu namun ia masih belum mengetahui apa itu.


Sudah setengah jam semenjak mereka memasuki dungeon ini mereka sudah tidak menemui satupun moon rabbit. "Akh membuatku kesal saja kita seperti orang bodoh yang mengikuti orang yang terlalu jenius, oi bagaimana ini Archie apa kita harus tetap dengan mereka?" tanya si Rick yang mulai tidak sabar. Archie memandangi wajah para teman-temannya, termasuk si pria misterius. Mereka tampak sedikit kecewa karena tidak dapat beraksi, namun berbeda dengan si pria misterius itu. Walaupun wajahnya tertutup akan tetapi Archie masih bisa melihat sedikit senyuman yang tercetak di wajahnya. Arhcie bingung mengapa ia tersenyum namun ia segera membuang pikiran tak penting itu dan kembali memikirkan tentang dungeon ini.


"Oi rambut putih sialan biar ku beritahu satu hal kepada kau ya. Bila ada orang yang bertanya itu harus dijawab bukannya diam" ucap Rick yang kesal karena pertanyaannya tadi masih belum dijawab oleh Archie. Archie pun sedikit tersenyum lalu menjawab pertanyaan Rick dengan gampang "tunggulah sebentar lagi badan bongsor sialan!"


Lalu sepanjang perjalanan, Archie dan Rick meributkan hal yang sangat tidak penting. Sampai membuat anggota guild Nebula melihat tingkah kekanak-kanakan mereka berdua. "Lihatlah mereka itu, ternyata mereka itu cuma player biasa. Aku mulai meragukan kemampuan mereka, termasuk juga si rambut putih itu huh aku pasti tidak akan melupakan penghinaan itu" komentar Viand setelah melihat tingkah Archie dan Rick.


Anggota yang lain pun juga setuju dengan pemikiran wakil ketua mereka. Namun pandangan Viola nampak berbeda dengan para anggotanya, ia merasa bahwa ada yang sedang disembunyikan oleh Archie. Ia melihat equipment yang dikenakan oleh Archie yang terlihat masih tingkat bronze, namun tidak untuk para pengikutnya. Semua teman-teman Archie menggunakan equipment yang bertingkat setidaknya fine silver. Viola tahu bahwa untuk mendapatkan equipment sebagus itu pastinya Archie memiliki informasi yang sangat akurat. Serta perkataan Siegfred yang siap melindungi Archie oleh siapa saja, sudah lebih dari cukup untuk membuat Viola berkesimpulan bahwa Archie adalah player yang tidak biasa.


Tanpa mereka sadari, mereka telah masuk jauh ke dalam hutan. Mulai perasaan tidak enak muncul di benak anggota guild Nebula dan kelompok Archie. Udara disini terasa sangat menyesakkan bagi mereka semua, lalu tiba-tiba saja angin berhembus sangat kencang, ini membuat anggota guild Nebula sedikit kebingungan, dalam ingatan mereka tidak pernah mereka mengalami kejadian seperti ini saat memasuki hutan ini.


Melihat angin yang seperti ini, Archie lalu memperingati teman-temannya untuk tetap waspada: "Tetap waspada teman-teman nampaknya akan ada sesuatu yang hebat terjadi" ucapnya. Angin semakin menjadi, tidak ada tanda-tanda segera berhenti. Rasanya akan terjadi suatu badai yang mengerikan akan tetapi tiba-tiba saja angin yang sangat ribut tadi menghilang dan suasana hening kembali terjadi. "Semuanya bersiap!" ucap Viola memerintahkan para pasukannya. Semua anggota guild Nebula berada di posisi mereka masing-masing, begitu juga kelompok Archie yang juga bersiap untuk mengantisipasi hal yang tidak diinginkan.


Lalu tiba-tiba saja salah satu player support dari Nebula mati oleh serangan yang tak kasat oleh mata mereka. Semuanya menjadi panik dan mencari-cari dari mana arah serangan itu berasal. Setelah melihat kejadian itu, Archie juga langsung mengaktifkan mode siaga satunya dan mulai fokus melihat ke segala arah.


"Jangan alihkan perhatian kalian, tetaplah fok.." belum sempat Viola memberikan instruksi kepada para anggota Nebula, ia sudah dikejutkan oleh sesuatu yang sangat cepat datang ke arah dia. Viola bahkan tidak sempat bereaksi terhadap itu, ia mulai menyadari betapa mengerikannya death forest.


Sesaat ketika ia pasrah, ada sesosok siluet hitam yang melesat ke arah dirinya. Tling, sosok siluet hitam itu berhasil menangkis serangan tak kasat mata yang telah mengalahkan dua pemain Nebula. Sosok siluet hitam itu mulai sedikit jelas di visual Viola. Sosok laki-laki berambut putih dengan pakaian yang serba hitam, ya siapa lagi jika bukan si Archie. 


Semua anggota Nebula mengalami shock melihat reaksi Archie terhadap serangan itu, bahkan dari mereka semua tidak ada yang bisa bereaksi sedemikian cepatnya. Mereka menjadi bingung dibuatnya, mereka menganggap Archie memiliki tingkat keburuntungan yang tinggi atau Archie adalah seorang ahli.


"Willy arahkan serangan ke arah jam sebelas terus habisi ia dengan seranganmu Seth" perintah Archie saat berhasil menangkis serangan itu. Willy dan Seth mengangguk tanda mereka setuju dengan perintah Archie. Willy mulai merapalkan mantranya sedangkan Seth mulai membuat ancang-ancang untuk bersiap menyerang monster yang sedang bersembunyi dari hadapan mereka.


"Icy strike!" teriak Willy kemudian munculah sebuah es berbentuk lancip yang melesat ke arah yang sudah ditentukan oleh Archie tadi. Serangan yang dikira tidak mengenai apa-apa oleh anggota Nebula ternyata mengenai monster yang telah membunuh dua player dari Nebula tadi. Setelah terkena serangan dari Willy monster itupun akhirnya terlihat sedang terjatuh dari pohon yang tinggi, namun Seth tidak memberikan kesempatan untuk monster itu kembali pulih. Ia langsung mengejar monster itu dan langsung memberikan serangan ke arahnya. 


"Vital Strike!" serangan dari Seth tepat mengenai titik vital dari monster itu, dan monster itu pun menjadi butiran-butiran partikel yang melayang di udara. Archie mendekat ke arah Seth dan memuji kedua kakak-beradik itu. Archie melihat drop item yang diberikan monster itu dan ia melihat sebuah item yang lumayan bagus. Lalu ia mengecek item itu, seketika tampilannya dipenuhi oleh data dari item yang sedang ia lihat.


[Book Skill: Whisper in the Wind]


Persyaratan : Untuk Class Assasin dan Ninja level 20


Penjelasan skill : Melakukan serangan berputar di udara.


Coldown: 8 detik


Setekah puas melihat data dari item itu, Archie kemudian memberikan item itu kepada Seth. Menurutnya itu lebih baik diberikan kepada Seth untuk menambah variasi skill miliknya. "Terimakasih" ucapnya sedikit malu dengan sikap Archie, hal ini pun dilihat oleh kakaknya, Willy. Willy yang tidak tahan melihat wajah malu dari adiknya itu pun akhirnya menggoda Seth, Archie hanya tersenyum melihat kelakuan dua bersaudara itu.


Archie kemudian mendekati Viola yang masih terlihat shock dengan semua fenomena singkat tadi. "Sebenarnya monster apa itu seingatku tidak ada yang seperti itu ketika pertama kali aku masuk ke dungeon ini" tanya Viola ke Archie. "Kemungkinan monster itu seperti sugar glider. Ia hinggap dari dahan ke dahan yang lain dan telah mengawasi kita sejak tadi. Jadi siapkanlah mental kalian semua" jawab Archie ringkas.


"Oi Healer dari Nebula bisakah kau menghidupkan kembali dua temanmu tadi, aku akan memberikan waktu untukmu jadi tenang saja" Ucap Archie ke healer dari Nebula. Si healer pun menyanggupi permintaan Archie tadi dan mulai merapal mantra untuk menghidupkan kembali temannya. Melihat healer itu sudah merapal mantra, Archie mengeluarkan senyuman khasnya dan mulai menarik pedangnya. "Oi kalian semua, ini waktunya kita berpesta"