
Pernyataan Diane membuat Archie dan T-Bold terkejut setengah mati. Pasalnya, Diane mengaku dirinya adalah putri dari sang pemilik ide pembuatan game Cyrus Online yang tentu saja mengejutkan mereka berdua.
Archie tidak serta merta percaya begitu saja, menurutnya siapa saja bisa mengaku-ngaku sebagai anaknya Lei Huang atau bahkan mengaku anak Presiden sekalipun.
Archie terus menatap lurus ke arah Diane, sampai-sampai Diane merasa tidak nyaman akibat tatapan Archie itu.
"Aku tidak berbohong pada kalian, aku memang anaknya Lei terserah kalian mau percaya apa tidak!" Ucap Diane, lalu dia membuang wajahnya ke arah lain.
Archie menggaruk rambutnya yang tak gatal melihat tingkah Diane tadi, ia merasa sudah melakukan hal yang salah yang membuat Diane jadi kesal.
Sedangkan T-Bold dan Caelius cuma bisa menggelengkan kepala karena menyadari begitu tidak pekaannya si rambut putih pemilik Murasame itu.
Selepas dari ruang pertemuan tadi, kini Archie berada di balkon kastil.
Sambil memandangi wilayah Lembah Ingatan dari balkon, Archie terus berpikir tentang apa yang sebenarnya terjadi di Cyrus Online ini.
Ia memikirkan apa hubungannya Main Quest dengan hal lain di game ini, masalahnya saat dia melakukan pencarian Arcana, main quest itu juga muncul.
Archie juga ingat akan sosok Yan Liu yang merupakan mantan prajurit yang sempat mengalami peperangan yang terjadi ratusan atau puluhan tahun yang lalu.
"Apa ada sesuatu yang salah dalam game ini? Mengapa aku tidak bisa mengetahuinya?" Gumam Archie.
Di kala dirinya yang penuh akan pertanyaan-pertanyaan itu, Caelius pun datang menghampirinya.
Caelius ikut menyaksikan pemandangan Lembah Ingatan dari atas balkon tersebut, sambil sesekali ia menghirup udara yang segar itu.
"Indah sekali bukan pemandangan ini? Ini mungkin pemandangan yang sudah jarang kita temukan di dunia kita" Ucap Caelius mencoba mencairkan suasana.
Archie cuma diam, ia tetap menyaksikan pemandangan di depannya itu sambil menunggu kata-kata selanjutnya dari Caelius.
Namun lebih dari 30 menit sudah mereka berdua tanpa suara, rupanya mereka berdua saling menunggu satu sama lain untuk memulai suatu pembicaraan.
Archie dan Caelius sempat bicara secara berbarengan, yang membuat mereka berdua jadi lebih akward.
"Kau duluan" ucap Archie
"Tidak kau saja yang duluan" balas Caelius singkat.
Mereka berdua kembali diam dalam senyap dalam belasan menit, sebelum akhirnya Archie mulai bertanya kepada Caelius.
"Apa tujuan kalian mengumpulkan Arcana? Apa yang kalian ketahui tentang itu? Dan apakah kau juga memiliki Arcana?"
Caelius tersenyum penuh arti sambil menatap langit biru, ia lalu menjelaskan apa yang ia ketahui pada Archie karena dia menganggap Archie adalah orang yang baik walaupun ia melihat cursor berwarna merah darah milik Archie itu.
"Yah kau benar sekali Archie, aku punya sebuah Arcana yang sangat membantuku hingga sekarang"
Lalu Caelius memperlihatkan pedangnya pada Archie, sebuah pedang yang begitu indah dan elegan yang memancarkan aura berwarna ungu ketika disinari cahaya.
"Nama pedang ini adalah Save the Queen, aku mendapatkan ini di dalam sebuah reruntuhan di bagian Right Wing. Dengan pedang ini aku bersumpah untuk melindungi Putri Diane sebagai seorang kesatrianya" Ucap Caelius dengan rasa bangga memenuhi dadanya.
Bukannya tersentuh atau apa, Archie malah menahan tawanya karena mendengar perkataan Caelius itu.
"Apa dia tidak merasa malu karena perkataannya tadi itu ya hihi" ucap Archie dalam hati.
Archie coba mengendalikan dirinya ketika Caelius menatap Archie dengan pandangan aneh, namun rasa menggelitik tetap saja terasa di bagian perut begitu dia teringat lagi dengan kata-katanya Caelius tadi.
"Ehem ehem, terus apa alasan kalian mengumpulkan Arcana itu dan siapa orang yang menghalangi langkah kalian itu? Sepertinya hal seperti ini sudah sangat sering kalian alami.
"Ya begitulah Archie kami memang sudah sering mengalami hal seperti itu, mereka itu adalah orang-orang yang hendak mengumpulkan Arcana demi kepentingan mereka sendiri. Mereka adalah kepanjangan tangan dari Raja Iblis yang sesungguhnya"
Ia kembali teringat dimana Yan Liu menyuruhnya untuk membunuh Walikota Thousand River City yang ternyata adalah anak buah Iblis Ketamakan.
"Mengapa semakin kesini game ini terasa semakin banyak misterinya?" Ucap Archie dengan wajah penuh tanda tanya.
Archie dan Caelius kembali ke tempat pertemuan, disitu sudah ada T-Bold dan Diane yang terlihat seperti menanti kedatangan Archie dan Caelius.
T-Bold langsung menghampiri Archie sambil menunjukkan sebuah kertas berisi catatan pemesanan saus tomat bikinan Archie. Wajahnya begitu gembira karena Diane membeli semua stok saus tomat yang memang Archie serahkan ke T-Bold.
"Haha sesuai perjanjian, aku hanya akan mengambil 40% saja dari keuntungan"
"Tetapi ini kan hak paten mu Archie, aku tidak enak dengan mu, bagaimana kalo 50-50 saja? Kau kan sudah sering membantuku kupo"
"Tidak-tidak aku tidak mau 50-50, 60-40, itu sudah final beberapa waktu yang lalu T-Bold!"
Tiba-tiba saja T-Bold dan Archie memperdebatkan pembagian keuntungan mereka. Archie maunya dia cuma dapat 40% saja dari keuntungan itu namun T-Bold merasa tidak enak dengan Archie.
Tetapi perdebatan mereka terhenti begitu mereka merasakan hawa yang lebih kuat, bahkan Caelius pun takut saat ia merasakan hawa yang begitu kuat itu.
"Kalian masih ingin berdebat tentang hal itu haa?" Ucap Diane dengan ekspresi yang begitu dingin.
Langsung mereka berdua menghentikan perdebatan mereka. Mereka langsung duduk di kursi dengan rasa ketakutan, begitu pula yang di alami oleh Caelius.
Diane pun membuang nafasnya, dia merasa dirinya terlalu aneh karena dirinya percaya dengan orang-orang aneh seperti Archie itu.
"Akan ku beritahukan kepada kalian semua, rencana ku selanjutnya adalah menaklukkan seluruh daratan Red Dragon Empire, aku akan mencoba dengan diplomasi tetapi jika tidak bisa maka terpaksa akan aku tempuh dengan jalan peperangan
Namun pertama-tama kita harus mengumpulkan kekuatan tempur serta menaikkan nama Guild Snow Owl terlebih dahulu. Maka dari itu aku akan mengajakmu untuk bergabung dengan kami Archie dan T-Bold"
T-Bold sedikit terkejut dengan apa yang di jelaskan oleh Diane tadi, apalagi ketika Diane bilang ingin mengajaknya untuk masuk ke Guild Snow Owl.
Namun sebelum menjawab hal tersebut T-Bold menatap Archie terlebih dahulu, ia hanya bisa meneguk air liurnya saat melihat wajah Archie yang begitu serius. Ia juga merasakan tekanan yang kuat yang disebabkan oleh Archie.
"Rencana kau tadi boleh juga tetapi apa kau yakin bisa melakukan itu semua? Terlebih apa-apaan nama Guild kau itu, Snow Owl? Jangan bercanda itu sama sekali tidak ada kesan seramnya!
Dan jangan kau pikir kau bisa melakukan semua dengan uang yang kau miliki, terkadang uang juga tidak bisa memberikan semuanya. Kau mungkin bisa membayar ribuan atau ratusan ribu orang dengan uang mu tetapi mereka semua tidak punya keloyalan kepada kau karena memang dari awal mereka semua hanya memikirkan uang itu"
Perkataan Archie tadi membuat Diane sakit namun juga perkataan tadi adalah sebuah kenyataan yang tidak bisa di abaikan.
Caelius marah dengan Archie yang begitu lancang, namun Diane langsung menghentikan Caelius karena memang semua yang di ucapkan Archie tadi adalah benar.
"Kau benar Archie, aku sudah memikirkan sampai ke tahap seperti itu juga namun sepertinya kita tidak punya pilihan lain selain itu"
Archie kembali berucap. "Kau hanya terlalu cepat menyimpulkan dan kau terlalu cepat mengambil keputusan, jika kau memaksakan kehendakmu tadi yang ada kau hanya akan hancur berkeping-keping sebelum menjadi kaca yang sempurna!"
"Lalu apa kau punya rencana yang lebih bagus? Kau jangan hanya selalu menyalahkan Putri Diane"
"Caelius sudahlah apa yang dia katakan itu memang benar, aku memang terlalu terburu-buru, maka dari itulah aku hendak meminta pendapat dari mereka Caelius"
Caelius pun jadi lebih tenang tetapi dia tetap merasa jengkel dengan Archie.
Lalu Diane kembali bertanya kepada Archie bagaimana cara yang tepat untuk menyukseskan rencana tersebut.
Archie tersenyum penuh arti sebelum menjawab pertanyaan itu, karena senyumannya itu semua yang di sana merasa begitu penasaran dengan apa yang akan di ucapkan oleh Archie.
"Cara pertama itu sangat mudah, kalian cuma harus mengganti nama Guild itu. Aku tidak mau masuk Guild dengan nama Snow Owl!"