
Selama beberapa hari, Ikhsan menghabiskan waktunya untuk mencari sedikit informasi tentang sebuah tempat di Cyrus Online yang bernama Duggarum.
Menurut informasi yang Ikhsan dapat dari Lusirele, Duggarum merupakan sebuah lembah yang diyakini sebagai tempat tinggal para ras Dwarf. Akan tetapi ras Dwarf hanyalah mitos bagi sosok elf itu.
Informasi itu membuat Ikhsan ragu dan mulai bertanya-tanya, jika Dwarf adalah mitos. Sebab Dwarf pernah bertempur bersama ras Elf dan menjadi sahabat di masa lalu. Dengan umur ras Elf yang bisa sampai ratusan tahun, itu sama sekali tak masuk akal jika mereka langsung lupa atau menganggap Dwarf adalah mitos belaka.
Maka dari hal itulah, Ikhsan akhirnya mencari informasi yang lebih jelas tentang Duggarum dan ras Dwarf di luar game.
Ikhsan mengunjungi beberapa situs yang dibuat oleh para pemain Cyrus Online yang membahas beberapa hal yang ada di Cyrus Online. Namun pencariannya masih belum maksimal juga, banyak penulis di situs itu yang tidak mengetahui Duggarum ataupun ras Dwarf. Mereka hanya menuliskan tempat-tempat yang pernah mereka singgahi, dan kebanyakan dari mereka cuma meluapkan emosi mereka tentang tempat itu dan tidak membahas hal yang lebih penting dari itu.
'Mungkin informasi seperti tempat pengambilan misi tersembunyi atau spesial adalah informasi yang terlalu berharga, sehingga mereka menutupi hal itu dan hanya akan membuka mulut mereka jika ada pertukaran yang setara' pikir Ikhsan setelah melihat beberapa tulisan dari situs itu.
Memikirkan hal tersebut membuat Ikhsan mengeluarkan senyuman yang mengerikan, ia mulai memikirkan betapa beruntungnya ia saat ini yang diberkati oleh banyak informasi yang banyak orang tidak mengetahuinya. Misalnya saja jika Ikhsan memberitahukan seseorang tentang tempat leveling yang ia temukan di hutan Razolore, betapa berharganya informasi itu dan mungkin saja Ikhsan akan mendapatkan keuntungan yang besar dari sekedar menjual informasi itu.
Disaat Ikhsan sedang asyik memikirkan keuntungan itu, ia tiba-tiba melihat sebuah tulisan seseorang yang ada di situs itu. Tulisan itu amat sederhana namun entah kenapa membuat Ikhsan merasa tergugah dan terfokus pada tulisan itu.
"Beberapa tempat di Cyrus Online yang diyakini hanyalah mitos oleh pemainnya" itulah judul dari tulisan itu. Saat Ikhsan mencoba untuk mencari tahu lebih jauh, ia hanya menemukan sebuah catatan kosong. Hal itu semakin membuat Ikhsan bertanya-tanya.
Orang yang menulis artikel itu seakan ingin memberitahukan hal tersebut kepada orang-orang, namun dengan cara yang tidak biasa. Atau juga orang yang menulis artikel tersebut ingin mendapatkan attensi dari para pembaca.
Namun tindakannya itu sama sekali tidak mencerminkan keduanya, penulis itu bahkan terkesan mempermainkan orang-orang yang hendak membaca artikel yang ia buat. Untuk apa menulis sebuah artikel yang hanya berisi judul tanpa ada isinya.
Namun Ikhsan merasa ada beberapa hal aneh dari si penulis itu, penulis itu seakan ingin membuat Ikhsan mencari tahu beberapa hal misterius yang ada di tulisannya. Akhirnya Ikhsan mencari sedikit informasi yang ada di tulisan itu, entah itu kode ataupun beberapa potongan puzzle yang menyulitkan.
Setelah melihat-lihat beberapa saat, Ikhsan menemukan beberapa kata yang terselip di lembar terakhir artikel itu, yaitu kata "Pro" dan "Xyma".
"Oh jadi kau hendak bermain seperti seorang detektif kah? Aku rasa kau adalah orang yang suka menyusahkan orang lain" Ungkap Ikhsan setelah menemukan kedua kata kunci itu.
Ikhsan langsung menyimpulkan kalau kata "Pro" dan "Xyma" itu adalah nama dari orang yang menulis artikel kosong itu, jika digabungkan maka menjadi "Proxyma".
Di dalam tulisan kosong itu juga Ikhsan menemukan kode series yang tersusun rapi, ia yakin sekali jika itu adalah nomor id akun orang yang menulis artikel kosong tersebut, setelah mengungkapkan semua itu Ikhsan tersenyum puas dan ia merasa adalah orang paling jenius di bumi, ia bahkan tertawa sejadinya-jadinya sampai akhirnya ia tersedak oleh ulahnya sendiri.
...****************...
Setelah mengungkapkan kebenaran tentang penulis misterius, Archie langsung masuk ke dalam game dan langsung mengirim pesan kepada si Proxyma yang sudah membuatnya harus memecahkan puzzle merepotkan itu.
Belum ada balasan setelah beberapa saat Archie mengirimkan pesan kepada Proxyma, Archie pun mencoba mencari angin segar sambil menunggu balasan dari Proxyma.
Saat ini Archie berada di Lembah Ingatan yang mana merupakan daerah yang dimiliki oleh Diane sebagai tuan tanah tempat ini, lebih tepatnya Archie berada di dalam istananya.
Tidak ada orang di dalam istana itu karena memang Diane dan Caelius masih belum log-in kedalam game, hal itu memanglah wajar karena Archie log-in kedalam game saat waktu subuh hari di dunia nyata.
Suasana istana cukup seram karena hanya Archie yang ada di sana, istana itu tidak memiliki pejabat-pejabat yang mendiami istana tersebut. Para Elf juga sudah pulang ke kerajaan Narannas saat mereka telah selesai dengan urusan di Del-Comte dan El-Paso, Lusirele bergegas kembali ke Kerajaan Narannas karena ingin memberikan laporan tentang apa yang terjadi di tempat itu dengan segera kepada Raja Elondil. Walaupun begitu Archie tetap tidak peduli, walaupun menyeramkan setidaknya tidak ada sosok hantu berwarna putih yang akan menganggu dirinya hanya karena sedang menganggur.
Archie berjalan ke arah balkon istana, ia memandangi pemandangan langit malam yang indah di Lembah Ingatan yang sangat memanjakan matanya itu. Semilir angin malam yang tidak begitu dingin menambahkan rasa nyaman di dalam dada, serasa ada sebuah rasa hangat saat memandangi pemandangan itu.
Semua penduduk memang sudah beranjak tidur dan beristirahat untuk menghadapi hari esok, namun entah kenapa Archie bisa merasakan semangat para penduduk untuk menyambut hari esok itu, sehingga menimbulkan kesan bahwa ia juga tak ingin kalah dengan para penduduk di sana.
Di kala Archie begitu asyik menikmati apa yang ada di hadapannya, tiba-tiba bunyi anargonik terdengar seperti merasuki kepalanya. Itu adalah tanda jika Archie mendapatkan pesan, dan Archie sudah menunggu hal tersebut.
Tanpa melihat pun Archie sudah mengetahui siapa yang mengiriminya pesan itu, dan saat ia membuka kotak pesan miliknya nama Proxyma tertera di pesan tersebut dan membuat Archie tersenyum puas. 'Aku menemukanmu' Ucapnya dalam hati.
Isi dari surat itu begitu singkat, ringkas, jelas, dan padat berisi. Hanya ada tujuh kata saja yang ditulis oleh Proxyma kepada Archie setelah Archie sudah berhasil menemukannya.
"Selamat" begitulah pesan yang Archie terima dari Proxyma, walaupun singkat namun penuh arti bagi seorang Archie dan jawaban itu juga yang akan menuntunnya ke tempat yang akan Archie cari nanti.