
Berita tentang pertandingan yang akan di gelar oleh Gulf Nebula langsung menyebar dengan cepat seperti layaknya sebuah virus.
Antuasiasme para player akan pertandingan itu juga begitu besar, semua player kini tengah membahas hal tersebut di mana-mana, mulai dari pasar, tempat bersantai atau bahkan di kala mereka sedang melakukan grinding monster.
CyrusTV juga tak lupa meliput hal tersebut, mereka bahkan berhasil menemui dan menanyakan langsung kepada ketua guild Nebula, Emperor.
"Pemirsa CyrusTV di manapun kalian berada, kembali lagi bersama Saya Cours akan melaporkan hal-hal yang lagi hangat di Cyrus Online"
"Kali ini Saya berada di markas besar guild Nebula, dan tepat di sebelah Saya ini adalah pemimpin dari guild Nebula yaitu Emperor!"
Spotlight kini berpindah ke Emperor, ia tahu betul bagaimana harus bersikap ketika tampil ke depan publik.
Ia melambaikan tangannya sambil tersenyum halus dengan gestur tubuh yang gagah, ia benar-benar memiliki aura seorang pemimpin.
"Suatu kehormatan bagi Saya bisa bertemu dengan Anda, Emperor"
"Ini tentang pertandingan yang akan di gelar oleh Guild Nebula, sebenarnya apa tujuan Anda menggelar pertandingan itu yang mana sebenarnya itu merupakan pertandingan antara anggota kelompok guild Nebula saja?"
Emperor berdiam sejenak, mencoba mengambil kata dari ruang antariksa pikirannya, lalu ia coba merangkai kata-kata itu menjadi sebuah kalimat.
"Sebenarnya pertandingan itu hanyalah cara kami untuk menyelesaikan permasalahan internal, tidak ada yang spesial dari semua itu"
"Namun ternyata, hal ini mengundang atensi terhadap pemain yang lain, sehingga kami pun memutuskan untuk membuat acara penyelesaian masalah tadi menjadi sebuah ajang yang mungkin bisa menghibur pemain Cyrus Online yang lain"
"Seperti itukah, lalu apakah benar rumor tentang hadiah besar yang akan diberikan oleh Guild Nebula kepada pemenang dari pertandingan itu?"
"Rumor sudah menyebar dengan cepat kah?" Ucap Emperor disertai nafas yang berat.
"Rumor tentang hal itu memang benar, karena pertandingan ini akan diisi oleh orang-orang dari luar guild, namun hanya 3 orang saja dan 1 orang lagi dari kelompok Nebula yang dipertandingkan"
"Kalau Saya boleh tahu, apa hadiah yang di siapkan oleh Nebula kepada para pemenang nanti?"
Emperor tersenyum penuh arti, tatapan matanya pun terlihat berbeda sekarang ini. Emperor sengaja melakukan itu agar rasa tertarik Cours semakin meningkat, dan benar saja hal itu membuat Cours merasa gemetar menunggu ucapan dari Emperor.
"Nebula akan memberikan hadiah yang sangat besar kepada pemenang nanti, yang jelas jika salah satu kelompok yang diwakilkan itu kalah dalam pertandingan nanti, kelompok mereka akan di keluarkan dari Nebula dan tidak akan diterima lagi sebagai bagian dari Guild Nebula"
Selepas itu Emperor pun undur diri, ia mengangguk ke arah Cours sebelum dirinya berjalan masuk ke dalam markas besar Guild Nebula, rapat direksi sudah menunggunya saat ini.
Namun jiwa Cours sebagai seorang jurnalis begitu menggebu-gebu, ia mencoba menahan Emperor sebentar lagi dan bertanya beberapa hal lagi pada Emperor.
"Emperor satu pertanyaan lagi, apa Guild Nebula benar-benar sudah mengetahui tentang-" Cours tak bisa menyelesaikan pertanyaan karena ia sedang di tatap oleh Seraph dengan tatapan yang begitu menakutkan.
"Tentang apa?" Emperor kembali menoleh kebelakang coba memperjelas perkataan Cours yang terpotong tadi.
Namun Cours tak bisa mengucap satu kata pun, mulutnya serasa tertutup rapat, badannya bergetar hebat dengan keringat dingin yang mengucur deras.
Cours merasa dirinya terancam akibat tekanan yang dibuat oleh Emperor dan tatapan Seraph. Ia pun menggeleng-gelengkan kepalanya sambil tertawa canggung, coba melupakan perkataannya tadi.
"Baiklah kalau begitu kami undur diri, masih ada rapat penting yang harus Aku dan Seraph hadiri, terima kasih" Emperor dan Seraph berjalan beriringan kembali ke dalam.
Begitu Emperor dan Seraph sudah masuk ke dalam markas besar mereka, Cours langsung tertunduk lemas dengan nafas yang begitu berat, serasa dirinya tercekik akan sesuatu.
"Seram, seram sekali! Kalau saja keingin tahuan diriku tadi tak bisa ku kendalikan, mungkin saja aku bisa mati konyol hari ini!" Batin Cours.
...................
Kembali ke tempat di mana anggota Nebula Re-Estize Empire dan teman-teman Archie berkumpul...
Kedatangan Archie begitu mengejutkan mereka semua, hal itu memang bisa diwajari karena mereka sudah lama tak berkumpul bersama selepas event dungeon kala itu.
Namun atmosfer kebahagiaan itu hanya bertahan sebentar saja. Kesuraman tiba-tiba melanda, saat para perempuan menyadari ada seorang perempuan yang datang bersama Archie.
Viola, Viand, Lynch, Willy Sunny Cloud serta Audrey Hepburn, dengan serempak mereka menatap perempuan yang datang bersama Archie itu dengan tatapan yang mirip seperti tatapan singa yang kelaparan.
Perempuan itu merasa tidak nyaman akibat tatapan itu, ia pun menarik-narik lengan baju Archie dah coba memberikannya tentang hal tersebut kepada Archie.
Namun Archie malah bereaksi lain, sebuah reaksi yang mungkin tak di duga oleh perempuan itu.
"Mereka semua itu ingin berkenalan dengan mu, baiklah semuanya perkenalkan perempuan ini namanya Diane" Ucap Archie tanpa sadar ada sesuatu yang salah dengan semua itu.
Diane pun menepuk dahinya sendiri yang juga diiringi oleh para laki-laki yang lain.
"Parah, dia parah sekali"
"Kau benar sekali Seth, dia memang parah kalau masalah beginian"
"Kali ini aku setuju dengan mu Rick"
"Wah baru kali ini Kapten Toyger setuju denganku hahaha"
"Sudah ku bilang namaku itu Persian"
Archie memiringkan kepalanya sambil menatap Rick, Seth dan Persian. Entah mengapa dirinya sedikit merasa sakit saat mereka bertiga saling bicara tadi, namun Archie tak memperdulikan hal tersebut.
"Jadi kau belum tahu masalahnya Archie? Apa Rick tidak memberitahumu sebelumnya?"
"Tidak, Rick hanya bilang kalau kau membutuhkan bantuanku, itu saja"
Pandangan semua kali ini beralih ke arah Rick, mereka semua menatap Rick yang sudah melakukan suatu kesalahan.
Rick hanya bisa tertawa renyah sambil mencoba mengalihkan perhatiannya dengan bersiul.
"Dasar, jadi alasanku mengumpulkan kalian semua ini adalah karena aku ingin meminta tolong kepada kalian semua"
"Akan ada pertandingan besar di sini nanti antara kubu Nebula Re-Estize Empire yang aku komandoi dengan kubu Nebula yang di komandoi oleh Poisonox. Hal ini terjadi karena Viand yang terprovokasi oleh Poisonox sehingga terciptalah hal seperti itu"
"Dalam pertandingan nanti setiap kubu akan di wakili oleh satu orang dari kelompok guild dan tiga orang dari luar guild, maka dari itu aku memanggil kalian semua agar bersedia membantuku untuk masuk ke dalam kelompok ku"
"Untuk orang dari Nebula Re-Estize Empire, aku sudah memilih Viand untuk berpartisipasi dalam pertandingan itu. Sisanya aku serahkan kepada kalian siapa saja yang akan berpartisipasi nanti"
Mereka semua jadi antusias, itu merupakan panggung yang tepat untuk menunjukkan hasil dari perjuangan mereka selama ini.
Namun wajah Archie berbeda dari yang lainnya, pikirannya saat ini masih memikirkan beberapa hal kemungkinan yang akan terjadi akan adanya pertandingan itu.
Di kala anggota Nebula Re-Estize Empire sudah begitu bahagia yang mengetahui mereka akan di bantu oleh kelompok Archie yang sudah pernah membantu mereka menyelesaikan Dungeon, mereka semua di kejutkan dan dibuat bingung dengan senyuman penuh arti yang tercetak di wajah Archie.
"Apa kalian semua berpikir aku akan menolong kalian semua kali ini?" Ucap Archie yang langsung membuat semua anggota Nebula Re-Estize Empire tersedak.
Tak hanya anggota Nebula Re-Estize Empire, teman-temannya pun juga ikut terkejut dengan ucapan Archie tadi. Bahkan Rick sampai menatap Archie dengan tatapan penuh selidik.
"Nak Archie sebenarnya ada yang hendak kau sampaikan kan? Kalau boleh tahu apa itu?" Dengan sifat tenangnya Persian coba menyelisik apa sebenarnya maksud Archie tadi.
"Apa kau menginginkan imbalan? Tenang saja aku akan memberikan imbalan yang setimpal ketika kelompok ku berhasil memenangkan pertandingan itu nanti" ucap Viola juga.
Archie tiba-tiba tertawa geli, akibat tawanya itu Archie di pukul oleh Diane yang merasa terganggu dengan tawanya tadi. Hal itu membuat semua orang tercengang.
"Kenapa kau memukul ku Diane? Apa aku ada salah ha?"
"Ketawa mu mengerikan! Hentikan itu atau ku patahkan leher mu!"
Viola merasa heran dengan Diane, ia merasa Diane mempunyai suatu hubungan penting dengan Archie yang dirinya tidak ketahui.
Keheranan Viola itu di tangkap oleh Archie, ia kembali tersenyum dan meneguk minumannya sebelum akhirnya ia kembali melanjutkan perkataannya tadi.
"Yah tidak ada namanya perbuatan yang benar-benar tulus, semuanya pasti berharap mendapatkan imbalan baik langsung ataupun tidak langsung"
"Contohnya, ketika orang yang membuang sampah di tempatnya ia pun berharap tindakannya itu mendapatkan sebuah imbalan yaitu bersihnya dunia dari sampah atau mungkin ia berharap dengan sikapnya tadi bisa membuat bumi selamat"
"Begitu pula halnya kita ini, aku akan menolongmu dan kau pasti akan memberikan ku sebuah imbalan jika kau menang. Tetapi bagaimana jika kau kalah?"
"Aku tidak akan memberikan mu imbalan?" Jawab Viola singkat.
"Tepat sekali! Maka sudah terjadi sebuah kegagalan dalam persepakatan, dan tinggalan kekecewaan pada kedua belah pihak"
Mereka semua mulai memahami jalan pikir seorang Archie, walaupun mereka merasa jalan pikiran Archie agak sedikit nyentrik namun menurut mereka semua itu masih masuk akal dan mudah di mengerti.
"Jadi apa yang kau inginkan Archie? Aku pasti akan memenuhi hal itu asalkan masih dalam kesanggupan kami semua"
Archie kembali tertawa geli dengan senyuman yang mengerikan, lagi-lagi dirinya di pukul oleh Diane bahkan kali ini lebih keras dari yang sebelumnya.
"Mudah saja kalian harus membantuku dan orang ini kalau aku menang ataupun kalah" ucap Archie sambil menepuk-nepuk kepala Diane.
"Membantu maksudmu seperti apa Archie? Aku masih tak mengerti"
"Iya aku juga tak mengerti apa mau mu Dik Kecil, membantu mu untuk apa? Jangan bilang untuk hal yang aneh-aneh! Aku jelas tidak ingin itu!" Viola tiba-tiba saja memegangi tubuhnya yang malah membuat Archie merasa keheranan.
"Kalian semua ini kenapa? Apa aku mengatakan hal yang aneh? Aku bilang kalian harus membantuku, aku baru membuat guild jadi kalian semua harus membantuku untuk membangun guild itu"
"Ooohhhhhh! Apaaa guild!" Ucap mereka serempak.
Kali ini mereka semua menatap Archie dengan ketidakpercayaan, sama sekali tak pernah terpikir di benak mereka semua terutama teman-teman Archie, jika Archie membuat sebuah guild.
Di kala semua orang tidak percaya dengan perkataan Archie tadi. Diane malah sibuk mengomeli Archie, ia marah pada Archie yang mengatakan kalau guild itu dibuat olehnya, padahal itu adalah hasil dari pikiran Diane.
"Mereka semua ini kenapa sih? Kenapa mereka tak percaya kalau aku membuat guild?" Tanya Archie dalam hatinya.
.............
Note:
Persian merupakan nama karakter dari Kapten Toyger disini, jika kemarin ane ketulis Kapten Toyger mohon maafkan karena itu kesalahan ane.
Wajar udah beberapa puluh chapter semenjak kemunculan Persian lagi, jadi sekali lagi ane mohon maaf.