
Semua penonton masih terhenyak dengan sebuah aksi yang baru saja terjadi, yaitu ketika Archie memenangkan pertandingannya dengan hanya satu gerakan saja.
Begitu cepatnya peristiwa itu terjadi membuat para penonton tak habis pikir serta bertanya-tanya dengan semua itu, mereka semua akhirnya saling membicarakan apa yang mereka lihat barusan tadi.
Hal ini juga dirasakan oleh teman-teman Archie yang mengikuti pertandingan itu. Walaupun sebenarnya mereka sudah sering melihat kejutan-kejutan yang dibuat oleh Archie, namun karena sudah lama tak bersama dengannya akhirnya membuat mereka kembali terkejut akan hal tersebut.
"Itu tadi apa-apaan! Darimana kau mendapatkan semua kekuatan itu uban!" Ucap Viand sambil mengacak-acak rambut Archie.
"I-itu tadi luar biasa! Mulai sekarang aku akan memanggilmu Bos Besar!" Seth ikut-ikutan terkejut.
Archie cuma bisa menatap mereka berdua dengan wajah malasnya. Matanya kini beralih melirik ke arah Sunny Cloud yang tersenyum tulus ke arahnya, melihat hal itu Archie juga tersenyum dan mengangguk pelan.
Tak selang beberapa lama sebuah nama kembali ter-acak, mereka berempat memandang dengan serius ke arah layar yang sedang mengacak-acak nama semua peserta pertandingan itu.
Lalu layar berhenti menampilkan nama Sunny Cloud, yang berarti Sunny Cloud akan segera bertanding.
Melihat namanya yang tercetak jelas di layar Sunny Cloud hanya bisa menatapnya dengan nanar sambil menggenggam erat tangannya.
Archie menyadari keresahan Sunny Cloud, ia pun mencoba memberikan sebuah dorongan pada Sunny Cloud. Dengan perlahan Archie menepuk pundak Sunny Cloud sambil tersenyum dan memberikan jempolnya.
"Kau pasti bisa mengatasinya Sunny! Aku akan menonton pertandinganmu dan memberikanmu semangat" Ucap Archie.
Mendengar hal itu Sunny Cloud tiba-tiba merasa malu sendiri, ia kemudian menatap Viand dan Seth yang juga menyemangati dirinya. Karena hal itu Sunny Cloud merasa tidak ingin kalah, dengan semangat yang membara Sunny Cloud melangkah menuju arena pertandingan.
"Akan ku buktikan bahwa aku juga bisa seperti mereka, tunggulah Archie kau pasti akan terkejut melihat aksi ku nanti" ucap Sunny Cloud dalam hatinya.
… … … … …
Dengan santai Archie berjalan menuju ke arah teman-temannya yang sedang melihat pertandingan dari kursi penonton. Archie duduk di sebelah Viola yang berwajah muram akibat konspirasi yang terjadi itu, mau tidak mau Archie menghela nafas beratnya ketika melihat ekspresi kakaknya itu.
"Bukannya aku sudah menang tadi, kau terlalu mencemaskan hal yang tidak-tidak. Percayalah dengan Sunny Cloud dan yang lainnya, mereka pasti tak akan mengecewakanmu" celetuk Archie.
Viola menatap adik kecilnya itu dengan senyuman kecut, dirinya tau untuk sekarang teamnya masih aman-aman saja namun Viola juga sedang memikirkan sesuatu yang akan terjadi selanjutnya nanti. Dia tahu betul bagaimana Poisonox itu, orang yang sangat licik dan licin.
"Jangan kalian sesekali melihat seseorang hanya dengan mata kalian saja, gunakanlah semua indera yang kalian punya agar kalian tidak mudah tertipu dengan apa yang dilihat oleh mata kalian"
"Kadang mata kita memperlihatkan sesuatu yang samar bahkan abu-abu"
Semua orang yang mendengarkan ceramah Archie tadi cuma bisa memiringkan kepala mereka, namun berbeda dengan reaksi dari Willy, Inject dan Lemon. Bagi mereka bertiga ucapan Archie bagaikan ucapan seorang Messiah yang sedang berceramah di hadapan para pengikutnya.
"Hahaha ada ajaran baru ternyata, ajaran sesat dari Archie" Rick tertawa terbahak-bahak melihat tingkah Willy, Inject dan Lemon itu.
"Tetapi bukankah perempuan bernama Sunny Cloud itu memiliki job Cleric? Bagaimana caranya agar dia menang melawan musuhnya yang memiliki job Archer itu Archie?" Diane menanyakan hal yang sedari tadi mengganggu pikirannya.
Yang lain pun juga memikirkan hal tersebut, akhirnya mereka pun mengambil posisi untuk menyimak jawaban dari Archie nantinya. Karena hal tersebut, Archie pun tertawa renyah sambil mengangkat satu kakinya dan menaruh tangannya di dada.
"Apa kalian pikir Cleric itu cuma job yang hanya bertugas di garis belakang dengan memberikan heal? Jika kalian masih berpikiran seperti itu maka kalian akan tertinggal!"
"Kita lihat saja seperti apa kejutan yang akan ditunjukkan Sunny Cloud pada kita semua, dan nantinya hal ini akan mengejutkan juga bagi penonton yang memiliki job Cleric" Ucap Archie dengan senyuman penuh artinya.
…………
Kini Sunny Cloud sudah berada di arena pertandingan. Wajahnya terlihat cukup tegang karena ini kali pertama dirinya bertarung dengan di saksikan oleh banyak orang, ia tentu cukup merasakan gugup namun ia coba tekan semua perasaan itu.
Akhirnya karena ia coba menekan rasa gugupnya itu, wajahnya pun jadi begitu serius dan tubuhnya jadi agak kaku.
Karena hal tersebut, Sunny Cloud ditertawakan oleh musuhnya. Musuhnya itu tertawa sambil memegangi perutnya akibat melihat ekspresi dari Sunny Cloud. Namun, Sunny Cloud tak memikirkan hal tersebut, ia tetap fokus dan menenangkan dirinya sendiri.
3
2
1
Mulai!!
"Maafkan aku nona tetapi aku tidak punya pilihan lain selain mengalahkan mu!" Si musuh mengambil langkah pertama, ia langsung menembakkan anak panahnya terus menerus ke arah Sunny Cloud.
Mau tidak mau akhirnya Sunny Cloud hanya bisa menghindari serangan itu, Sunny Cloud berlarian mengelilingi arena sambil terus menghindari serangan anak panah itu.
Selain menghindari serangan, Sunny Cloud juga tengah memikirkan strategi yang bisa membuatnya memenangkan pertandingan nanti. Namun berpikir sambil menghindari serangan itu adalah suatu hal yang sangat sulit, seperti sulitnya memisahkan bara dan api.
Sunny Cloud bahkan harus menerima beberapa damage karena sulitnya menghindari semua serangan itu sambil memikirkan rencana. Melihat Sunny Cloud yang berhenti bergerak karena terkena beberapa anak panah, membuat si musuh tersenyum penuh arti seperti senyum seseorang yang baru menang judi.
Kali ini dia kembali melancarkan serangan, ia membidik Sunny Cloud yang jaraknya beberapa meter darinya dan saat ia melepaskan anak panahnya, bagaikan ditiup oleh angin yang begitu kencang, anak panah itu begitu cepat mengarah ke Sunny Cloud dan pada akhirnya benar-benar mengenai Sunny Cloud dan membuatnya kesakitan.
"Heeeh ternyata kau cukup kuat nona, itu tadi adalah salah satu skill kesukaan ku yaitu Arrow Trust! Setidaknya banyak pemain yang sudah merasakan hebatnya skill ku tadi" ucapnya dengan bangga begitu ia berhasil melukai Sunny Cloud.
Arrow Trust adalah skill yang dimiliki oleh semua pemain yang mengambil job Archer atau sejenisnya. Skill itu akan membuat anak panah yang di lesatkan akan melesat begitu kencang seperti di dorong oleh angin yang kuat, sehingga membuat sebuah impact yang sangat besar.
Penonton bersorak-sorai melihat suguhan itu, mereka semua mulai memberikan dukungan pada Archer itu namun ada juga yang menyemangati Sunny Cloud agar tidak mau mengalah, salah satunya adalah orang-orang dari kelompok Archie dan Nebula Re-Estize Empire.
Menyadari situasinya yang sulit, Sunny Cloud cuma bisa menggigit bibir bagian bawahnya. Walaupun mereka berdua adalah job bertipe sama yaitu pengisi garis belakang dengan daya jangkau yang panjang, namun perbedaan kekuatan cukup terlihat.
Bagi orang-orang yang melihat pertandingan mungkin mereka berpikiran tidaklah mungkin seorang Cleric akan menang melawan Archer walaupun mereka adalah pengisi pos belakang, namun sebagian dari mereka juga yakin hal itu masih belum tentu terjadi.
"Sebentar lagi mata kalian akan terbuka kan dari belenggu yang namanya kebutaan, bukan kalian saja tetapi hampir seluruh isi koloseum ini!" Ucap Archie dengan mantap.
Mereka semua tidak mengerti dengan ucapan Archie tadi, mereka pun akhirnya hanya fokus kembali melihat jalannya pertandingan itu sambil mencari-cari apa yang dimaksudkan oleh Archie tadi.
Kembali ke Sunny Cloud, dirinya masih terus menerus berlarian kesana kemari mengelilingi arena. Sedangkan musuhnya itu melepaskan anak panahnya secara acak, dia terlihat seperti seorang barbar yang sedang menembakkan anak panah ke seluruh penjuru mata angin.
"Hahaha lari lah terus nona, lari lah hingga paru-parumu tak sanggup lagi mengambil nafas!" Ucapnya.
Ia terus menerus menembakkan anak panahnya tanpa henti sambil terus bergerak ke tengah, dirinya bermaksud untuk mempersempit daerah yang bisa dilalui oleh Sunny Cloud.
Melihat musuhnya yang bergerak ke tengah itu membuat Sunny Cloud merasa senang bukan kepalang, ia bahkan tak sadar kalau dirinya tengah tersenyum seperti yang sering dilakukan Archie jika melawan lawan yang kuat.
Si Archer musuhnya itu mulai merasakan ada hal yang tidak beres dari mimik wajah Sunny Cloud itu, namun saat ia masih belum menyadari hal itu, ia dikejutkan dengan sebuah benda berukuran seperti kelereng menggelinding hingga menyentuh ujung sepatunya.
Fokus musuhnya teralihkan oleh benda kecil seperti kelereng tadi, lalu tiba-tiba asap keluar dari benda itu dan menyebabkan penglihatannya menjadi tertutupi oleh kabut itu.
Melihat hal itu Sunny Cloud tidak berdiam diri, ia kembali bergerak mengitari arena sambil terus melemparkan bom asapnya tadi, sehingga seluruh arena saat ini tertutupi oleh asap yang membuat penonton pun tak bisa melihat apa yang terjadi di sana.
Merasa dirinya dalam bahaya, Archer itu pun coba menyerang Sunny Cloud. Dirinya menembakkan anak panah ke segala arah, berharap tembakkan bisa mengenai Sunny Cloud.
Namun dengan asap yang tebal itu membuat pandangannya hanya dipenuhi oleh asap saja, ia coba menajamkan indera pendengarannya, sesekali ia mampu mendengar langkah kaki Sunny Cloud dan ia langsung menembakkan anak panah ke arah yang ia dengar. Akan tetapi tembakkannya itu sama sekali tak mengenai Sunny Cloud, dan itu hanya membuatnya semakin gelisah dengan asap tebal itu.
Penonton juga mulai berkomentar terhadap asap itu, mereka begitu terganggu dengan asap yang membuat mereka tak bisa melihat jalannya pertandingan. Mereka semua berteriak kesal karena hal itu, namun begitu asap tadi sedikit demi sedikit mulai menghilang, mereka semua kini di kejutkan dengan 4 buah benda yang menjulang tinggi yang masih-masing berada di posisi empat arah mata angin.
Archer itu juga terkejut melihat benda itu, ia tak bisa menebak benda apa itu namun instingnya mengatakan kalau itu adalah benda yang berbahaya.
Begitu ia menyadari hal itu, itu sudah sangat terlambat. Ia menatap Sunny Cloud yang berdiri agak jauh dari posisinya sambil memeganginya senjatanya.
"Dengan ini akan ku akhiri!"
"Divine Judgement!!" Sunny Cloud berteriak begitu keras.
Lalu benda-benda yang menjulang tinggi itu tiba-tiba menghasilkan energi listrik yang begitu besar. Archer tadi coba menjauh dari itu, akan tetapi dirinya sudah terperangkap oleh sebuah medan listrik yang diciptakan oleh ke empat benda yang berada di empat arah mata angin yang berbeda itu.
Saat si Archer itu sudah tak bisa lagi kemana-mana, Sunny Cloud pun mengangkat senjatanya yang mirip seperti sebuah tongkat kecil itu keatas, seperti sedang menunjuk langit. Dan dengan cepat ia menurunkan senjatanya yang juga tiba-tiba saja ada sebuah petir muncul dari langit.
Petir tadi langsung menyambar si Archer tadi, begitu petir itu menyambar, medan listrik yang membuat si Archer itu terkurung juga langsung menyengat dirinya.
Pemandangan itu seperti seseorang yang sedang kesetrum listrik yang bertegangan tinggi, tubuhnya bergetar begitu hebat beberapa saat hingga pada akhirnya si Archer pun roboh dan tak sadarkan diri.
"Pemenangnya Sunny Cloud!!!"
Penonton langsung bersorak begitu mendengar suara tadi, mereka sama sekali tak menyangka seorang Cleric bisa mampu menciptakan sebuah serangan seperti itu.
Mereka semua memberikan standing ovation kepada Sunny Cloud, bahkan beberapa petinggi-petinggi Guild ternama yang juga ikut menyaksikan pertandingan tadi juga mulai membicarakan kemampuan Sunny Cloud itu.
"Aku menang? Akhirnya aku menang!" Ucap Sunny Cloud dengan rasa lega. Sunny Cloud langsung terduduk lemas sambil memandang ke tempat di mana Archie duduk.
Sunny Cloud tersenyum ke arah Archie, yang dibalas oleh Archie dengan senyuman juga dan dengan memberikan acungan jempol ke arahnya.
...****************...
Catatan Penulis:
**Hai-hai ketemu lagi dengan ane Ned_Kelly sang author Cyrus Online yang absurd. Hari ini ane pingin menyapa-nyapa para pembaca dan penikmat Cyrus Online yang goks-goks habis haha....
Gimana kabar kalian, sehat? Pastinya dong sehat ya. Mumpung di awal bulan yang baru ini, bulan yang kata orang-orang adalah bulan penuh kasih sayang yaitu bulan Februari set dah :v, ane pingin ceritain kenapa Cyrus Online baru update lagi, dan kenapa Cyrus Online tiba-tiba gak ada notif sama sekali di bulan Januari khususnya waktu di penghujung bulan.
Jadi nih ya temen-temen sekalian, mungkin sudah banyak yang tahu tentang ini tapi ya tetap ane ceritain.
Ane itu tinggal di Kota Banjarmasin. Kota Banjarmasin di mana kak? Kota Banjarmasin itu letaknya di Provinsi Kalimantan Selatan.
Nah di penghujung bulan Januari tadi, di Kalimantan Selatan ada musibah banjir yang sangat-sangat parah. Padahal selama ane hidup ini, di Kalimantan Selatan itu emang ada banjir namun gak sampai separah yang kemarin.
Bahkan saking parahnya ternyata kata temen-temen ane yang dari luar Kalimantan bilang kalau Kalsel jadi trending topik di berita nasional, dan itu membuktikan kalau emang parah betul banjir kemarin.
Banyak rumah-rumah warga yang terendam banjir, salah satunya juga rumah ane. Dan itulah mengapa waktu itu Cyrus Online gak update lama banget, ya ane gak bisa konsen dan fokus untuk menulis cerita. Tiap malam ane harus stand-by kalo-kalo airnya naik lebih tinggi lagi.
Terus kak apa di sana masih banjir?
Oh jawabannya masih tetapi udah lebih mendingan dari yang awal, kalo waktu banjir pertama itu ane ngerasa terlockdown gak bisa kemana-mana karena banjir yang begitu tinggi, kalo sekarang udah mendingan. Ya bisa jalan-jalan normal lagi lah.
Jadi untuk Cyrus Online ane usahain akan rajin update lagi dengan semangat yang baru tentunya karena bulan yang baru dan hari yang baru :v
Itu aja yang pingin ane ceritain, terimakasih karena sudah selalu dukung karya ane yang amburadul ini hehe.
Selamat menikmati petualangan kalian.....
Ciao
Ned_Kelly**