Cyrus Online

Cyrus Online
Chapter 108: Kebenaran Itu Terlalu Dingin



Keesokan paginya Momo-chan pun memulai latihannya bersama


dengan Misphita. Masih ada rasa penasaran di benaknya setelah melihat seluruh


warga desa berubah menjadi sosok yang menakutkan di malam hari, sedangkan di


pagi hari mereka menjalankan kegiatan mereka tanpa rasa aneh sedikitpun.


Momo-chan menjadi sedikit takut berinteraksi dengan para


warga. Jika sebelumnya dia menganggap semua warga desa disini ramah dan sangat


murah senyum, sekarang ia melihat hal yang berbeda dari mereka semua. Bahkan


saat Ruksel berkunjung ke rumah Misphita, Momo-chan masih merasakan sedikit


ancaman dari dalam diri Ruksel, ia melihat sendiri saat Ruksel juga berubah


menjadi sosok yang menyeramkan malam itu.


Dengan perasaan yang sangat bersalah, Ruksel


membungkukkan badannya ke arah Momo-chan, berharap Momo-chan me-mafkan dirinya


dan semua warga desa yang sudah membahayakan dirinya. Ruksel sangat menyesal


terlambat memberitahukan hal yang sebenarnya terjadi di desa tersebut.


“Paman tidak perlu meminta maaf seperti itu padaku, jika


tidak ada paman malam tadi mungkin kami berdua sudah menjadi santapan oleh


mereka semua, tetapi paman membela kami dan bisa saja paman kehilangan nyawa


ketika hendak melakukan hal tersebut” Momo-chan me-mafkan Ruksel seperti seorang


malaikat dan membuat Ruksel begitu tersentuh.


Ruksel sangat tersentuh dengan kebaikan Momo-chan,


menurutnya baru kali ini ia bertemu dengan seorang manusia dengan hati yang


lembut seperti sutra, semakin sungkan lah dia dengan Momo-chan sekarang ini.


Ruksel berlutut kali ini dan berpose layaknya seorang kesatria yang mengabdi


kepada Raja atau Ratunya. Karena hal itu, alis Momo-chan dan Misphita sedikit


naik melihat sikap Ruksel itu.


Karena hal tersebut jugalah muncul sebuah pesan


notifikasi di layar Momo-chan, dengan rasa penasaran yang tinggi, buru-buru dia


membuka isi pesan tersebut.


[Kau telah membuat seorang kesatria dari ras Dragullin tersentuh


hinggan dia menjadi begitu hormat dengan kau. Kau mendapatkan kepercayaan dari


Ruksel the Butcher. Para Dragullin


yang lain tidak akan berani menyentuhmu!]


Momo-chan begitu senang dengan apa yang barusan ia


dapatkan, dia bahkan sekarang meragukan keberuntungan-nya dalam bermain game.


Baru saja dia bermain, ia sudah mendapatkan beberapa keutungan yang sangat


berharga bagi seorang pemula seperti Momo-chan ini.


“Ah iya paman bisa jelaskan sedikit tentang makhluk


bernama Dragullin ini? Dan mengapa warga desa termasuk paman sendiri bisa


berubah seperti di kala malam datang? Apa yang sebenarnya terjadi di desa ini?”


Ruksel melirik ke arah Misphita setelah mendengar


pertanyaan itu, ia seperti meminta izin dari Misphita untuk menceritakan yang


sebenarnya. Misphita pun hanya bereaksi biasa saja, ia bahkan seperti tidak


peduli dengan hal tersebut dan akhirnya Ruksel pun menceritakan hal yang


sebenarnya.


“Ini terjadi 4 tahun yang lalu, saat itu desa ini sama


seperti desa lain pada umumnya. Kami semua hidup dengan bahagia dan bersahaja,


dengan rasa tenggang rasa yang sangat tinggi.


Lalu pasukan kerajaan datang kemari dengan membawa


beberapa penyihir-penyihir kerajaan yang juga tak kalah hebatnya. Awalnya kami


mengira mereka hanya cuma berkunjung ataupun melakukan sebuah kampanye, namun


perkiraan kami semua salah.


Salah satu petinggi kerajaan yang bernama Sophias menemui


kepala desa, mereka berdua mengadakan sebuah pertemuan tertutup dan hanya


mereka berdua yang tahu apa yang mereka bicarakan saat itu.


Lalu beberapa hari setelah diskusi itu, penyihir-penyihir


kerajaan itu tadi menyuruh kami untuk berkumpul di balai desa. Kami semua tak


tahu apa yang mereka rencanakan dan akhirnya kami semua hanya bisa mematuhi


saja, dan ternyata kami semua telah dijebak oleh kepala desa dan Sophias.


Para penyihir itu melakukan sebuah malpraktek sihir


terlarang, yaitu sihir merubah wujud seseorang!”


Wajah Momo-chan langsung berubah buruk, ia kali ini memikirkan


apa yang sebenarnya direncanakan oleh pihak kerajaan dengan melakukan itu


pertanyaan itu untuk ia lontarkan saat Ruksel selesai bercerita.


“Kami semua dijadikan uji coba sihir transformasi itu,


banyak yang bisa bertahan dari uji coba itu dan banyak juga nyawa yang melayang


akibat hal tersebut. Secara bergantian setiap harinya kami akan disuruh ke balai


desa yang mungkin lebih cocok di sebut sebagai tempat ajal.


Lama-kelamaan kami pun seperti kehilangan jati diri


sebagai seorang manusia, kami akan jadi manusia biasa di kala siang dan akan


berubah menjadi sosok yang ganas seperti seekor hewan buas di malam hari.


Ketika kami berubah menjadi makhluk yang bernama


Dragullin itu, kami semua akan memiliki sebuah insting membunuh seperti


layaknya hewan buas yang hendak mencari mangsa, dan itu akan selalu terjadi di


setiap malam hari datang” Ruksel menjelaskan dengan panjang lebar


Masih ada yang mengganjal di pikiran Momo-chan dengan


semua cerita itu, hal itu juga diketahui oleh Misphita dengan hanya melihat


mimik wajah dari Momo-chan. Misphita pun mengambil nafas berat dan meminum teh


yang ia buat semenjak Ruksel bercerita panjang lebar tadi.


“Aku masih tidak mengerti satu hal, untuk apa kerajaan


melakukan hal tersebut pada kalian? Bukankah itu sedikit aneh?


“Sudah ku duga kau akan bertanya hal itu, jawabannya


simpel. Warga desa ini di pekerjakan sebagai pasukan khusus dalam peperangan


melawan kerajaan lain. Dan sialnya lagi rencana licik ini berhasil membuat


kekaisaran Re-Estize memenangkan perang itu” Ungkap Misphita dengan suara yang


berat.


Momo-chan langsung berteriak kaget mendengar kebenaran


tentang malpraktek itu, sekarang ia memandangi Ruksel yang berada di depannya


saat ini dengan tatapan menyelidik karena ia ingat ada julukan the Butcher di nama Ruksel tadi.


“Ya dugaan mu benar bocah, dia merupakan orang yang paling


banyak membunuh pasukan kerajaan lain. Tidak sekedar membunuh, dia membunuh


musuhnya dengan memotong-motong tubuh musuhnya menjadi beberapa bagian, bahkan


ada yang menjadi pasta daging segar karena ulahnya. Dan yang paling mengerikan


dari itu semua adalah saat dia menyusun kepala-kepala musuhnya menjadi gunungan


kepala korbannya.


Hampir jatuh pingsan Momo-chan mendengar hal tersebut, ia


tidak menduga akan ada cerita tersebut di balik keramahan Ruksel. Namun ia saat


ini mencoba mempercayai Ruksel, karena ia melihat seberkas cahaya harapan ingin


berubah di mata Ruksel.


“Dan ada satu hal lagi yang ingin aku beritahukan kepada


mu bocah, tapi kau harus berjanji kau jangan terkejut ataupun pingsan” Misphita


kembali membuat jantung Momo-chan berdegup kencang.


Momo-chan meneguk air liurnya karena ia sangat tegang


dengan apa yang akan disampaikan oleh Misphita kali ini, ia merasa apa yang


akan di sampaikan oleh Misphita kali ini adalah sebuah kebenaran yang


membuatnya kembali shock.


“Yang membuat warga desa menjadi seperti ini adalah ulah


penyihir bawahan ku saat aku masih menjabat sebagai ketua pasukan penyihir


kerajaan ini, dan karena ini juga aku memutuskan berhenti menjadi penyihir


kerajaan dan hidup disini untuk membuat obat dari sihir ini” Terang Misphita.


Karena pengakuan tersebut mulut Momo-chan jadi terbuka


lebar dan pupil matanya pun melebar, seketika kemudian ia pun roboh dan


pingsan. Misphita pun hanya bisa membuang nafas berat melihat Momo-chan yang


sudah pingsan itu.


“Sudah ku bilang jangan terkejut dan jangan pingsan,


mengapa kau masih saja terkejut dan pingsan? Dasar mental lemah! Aku akan


membuat mental mu itu sekuat Oricalhum agar kau bisa maju terus. Karena hidup


itu keras dan kau harus bisa bertahan dari semua itu bocah!” Misphita


menceramahi Momo-chan yang sedang tak sadarkan diri itu.


Ruksel yang berada di antara mereka berdua tak bisa


berkata apa-apa lagi. Bahkan dia saat ini kebingungan harus bereaksi seperti apa,


dan pada akhirnya dirinya undur dari situ karena ia takut akan kena ceramah


Misphita seperti yang di alami oleh Momo-chan.